Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

KEPUASAN PEMUSTAKA PENYANDANG DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN PADA LAYANAN PERPUSTAKAAN BALAI BESAR REHABILITASI SOSIAL BINA GRAHITA (BBRSBG) KARTINI DI TEMANGGUNG Setyaningtyas, Eri; Nurislaminingsih, Rizki
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.684 KB)

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi kepuasan pemustaka Penyandang Disabilitas Intelektual (PDI) ringan pada layananPerpustakaan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini di Temanggung. BBRSBG Kartinimerupakan lembaga pemerintahan di bawah Kementrian Sosial RI, secara khusus menangani PDI dan merupakanbalai rehabilitasi PDI terbesar di Indonesia. Perpustakaan BBRSBG Kartini merupakan perpustakan khusus dimanapemustaka utamanya adalah PDI, sebagai sumber penyokong intelektual perpustakaan harus melayani pemustakadengan keterbatasan intelektual demi melaksanakan fungsinya dan memenuhi kesetaraan hak PDI atas informasi.Desain dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Penelitian ini menggunakanmetode LibQual+TM berdasarkan 3 dimensi yaitu Affect of Service, Information Control dan Library as Place.Responden diminta untuk menilai presepsi, harapan minimum dan harapan ideal terhadap 16 pertanyaan mengenailayanan perpustakaan. Analisis kepuasan diperoleh dari selisih antara nilai harapan dan persepsi. Berdasarkan hasilpenelitian, secara umum pemustaka PDI cukup puas pada layanan dengan nilai pada persepsi 7,58, nilai harapanminimum sebesar 6,39, nilai harapan ideal sebesar 7,62, dengan nilai hasil AG sebesar 1,19 dan SG -0,04. Berdasarkanvariabel, kepuasan terendah pada dimensi Information Control pada persepsi mendapat skor 7,22, nilai harapanminimum sebesar 6,37, nilai harapan ideal sebesar 7,59, dengan hasil nilai AG sebesar 0,85 dan SG -0,37. NilaiLibrary as Place pada skor persepsi mendapat angka 7,56, nilai harapan minimum 6,28, nilai harapan ideal sebesar7,56, dengan hasil AG 1,28 dan SG 0. Nilai Affect of Service merupakan dimensi yang mendapat tingkat kepuasanpaling tinggi diantara dimensi-dimensi lainnya dengan skor persepsi 7,94, nilai harapan minimum 6,49, nilai harapanideal sebesar 7,69, dengan hasil AG 1,45 dan SG 0,25.
Analisis Kegiatan Outing sebagai Media Promosi di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Warung Pasinaon Kecamatan Bergas Kabuaten Semarang Rahayu, Rindang Rizky; Nurislaminingsih, Rizki
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.808 KB)

Abstract

ujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektif tidaknya media promosi (kegiatan outing) sebagaisalah satu bentuk promosi yang dilakukan Taman Bacaan Masyarakat Warung Pasinaon. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Metode pengumpulandata yang dilakukan yaitu menggunakan kuesioner dan observasi. Teknik pengumpulan data yangdilakukan yaiut kuesioner dengan pertanyaan tertutup dan observasi partisipatif moderat. Sampel dalampenelitian ini berjumlah 58 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistikdeskriptif dengan menggunakan distribusi frekuensi dan analisis koefisien korelasi Spearman. Hasil analisis yangdilakukan dengan koefisien korelasi Spearman adalah 0,616 dengan pengujian hipotesis nilai sig hitung adalah0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima.Dengan analisis data yang telah dilakukan, dapatdisimpulkan bahwa media promosi (kegiatan outing) yang digunakan efektif sebagai salah satu bentukpromosi yang dilakukan TBM Warung Pasinaon Kabupaten Semarang. Hal ini dibuktikan dengan hasilanalisis koefisien korelasi Spearman yang berjumlah 0, 616 atau 61,1% yang berarti memiliki hubunganyang cukup atau sedang.
PENGARUH KEBIJAKAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH DI E-JOURNAL TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI MENULIS KARYA ILMIAH MAHASISWA ILMU PERPUSTAKAAN FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG TAHUN 2009 Ratnasari, Galuh; Nurislaminingsih, Rizki
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.692 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Pengaruh Kebijakan Publikasi Karya Ilmiah di E-Journalterhadap Peningkatan Motivasi Menulis Karya Ilmiah Mahasiswa Ilmu Perpustakaan FakultasIlmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang Tahun 2009”. Tujuan penelitian ini adalah:untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kebijakan Publikasi Karya Ilmiah di E-Journalterhadap peningkatan motivasi menulis karya ilmiah mahasiswa Ilmu Perpustakaan UniversitasDiponegoro Semarang Tahun 2009. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif.Sampel penelitian diambil secara persentase dan ditetapkan 50% dari populasi. Adapunpenetapan responden yang dijadikan sampel secara random sampling dengan teknik ordinal, dandiperoleh setiap nomor ganjil pada daftar populasi. Data dikumpulkan melalui angket,wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan Analisis Regresi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada pengaruh Kebijakan Publikasi Karya Ilmiah di E-Journal sebagaivariable independen terhadap Peningkatan Motivasi Menulis Karya Ilmiah Mahasiswa,betapapun pengaruh tersebut hanya sebesar 33,6%, sedangkan selebihnya yaitu yang 66,4%karena pengaruh dari faktor lain di luar penelitian ini. Dari F-test dan t-tes dibuktikan bahwa.Berdasarkan F-test dan t-test, Ho ditolak dan H1 diterima, artinya Kebijakan Publikasi KaryaIlmiah di E-Journal berpengaruh terhadap Peningkatan motivasi Menulis Karya IlmiahMahasiswa Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang Tahun2009.
IMPLEMENTASI UJI KOMPETENSI PUSTAKAWAN PADA JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN DAN ANGKA KREDITNYA DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH Lestari, Putri Indah; Nurislaminingsih, Rizki
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.275 KB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Implementasi uji kompetensi pustakawan pada jabatan fungisonal pustakawan danangka kreditnya di dinas kearsipan dan perpustakaan Provinsi Jawa Tengah”. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui bagaimana implementasi dan dampak uji kompetensi pustakawan di dinas kearsipandan perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus.Informan dalam penelitian ini adalah pustakawan dinas kearsipan dan perpustakaan wilayah jawa tengahsesuai dengan kriteria informan kualitatif, analisis data menggunakan reduksi data. Hasil penelitianmenunjukan bahwa pustakawan wajib melaksanakan uji kompetensi pustakawan.Sebab syarat mutlakuntuk pengajuan kenaikan jenjang jabatan fungsional yang sudah ditentukan oleh Perpustakaan NasionalRepublik Indonesia, yang disertai dengan daftar usul penetapan angka kredit dan persyaratan lainnyayang menunjang kenaikan jabatan. Penerapan uji kompetensi berpengaruh pada kegiatan ataupun tugaspustakawan untuk lebih bisa melaksanakan kegiatan yang sudah tertulis pada buku Peraturan MenteriPendayagunaan tentang petunjuk teknis pustakawan No. 14 tahun 2015 dan jabatan fungsionalpustakawan.
PEMBERDAYAAN PROGRAM KREATIVITAS IBU PKK DI RUMAH BELAJAR MODERN DESA BANGUNHARJO KECAMATAN SEWON KABUPATEN BANTUL Achmadj, Indra Bagus Alfi; Nurislaminingsih, Rizki
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.081 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemberdayaan Program Kreativitas Ibu PKK Di Rumah Belajar ModernKecamatan Sewon Kabupaten Bantul”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: pemberdayaanprogram kreativitas Ibu PKK di Rumah Belajar Modern, hasil yang dicapai dari kegiatan pemberdayaanprogram kreativitas, faktor pendukung dan penghambat kegiatan pemberdayaan program kreativitasIBU PKK di Rumah Belajar Modern. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif denganmenggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek penelitian dengan melibatkan pustakawan RBM,pegawai BPAD DIY dan peserta pemberdayaan program kreativitas. Metode pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilengkapi dengan daftarpedoman wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, displaydata, verifikasi data, penarikan kesimpulan serta mengecek keabsahan data dengan menggunakantriangulasi sumber. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan melalui programkreativitas dilakukan melalui beberapa tahap terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.Hasil yang dicapai dari pemberdayaan melalui program kreativitas adalah adanya peningkatankreativitas yang dirasakan oleh peserta, para peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh, danprogram kreativitas mampu mendorong para peserta menjadi pelaku usaha mandiri. Faktor pendukungprogram adalah adanya antusiasme peserta dan sarana prasarana pelatihan yang memadai. Adapunfaktor penghambat yaitu jumlah jam pembelajaran yang masih kurang.
PERILAKU INFORMASI JURNALIS SUARA MERDEKA DAERAH SEMARANG Mohafic, Mohafic; Nurislaminingsih, Rizki
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.792 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencarian informasi oleh jurnalis Suara Merdeka DaerahSemarang dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif denganmetode pengumpulan data yang berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa kebutuhan informasi jurnalis Suara Merdeka adalah informasi yang berkaitan denganmasing-masing bidang. Pencarian informasi yang dilakukan oleh jurnalis Suara Merdeka terdiri dari empattahap yaitu passive attention, passive search, active search, dan on going search. Tahap passive attentionketikajurnalis secara tidak sengaja menemukan informasi. Kemudian tahap passive searchketika jurnalis melakukanpengecekan terhadap informasi yang diperolehnya. Selanjutnya Tahap active searchyaitu jurnalis mencari danmemilih informasi yang dibutuhkannya secara aktif. Kemudian yang terakhir tahap on going search yaitu padatahap ini jurnalis membuat kerangka dasar dan melakukan perbaikan beserta perluasan kerangka dasar berita.
OTORITAS BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH (BPAD) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA SEBAGAI KOORDINATOR KERJA SAMA DAN JARINGAN JOGJA LIBRARY FOR ALL Anas, Raki Faisal; Nurislaminingsih, Rizki
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.425 KB)

Abstract

Kegiatan jejaring perpustakaan di Indonesia tergolong masih jarang dilakukan oleh beberapaperpustakaan. Jumlah jaringan dan kerja sama perpustakaan masih sedikit, salah satunya adalahJogjalib for All. Jaringan perpustakaan ini merupakan jaringan antar perpustakaan di provinsiDaerah Istimewa Yogyakarta. Ada berbagai macam perpustakaan di dalamnya antara lainperpustakaan sekolah, umum, dan perguruan tinggi. Hal yang menarik adalah jaringanperpustakaan ini telah bertahan selama lebih dari satu dekade. Maka peneliti tertarik untukmeneliti proses manajerial, khususnya manajerial dari koordinator Jogjalib for All, yaitu BadanPerpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Daerah Istimewa Yogyakarta. Judul dari penelitian iniadalah “Otoritas Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Daerah Istimewa Yogyakartasebagai Koordinator dalam Kerja sama dan jaringan Jogjalib for All”. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mengetahui bagaimana otoritas/kewenangan yang dilakukan oleh BPAD DIY sebagaikoordinator dalam melakukan manajerial terhadap Jogjalib for All. Metodologi yang digunakanadalah kualitatif dengan metode naratif. Pengumpulan data pada penelitian ini hasil wawancaradengan informan Tim Pelaksana Kegiatan Pengembangan Jogjalib for All sejumlah 10 orang.Pemilihan informan tersebut dilakukan dengan cara non-probability sampling dengan bentukpurposive sampling. Hasil analisis yang didapatkan adalah BPAD DIY selaku koordinator jaringanperpustakaan telah melakukan tugasnya dengan baik. Kewenangan-kewenangan yang dilakukanoleh BPAD DIY tidak menunjukkan bahwa BPAD DIY merupakan koordinator yang otoriter.
ANALISIS BENTUK PERSONAL BRANDING PUSTAKAWAN MELALUI MEDIA SOSIAL (Studi Kasus Pada Akun Media Sosial Pustakawan di Kota Semarang, Salatiga, dan Yogyakarta) Inami, Dwi Ferra Lisia; Nurislaminingsih, Rizki
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.866 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk personal branding pustakawan melalui media sosialserta apa tujuan pustakawan melakukan upaya personal branding di media sosial. Penelitian ini menggunakanmetode deskriptif kualitatif dengan rancangan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode purposivesampling digunakan untuk memperoleh informan dalam penelitian ini dengan mengambil enam informan yangterlibat langsung. Hasil penelitian dari bentuk personal branding pustakawan melalui media sosial ditemukan bahwaterdapat informan yang memiliki spesialisasi dibidang pustakawan ilmuwan, terdapat informan dengan spesialisasidibidang SLiMS, terdapat informan dengan spesialisasi sebagai konsultan perpustakaan, terdapat pula informanyang memiliki spesialisasi dibidang kepenulisan (writer librarian), serta terdapat pula informan dengan spesialisasidalam pengembangan TI di perpustakaan. Tujuan pustakawan dalam membangun personal branding berbeda darisatu pustakawan dengan pustakawan lain, diantaranya untuk berbagi informasi, komunikasi,dokumentasi,pembentukan citra, eksistensi diri, sarana personal branding, serta penyalur aspirasi.
Biblioterapi Bagi Pasien Dalam Pengawasan dan Positif Covid-19 Nurislaminingsih, Rizki; Winoto, Yunus
LIBRARIA Vol 8, No 1 (2020): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v8i1.7461

Abstract

The Corona outbreak is causing concern for the community, especially for people who are declared Pasien Dalam Pengawasan and Positif COVID-19. Status of people with diseases that have a risk of death and can transmitte others is a cause of anxiety for them. The necessity of undergoing a period of isolation in the hospital resulted in boredom and boredom. This then becomes the patient's mental burden increasingly heavy. Seeing this reality, it takes an effort to calm their minds so as not to turn into depression. One thing that can be done is bibliotherapy. Therapy using this book is an easy and inexpensive therapy and can be done independently by patients without having to leave the treatment room. Under the supervision of psychiatric and psychology experts assisted by librarians as the appropriate book references, patients can treat themselves during the healing period. If this stage does not produce maximum results then continued with regular therapy in consultation with the two experts. Another thing that can be done by librarians to help reduce the burden on the patient's mind is to offer to be a discussion partner to review the contents of the book with the patient. In this activity the librarian does not play a role as a therapist, only as a facilitator so that patients are willing to read books and are enthusiastic to talk about the contents of the book. This is expected to be useful to divert the patient's attention so as not to remain in anxiety and dissolve in sadness.
Indigenous Knowledge of Javanese in the Radya Pustaka Museum Collections Nurislaminingsih, Rizki; Heriyanto, Heriyanto; Bakry, Gema Nusantara; Prasetyawan, Yanuar Yoga
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v10i1.63940

Abstract

Radya Pustaka Museum is a museum that represents Javanese culture. The collections in the museum are proof of the indigenous knowledge of the people in making cultural products. This research aims to identify Javanese indigenous knowledge based on the Radya Pustaka Museum collections. Therefore, qualitative research was used with a museum study approach to identify types of indigenous knowledge based on various museum collections. The results of the research show that indigenous knowledge represented in the collection at the Radya Pustaka Museum is how to make Javanese men's headgear (blangkon), turn tree bark into paper (daluang), use palm leaves (lontar) as a writing medium, cast copper for writing media, turn metal into various weapons, making puppets (from animal skin and wood), creating traditional orchestral musical instruments (gamelan), mastering Javanese astrology (pawukon), turning a hill into a burial complex, assembling a traditional cruise ship, understanding the health benefits from coconut water, and making natural paint, natural dyes, and glue. This research found that the indigenous knowledge behind gamelan is not only about how to make musical instruments and how to create notes, but there is also knowledge about mental health. Music produced from gamelan can calm the mind, facilitate concentration, and increase enthusiasm for living life. Another finding is that there is ethnomathematics implicit in the Imogiri burial complex. The results of this research can be a reference source for further research on local knowledge management in information institutions, especially museums, so that employees can service the knowledge behind the collections.