Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STRATEGI KUALITAS PRODUK ES TEH INDONESIA PADA GENERASI Z Ulya, Mira Seftiana Rif’atul; Puspitasari, Ratih Hesty Utami; Nastiti, Prianka Ratri
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 7, No 3 (2025): JIMB - VOLUME 7 NOMOR 3 JANUARI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v7i3.29961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand ambassador dan brand image terhadap keputusan pembelian melalui kualitas produk Es Teh Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi Z Kota Semarang pada rentang usia 18-26 tahun. Sampel pada penelitian ini sebanyak 400 responden. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah SmartPLS 3.0 dengan metode PLS-SEM. Berdasarkan hasil penelitian yaitu brand ambassador tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian, brand image tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian, kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian, brand ambassador berpengaruh terhadap kualitas produk, brand image berpengaruh terhadap kualitas produk, brand ambassador tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui kualitas produk sebagai mediasi, dan brand image berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui kualitas produk sebagai mediasi.
Pengaruh Kepercayaan Pelanggan dan Online Customer Review terhadap Kepuasan Pelanggan dengan Keputusan Pembelian sebagai Variabel Mediasi pada Pengguna Shopee Food di Kota Semarang Putra, Adimas Roki; Puspitasari, Ratih Hesty Utami; Nastiti, Prianka Ratri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan pelanggan dan online customer review terhadap kepuasan pelanggan dengan keputusan pembelian sebagai variabel mediasi pada pengguna ShopeeFood di Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 160 responden yang merupakan pengguna aktif ShopeeFood. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan pelanggan dan online customer review berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, keputusan pembelian terbukti mampu memediasi hubungan antara kepercayaan pelanggan dan ulasan daring terhadap kepuasan pelanggan. Kepercayaan pelanggan yang tinggi meningkatkan keyakinan konsumen terhadap keamanan serta kualitas layanan ShopeeFood, sedangkan ulasan pelanggan secara daring berperan sebagai sumber informasi yang memperkuat persepsi positif terhadap layanan. Hasil mediasi menunjukkan bahwa keputusan pembelian menjadi faktor penting yang menghubungkan antara persepsi awal pelanggan dengan pengalaman akhir penggunaan layanan. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan ilmu pemasaran digital serta implikasi praktis bagi perusahaan penyedia layanan pesan-antar makanan dalam meningkatkan strategi pemasaran berbasis kepercayaan dan ulasan pelanggan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam memperkuat loyalitas pelanggan melalui peningkatan kualitas informasi, transparansi layanan, dan optimalisasi fitur ulasan konsumen di platform digital.
Pengaruh Likuiditas dan Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Intervening Handayani, Kristina Putri; Meiriyanti, Rita; Nastiti, Prianka Ratri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4582

Abstract

Perkembangan perekonomian Indonesia sangat pesat dan membuat pebisnis sangat berkembang, khususnya pada bidang fashion. Impor tekstil dan garmen, terutama dari Tiongkok, semakin marak dan seringkali dijual dengan harga yang jauh lebih murah, sehingga membebani daya saing industri lokal.Impor ilegal juga menjadi masalah, karena produk-produk ini tidak membayar pajak dan tidak mengikuti regulasi ,sehingga lebih murah .Dengan harga yang murah, masyarakat lebih tertarik membeli hasil tekstil dan garmen asal Tiongkok.Hal ini membuat para pengusaha tekstil dan garmen kalah dalam bersaing.Tujuan pada penelitian adalah menguji pengaruh likuiditas dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Nilai Perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kinerja keuangan sebagai variabel intervening. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan 14 sampel yang merupakan perusahaan manufaktur sektor garmen dan tekstil yang terdaftar di BEI tahun 2020 – 2024 dengan menggunakan software SPSS versi 26. Hasilnya adalah likuiditas tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan,Corporate Social Responsibility (CSR) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, Corporate Social Responsibility (CSR) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan tidak dapat memediasi likuiditas terhadap nilai perusahaan, serta Kinerja keuangan tidak dapat memediasi Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan.
Embed theory of planned behavior in predicting external financing of woman’s entrepreneur behavior Sijabat, Rauly; Setyorini, Noni; Amin, Fatkhul; Nastiti, Prianka Ratri
International Journal of Enterprise Modelling Vol. 20 No. 1 (2026): January: Publishing Process (Inpress)
Publisher : International Enterprise Integration Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/int.jo.emod.v20i1.142

Abstract

Empirical gaps regarding high credit interest rates, male dominance of asset ownership, the tendency to use own capital to start small businesses, gender discrimination, and a higher risk of credit rejection are reasons why female entrepreneurs are reluctant to apply for business loans. Individual investment behavior is influenced by gender differences. Previous research due to indications of behavioral differences between female and male entrepreneurs in making business debt decisions. Also found that individual debt or investment behavior is largely determined by personal attributes, one of which is gender. Based empirical gap and research gap perspective, the implementation of the Theory of Planned Behavior (THB) in entrepreneurship studies, particularly on business debt behavior with female entrepreneurs as the subject, is still very limited, if not non-existent. Furthermore, the factors tested have not specifically mapped research variables to factors such as attitude, subjective norms, and perceived behavioral control. So, it is necessary to develop a fundamental, theory-based model using the TPB approach that can organize predictor variables and comprehensively and systematically predict and explain business debt behavior among female entrepreneurs. The empirical model was tested using empirical data obtained from interviews with female entrepreneurs who had business debt for the purposes of establishing or expanding their businesses. The model testing and the influence between variables were then analyzed using a Structural Equation Modeling approach. The results of the analysis indicate that interest or desire determines the behavior or business debt decisions of female entrepreneurs. The results of this study also show that female entrepreneurs' interest in business debt is determined only by entrepreneurial self-efficacy, while factors such as entrepreneur desirability, entrepreneur opportunity recognition, and entrepreneur social identity do not statistically influence their interest in business debt.