Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Rasio Klaim dan Biaya Operasional terhadap Profitabilitas Perusahaan dengan Imbal Jasa Penjaminan sebagai Variabel Moderasi di PT. Jamkrindo Cabang Medan Tahun 2019-2023 Carol Robekka Bukit; Diana Hasyim
OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 4 (2025): Desember OPTIMAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/optimal.v5i4.6396

Abstract

This study aims to analyze the effect of the claim ratio and operating costs on the profitability of a guarantee company, with guarantee fees as a moderating variable. The profitability of a guarantee company is an important indicator in measuring financial performance and business sustainability, therefore the factors that influence it need to be studied in depth. The research data were obtained from the monthly financial statements of PT Jamkrindo for a five-year period, thus reflecting the company's actual condition over a relatively long period. The analytical methods used were multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA) with the help of EViews software, which allows testing of direct effects and interactions between variables. The results show that the claim ratio has a negative but insignificant effect on profitability, indicating that an increase in the claim ratio tends to decrease profitability, although the effect is not statistically strong enough. Meanwhile, operating costs have a positive but insignificant effect on profitability, which may indicate that the efficiency of operational cost management is not yet a major determinant of financial performance. Other findings indicate that guarantee fees are able to negatively moderate the relationship between the claim ratio and profitability, meaning that an increase in the guarantee fee can strengthen the impact of the decline in profitability due to a high claim ratio. Conversely, underwriting fees were unable to moderate the effect of operating costs on profitability, indicating that increased underwriting revenue does not directly mitigate the impact of operating costs on financial performance. Overall, this study emphasizes the importance of optimal claim ratio management and utilizing underwriting fees as a strategy to increase profitability. These results can serve as a reference for underwriting company management in formulating more effective policies to maintain financial stability and competitiveness in the underwriting industry.
Pengaruh Aset Tak Berwujud terhadap Nilai Perusahaan dengan Keunggulan Daya Saing sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Sektor Consumer Goods di Bursa Efek Indonesia BEI Periode 2019 2023 Nurjannah Nurjannah; Diana Hasyim
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh modal intelektual dan modal simbolik reputasia terhadap nilai perusahaan dengan keunggulan daya saing sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia BEI periode 2019 2023 Masalah utama dalam penelitian ini dipicu oleh adanya fenomena anomali phenomenon gap di mana reputasi perusahaan yang diproksikan dengan Listing Age mengalami tren peningkatan yang stabil namun di sisi lain apresiasi pasar atau nilai perusahaan Tobins Q justru mengalami penyusutan yang signifikan Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis jalur path analysis serta pengujian hipotesis melalui software E Views 12 Populasi dalam penelitian ini sebanyak 28 perusahaan subsektor barang konsumsi yang aktif di BEI periode 2019 2023 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling berdasarkan kriteria yang ditentukan sepanjang periode pengamatan Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa modal intelektual dan modal simbolik reputasi tidak memiliki pengaruh positif langsung yang signifikan secara linear dalam menaikkan nilai perusahaan apabila dinilai secara pasif Namun ketika diuji melalui variabel intervening keunggulan daya saing yang diproksikan dengan Return on Invested Capital ROIC terbukti secara signifikan mampu memediasi dan bertindak sebagai mekanisme transmisi yang kuat dalam menjembatani hubungan modal intelektual yang diproksikan dengan VAIC terhadap peningkatan nilai pasar Perusahaan sebaliknya untuk modal simbolik reputasi keunggulan daya saing yang diproksikan dengan Return on Invested Capital ROIC tidak mampu menjadi mekanisme transmisi dalam menjembatani hubungan tersebut Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa nama besar dan usia matang emiten memerlukan pembuktian efisiensi operasional riil di lapangan agar direspons positif oleh investor Saran bagi manajemen emiten adalah memprioritaskan efisiensi alokasi modal dan inovasi aset pengetahuan agar legitimasi simbolik dapat terkonversi menjadi nilai pasar yang solid
Pengaruh Green Investment dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Sektor Energi Periode 2020 2024 Nike Ayu Angelita Sitindaon; Diana Hasyim
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1404

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi nilai perusahaan pada sektor energi di tengah meningkatnya tuntutan penerapan investasi berkelanjutan dan pengelolaan struktur modal yang optimal serta masih ditemukannya inkonsistensi hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh green investment dan leverage terhadap nilai perusahaan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green investment dan leverage terhadap nilai perusahaan serta menguji peran profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 2024 Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan Sampel penelitian ditentukan melalui metode purposive sampling Nilai perusahaan diproksikan menggunakan Tobins Q green investment diukur dengan rasio total investasi hijau terhadap total aset leverage menggunakan Debt to Equity Ratio DER dan profitabilitas menggunakan Return on Assets ROA Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis MRA menggunakan bantuan SPSS Hasil penelitian menunjukkan bahwa green investment berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan Secara simultan green investment dan leverage berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan Selain itu profitabilitas terbukti mampu memoderasi pengaruh green investment terhadap nilai perusahaan serta memoderasi pengaruh leverage terhadap nilai perusahaan Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan nilai perusahaan sektor energi lebih ditentukan oleh komitmen perusahaan dalam menjalankan investasi hijau dan kemampuannya menghasilkan laba dibandingkan tingkat penggunaan utang Oleh karena itu perusahaan disarankan untuk memperkuat implementasi investasi hijau yang didukung oleh kinerja profitabilitas yang baik guna meningkatkan kepercayaan investor dan menciptakan nilai perusahaan yang berkelanjutan
Pengaruh Pertumbuhan Kredit dan Daya Saing terhadap Return Saham Perbankan dengan Risiko Sistematik sebagai Variabel Intervening yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Bei Periode 2020 2024 Gracenda Febina Br Purba; Diana Hasyim
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan kredit dan daya saing terhadap return saham dengan risiko sistematik sebagai variabel intervening pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia BEI periode 2020 2024 Return saham merupakan indikator penting yang mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menciptakan nilai bagi investor sementara pertumbuhan kredit dan daya saing dipandang sebagai faktor internal yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan dan persepsi investor Selain itu risiko sistematik diduga berperan sebagai mekanisme yang menjembatani hubungan antara faktor faktor tersebut dengan return saham Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal Sampel penelitian terdiri dari 26 perusahaan perbankan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan total 130 observasi Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan Bursa Efek Indonesia Otoritas Jasa Keuangan dan Yahoo Finance Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares SEM PLS dengan bantuan aplikasi SmartPLS Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap risiko sistematik Daya saing tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham namun berpengaruh negatif dan signifikan terhadap risiko sistematik Risiko sistematik terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa risiko sistematik tidak mampu memediasi pengaruh pertumbuhan kredit terhadap return saham tetapi mampu memediasi pengaruh daya saing terhadap return saham Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertumbuhan kredit dan risiko sistematik merupakan faktor yang memengaruhi return saham perbankan sedangkan daya saing berperan dalam memengaruhi return saham melalui risiko sistematik Oleh karena itu perusahaan perbankan perlu mengoptimalkan pertumbuhan kredit meningkatkan daya saing dan mengelola risiko sistematik secara efektif untuk mendukung peningkatan kinerja saham dan kepercayaan investor
Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan dan Kinerja Keuangan dengan Struktur Modal Sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Transportasi dan Logistik (2021-2024) Diana Hasyim; Hasiandra Simanjuntak
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG) terhadap Nilai Perusahaan dan Kinerja Keuangan dengan Struktur Modal sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi nilai perusahaan serta kinerja keuangan yang dipengaruhi oleh dinamika ekonomi pasca-pandemi, sehingga memerlukan tata kelola yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Square (PLS-SEM). Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan 27 perusahaan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Nilai Perusahaan maupun Kinerja Keuangan. Namun, GCG terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Struktur Modal. Hasil uji mediasi mengungkapkan bahwa Struktur Modal mampu memediasi pengaruh GCG terhadap Nilai Perusahaan secara signifikan, yang mengindikasikan bahwa mekanisme tata kelola harus terlebih dahulu meningkatkan efisiensi pendanaan sebelum pasar meresponsnya sebagai nilai. Di sisi lain, Struktur Modal tidak mampu memediasi pengaruh GCG terhadap Kinerja Keuangan, yang diduga akibat tingginya beban bunga di tengah kebijakan moneter ketat selama periode penelitian. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas GCG di sektor transportasi sangat bergantung pada pengelolaan struktur modal yang tepat. Saran bagi manajemen adalah untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan dewan komisaris dan komite audit, serta bagi investor untuk mempertimbangkan efisiensi pendanaan dalam menilai prospek perusahaan.