Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Accounting Fun Learning untuk Mendukung Semangat Kewirausahaan Siswa-Siswi SMA Dharma Karya Tangerang Selatan Rini Subekti; Elisabeth Ria Viana Praningtyas; Putu Ayu Anggya Agustina
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2023): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v5i1.14426

Abstract

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Akuntansi, Universitas Terbuka telah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pembelajaran akuntansi dalam bentuk skenario yang diberikan kepada Siswa-siswi SMA Dharma Karya. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan informasi bahwa semangat kewirausahaan ada dalam diri Siswa-siswi SMA Dharma Karya. Hal ini terbukti dari kepemilikan terhadap online business di sosial media mereka. Sayangnya, semangat kewirausahaan ini belum didukung dengan pencatatan akuntansi yang tepat. Padahal, pencatatan akuntansi yang tepat dapat membuka peluang bisnis mereka menjadi semakin besar. Berangkat dari hal tersebut, kegiatan PkM ini dilakukan terhadap Siswa-siswa SMA Dharma Karya melalui metode Accounting Fun Learning. Metode pembelajaran ini mendapat antusias dari siswa-siswa SMA Dharma Karya. Hasil dari PkM menunjukkan adanya kesadaran bahwa bahwa sebenarnya selama ini siswa telah melakukan kegiatan akuntansi dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga menyadari bahwa pencatatan akuntansi sangat penting sehingga jika dilakukan dengan lebih baik lagi maka akan dapat mendukung bisnis mandiri yang sedang mereka jalankan. Pada kesimpulannya, mempelajari akuntansi tidak selalu berkutat pada angka-angka di buku cetak dan aktivitas penjurnalan yang monoton di kelas, namun justru dapat dilakukan dengan pendekatan sehari-hari yang seru dan mengasyikkan sehingga siswa dapat memahami materi akuntansi lebih baik
PENTINGNYA EDUKASI PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA PADA UMKM GERIA PEMECUTAN Putu Ayu Anggya Agustina; Elisabeth Ria Viana Praningtyas; Rini Subekti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 12: Mei 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i12.5582

Abstract

UMKM menjadi salah satu daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara ketika akan berwisata. Namun, tidak semua pelaku UMKM memperhatikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki. SDM yang bekerja di salah satu UMKM banten di Kota Denpasar hanya bisa sebagai karyawan yang mempunyai keterampilan membuat banten. Pemilik UMKM tidak terlalu mementingkan tata kelola keuangan karena pendapatan yang diterima tidak setiap hari tetapi di waktu tertentu atau atas permintaan masyarakat yang memerlukan banten. Adanya keterbatasan SDM yang paham tata kelola keuangan, maka sangat perlu memberikan edukasi tentang pentingnya laporan keuangan serta menerapkan panduan laporan keuangan UMKM kepada pemilik UMKM banten Geria Pemecutan agar UMKM tetap bisa bertahan dan mengetahui modal yang dimiliki. Selain itu berguna bagi pemilik UMKM banten untuk memisahkan antara keperluan UMKM dan pribadi.
EKSPLORASI NILAI PRODUK ERGO-IKONIK PADA UMKM DI PULAU DUA KEPEMILIKAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAN KERAJAAN MALAYSIA Andriyansah Andriyansah; Meirani Harsasi; Ami Pujiwati; Ginta Ginting; Zainur Hidayah; Andi Sylvana; Irmawaty Irmawaty; Mohamad Nasoha; Nenah Sunarsih; Imas Maesaroh; Rini Subekti; Elisabeth Ria Viana Praningtyas
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1734-1739

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan di perguruan tinggi yang dimiliki oleh masing-masing dosen. Kegiatan ini dengan harapan dapat diterapkan oleh masyarakat,khususnya masyarakat yang bergerak dalam bidang usaha UMKM guna meningkat kinerja dari UMKM yang efeknya akan meningkatkan pendapat dan kesejahteraan perekomian. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah modal usaha akibat badai pandemi, sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan untuk menerapkan teknologi, kualitas signal menjadi permasalahan untuk pemasaran digital. Metode pelaksanaan adalah pada dosen memberikan bimbingan teknis, kesempatan kepada UMKM untuk berdiskusi dan presentasi terkait usaha yang telah dilakukan.  Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam Forum Group Discussion (FGD) sehingga peserta dan narasumber dapat berdiskusi saling memberikan pendapat dan rekomendasi terhadap permasalahan dan solusi untuk meningkatkan penjualan produk. Solusi yang ditawarkan dengan menerapakan konsep nilai produk ergo-ikonik, konseip yang dapat meningkatkan penjualan mereka dengan memberikan nilai nyaman berkarakter atau beridentitas dari daerah atau pulau Sebatik. Pemerintah Pusat harus intervensi untuk pengembangan SDM dan Kualitas Produk sebagai bentuk kepemilikan pulau yang dimiliki oleh dua negara
EKSPLORASI NILAI PRODUK ERGO-IKONIK PADA UMKM DI PULAU DUA KEPEMILIKAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAN KERAJAAN MALAYSIA Andriyansah Andriyansah; Meirani Harsasi; Ami Pujiwati; Ginta Ginting; Zainur Hidayah; Andi Sylvana; Irmawaty Irmawaty; Mohamad Nasoha; Nenah Sunarsih; Imas Maesaroh; Rini Subekti; Elisabeth Ria Viana Praningtyas
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1734-1739

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan di perguruan tinggi yang dimiliki oleh masing-masing dosen. Kegiatan ini dengan harapan dapat diterapkan oleh masyarakat,khususnya masyarakat yang bergerak dalam bidang usaha UMKM guna meningkat kinerja dari UMKM yang efeknya akan meningkatkan pendapat dan kesejahteraan perekomian. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah modal usaha akibat badai pandemi, sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan untuk menerapkan teknologi, kualitas signal menjadi permasalahan untuk pemasaran digital. Metode pelaksanaan adalah pada dosen memberikan bimbingan teknis, kesempatan kepada UMKM untuk berdiskusi dan presentasi terkait usaha yang telah dilakukan.  Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam Forum Group Discussion (FGD) sehingga peserta dan narasumber dapat berdiskusi saling memberikan pendapat dan rekomendasi terhadap permasalahan dan solusi untuk meningkatkan penjualan produk. Solusi yang ditawarkan dengan menerapakan konsep nilai produk ergo-ikonik, konseip yang dapat meningkatkan penjualan mereka dengan memberikan nilai nyaman berkarakter atau beridentitas dari daerah atau pulau Sebatik. Pemerintah Pusat harus intervensi untuk pengembangan SDM dan Kualitas Produk sebagai bentuk kepemilikan pulau yang dimiliki oleh dua negara
PENGARUH AKUNTABILITAS DAN INDEPENDENSI AUDITOR APARAT PENGAWAS INTERN PEMERINTAH (APIP) TERHADAP KUALITAS AUDIT Arshel Najla Qonisa; Indah Setia Utami; Berlina Hidayati; Rini Subekti; Elisabeth Ria Viana Praningtyas
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.18467

Abstract

Auditor Pengawas Intern Pemerintah (APIP) memegang posisi strategis dalam mempertahankan pertanggungjawaban serta keterbukaan informasi pengelolaan keuangan daerah. Namun, berbagai hambatan sering muncul seperti minimnya sumber daya, tekanan eksternal, serta rendahnya independensi auditor APIP yang sering menghambat kinerja. Situasi tersebut memicu penurunan kualitas audit dan membuka peluang terjadinya penyimpangan pada keuangan daerah. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan kualitas audit guna mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini berkonsentrasi pada pengaruh akuntabilitas serta independensi auditor APIP terhadap kualitas audit melalui studi empiris pada Inspektorat Daerah Kabupaten Trenggalek. Metode kuantitatif kausal komparatif menjadi pendekatan utama dalam kajian ini. Referensi informasi maupun data yang dijadikan dasar acuan pada kajian ini ialah suatu data primer. Data tersebut dikumpulkan dengan mendistribusikan kuesioner sebagai instrumen survei kepada responden yakni auditor APIP. Responden ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling sesuai kriteria penelitian yang telah ditetapkan. Prosedur analisis data diterapkan dengan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa akuntabilitas maupun independensi auditor APIP menunjukkan pengaruh positif maupun signifikan secara individual atau parsial maupun kolektif atau simultan terhadap kualitas audit di Inspektorat Daerah Kabupaten Trenggalek. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan akuntabilitas dan independensi auditor APIP dapat menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas audit serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Can the free money transfer system application be considered a breakthrough in financial technology? Rini Subekti; Elisabeth Ria Viana Praningtyas; Putu Ayu Anggya Agustina; Indah Setia Utami
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol. 12 No. 2 (2025): July - December
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65179/jrap.2025.9518

Abstract

Abstract   Purpose:This study analyzes the customer experience of users of a free money transfer application in Indonesia. The application, developed by local innovators, enables users to transfer funds between bank accounts at no cost, representing an important contribution to the national fintech ecosystem. Methodology:The study employs Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) as the analytical tool. Data were collected from users of the original Indonesia-based application designed to facilitate free money transfers. Findings:The results indicate that Ease of Use, Perceived Value, Customer Support, and Assurance do not significantly influence customer experience in the context of free money transfers. Unlike other fintech platforms, this application shows a different pattern of determinants. Speed and Perceived Firm Innovation emerge as the primary factors shaping customer experience. Implication:The findings may be used to guide the development of strategies to improve customer experience. Developers and policymakers should prioritize enhancements related to service speed and perceived innovativeness, as these represent the most influential factors for users of free-to-use money transfer applications. Originality:This study provides insight into customer experience in a uniquely Indonesian fintech application, offering an alternative perspective compared to studies focusing on commercial or fee-based fintech services. Keywords:Customer Experience; Fintech; Free Money Transfer