Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

INTERPRETTING INTERCULTURAL COMMUNICATION APPROACH OF INDONESIAN DIASPORA IN TURKIYE Muhammad Danu Winata; Jauhar Wahyuni; Tatak Setiadi; Gilang Gusti Aji; Ilyas Akhisar
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Social Sciences and Humanities Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/pjk.v16i1.2721

Abstract

The understanding of the importance of intercultural communication carried out by the Indonesian Diaspora in Turkiye can provide an accurate picture of the actual conditions of the processes that occur in intercultural communication between Indonesian culture and Turkish culture. Qualitative descriptive research in this research was carried out with in-depth interviews with three respondents who were in Turkiye. Each represented the Indonesian diaspora in the scope of Government, namely the Cultural Attaché of the Republic of Indonesia, then the Indonesian Student Association in Turkiye, and Indonesian workers who were active in Turkiye. Research reveals that the pattern of the Indonesian diaspora in conducting intercultural communication is by understanding each other between two or more cultures and establishing close relationships in the work environment, study environment, to the social and Government environment, including an approach with adaptability to socializing styles, culinary, to the artistic attractions of each culture. With this understanding and adaptation attitude, it turns out that the Indonesian diaspora also opens up opportunities to become bridging agents in the exchange of two cultures, Indonesia and Turkiye, and shows the occurrence of a two-way intercultural communication process.
The Effectiveness of Organizational Communication in Improving the Quality of Private Universities in Gorontalo Jauhar Wahyuni; Imran Kamaruddin
Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Vol. 7 No. 02 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to prove the existence of communication in organizations, especially in universities that have the effectiveness to change the attitudes and behavior of the academic community in an effort to improve the quality of higher education. Through a quantitative approach using path analysis and the results of questionnaire data processing on 182 respondents from two private universities in Gorontalo Province, namely Universitas Ichsan and Universitas Pohuwato. It can be concluded that communication in the organization has a significant effect on the quality of higher education. Aspects that contribute to organizational communication are aspects of relationships, pleasure, and action. Each aspect of organizational communication has different effects on both organizations. The differences that arise between the two universities are also shown by the differences in the dominant aspects in relation to improving the quality of private universities in Gorontalo.
ANALISIS RESEPSI PESAN EMOSIONAL DALAM IKLAN LIFEBUOY "AKAR KUAT DI BULAN SUCI" PADA GENERASI Z DI JAWA TIMUR Widiatanti .; Jauhar Wahyuni
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75330

Abstract

Pendekatan emosional melalui konsep iklan naratif kerap dimunculkan oleh merek sebagai upaya untuk menarik atensi khalayak. Kondisi ini semakin jelas ketika momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai medium penyampaian pesan mengenai kebaikan, kehangatan, kekeluargaan, dan nilai sosial. Iklan Lifebuoy Akar Kuat di Bulan Suci merupakan salah satu contoh implementasi pemanfaatan strategi storytelling melalui narasi kehilangan figur ibu sebagai pemicu keterlibatan emosional audiens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang tergolong dalam Generasi Z yang tersebar di wilayah provinsi Jawa Timur. Analisis dilakukan dengan merujuk pada Teori Resepsi Stuart Hall untuk menggambarkan variasi pemaknaan audiens berdasarkan pengalaman, latar belakang, dan kerangka pengetahuan masing-masing informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z menafsirkan pesan emosional dalam iklan Lifebuoy Akar Kuat di Bulan Suci secara beragam. Empat informan berada pada kategori pemaknaan dominant-hegemonic dengan melakukan penerimaan pesan secara utuh yang didasarkan pada perasaan empati dan nilai kekeluargaan yang ditampilkan. Dua informan berada pada kategori pemaknaan negotiated dengan menerima sebagian pesan emosional dalam iklan tersebut namun dengan pertimbangan rasional terhadap fungsi iklan. Sementara satu informan berada pada kategori pemaknaan oppositional dengan melakukan penolakan aspek emosional yang dinilai tidak sepenuhnya relevan dengan realitas sosial maupun ekspektasi audiens. Variasi pemaknaan audiens menegaskan bahwa pesan emosional dalam iklan tidak diterima secara seragam oleh Generasi Z.  
Penerapan Strategi Sponsorship dalam Integrated Marketing Communication: Studi pada Brand Gojek Arsy Hafiidu Tyasepti; Indri Yunita Sari; Salwa Setyawan Nisa; Devrin Keysa Salsabilla Novia; Jauhar Wahyuni
Communicator Sphere Vol. 6 No. 1 (2026): June 2026 (IN PRESS)
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v6i1.150

Abstract

This study aims to analyse the role of sponsorship within Gojek's Integrated Marketing Communication (IMC) strategy. Gojek is a technology company that provides on-demand online transportation services in Indonesia. In an increasingly competitive digital industry, companies must implement integrated, value-oriented marketing communications. In this study, sponsorship is not only recognised as a short-term promotional tool, but also as a communication strategy capable of building brand image, increasing brand awareness and strengthening long-term relationships with the community. This study employs a qualitative approach with a descriptive-analytical methodology. Data were collected through a literature review and documentation of Gojek's sponsorship practices, particularly in social and educational fields. The results demonstrate that Gojek's sponsorship is integrated with other IMC elements, including digital media, public relations, and corporate social responsibility programmes. Sponsorship significantly contributes to shaping a positive brand image, increasing brand awareness and building consumer trust and loyalty.
Strategi Komunikasi Persuasif Coffee Shop: Studi Pada Interaksi Barista dan Pengunjung di Jokopi Surabaya Faiz Rahmad; Jauhar Wahyuni
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.77512

Abstract

Era coffee shop modern di kota besar saat ini memiliki persaingan yang kian ketat sehingga sejumlah brand dari bisnis ini berlomba mengeksplorasi cara untuk lebih unggul dalam persaingan secara sehat, termasuk bagi Jokopi. Salah satu hal yang menarik menjadi sorotan di Jokopi yakni terkait komunikasi persuasif pada interaksi barista dan pengunjung. Penelitian ini secara spesifik bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi persuasif yang dilakukan barista pada interaksi dengan pengunjung di Jokopi cabang Surabaya. Selanjutnya, dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi non-parsitipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan barista mampu menerapkan strategi persuasif dalam pelayanan yang profesional, pendekatan secara empatik, serta rekomendasi produk yang informatif dan relevan. Penerapan strategi komunikasi oleh barista Jokopi tersebut dapat dikategorikan aspek persuasif dalam komunikasi klasik berdasarkan Aristoteles yang dapat ditunjukkan oleh barista, yakni (1) Ethos, sikap profesional dan kecakapan barista (2) Pathos, kemampuan barista untuk menyesuaikan obrolan secara emosional (3) Logos, cara barista untuk merekomendasikan produk secara jelas sekaligus relevan. Selain itu, dalam proses interaksi yang berlangsung cukup singkat, barista dapat mengimplementasikan ketiga aspek tersebut secara komprehensif dan hal tersebut dibuktikan juga dengan adanya respon dari pengunjung yang menyatakan “puas” dengan interaksi. Dengan demikian, komunikasi persuasif yang dilakukan barista kepada pengunjung Jokopi ini menunjukkan hasil yang nyata serta dalam jangka panjang interaksi ini akan memenangkan Jokopi dalam persaingan bisnis coffee shop di kota Surabaya.
STRATEGI PROVIDER BY.U MELALUI EVENT “GOES TO SCHOOL” PADA KALANGAN SISWA DI SURABAYA Bryant Herdani; Jauhar Wahyuni
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81342

Abstract

Pertumbuhan operator digital di Indonesia memperketat persaingan untuk menjangkau pelajar Generasi Z sebagai pasar potensial. Provider by.U merespons kondisi tersebut melalui event Goes to School, yaitu kunjungan langsung ke sekolah-sekolah di Surabaya untuk memperkenalkan layanan secara interaktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi provider by.U melalui event Goes to School pada kalangan siswa di Surabaya serta memetakan posisi strategisnya dengan analisis SWOT. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan yang terdiri atas Supervisor Marketing, Direct Sales, Sales Administratif Telkomsel, dan empat siswa dari empat sekolah berbeda, disertai observasi serta dokumentasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data mengikuti reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa by.U menjadikan sekolah sebagai arena pemasaran melalui booth interaktif, turnamen, mini game, merchandise, demonstrasi produk, serta kolaborasi dengan OSIS. Format kegiatan memenuhi elemen entertainment, excitement, dan enterprise, sekaligus mengomunikasikan harga kompetitif, fleksibilitas paket, dan fitur tanpa masa aktif. Analisis SWOT secara kualitatif menempatkan by.U pada Kuadran I atau Strategi Agresif. Kekuatan strategi terletak pada pengalaman langsung dan relevansi nilai produk, sedangkan kelemahannya meliputi brand awareness yang belum merata, keterbatasan tim, dan kendala jaringan. Peluang berasal dari tingginya kebutuhan internet pelajar dan keterbukaan sekolah untuk berkolaborasi, sementara ancaman muncul dari operator digital lain dan dominasi provider yang lebih dahulu dikenal. Strategi ini menghasilkan respons positif dan rekomendasi antarsiswa, tetapi perlu diperluas dengan perbaikan jaringan, variasi aktivitas, dan tindak lanjut pascaevent.
Pengaruh Brand Activation Hakui Kopi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Sholihuddin Al Faruqy; Jauhar Wahyuni
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.72774

Abstract

Pada era persaingan bisnis yang kompetitif, perusahaan dituntut untuk mampu menciptakan strategi pemasaran yang efektif guna meningkatkan penjualan dan mempertahankan loyalitas konsumen, salah satunya caranya dengan strategi Brand Activation. Coffee Shop mulai berkembang di berbagai daerah di Indonesia, seperti di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Salah satu Coffee Shop lokal adalah Hakui Kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah brand activation Hakui Kopi memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen. Variabel independen yang diuji adalah Sense, Feel/Relate, Think, dan Act yang diuji pengaruhnya terhadap variabel dependen yaitu keputusan pembelian. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh konsumen Hakui Kopi. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang dihitung menggunakan metode Lemeshow. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil uji t didapatkan bahwa variabel brand activation memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel keputusan pembelian.
STRATEGI PROMOSI HOTEL GRAND DARMO SUITE MELAUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Alif Nur Afifa; Jauhar Wahyuni
The Commercium Vol 10 No 2 (2026): The Commercium - April 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i2.76071

Abstract

Perubahan strategi pemasaran konvensional menjadi pemasaran digital kini menjadi salah satu konsentrasi utama bagi para pelaku industri perhotelan di Surabaya. Grand Darmo Suies merupakan salah satu hotel yang sedang menghadapi dinamika proses promosi melalui media sosial khususnya adalah media sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana Hotel Grand Darmo Suite menerapkan strategi promosi melalui media sosial dengan elemen utama dalam promosi yaitu, Advertising, promotion, Direct Selling, Personal Selling dan Public Relations. Pendekatan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam dengan tim Sales Marketing beserta Head Of Department terkait, observasi media sosial dan juga dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Hotel Grand Darmo Suite belum maksimal dalam menjalankan promosi digital melalui media sosial instagram, dibuktikan dengan platform Socialinsider penghitung rate engagement akun media sosial instagram. Dari ke lima strategi Promosi, Hotel Grand Darmo Suite tidak melakukan personal selling di media sosial instagram, dan promosi yang paling efektif untuk dijalankan secara konsisten adalah Public Relation.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU LSTARI DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE SEBAGAI “COMMON HOUSE” Muhammad Jawahir; Jauhar Wahyuni
The Commercium Vol 10 No 2 (2026): The Commercium - April 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i2.77070

Abstract

Citra Merek Pertumbuhan pesat industri coffee shop di Indonesia, khususnya di kota besar seperti Surabaya, mendorong pentingnya strategi komunikasi pemasaran yang tepat agar brand mampu membangun citra yang kuat dan berbeda dari kompetitor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communication/IMC) yang diterapkan oleh Lstari dalam membangun brand image sebagai common house. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lstari menerapkan enam elemen IMC, yaitu online and social media marketing, event and experiences, advertising, sales promotion, personal selling, serta public relation and publicity. Namun, penerapan IMC pada Lstari dilakukan secara organik dan berbasis nilai, tanpa bergantung pada strategi promosi berbayar atau kampanye formal yang agresif. Elemen event and experiences, relasi personal, serta kolaborasi komunitas menjadi elemen paling dominan dalam membentuk pengalaman audiens. Sementara itu, elemen publicity berjalan secara natural melalui relasi media yang telah terbangun sebelumnya. Strategi komunikasi pemasaran terpadu tersebut membentuk persepsi positif audiens berdasarkan manfaat fungsional, simbolik, dan eksperiensial yang dirasakan, sehingga memperkuat brand image Lstari sebagai common house yang inklusif, kolaboratif, dan berbasis nilai.    
Motif Self-Disclosure Orientasi Seksual Komunitas LGBTQ Salsabilla Cahya Widyandini; Jauhar Wahyuni
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.82261

Abstract

Di tengah reaksi masyarakat dan tekanan yang dialami oleh kelompok minoritas LGBTQ mengalami banyak pergolakan baik itu dari dalam diri mereka, maupun dari opresi homofobia. Stigma yang dirasakan oleh kelompok LGBTQ ini menjadi alasan banyak individu yang memilih untuk closeted atau tertutup dan bersembunyi. Oleh karena itu, individu komunitas LGBTQ takut untuk terbuka akan rahasia orientasi seksualnya kepada orang lain mengetahui bahwa tindakan mereka dianggap sebagai kesalahan fatal, dosa, dianggap seperti tindak kriminal hingga dipersekusi. Tidak mudah bagi LGBTQ untuk memilih came out akan identitasnya. LGBTQ memilih untuk terbuka secara hati-hati melalui proses self-disclosure, yakni mengungkapkan orientasi diri hanya ke orang-orang tertentu. Berdasarkan pengalaman emosional, penolakan, ancaman, stigma dan marginalisasi tersebut, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui motif yang mendorong self-disclosure dan proses yang dihasilkan oleh tindakan self-disclosure orientasi seksual pada komunitas LGBTQ. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis dengan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori disonansi kognitif. Hasil penelitian menemukan bahwa proses self-disclosure yang dialami oleh informan LGBTQ melibatkan beberapa alasan melalui kajian fenomenologi untuk mencari tahu bagaimana motif sebab (because motive) serta motif tujuan (in-order-to motive) dalam self-disclosure orientasi seksual yang dialami individu komunitas LGBTQ.