Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH ZAKAT TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DENGAN MODEL SHARIA CONFORMITY AND PROFITABILITY (SCnP) DI INDONESIA Etika, Citra; Fachri, Adib; Amalia, Ilma
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2024.vol7(1).16397

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh zakat terhadap kinerja keuangan dengan model Sharia Conformity dan Profitability (SCnP) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian menggunakan Bank Umum Syariah (BUS) yang terdaftar di Otorisasi Jasa Keuangan (OJK) periode 2018-2022. Sampel yang digunakan 7 Bank Umum Syariah (BUS) dengan tekhnik pemilihan sampel Purposive Sampling. Data yang digunakan data sekunder diperoleh dari laporan tahunan yang dipublikasi melalui website resmi masing-masing perbankan periode 2018-2022. Teknik analisis yang digunakan, analisis regresi data panel dengan aplikasi software Eviews-10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Zakat  berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (Sharia Conformity) di Indonesia. Sedangkan Zakat tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan (Profitability) di Indonesia. Kesimpulan penelitian ini kinerja keuangan (Sharia Conformity) Bank Umum Syariah telah menjalankan kegiatan penyaluran zakat secara prinsip syariah dan mengakibatkan sinyal investor/stakeholders meningkat untuk melakukan aktivitas kepada Bank Umum Syariah, selanjutnya kinerja keuangan (Profitability) di Indonesia, artinya masih terdapat beberapa Bank Umum Syariah yang belum memiliki kebijakan terkait pengeluaran zakat perusahaan sedangkan jika dilihat dari segi laba perusahaan Bank Umum Syariah telah memenuhi nisab untuk dikeluarkan zakatnya tetapi manajemen Bank Umum Syariah belum mengutamakan orientasi zakat dalam operasional perusahaan.
Ayat-Ayat Tentang Dakwah Nabi Muhammad SAW dalam Alqur’an: Aktualisasi dan Ideologi yang Berusaha Ditanamkan Amalia, Ilma; Fitriyani, Fitriyani; Nurbayti, Nissa
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Insanulhaq Cidadungu Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/t24ft067

Abstract

This article discusses one of the procedures of the Prophet Muhammad in developing the Islamic religion or what is usually called Da'wah. Knowledge about this da'wah can lead humans to become people who invite society toward the Creator. The number of people who want to show the true path of Islam alienates people from it, this cannot be separated from their level of understanding of the Prophet's preaching of Islam. The purpose of this article is to reveal the verses of the Qur'an about the preaching of the Prophet Muhammad SAW, how it is actualized today, and what ideology these verses want to instill. The research method applied by the author in this paper is a qualitative method with a descriptive approach. The results obtained by the author from the research that has been carried out are that there is an actualization of the Prophet Muhammad's preaching which leads to the preaching of love or preaching with a loving approach and the ideology of preaching that is attempted to be instilled in these preaching verses is the ideology of preaching.
Agama Sebagai Kebutuhan Manusia Modern Amalia, Ilma
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Insanulhaq Cidadungu Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/sibook.v2i1.18

Abstract

The Questions about religion always surround and occupy our minds. Nowadays, various problems arise that give birth to new ideologies in almost every religion. As time goes by, people are rethinking the need and function of religion in their lives. The purpose of writing this article is to explain religion as a basic need for every human being, including humans in this modern era. This article also discusses the definition of religion, the factors that encourage people to learn about religion, as well as the function and existence of religion in the modern era. The research method that the author uses in this article is a qualitative method with data sourced from library data. The findings obtained by the author through the research outlined in this article are that there are psychological factors that encourage humans to seek religion even though in their daily lives modern humans may avoid religious practices.
Penerapan Prinsip Polluter Pays Dalam Corporate State Responsibility: Perspektif Hukum Perusahaan Amalia, Ilma; Isma, Nor; Noviarani, Devi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 6.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan usaha dari Perusahaan Industrial menghasilkan limbah dan apabila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan pencemaran lingkungan hidup. Secara umum, sebuah Perusahaan harus melakukan Corporate State Responsibility untuk meciptakan reputasi baik dalam bisnis maupun dengan Masyarakat sekaligus tanggung jawab sosial. Adanya pencemaran merupakan bentuk pengingkaran dari Corporate State Responsibility itu sendiri. Di dalam regulasi Perusahaan belum mengatur secara konkret bentuk Corporate State Responsibility terhadap pencemaran lingkungan. Sehingga pelaksanaanya tidak optimal dalam penanggulangan serta pencegahan pencemaran yang terjadi. Pencemaran dari Perusahaan juga merupakan pelanggaran terhadap Regulasi Lingkungan Hidup. Sehingga, dalam hal ini dapat menggunakan regulasi Lingkungan Hidup, dalam penanganannya. Di dalam regulasi Lingkungan Hidup, terdapat prinsip Polluter Pays dimana pencemar dari suatu pencemaran adalah yang wajib untuk melakukan pertanggungjawaban. Penelitian dalam artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan yuridis normatid dan Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Penerapan prinsip polluter pays dalam corporate state responsibility Perusahaan terhadap lingkungan yang terindikasi tercemar maupun sebagai pencegahan pencemaran, diharapkan akan menimbulkan dampak yang positif bagi perusahaan, lingkungan dan sosial.
Analisis Putusan Mk Nomor 168/Puu-Xxi/2023: Implikasi Terhadap Perlindungan Hak Pekerja Di Indonesia Rusyiana, Rusyiana; Amalia, Ilma; Isma, Nor; Ardiyanto, Widi Pandu; Fahmi, Muhammad Wildan Aulia; Mawaddah, Diena; Noviarani, Devi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 7.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi yang cepat dipengaruhi oleh peningkatan Investasi serta penciptaan lapangan kerja. Adanya kebijakan harus dibarengi dengan regulasi yang diperbaharui. Peningkatan investasi yang dilakukan oleh pemerintah dibarengi dengan pembaharuan regulasi melalui Omnibus Law yang merupakan sekumpulan peraturan perundang-undangan yang mengatur segala aspek Cipta Kerja termasuk ketenagakerjaan. Namun, regulasi baru yang dibuat oleh pemerintah dalam implementasinya menimbulkan kerugian bagi para pekerja. Atas dasar tersebut diajukanlah gugatan Ke Mahkamah Konstitusi dengan hasil putusan MK No.168/PUU-XXI/2023. Di dalam penelitian ini akan berfokus terhadap Implikasi putusan tersebut terhadap Regulasi Ketenagakerjaan di Indonesia dan terhadap Perlindungan Hak-Hak Pekerja di Indonesia . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan yuridis normatif yakni melalui putusan Mahkamah Konstitusi serta sumber data lain seperti artikel, jurnal, buku serta karya ilmiah lainya. Berdasarkan penelitian ini Putusan MK No.168/PUU-XXI/2023 memiliki implikasi hukum terhadap Regulasi Ketenagakerjaan di Indonesia. Serta memiliki pengaruh yang positif bagi Perlindungan Hak-Hak Pekerja di Indonesia.
An Analysis of the Interpretation of Verses About Religious Pluralism in the Book of Tafsir Lubab at-Ta'wil fi Ma'ani at-Tanzil, Tafsir An-Nasafi, Tafsir Ruh Al-Ma'ani and Tibyan fi Tafsir Al-Qur'an (Study of Tafsir Muqaran ) Amalia, Ilma; Fitriana Lubis, Mumun; Komarudin, Edi
Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 7 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Khozinatul Ulum Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61941/iklila.v7i1.236

Abstract

Differences are inevitable, taking any form imaginable, from who gets to define right and wrong to who makes it to the afterlife. This is a question that sparks crucial discussions among religionists. Tafsir scholars certainly have their own interpretations of verses relating to the afterlife and views of salvation. Religious pluralism is something that is difficult to avoid, because it is impossible to gather various beliefs under one religious banner. However, can this plurality in religion be recognized by all religions or is it only a group of people who claim justification for themselves and their group who will truly gain salvation? Departing from this background, the author presents several discussions that will be discussed in this article, namely: the meaning of religious pluralism, verses from the Qur'an about religious pluralism, biographies of commentators, interpretation of pluralism verses according to tafsir books, as well as comparative writers of tafsir and the interpretation of the pluralism verses that they wrote in their tafsir. The purpose of this article is to reveal a comparison of the interpretation of pluralism verses and to compare the biographies of the authors in terms of their interpretation methodology. The method used by the author in this article is a qualitative method with a narrative study approach which focuses on the biography or background of each interpreter and their views on pluralism verses which are being widely studied at this time.
Penggunaan Semiotika Simbol Warna Dalam Visual Mushaf Al-Qur’an: Studi Kasus Penggunaan Al-Qur’an Hafalan Latin For Kids Di Daarul Qur’an Bahtera Solokan Jeruk Kabupaten Bandung Amalia, Ilma; Sya'ban, Ijal; Rusmana, Dadan
AL-DZIKRA: JURNAL STUDI ILMU AL-QUR'AN DAN AL-HADITS Vol 17 No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/002023171865800

Abstract

AbstractSemiotics as a science that becomes a bridge in understanding the sea of literature from the Qur'an is something that must be studied when studying the Qur'an. Of the many studies discussed in semiotics, one of them is the application of symbols in the Qur'an. In this modern era, the Al-Qur’an does not only appear with symbols indicating waqf but also appears with color symbols that represent tajwid and other artisans. This paper aims to reveal the results of research on color symbols in the Qur'anic mushaf in the modern era. The methodology used by the author in this paper is a qualitative method with a descriptive analysis approach. The results of the study show that the application of symbols in semiotic studies is evident in the Qur'an printed in the millennial era, especially in symbols in the form of colors. The application of color in modern Al-Qur’an manuscripts makes the Al-Qur’an more informative, especially for children who are just learning the Qur'an. The color symbols in the Al-Qur’an mushaf are very helpful in memorizing the Al-Qur’an.Keywords: Alquran; Color; Symbol. AbstrakSemiotika sebagai sebuah ilmu yang menjadi jembatan dalam memahami lautan sastra dari al-Qur’an menjadi hal yang wajib dipelajari saat mengkaji tentang al-Qur’an. Dari banyaknya kajian yang dibahas dalam ilmu semiotika, salah satu diantaranya adalah aplikasi pada symbol. Di era modern ini, al-Qur’an tidak hanya tampil dengan simbol-simbol yang menandakan waqaf tetapi juga tampil dengan simbol warna yang mengartikan tajwid dan artian lainnya. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan hasil penelitian mengenai simbol warna dalam mushaf al-Qur’an di era modern. Adapun metodologi yang dilakukan oleh penulis dalam tulisan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi simbol dalam kajian semiotika terdapat jelas pada al-Qur’an yang dicetak di era millennial utamanya pada simbol-simbol yang berupa warna. Pengaplikasian warna dalam mushaf al-Qur’an modern membuat al-Qur’an lebih informatif terutama untuk anak-anak yang baru belajar al-Qur’an dan sangat membantu meraka dalam menghafal al-Qur’an. Kata Kunci: Alquran; Simbol; Warna.
Metode Tafsir Maudhui dalam Kitab Tafsir Al-Insan Fi Alqur’an Karya Abbas Mahmud Al-‘Aqqad Amalia, Ilma
Mashadiruna Jurnal Ilmu Al-Qurân dan Tafsir Vol. 2 No. 2 (2023): Mashadiruna Jurnal Ilmu Al-Qurân dan Tafsir
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/mjiat.v2i2.25239

Abstract

Tafsir adalah cara untuk memahami isi Al-Qur'an, dan metode penafsiran Al-Qur'an beragam, salah satunya adalah metode tematik atau maudhui. Metode ini memungkinkan kita untuk merespons fenomena saat ini dengan menggabungkan ayat-ayat Al-Qur'an dalam satu tema tertentu, memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan melalui ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang memfokuskan pada metode tafsir maudhui dan contohnya dalam kitab "Al-Insan fi Al-Qur'an" karya Abbas Mahmud al-'Aqqad. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran ringkas tentang metode penafsiran maudhui dan mengilustrasikan penggunaan praktis metode ini dalam tafsir kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode maudhui tetap menjadi metode populer yang digunakan oleh banyak mufassir, karena metode ini memiliki fleksibilitas dan relevansi dengan tuntutan zaman.
Manhaj Tafsir Muhammad Al-Amin Asy-Syinqithiy dalam Adwa` al-Bayan fi Idlah al-Qur`an bi al-Qur`an Asy-Syakir, Muhammad Imam; Amalia, Ilma
Mashadiruna Jurnal Ilmu Al-Qurân dan Tafsir Vol. 3 No. 3 (2024): Mashadiruna Jurnal Ilmu Al-Qurân dan Tafsir
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/mjiat.v3i3.34539

Abstract

Dewasa ini, penggunaan metode penafsiran qur`an bil-qur`an kembali menggeliat, dan salah satu mufasir yang melakukan upaya ini adalah Muhammad al-Amin asy-Syinqithiy, yang menulis tafsir Adwa` al-Bayan fi Idlah al-Qur`an bi al-Qur`an. Artikel ini secara khusus meneliti penafsiran asy-Syinqithiy yang mampu menghadirkan penafsiran ayat dengan ayat lain dengan bersandar kepada 25 kaidah penafsiran qur`an bil-qur`an yang ia jelaskan dalam pendahuluan. Sekalipun tidak semua ayat al-Qur`an ditafsirkan, tetapi upaya yang dilakukannya secara spesifik merupakan suatu langkah besar yang jarang dilakukan mufasir sebelumnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui studi kepustakaan dengan pendekatan analisis-deskriptif. Penelitian ini bertujuan melakukan elaborasi terhadap metode tafsir asy-Syinqithiy, baik yang umum dari kitab tafsir ini, dan yang khusus dengan meninjau uslub tafsirnya, dengan berfokus pada penafsirannya terhadap surat al-Baqarah ayat 131 sampai 145. Tafsir ini menggunakan metode tahlili, dengan kecenderungan ahkami atau fiqhi, dan merujuk sumber penafsiran dari ayat-ayat al-Qur`an itu sendiri secara ijtihadi berdasar kaidah-kaidah penafsiran, lalu sumber lainnya dari hadits, qira`ah sab’ah dan kaidah kebahasaan.
Abu Thanâ' Shihâbuddîn Al-Alûsî's Interpretation of the Self-Harm (Ẓālim Li Nafsih) Verses Amalia, Ilma; Komarudin, Edi
Mashadiruna Jurnal Ilmu Al-Qurân dan Tafsir Vol. 4 No. 1 (2025): Mashadiruna Jurnal Ilmu Al-Qurân dan Tafsir
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/mjiat.v4i1.43832

Abstract

This study explores Abu Thanâ' Shihâbuddîn Al-Alûsî's interpretation of Qur'anic verses addressing self-harm (ẓālim li nafsih) and its relevance to the modern phenomenon of self-inflicted harm. Using a qualitative, descriptive-analytical method, the research examines Al-Alûsî's tafsir in Rūh al-Ma'ānī, particularly regarding verses such as Qs. Al-Baqarah: 195, Qs. Ali-Imran: 117, and others. Al-Alûsî interprets ẓālim li nafsih as actions violating divine commands, encompassing spiritual, moral, and physical dimensions. He emphasizes that such acts result in self-inflicted harm both in this world and the hereafter. The research draws parallels between ẓālim li nafsih and self-harm, illustrating how the latter reflects a crisis of spirituality and morality. Al-Alûsî highlights the importance of repentance, spiritual reflection, and maintaining a strong relationship with Allah SWT to heal spiritual wounds caused by self-harm. His interpretation underscores the Qur'an's guidance for addressing internal struggles through a holistic approach combining spiritual, social, and moral support. The study concludes that Al-Alûsî's insights provide a meaningful framework for understanding and addressing self-harm within an Islamic context, offering hope and a path to redemption for individuals affected by this issue.