Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL ONLINE OF PHYSICS

ANALISIS CURAH HUJAN DI PAPUA BARAT MENGGUNAKAN METODE EMPIRICAL ORTHOGONAL FUNTION (EOF) Sayyendra, Amelia Putri; Andriani, Nely; Fitra Ritonga, Ahmad; Ariska, Melly
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.32249

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis pola curah hujan di Papua Barat menggunakan metode Empirical Orthogonal Function (EOF). Data curah hujan harian diunduh dari situs web resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) periode 1981-2015 dan dianalisis menggunakan platform Google Colab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Papua Barat memiliki pola curah hujan yang dominan dan variasi spasial yang signifikan dalam hal intensitas curah hujan bulanan. Pola ini menunjukkan bahwa wilayah selatan umumnya memiliki curah hujan yang lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah utara. Data curah hujan menunjukkan bahwa terdapat tiga mode utama yang menjelaskan sebagian besar variabilitas data. Mode pertama (PC1) adalah yang paling dominan dengan , diikuti oleh mode (PC2) dan (PC3). Masing-masing mode memiliki pola spasial dan temporal yang khas dan memberikan kontribusi terhadap variabilitas data curah hujan di wilayah Papua Barat. Mode (PC1) adalah yang paling dominan komponen utama pertama adalah sebesar 75,26%, diikuti oleh (PC2) sebesar 9,46% dan (PC3) sebesar 5,61%.
DINAMIKA TREND CURAH HUJAN EKSTREM DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG SEBAGAI INDIKASI DAMPAK PEMANASAN GLOBAL Utami, Amanda Kurnia; Akhsan, Hamdi; Andriani, Nely
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i2.32511

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dinamika trend curah hujan ektrem di provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai indikasi dari dampak pemanasan global. data  yang digunakan bersumber dari Stasiun Meteorologi Depati Amir dari periode 1981 sampai tahun 2022, yang diperoleh secara resmi dari situs web BMKG online. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Pendidikan Fisika FKIP Universitas Sriwijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian data sekunder dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data digunakan menggunakan aplikasi RClimDex dengan aturan Expert Team on Climate Change Detection and Indices (ETCCDI) terkait indikator curah hujan. Analisis tren dilakukan dengan uji statistik non parametrik Man-Kendall dan Sens test. Hasil analisis menunjukkan bahwa indeks-indeks curah hujan ekstrem mengalami tren yang bervariasi secara signifikan selama 40 tahun terakhir, yang menunjukkan adanya dampak perubahan iklim sebagai dampak dari pemanasan global.