Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

EDUKASI PENGUKURAN PANJANG BADAN IKAN KAKAP DAN KERAPU DI PASAR IKAN TANJUNG LUAR, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Gigentika, Soraya; Ikhwanushafa, Muhammad Kahfika; Ramadani, Baiq Isna Rizki; Aini, Muslihuddin
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2655

Abstract

Ketersediaan data panjang badan ikan yang akurat menjadi elemen penting dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan, khususnya untuk komoditas ekonomis seperti kakap dan kerapu di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, rendahnya partisipasi nelayan dan pengumpul ikan dalam pengumpulan data biologis disebabkan kurangnya pemahaman teknis. Tujuan dari kegiatan edukasi ini adalah nelayan dan pengumpul ikan kakap dan kerapu memiliki pemahaman tentang bagian-bagian tubuh ikan, jenis pengukuran (panjang total, panjang standar), cara penggunaan alat ukur, serta metode pencatatan dan pelaporan data yang sesuai dengan standar ilmiah. Metode pelaksanaan dilakukan pada April 2025 melalui pendekatan andragogi berbasis partisipasi, yang meliputi sosialisasi, penyampaian materi, dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan nelayan dan pengumpul ikan kakap dan kerapu di Pasar Ikan Tanjung Luar dalam mengenali bagian tubuh ikan, menentukan jenis panjang (total, standar, cagak), menggunakan alat ukur dengan benar, serta melakukan pencatatan data secara sistematis. Edukasi ini juga menumbuhkan kesadaran pentingnya mematuhi ukuran minimum tangkap sesuai regulasi daerah, sehingga mendukung ketersediaan stok ikan secara berkelanjutan. Kesimpulannya, kegiatan edukasi pengukuran panjang badan ikan ini efektif meningkatkan literasi teknis masyarakat pesisir dan diharapkan mampu memperbaiki kualitas data perikanan di tingkat tapak. Ke depan, diperlukan pendampingan rutin, penyediaan sarana ukur yang memadai, serta pelatihan lanjutan agar praktik pengukuran dan pendataan dapat dilaksanakan secara konsisten oleh nelayan dan pengumpul ikan kakap dan kerapu di Pasar Ikan Tanjung Luar.
Peningkatan Produktivitas Budidaya Pertanian Melalui Sitetes di Kabupaten Lombok Timur Iskandar, Muhammad Joni; Anwar, Muhammad; Aini, Muslihuddin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4202

Abstract

Perubahan iklim yang tidak menentu terutama tingginya intensitas curah hujan menyebabkan risiko gagal panen petani tembakau tinggi. Apabila risiko ini tidak diantisipasi dengan baik akan berpengaruh terhadap produktivitas dan produksi hasil petani. Permasalahan utama Kelompok Tani Bareng Bersinar 2 didalam meningkatkan produktivitas usahataninya adalah inefisiensi pemeliharaan tanaman terutama teknik pengairan. Sampai saat ini petani masih menggunakan metode tradisional guna pengairan tanaman. Cara kerjanya adalah petani menyodorkan selang pada setiap sela tanaman. Metode ini lebih banyak membutuhkan tenaga dan waktu pengerjaan bahkan korbanan biaya juga tinggi. Dengan demikian tujuan pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan penggunaan sistem irigasi tetes guna meningkatkan produktivitas budidaya pertanian petani. Metode guna pemecahan masalah petani mitra menggunakan pendekatan Participatory Action Programs (transfer knoladge dan transfer technology). Hasil pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata anggota petani mitra memiliki kemampuan dan pengetahuan lebih dari 80 persen setelah mengikuti pelatihan SITETES. Indikator perancangan dan pembangunan sistem irigasi tetes, manfaat dan fungsi, cara kerja dan kemudahan operasional memberikan skor pemahanan petani tidak kurang dari 80 persen. Artinya petani secara teknis sudah bisa menerapkan teknologi sistem irigasi tetes pada saat budidaya usahataninya.
Food Safety Education for Processing and Marketing Groups (Poklahsar) in East Lombok Regency Aini, Muslihuddin; Hurul'in, Ruhma Ruksalana
Marine Kreatif Vol 8, No 2 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i2.10147

Abstract

Food safety is a crucial aspect that must be considered in the production of processed foods to ensure the quality and health of products consumed by the public. East Lombok Regency has several Fish Processing and Marketing Groups (Poklahsar) that require capacity building through food safety training. This activity aims to provide understanding and skills to Poklahsar in three coastal villages, namely Sugian Village, Labuhan Haji Village, and Tanjung Luar Village, regarding good food safety practices. Through pre-test stages, material delivery, and post-test, this training is expected to enhance participants' knowledge of food safety and assist them in obtaining the necessary certification for product legality. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of food safety, which is an essential prerequisite for obtaining a Home Industry Food Production (PIRT) permit. This legality will support the broader market reach of Poklahsar products, both locally and nationally.
Analysis of the Production Potential of Forest Products and Income for Community Groups in the Moyo Satonda National Park Muslihuddin Aini; Zia Zannititah Pawana; Muhammad Yusri; Kurniasaputra; Didik Firmansyah Yamin; Paskah Roeliesto Leosae
Jurnal Hutan dan Masyarakat VOLUME 18 NO 1, JULI 2026
Publisher : Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/jhm.v18i1.47105

Abstract

This study examines the production potential and income of buffer communities around Moyo Satonda National Park, West Nusa Tenggara. Five groups were analyzed: sesame, cashew, wild honey, marine tourism, and ecotourism. Data were collected through focus group discussions, interviews, observations, and documentation; descriptive analysis used triangulation. Findings show that sesame and cashew are the backbone of household economies, providing the highest production and income. Meanwhile, wild honey, marine tourism, and ecotourism act as livelihood diversification, reducing dependence on single commodities and supporting sustainable practices. This pattern reflects community-based conservation and sustainable livelihood frameworks, highlighting local participation in resource management with economic benefits. Socio-economic impacts include improved welfare and reduced reliance Socio-economic impacts include improved welfare and reduced reliance on forest encroachment, unsustainable forest resource extraction, wildlife hunting, and other environmentally damaging practices. Remaining challenges involve limited market access, basic post-harvest technology, and weak group management. The study recommends capacity building, broader market access and branding, supportive policies, and integrated diversification to strengthen community resilience and ensure ecosystem sustainability.
Enhancing Fishery Product Processing Capacity of Poklahsar Group in Padak Guar Village Muslihuddin Aini; Pawana Zia Zannititah; Huurul’in Ruhma Ruksalana
DEVOTIONIS Volume 3, Issue 1, January 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/dvs.v3i1.187

Abstract

This community service activity was conducted to enhance the capacity of the Fish Processing and Marketing Group (Poklahsar) Amertha Bahari in Padak Guar Village, Sambelia District, East Lombok Regency. Coastal communities often face challenges in optimizing the economic value of fishery resources due to limited processing skills, insufficient understanding of food safety standards, and weak capacity in basic business management. These conditions result in low value-added fishery products and limited income opportunities. Therefore, this program aimed to improve participants’ knowledge and skills in fishery product processing, food safety practices, product diversification, and cost of production calculation. The activity was implemented using a participatory training approach that combined theoretical explanations and practical sessions. The program was carried out in one day and included stages of preparation, material delivery, hands-on practice, and evaluation. Training materials covered food safety standards, hygienic handling of fishery products, processing techniques for fish-based products such as fish crackers and fish balls, and calculation of cost of production (HPP) as a basis for determining appropriate selling prices. Evaluation was conducted through observation of participant engagement, assessment of skill mastery during practical sessions, and interactive discussions. The results showed an improvement in participants’ understanding of food safety principles, processing procedures, and basic cost calculations. Participants were able to independently practice the production of fish crackers and fish balls and demonstrated readiness to diversify products into other fish-based processed foods. Overall, this activity contributed positively to strengthening community capacity, increasing the value addition of fishery products, and supporting sustainable livelihoods. Continued mentoring and institutional support are recommended to ensure the long-term sustainability of similar community service programs.
PENDAMPINGAN KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM PENDATAAN PENDARATAN GURITA UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN SUMBER DAYA IKAN BERKELANJUTAN DI SELAT ALAS Muslihuddin Aini; Iqlima Putri; Dinda Kharisma Hafizah; Soraya Gigentika; Ayu Adhita Damayanti; M. Junaidi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3220

Abstract

The Alas Strait is a marine area with abundant potential of octopus (Octopus cyanea), serving as a primary livelihood source for coastal communities in Seruni Mumbul and Seriwe Villages, East Lombok Regency. However, the lack of catch landing data has become a major challenge in achieving sustainable fisheries management. This activity aimed to enhance community capacity and participation in recording octopus landing data through a participatory approach. The method consisted of two main stages: socialization and technical training. The results showed an improvement in community understanding of the importance of fisheries data, as well as their ability to routinely record catch information, including the number, size, location, and time of landings. In addition, local collectors were involved as they have direct access to fishers’ catches. The data collected are valuable as a basis for management policies, such as the establishment of conservation zones and seasonal closures. This activity strengthened the role of the community as an essential part of the fisheries resource management system. The findings suggest that community involvement in octopus landing data collection directly supports the development of a participatory, adaptive, and sustainable management system.
PENINGKATAN EFEKTIVITAS PRODUKSI TERASI REBON MELALUI SISTEM HYGIEDRY RECTANGULAR DI DESA JEROWARU, LOMBOK TIMUR Handri Jurya Parmi; Muslihuddin Aini; Lalu Nova Saza Yusma; Junaidi Junaidi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3352

Abstract

Jerowaru Village is the largest center for rebon shrimp paste production in East Lombok. The traditional sun-drying process, which depends on weather conditions, often hinders production and reduces product quality. In addition, the group’s business management lacks the ability to determine accurate production costs. These issues lead to low efficiency and profitability, thus requiring technological innovation and improved business management capacity. This program aims to improve production effectiveness and business management of the Askia Duta Group through the implementation of the HygieDry Rectangular system, CPPOB training, and Excel-based cost calculation. The methods included program socialization, CPPOB training, cost of goods sold (COGS) training, implementation of the HygieDry Rectangular system, mentoring, and evaluation. Evaluation was carried out using pre- and post-tests and field observations to assess knowledge improvement and production capacity changes. The CPPOB training increased participants’ knowledge scores to 80–100%, while the COGS training achieved similar improvements. The implementation of the HygieDry Rectangular system increased production capacity from 25 kg to 100 kg per batch, accelerated drying by 30%, and produced more hygienic products. The group’s ability to calculate costs and determine selling prices also improved significantly. The program enhanced product quality, reduced production time, and is projected to increase revenue by 20–30% within six months. The program successfully improved production capacity, product quality, and business management skills, strengthening the competitiveness and sustainability of coastal MSMEs.
Konsentrasi Dan Distribusi Nutrien Nitrat, Fosfat, Dan Amoniak Di Perairan Seruni Mumbul, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat Zulfana Putri; Chandrika Eka Larasati; Soraya Gigentika; Muslihuddin Aini; Misbahul Umam; Syaeful Bachri
Arborescent Journal Vol 3 No 3 (2026): Juni - September (In Progress)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/arj.v3i3.1737

Abstract

Perairan pesisir menerima berbagai masukan nutrien dari lingkungan sekitar sehingga konsentrasi nitrat, fosfat, dan amoniak dapat menunjukkan variasi spasial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi dan distribusi spasial nitrat, fosfat, dan amoniak serta menggambarkan kondisi fisika-kimia perairan di Perairan Seruni Mumbul, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Penelitian dilakukan pada tiga stasiun dengan dua kali ulangan pada April 2026. Parameter fisika-kimia yang diukur meliputi suhu, pH, salinitas, dan kecerahan, sedangkan parameter nutrien meliputi nitrat, fosfat, dan amoniak. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan standar deviasi untuk menggambarkan variasi konsentrasi antarstasiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu berkisar antara 32,90–33,70 °C, pH 7,33–7,49, salinitas 20,00–25,00‰, dan kecerahan 0,80–3,80 m. Konsentrasi nitrat berkisar antara 0,63–0,84 mg/L, dengan nilai tertinggi pada Stasiun 3 sebesar 0,84 ± 0,06 mg/L. Konsentrasi fosfat berkisar antara 0,00–0,03 mg/L dan amoniak berkisar antara 0,00–0,04 mg/L, dengan konsentrasi tertinggi keduanya ditemukan pada Stasiun 2, masing-masing sebesar 0,03 ± 0,04 mg/L dan 0,04 ± 0,01 mg/L. Hasil tersebut menunjukkan adanya variasi spasial konsentrasi nutrien antarstasiun. Variasi tersebut dapat diinterpretasikan dalam konteks perbedaan kondisi fisika-kimia dan karakteristik lingkungan perairan, tetapi tidak dapat digunakan untuk menentukan sumber maupun hubungan sebab-akibat karena penelitian ini tidak mengukur beban masukan nutrien, bahan organik, laju transformasi nutrien, dan hidrodinamika secara langsung. Hasil penelitian menyediakan baseline data mengenai konsentrasi dan distribusi spasial nitrat, fosfat, dan amoniak yang dapat menjadi dasar pemantauan kondisi nutrien serta penelitian lanjutan di Perairan Seruni Mumbul.
Analisis Peningkatan Produktifitas Udang Vaname Melalui SIMORIKA di Desa Sukadana Lombok Utara Handri Jurya Parmi; Muslihuddin Aini
Vol 15 No 4 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i4.1630

Abstract

This study aims to analyze the effect of the implementation of the Water Quality Monitoring and Control System (SIMORIKA) on increasing the productivity of Vaname shrimp cultivation in Sukadana Village, North Lombok Regency. SIMORIKA is a technology-based innovation that allows farmers to monitor water quality in real-time, so that cultivation decisions can be made quickly and accurately. The research method used is a quantitative approach with a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest model. The results showed that after the implementation of SIMORIKA, there was a significant increase in Vaname shrimp productivity, as measured by the survival rate (SR), harvest weight, and feed efficiency. These findings indicate that monitoring technology such as SIMORIKA has great potential in supporting the sustainability and efficiency of the aquaculture sector.