Rendahnya minat baca dan terbatasnya fasilitas literasi masih menjadi tantangan dalam pengembangan sumber daya manusia di tingkat desa. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 di Desa Tonrong Rijang, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang hadir sebagai upaya untuk menghidupkan kembali budaya literasi masyarakat melalui pembenahan dan pengadaan fasilitas perpustakaan desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan minat baca, menyediakan akses pengetahuan yang lebih mudah, serta menciptakan ruang belajar yang nyaman bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif atau Participatory Approach. Mitra dilibatkan aktif mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Tahapan kegiatan meliputi observasi lapangan, sosialisasi program literasi, pengadaan buku, penataan ruang perpustakaan, serta pelaksanaan kegiatan edukatif bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan membaca dan pemanfaatan perpustakaan desa sebagai sarana belajar dan pengembangan wawasan. Keterlibatan aktif masyarakat dan aparat desa menjadi faktor pendukung keberhasilan program literasi ini. Program “Menghidupkan Literasi Desa” diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya membaca yang berkelanjutan di Desa Tonrong Rijang serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan masyarakat desa.