Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Kota Makassar Tahun 2023-2043 Madaul, Rahful Ahmad; Hilmansyah, Hilmi; Ibal, La
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 13, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v13i1.89411

Abstract

The provision of drinking water is a basic need that is essential to improve people's welfare. Makassar City, as a metropolitan city, faces significant challenges in ensuring adequate availability of clean water, especially with increasing population growth and changing environmental conditions. Data from 2022 shows that 24.13% of Makassar's population still experiences water scarcity, which is exacerbated by the high water loss of 52% in the distribution of the PDAM system. In response, the Makassar City Government has prepared a master plan for the drinking water supply system (RISPAM) for the 2023-2042 period to ensure sustainable SPAM development that is integrated with the regional spatial plan. This study uses the arithmetic projection method; water demand analysis includes population growth projections, water loss in distribution, and estimates of per capita needs. Data from various PDAM service areas are also analyzed to understand the characteristics of different needs. The results of the study indicate that the population of Makassar City in 2043 is projected to reach 1,530,631 people, with water needs reaching 4,898.02 liters per second in 2033 and 297.02 liters per second in 2043. The potential of groundwater in Tamalate and Tamalanrea, as well as the main river flow, provides opportunities for the development of additional raw water sources. However, high water loss and low access to clean water are major challenges that require mitigation efforts through efficient distribution systems and optimal utilization of water resources. This study emphasizes the importance of integrating spatial planning and water resource management for the sustainability of the water supply system in Makassar City.
PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI MENUJU KAMPUS MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SORONG (UNAMIN) Marshush, Ummi Hanifah; Madaul, Rahful Ahmad
Rang Teknik Journal Vol 8, No 2 (2025): Vol. 8 No. 2 Juni 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v8i2.6009

Abstract

Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) merupakan salah satu perguruan tinggi yang banyak diminati oleh masyarakat Kabupaten Papua Barat Daya dan sekitarnya. Keberadaan kampus ini menjadi faktor penarik mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah untuk datang memenuhi kebutuhan pendidikan. Faktor penarik ini kemudian menimbulkan adanya pergerakan menuju ke kampus. Hal ini menuntut ketersediaan beragam moda transportasi yang dapat memenuhi kebutuhan mobilitas mereka. Perbedaan pilihan moda transportasi mahasiswa menuju kampus menunjukkan adanya faktor-faktor yang perlu dikaji lebih lanjut. Variable yang digunakan untuk mendukung penelitian ini yaitu karakteristik mahasiswa Unamin yang meliputi lokasi tinggal, uang saku bulanan dan kepemilikan kendaraan pribadi, serta faktor penentu pemilihan moda transportasi yang meliputi jarak menuju ke kampus, waktu tempuh dan biaya perjalanan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan alat analisis distribusi frekuensi. Dari hasil penelitian didapatkan 5 moda transportasi yaitu berjalan kaki, menggunakan mobil pribadi, motor pribadi, angkutan umum dan transportasi online. Poporsi alasan pemilihan moda transportasi menuju kampus yaitu faktor biaya perjalanan (23%), uang saku bulanan (16%), jarak tempuh (14%) dan waktu perjalanan (6%). 
Pendampingan Perencanaan Lanskap Pantai Lubang Pantai di Kampung Batu Lubang Bantai Distrik Makbon Kabupaten Sorong Zulkarnain, Laode Muhammad; La Ibal; Fitriyani; Murni; Felix Baru; Hilmi Hilmansyah; Endang Abu Bakar; Ummi Hanifah M.; Rahful A. Madaul
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4689

Abstract

Kegiatan pendampingan perencanaan lanskap di Pantai Lubang Pantai, Kampung Batu Lubang Bantai, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, bertujuan untuk merumuskan arah pengembangan kawasan yang selaras dengan potensi alam dan kearifan lokal. Pantai ini memiliki keunikan geologis berupa lubang alami di tebing pantai yang menjadi daya tarik utama, serta vegetasi pesisir yang masih terjaga. Melalui observasi lapangan dan diskusi kelompok bersama masyarakat, diperoleh informasi mengenai kondisi eksisting, nilai-nilai budaya, serta aspirasi lokal dalam pengembangan kawasan. Hasilnya berupa rancangan zonasi lanskap yang mencakup zona konservasi, edukasi, rekreasi, dan penunjang, yang diharapkan mampu mendorong pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat secara berkelanjutan. Pendekatan partisipatif dalam proses perencanaan menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan, relevansi lokal, dan penerimaan sosial atas rancangan yang dihasilkan.
Pendampingan Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Kampung Aimo, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong Ibal, La; Madaul, Rahful A.; Hilmansyah, Hilmi; Marshush, Ummi Hanifah; Abubakar, Endang; Murni, Murni; Salam, Rahmi Ariani; Wulandari, Mega; Widodo, Slamet; Klau, Stevanus Viki
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i2.584

Abstract

The Village Medium-Term Development Plan (RPJMDes) serves as a fundamental framework for steering village development across a six-year span. Nevertheless, numerous villages encounter significant obstacles in drafting this plan, primarily due to constrained human resources and a lack of technical proficiency. This community engagement initiative seeks to support the local administration of Aimo Village in formulating an RPJMDes that prioritizes community involvement, relies on accurate data, and adheres to regulatory standards. The approach adopted encompasses capacity-building sessions, collaborative dialogues, and hands-on technical guidance. Findings reveal that a preliminary version of the RPJMDes was effectively crafted, incorporating the village leader’s vision and mission, strategic policy outlines, and a structured set of priority development initiatives. Furthermore, the process bolstered the skills of village officials and fostered greater public engagement in shaping development plans.
Sosialisasi dan Pelatihan Penerapan Teknologi yang Tepat untuk Pengelolaan Limbah Rumah Tangga di Kampung Arar Kabupaten Sorong Rahmatullah, Azwar; Ibal, La; Maysyurah, Alfina; Murni; Nurbia; Yasin, Azalia Fajri; Marasabessy, Umar R.; Madaul, Rahful A.; Abubakar, Endang
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): October
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v3i2.227

Abstract

Household waste management in Sorong Regency, especially in Arar Village, faces major challenges in reducing negative impacts on the environment. One effective solution is processing organic waste into liquid organic fertilizer (POC). This fertilizer not only reduces the amount of waste but can also increase soil fertility and support more sustainable agriculture. The Community Service Program (PKM) implemented in Arar Village aims to provide training to the community, farmer groups, and PKK mothers on how to make POC from household waste. The methods used in this program include socialization, training, and direct practice of making liquid organic fertilizer using natural ingredients and bioactivators such as EM4. After the training, 80 percent of participants successfully applied the knowledge gained to produce liquid organic fertilizer, which has been proven to increase agricultural yields and support environmental sustainability. The evaluation results show that this program provides significant benefits in reducing dependence on chemical fertilizers and increasing public awareness of the importance of environmentally friendly waste management.