Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Risiko Kawin Lari (Silayyang) Suku Bajau di Desa Lagasa Kabupaten Muna Hijriani, Hijriani; Bt. Tolo, Suriani; Munawir, La Ode; Kasmawati, Kasmawati; Danggi, Erni; Jawiah, St.; Abdul Manan, La Ode
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.259 KB)

Abstract

Terjadinya kawin lari di Desa Lagasa dalam masyarakat adat Suku Bajau disebut dengan “silayyang” merupakan bentuk perkawinan yang sangat tercela. Pada tahun 2019-2020 terdapat hampir delapan belas pasangan yang melakukan silayyang. Pada umumnya, yang melakukan kawin lari adalah anak-anak yang putus sekolah atau anak-anak yang tidak pernah bersekolah, bahkan banyak juga anak-anak yang masih dibawah umur. Masalah dalam penelitian ini : apakah penyebab terjadinya kawin lari yang terjadi pada Suku Bajau di Desa Lagasa Kabupaten Muna? serta bagaimana risiko kawin lari terhadap pasangan kawin, keluarga serta masyarakat Suku Bajau di Desa Lagasa Kabupaten Muna?. Penelitian ini mengangkat persoalan kawin lari yang ada di Desa Lagasa Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara yang sampai saat ini masih terus terjadi, sehingga sangat layak untuk diteliti dan dijadikan referensi terkait dengan fenomena kawin lari. Hasil pembahasan penelitian ini menganalisis dan menguraikan faktor utama penyebab terjadinya silayyang yaitu, syarat dan pembiayaan perkawinan tidak dapat dipenuhi, perempuan belum mendapatkan izin menikah, perempuan telah bertunangan/dijodohkan, orang tua atau keluarga menolak lamaran pihak laki-laki dan perempuan telah hamil lebih dulu. Faktor lainnya karena faktor pendidikan, faktor ekonomi, faktor keluarga dan faktor usia. Dampak yang ditimbulkan yaitu : timbulnya kedudukan superior dan inferior, tidak tercatatnya perkawinan, masalah dalam administrasi negara, segala bentuk hubungan hukum yang berkaitan dengan administrasi perkawinan tidak dapat dilakukan, keharmonisan keluarga tidak tercipta, ketidakmampuan pasangan untuk mempertahankan perkawinan, pelaku kawin lari yang masih remaja dan belum memiliki pekerjaan yang tetap, dan dapat diproses secara hukum. Kesimpulannya bahwa praktek silayyang ini masih berjalan di masyarakat Adat Suku Bajau di Desa Lagasa, sehingga perlu perhatian serius dari pemerintah setempat dalam memberikan penerangan hukum kepada masyarakat, agar tidak berdampak secara terus menerus.
The Role of e-Leadership, Career Development and Loyalty on Employee Performance Joko Tri Brata; Abdul Nashar; Suyuti HM; La Ode Abdul Manan
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1.1 (2022)
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v6i1.1.700

Abstract

Objective in study this is for know influence virtual leadership against loyalty employees, development career to loyalty employees, virtual leadership towards performance employees, development self to performance employees and loyalty employee to performance employees. Study this including type study quantitative, Subject taken in study this are 380 employees in Indonesia public organizations. with random sampling system method. Data obtained with spread online questionnaire with scale Likert 1 to with 7 via social media, analysis technique using Structural Equation Modeling (SEM) with tool help data processing software SmartPLS 3.0. Independent variable in study this are virtual leadership, career development and loyalty while the dependent variable is employee performance. Conclusion in study this Influential virtual leadership to loyalty employees, Development career influential to loyalty employees, Influential virtual leadership to performance employees. Development Career influential to performance employees. Loyalty employee influential to performance employees.
Pengaruh Tunjangan Fungsional terhadap Kinerja Pegawai pada Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara Muhammad Zabir Zainuddin; La Ode Abdul Manan; Sandi Hamsah
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: Desember (2022)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v2i3.177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Tunjangan Fungsional terhadap  Kinerja Pegawai pada Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan  cara menyebarkan angket yang berisikan penyataan-pernyataan yang harus dijawab kepada sejumlah responden yang menjadi sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan analisis sebab akibat (regresi linear sederhana) karena penelitian  ini berusaha menyelidiki pengaruh antara dua variabel penelitian, yaitu Tunjangan Fungsional dan Kinerja Pegawai. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pegawai yang menjabat sebagai Fungsional Pustakawan yang berjumlah 16 orang. Metode yang digunakan dalam penarikan sampel adalah total sampling, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 16 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara tunjangan fungsional terhadap kinerja pustakawan pada Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil pengujian  determinasi menunjukkan bahwa nilai Korelasi/hubungan (R) sebesar 0,428. Nilai (R Square) 0,183 Hal ini menunjukkan  bahwa hasil 18,3%, yang memiliki pengertian bahwa kontribusi variabel Tunjangan Fungsional terhadap variabel kinerja Pegawai berpengaruh tapi tidak signifikan.
Pemberdayaan Kaum Perempuan Melalui Peran Kelompok Wanita Usaha dan Lembaga Keuangan Mikro Di Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari Sulawesi Tenggara La Ode Abdul Manan; Ridha Taurisma Lajaria Ridha; Imran Imran; Sahyunu Sahyunu
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community Service Activities are one of the Tri Dharma of Higher Education that must be implemented. On this occasion, the 2022 service activities were carried out in one of the assisted sub-districts of the Faculty of Economics and Business, University of Southeast Sulawesi, namely the Lalolara Village, which is located in Kambu District, Kendari City, Southeast Sulawesi Province. This time the community service activity raised the theme of Empowering Women Through the Role of Women Business Groups and Microfinance Institutions in Lalolara Village, Kambu District, Kendari City, Southeast Sulawesi. Women in the Lalolara sub-district will be given Bimtek on Financial Management, Business Development Workshops in terms of making Banana Chips and processing plastic waste products (tea glass waste). Weak access to capital in financial institutions such as banks so that women are not maximized and optimal in managing and utilizing alternative business capital, the unstable management of personal finances and the business being run and the need for product innovation resulting from women's business in the Lalolara sub-district.
Risiko Kawin Lari (Silayyang) Suku Bajau di Desa Lagasa Kabupaten Muna Hijriani, Hijriani; Bt. Tolo, Suriani; Munawir, La Ode; Kasmawati, Kasmawati; Danggi, Erni; Jawiah, St.; Abdul Manan, La Ode
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3146

Abstract

Terjadinya kawin lari di Desa Lagasa dalam masyarakat adat Suku Bajau disebut dengan “silayyang” merupakan bentuk perkawinan yang sangat tercela. Pada tahun 2019-2020 terdapat hampir delapan belas pasangan yang melakukan silayyang. Pada umumnya, yang melakukan kawin lari adalah anak-anak yang putus sekolah atau anak-anak yang tidak pernah bersekolah, bahkan banyak juga anak-anak yang masih dibawah umur. Masalah dalam penelitian ini : apakah penyebab terjadinya kawin lari yang terjadi pada Suku Bajau di Desa Lagasa Kabupaten Muna? serta bagaimana risiko kawin lari terhadap pasangan kawin, keluarga serta masyarakat Suku Bajau di Desa Lagasa Kabupaten Muna?. Penelitian ini mengangkat persoalan kawin lari yang ada di Desa Lagasa Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara yang sampai saat ini masih terus terjadi, sehingga sangat layak untuk diteliti dan dijadikan referensi terkait dengan fenomena kawin lari. Hasil pembahasan penelitian ini menganalisis dan menguraikan faktor utama penyebab terjadinya silayyang yaitu, syarat dan pembiayaan perkawinan tidak dapat dipenuhi, perempuan belum mendapatkan izin menikah, perempuan telah bertunangan/dijodohkan, orang tua atau keluarga menolak lamaran pihak laki-laki dan perempuan telah hamil lebih dulu. Faktor lainnya karena faktor pendidikan, faktor ekonomi, faktor keluarga dan faktor usia. Dampak yang ditimbulkan yaitu : timbulnya kedudukan superior dan inferior, tidak tercatatnya perkawinan, masalah dalam administrasi negara, segala bentuk hubungan hukum yang berkaitan dengan administrasi perkawinan tidak dapat dilakukan, keharmonisan keluarga tidak tercipta, ketidakmampuan pasangan untuk mempertahankan perkawinan, pelaku kawin lari yang masih remaja dan belum memiliki pekerjaan yang tetap, dan dapat diproses secara hukum. Kesimpulannya bahwa praktek silayyang ini masih berjalan di masyarakat Adat Suku Bajau di Desa Lagasa, sehingga perlu perhatian serius dari pemerintah setempat dalam memberikan penerangan hukum kepada masyarakat, agar tidak berdampak secara terus menerus.
Penegakan Hukum terhadap Kasus Fraud Perbankan yang Melibatkan Teknologi Artificial Intelligence Hijriani Hijriani; La Ode Abdul Manan; Sulfikar Sallu; Marlin; Marfua Hafid
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2469

Abstract

Penelitian ini membahas penegakan hukum terhadap kasus fraud perbankan yang melibatkan teknologi Artificial Intelligence (AI), mengingat perkembangan AI telah melahirkan modus kejahatan baru seperti deepfake, voice cloning, synthetic identity, dan manipulasi e-KYC yang semakin sulit dideteksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yang didukung data empiris dengan menelaah peraturan perbankan, perlindungan data pribadi, dan kebijakan OJK, untuk menjawab dua persoalan utama: efektivitas regulasi dan pengawasan yang ada, serta model penegakan hukum yang paling efektif dalam menangani fraud berbasis AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi Indonesia telah berkembang melalui UU P2SK, UU ITE, UU PDP, POJK 11/2022, serta Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan Indonesia, namun pengaturannya masih bersifat umum dan belum sepenuhnya mengakomodasi aspek audit algoritma, transparansi model, dan pertanggungjawaban pidana korporasi. Penelitian ini menemukan bahwa model yang paling efektif adalah Integrated Risk-Based Enforcement Model (IRBEM), yaitu model penegakan hukum terpadu yang menggabungkan deteksi dini, investigasi digital forensik, penuntutan berbasis pertanggungjawaban korporasi, dan pemulihan kerugian nasabah secara cepat. Dengan model tersebut, penegakan hukum terhadap fraud AI perbankan dapat dilakukan secara lebih adaptif, akuntabel, dan responsif terhadap dinamika kejahatan digital di sektor keuangan
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DALAM PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA BERDASARKAN RASIO EFEKTIVITAS DAN RASIO PERTUMBUHAN DI DESA PUU WAEYA KECAMATAN MATA OLEO KABUPATEN BOMBANA La ode Abdul Manan; Adi Arful; Wa Ode Dien Indalestari
Sultra Journal of Economic and Business Vol 7 No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjeb.v7i1.1468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kinerja keuangan dalam pengeloaan alokasi dana desa berdasarkan rasio efektivitas dan rasio pertumbuhan di Desa Puu Waeya Kecematan Mata Oleo Kabupaten Bombana.. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data yang diolah adalah laporan keuangan Alokasi Dana Desa pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa dari tahun 2020 sampai dengan 2023. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, wawancara dan studi kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan alat analisis : Rasio Efektivitas dan Rasio Pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan Pemerintah Desa Puu Waeya Kabupaten Bombana sudah Baik dalam mengelola keuangan Alokasi Dana Desa. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan Rasio Efektivitas dikategorikan Cukup Efektif, karena efektivitasnya sebesar 100%. Sedangkan Rasio Pertumbuhan Penerima Alokasi Dana Desa sebesar 0,57% tahun 2023 dan Rasio Pertumbuhan Belanja Alokasi Dana Desa sebesar 0,53% di tahun 2023.
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI (Studi Kasus pada Pegawai Kantor Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana) Sahyunu Sahyunu; Mirnawati Mirnawatti; La ode Abdul Manan
Sultra Journal of Economic and Business Vol 7 No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjeb.v7i1.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Kantor Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana, teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menyebar kuesioner kepada responden yang merupakan pegawai Kantor Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah berjumlah 11 orang, responden tersebut dipilih dengan mengambil seluruh populasi sebagai sampel penelitian. Data hasil pengumpulan kuesioner kemudian dilakukan analisis kuantitatif meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, uji koefisien korelasi dan determinasi, serta pengujian hipotesis melalui uji t. Berdasarkan analisis regresi linear sederhana menunjukan bahwa pengaruh kompensasi terhadap disiplin kerja pegawai kantor desa leboea kecamatan poleang tengah kabupaten bombana berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai thitung, 4,815 > ttabel, 2.262 dengan nilai signifikan 0,01 < 0,05. Sehingga hepotesis yang diajukan dapat diterima. Berdasarkan hal tersebut menunjukan bahwa pengaruh kompensasi terhadap disiplin kerja pegawai kantor desa leboea kecamatan poleang tengah kabupaten bombana
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN FULL COSTING SEBAGAI PENENTUAN HARGA JUAL PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA TAHU LUTFI DI DESA WAWOURU KEC. PALANGGA KAB. KONAWE SELATAN Putri Mega Nanda; Muhammad Zabir Zainuddin; La Ode Abdul Manan
Sultra Journal of Economic and Business Vol 7 No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjeb.v7i1.1473

Abstract

Penelitian ini menghitung biaya produksi dengan menggunakan full costing untuk menetapkan harga jual di Industri Rumahan Tahu Lutfi Desa Wawouru. Peneliti menggunakan data kuantitatif dalam penelitian ini. Kami menggunakan data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mencari laporan biaya produksi pesanan khusus untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini menemukan bahwa selisih laba usaha pada tahun 2023 adalah Rp117.765.000 antara industri tahu Lutfi dan metode full costing, dan Rp114.865.000 antara industri tahu dan metode Variable Costing. Biaya produksi tahu Lutfi tidak termasuk berbagai biaya overhead pabrik. Full costing mencakup semua biaya produksi variabel dan tetap. Seluruh teknik costing menghasilkan laba yang lebih sedikit. Karena menggunakan prinsip akuntansi, pendekatan biaya komprehensif menghasilkan angka yang lebih akurat daripada metode dasar, menurut penelitian tersebut. Usaha rumahan tahu Lutfi sebaiknya menghitung biaya produksi dan harga jual menggunakan full costing karena lebih teliti dan tepat
PENGARUH PEMAHAMAN KEBUTUHAN PELANGGAN TERHADAP EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PEMASARAN PADA TREE LUXURY BOUTIQUE KENDARI Rika Lestari; La Ode Abdul Manan; Herman Titop
Sultra Journal of Economic and Business Vol 7 No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjeb.v7i1.1474

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi komunikasi pemasaran dalam menghadapi persaingan industri fashion yang semakin kompetitif, serta perlunya pemahaman yang lebih mendalam terhadap kebutuhan dan preferensi pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemahaman kebutuhan pelanggan terhadap efektivitas komunikasi pemasaran pada Tree Luxury Boutique di Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 70 responden penelitian yang merupakan konsumen Tree Luxury Boutique, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman kebutuhan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas komunikasi pemasaran, yang berarti bahwa semakin baik perusahaan memahami kebutuhan pelanggan, maka semakin efektif komunikasi pemasaran yang dilakukan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman kebutuhan pelanggan merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran, sehingga perusahaan perlu lebih memperhatikan karakteristik dan preferensi pelanggan dalam merancang strategi pemasaran