Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

CORAL REEF HEALTH ASSESSMENT ON THE EAST COAST OF KEI BESAR ISLAND, SOUTHEAST MALUKU: PENILAIAN KESEHATAN TERUMBU KARANG DI PESISIR TIMUR PULAU KEI BESAR, MALUKU TENGGARA Lestari, Dea Fauzia; Ayuningtias, Astri; Srimariana, Endang Sunarwati
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 16 No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.16.302-312

Abstract

Pulau Kei Besar di Maluku Tenggara memiliki potensi terumbu karang yang signifikan, menjadikannya daerah yang penting secara ekologis dan memiliki peluang pengembangan yang besar. Seperti terumbu karang pesisir lainnya, terumbu karang di sekitar Pulau Kei Besar sangat rentan terhadap bahaya signifikan yang ditimbulkan oleh aktivitas manusia dan tekanan lingkungan. Salah satu langkah awal yang perlu dilakukan adalah dengan mengetahui kondisi ekosistem dengan melakukan analisis kesehatan terumbu karang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis indeks kesehatan terumbu di perairan pesisir timur Pulau Kei Besar. Penelitian lapang dilaksanakan pada 3-18 November 2018 di enam lokasi di wilayah pesisir timur Pulau Kei Besar. Lokasi-lokasi ini dipilih karena merupakan area padat penduduk di pesisir timur. Hasilnya menunjukkan bahwa ekosistem terumbu karang di pesisir timur Kei Besar tergolong pada kategori sedang hingga tinggi. Tutupan karang keras (hard coral) berkisar antara 27% (terendah di Hollat) hingga 78.67% (tertinggi di Fako). Biomassa ikan target bervariasi dari 32.92 kg/ha (terendah di Kilwait) hingga 311.41 kg/ha (tertinggi di Weduar). Indeks kesehatan terumbu karang di pantai timur Pulau Kei Besar secara umum memiliki skor 6 dari total 10 dan hanya Hollat yang memiliki skor 5.
POLA KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI SPESIES IKAN TERUMBU MENGGUNAKAN ENVIRONMENTAL DNA (eDNA) METABARCODING PADA JARAK LONGITUDINAL DARI TELUK JAKARTA Sani, Lalu M Iqbal; Benyamin, Azhari; Husna, Alief K; Arafat, Dondy; Subhan, Beginer; Sunuddin, Adriani; Cakasana, Nadya; Lestari, Dea Fauzia; Madduppa, Dr. Hawis
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v13i3.37971

Abstract

Keberadaan ikan terumbu tentunya erat kaitannya dengan keberadaan terumbu karang karena ekosistem tersebut merupakan habitat bagi ikan karang. Terumbu karang merupakan ekosistem yang banyak terdapat di pulau-pulau kecil di daerah tropis termasuk Kepulauan Seribu. Kepulauan Seribu adalah sekelompok 110 pulau yang terletak di lepas pantai Jakarta dan hingga 80 kilometer sebelah utara Laut Jawa. Dalam studi ini, kami meneliti distribusi spesies dan keanekaragaman spesies ikan terumbu pada dua lokasi yaitu Pulau Untung Jawa dan Pulau Harapan yang berbeda jarak di Teluk Jakarta menggunakan analisis metabarcoding DNA lingkungan (eDNA). Sebanyak 4 liter sampel air laut dikoleksi pada kedalaman 8-9 meter per lokasi lalu dilakukan analisis menggunakan primer spesifik (MiFish U) dengan marka 12s rRNA. Secara keseluruhan, kekayaan spesies yang lebih tinggi ditemukan di Pulau Harapan (52 spesies) diikuti oleh Pulau Untung Jawa (11 spesies). Indeks Shanon-Wiener juga menunjukkan bahwa Pulau Harapan memiliki keanekaragaman ikan terumbu yang lebih tinggi berdasarkan tiga tingkatan taksonomi (famili, genus, dan spesies). Hanya ada lima spesies ikan terumbu mutual yang ditemukan di dua lokasi tersebut, yakni Atherinomorus aetholepis, Auxis thazard, Cephalopholis sexmaculata, Epinephelus chlorostigma, dan Plectropomus areolatus. Hasil temuan dalam penelitian ini sejalan dengan perbedaan antropogenik dimana Pulau Untung Jawa lebih dekat dengan Teluk Jakarta dibandingkan dengan Pulau Harapan yang letaknya relatif jauh dari Teluk Jakarta.