Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH KASUS KEJAHATAN SEKSUAL MOON TAE-IL TERHADAP BRAND TRUST DAN FAN LOYALTY PENGGEMAR NEO CULTURE TECHNOLOGY (NCT) Hana Lufita Rohmanur Rosidah; Tatak Setiadi
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kasus kejahatan seksual yang melibatkan Moon Tae-il terhadap brand trust dan fan loyalty pada penggemar NCT pada akun instagram @wownctzen.id. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan teknik analisis Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), penelitian ini melibatkan 400 responden yang merupakan penggemar NCT yang mengikuti perkembangan grup NCT dari sebelum dan sesudah adanya kasus kejahatan seksual yang melibatkan Moon Tae-il. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap brand trust, namun tidak memiliki pengaruh langsung terhadap fam loyalty. Brand trust memiliki pengaruh signifikan dan kuat terhadap fan loyalty, serta memediasi pengaruh kasus tersebut terhadap loyalitas penggemar. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepercayaan dalam mempertahankan loyalitas, meskipun terjadi publisitas negatif, serta memberikan implikasi teoritis dan praktis bagi penelitiian dan manajemen krisis di industri hiburan.
Rancangan Strategi Kebijakan Bisnis Maritim Indonesia dalam Era Society 5.0 Tatak Setiadi; Nur Ilman Habil
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 6 No 2 (2022): Oktober, 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v6i2.5178

Abstract

Maritime fulcrum today is now increasingly popular and attracts the attention of many parties, including the mass media which often raises the term in its reporting in recent times. The discovery of the term is inseparable from the idea of ??President Joko Widodo who wants to make Indonesia a world maritime axis considering the concept of Society 5.0 and to make Indonesian waters as safe waters in the world for all marine activities, and for that the government will guarantee the safety and security of sea transportation carried out by the community and business actors. The aim of this study are (1) mapping out the opportunities and threats of the maritime sector in Indonesia based on the dynamics of the domestic and global environment, and (2) to formulate the maritime development policy strategy within the framework of maritime business development. The method used is SWOT analysis. The results of the study indicate that opportunities that can be utilized for the benefit of domestic development can be seen from the potential of marine in the territory of Indonesia. The threat of the maritime sector comes from internal and external. The internal factors of inequality and disparity gap of development. The external factors threats are border disputes and lack of law enforcement, defense and security controls in border areas. The recommended policy suggested that government needs to do maritime-oriented development, connectivity through strengthening logistics and marine economy, economic development about prosperity approach and security, controlling related with the nation's authority and maritime, and reorientation of development towards maritime development with the achievement of planting more progressive capital.
Analisis Jaringan Opini Publik tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar di Twitter Tatak Setiadi
Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia Vol 4, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmki.82650

Abstract

AbstrakPemerintah Indonesia memutuskan untuk meluncurkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) setelah mendapati kejadian CoVID-19 di Jakarta. Keputusan itu menjadi trending topic di media sosial Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktor utama dan pergerakan opini mengenai isu PSBB di Twitter di Indonesia. Penelitian ini menggunakan RStudio untuk mendapatkan sekitar 5.000 tweet pada 6 Mei 2020 dengan kata kunci "psbb" dan tagar #psbb. Hasil text mining, analisis sosiogram, dan Social Network Analysis (SNA) mendapatkan temuan menarik. Pertama, opini tentang PSBB di Twitter sebagian besar berisi candaan tentang Pembatasan Sosial Berujung Bubaran. Candaan ini dipopulerkan oleh FiersaBesari. Kedua, muncul tujuh akun organisasi yang berperan sebagai penggiring opini publik. Ketiga, pengguna akun Twitter paling dominan adalah Yunartowijaya, Direktur Eksekutif Lembaga Polling Politik, Charta Politika Indonesia. Dan keempat,  media berita online yang paling aktif memuat tentang PSBB adalah detikcom dan CNN Indonesia. Selain itu, analisis juga menemukan bahwa aktor yang berafiliasi dengan Fraksi Demokrat pada DPR RI secara aktif mengkritik kebijakan Pemerintah Indonesia tentang penetapan PSBB. Kata kunci: Analisis Jaringan Sosial, Media Sosial, Opini Publik, PSBB  AbstractThe Government of Indonesia has decided to launch a Nationwide Social Distancing (PSBB) policy after acknowledging the CoVID-19 outbreaks in Jakarta. The decision became a trending topic on social media Twitter. This study aims to identify the main actors and opinion movements regarding the PSBB issue on Twitter in Indonesia. This study used RStudio to mine around 5,000 tweets on May 6, 2020 using the keyword "psbb" and the hashtag #psbb. The results of text mining, sociogram analysis, and Social Network Analysis (SNA) found interesting findings. First, opinions about PSBB on Twitter mostly about jokes on Social Distancing and Relationship Break. This joke was popularized by FiersaBesari. Second, there are seven organizational accounts that act as leading public opinion. Third, the most dominant Twitter account user is Yunartowijaya, Executive Director of the Political Polling Institute, Charta Politika Indonesia. And fourth, the online news media that most actively discussing about PSBB are detikcom and CNN Indonesia. In addition, the analysis also found that actors affiliated with the Democratic Faction in the DPR RI actively criticized The Gorvernment of Indonesia’s decission on PSBB policy. Keywords: PSBB, Public Opinion, Social Media, Social Network Analysis
MEWUJUDKAN ASTA CITA MELALUI LITERASI DIGITAL PADA MASYARAKAT RINTISAN DESA PANCASILA GENILANGIT Jauhar Wahyuni; Muhammad Danu Winata; Tatak Setiadi; Hendri Prastiyono; Edy Suprianto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59724

Abstract

Terletak di Lereng Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, Desa Genilangit memiliki panorama dataran tinggi yang mengagumkan. Salah satu dusunnya, yakni Wonomulyo menjadi destinasi wisata yang menarik minat para pengunjung. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa minimnya pengelolaan informasi di media terkait wisata di lokasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa untuk terus berupaya mempromosikan desa wisata Genilangit. Terlepas dari keberagaman dan keindahan alamnya, desa Genilangit juga masih menghadapi masalah digitalisasi dan tidak stabilnya akses internet karena lokasi geografisnya yang berada pada ketinggian 1300 Mdpl, sehingga masyarakat sulit menerima informasi melalui media digital. Akses tersebut selayaknya dapat diselaraskan dengan keterampilan masyarakatnya dalam mencari dan menyebarkan informasi terkait potensi desa mereka. Kurangnya literasi digital pada masyarakat desa Genilangit dapat diatasi dengan diadakannya pelatihan literasi digital yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat desa dan juga perangkat desanya dalam menghadapi tantangan laju informasi di media digital dan juga menggunakannya untuk mempromosikan potensi wisata di desa tersebut. Pada tanggal 17 Juni 2025 Pelatihan Literasi Digital yang dilakukan oleh tim PKM Rintisan Desa Pancasila Universitas Negeri Surabaya berhasil melibatkan lebih 50 orang masyarakat dari berbagai unsur untuk memperoleh pemahaman terkait Literasi Digital di Balai Desa Genilangit, Magetan.