Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Lentera Pustaka

Indigenous Knowledge of Javanese in the Radya Pustaka Museum Collections Nurislaminingsih, Rizki; Heriyanto, Heriyanto; Bakry, Gema Nusantara; Prasetyawan, Yanuar Yoga
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v10i1.63940

Abstract

Radya Pustaka Museum is a museum that represents Javanese culture. The collections in the museum are proof of the indigenous knowledge of the people in making cultural products. This research aims to identify Javanese indigenous knowledge based on the Radya Pustaka Museum collections. Therefore, qualitative research was used with a museum study approach to identify types of indigenous knowledge based on various museum collections. The results of the research show that indigenous knowledge represented in the collection at the Radya Pustaka Museum is how to make Javanese men's headgear (blangkon), turn tree bark into paper (daluang), use palm leaves (lontar) as a writing medium, cast copper for writing media, turn metal into various weapons, making puppets (from animal skin and wood), creating traditional orchestral musical instruments (gamelan), mastering Javanese astrology (pawukon), turning a hill into a burial complex, assembling a traditional cruise ship, understanding the health benefits from coconut water, and making natural paint, natural dyes, and glue. This research found that the indigenous knowledge behind gamelan is not only about how to make musical instruments and how to create notes, but there is also knowledge about mental health. Music produced from gamelan can calm the mind, facilitate concentration, and increase enthusiasm for living life. Another finding is that there is ethnomathematics implicit in the Imogiri burial complex. The results of this research can be a reference source for further research on local knowledge management in information institutions, especially museums, so that employees can service the knowledge behind the collections.
Pemetaan Pengetahuan Lokal Sunda dalam Koleksi di Museum Sri Baduga Nurislaminingsih, Rizki; Erwina, Wina; Rohman, Asep Saeful
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 5, No 2 (2019): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v5i2.26426

Abstract

Artefak di Museum Sri Baduga menyimpan keragaman pengetahuan lokal tentang budaya Sunda. Hal ini menjadi penting untuk dikaji sebab masyarakat di tanah Pasundan memiliki kearifan yang agung sebagai identitas kesukuan selama ratusan hingga ribuan tahun lamanya. Meski masyarakat terus mengalami pergantian generasi, keluhuran tersebut masih dapat digali melalui benda-benda peninggalan mereka, salah satunya melalui museum bentukkan pemerintah Jawa-Barat, yakni Museum Sri Baduga. Dengan demikian aneka jenis koleksi menjadi bukti fisik akan pengetahuan yang dikuasai masyarakat di penjuru Jawa-Barat. Tujuan penelitian ini adalah memetakan pengetahuan lokal Sunda yang terdapat dalam koleksi di Museum Sri Baduga, oleh sebab itu digunakan penelitian kualitatif dengan strategi naratif serta metode pengumpulan data melalui interpretasi dokumen kebudayaan di museum tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat terbagi dalam kemampuan membuat kain tradisional, mata pencaharian, tata kota, alat penerangan, kerajinan tangan, industri kecil pande besi, penanggalan, kesenian, permainan anak-anak, serta bahasa dan aksara. Penelitian ini bermanfaat sebagai sumber informasi bagi siapa saja yang memiliki minat utuk meneliti tentang pengetahuan lokal, khususnya di tatar Sunda. Pengelompokkan pengetahuan ini memudahkan pembaca dalam memilah pengetahuan apa saja yang dikuasai masyarakat Sunda sehingga bisa menjadi rujukan untuk penelitian selanjutnya atau penelitian sejenis yang lebih mendalam.
Persepsi Pemustaka Berdasarkan Stratifikasi Sosial Pendidikan Terhadap Fungsi Perpustakaan Sebagai Tempat Penyimpanan Hasil Karya Manusia Nurislaminingsih, Rizki
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 2, No 2 (2016): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.864 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v2i2.13478

Abstract

Gambaran perpustakaan sebagai tempat penyimpanan buku merupakan stigma yang sulit untuk dihilangkan hingga saat ini. Kecanggihan perangkat teknologi dan internet yang ada di perpustakaan belum juga mampu mengikis paradigma perpustakaan sebagai gudang buku. Perpustakaan Kota Yogyakarta menjadi salah satu contoh perpustakaan yang tidak memiliki kesan kaku. Bangunan perpustakaan yang mirip sebuah rumah, layanan internet dan koleksi audio visual membuat perpustakaan tersebut menjadi tempat belajar yang menyenangkan. Hal ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang berbeda latar belakang pendidikan. Perbedaan stratifikasi sosial pendidikan pemustaka menimbulkan beragam persepsi tentang fungsi perpustakaan sebagai tempat penyimpanan hasil karya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap fungsi penyimpanan di perpustakaan, yakni sebagai tempat penyimpanan buku dan koleksi digital. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif digunakan dalam penelitian ini guna menggali persepsi pemustaka secara lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukan perpustakaan dipersepsikan sebagai gudang buku dan gudang pengetahuan. Informan menjelaskan hasil karya manusia yang tersimpan di perpustakaan berupa buku pelajaran, buku cerita, peta, buku fiksi, jurnal, surat kabar, majalah, koleksi referensi, hasil penelitian, bacaan umum dan bacaan untuk anak-anak. Perpustakaan juga dipersepsikan sebagai tempat penyimpanan hasil karya seseorang (buku dan pengetahuan) dalam bentuk digital yang kemudian dilayankan secara online.
Pemetaan Pengetahuan Eksplisit Tentang COVID-19 pada Website Perpustakaan Nurislaminingsih, Rizki; Sukaesih, Sukaesih
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 6, No 2 (2020): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v6i2.32335

Abstract

Kewajiban utama perpustakaan adalah menyebarkan pengetahuan. Melihat dampak besar yang ditimbulkan COVID-19 pada kesehatan maupun sosial, maka sudah selayaknya perpustakaan secara rutin memberikan pengetahuan tentang pencegahan, aktivitas yang tepat saat lockdown, cara menghindari stress, atau pengumuman penting lainnya tentang perkembangan virus Corona. Website dapat menjadi jembatan penghubung antara perpustakaan dengan kebutuhan pengetahuan masyarakat. Website merupakan representasi dari sebuah perpustakaan yang bersifat maya sebagai penyimpan sekaligus penyebar pengetahuan tentang COVID-19 yang dibutuhkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan pengetahuan eksplisit tentang COVID-19 pada website perpustakaan melalui analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 perpustakaan yang membagikan pengetahuan tentang COVID-19 melalui website yaitu Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Banten, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Perpusatakaan Badan Standardisasi Nasional dan Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Website tersebut mengunggah tema literasi, tips dan trik hidup sehat selama wabah, menikmati waktu, kesehatan psikis, efek COVID-19, tips bepergian, tips bekerja di kantor, informasi kesehatan, serta karakter, penularan dan pencegahan COVID-19. Kesimpulan penelitian ini adalah website dari 4 perpustakaan yang menjadi sampel pada penelitian ini mengunggah pengetahuan tentang COVID-19 dengan berbagai tema seperti literasi corona, kiat hidup sehat fisik dan psikis selama masa pandemi, tips beraktivitas di dalam dan luar rumah yang aman, hingga informasi tentang penularan dan pencegahan virus Corona.