Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Program Pengabdian Kepada Masyarakat Pada Ibu Hamil Untuk Ibu Hamil Mual Muntah Dengan Jahe Di BPM Lia Maria Bandar Lampung Dainty Maternity; Anisa Ermasari; Aprida Yanti
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 1 (2022): Vol.4 No 1,Mei 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.179 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v4i1.6822

Abstract

Kehamilan merupakan proses berkesinambungan yang dimulai dari ovulasi, konsepsi, nidasi, implantasi dan perkembangan embrio di dalam uterus hingga aterm. Setiap proses dalam kehamilan merupakan kondisi krisis yang memerlukan adaptasi psikologis dan fisiologis terhadap pengaruh hormon kehamilan dan tekanan mekanis akibat pembesaran uterus dan jaringan. mual muntah merupakan salah satu gejala paling awal, paling umum dan paling menyebabkan stres. Mual dan muntah merupakan ketidaknyamanan yang umum dialami oleh 50% wanita hamil. Umumnya paling parah pada trimester pertama kehamilan.Mual muntah yang terjadi pada kehamilan yang disebabkan oleh perubahan dalam sistem endokrin yang terjadi selama kehamilan, terutama disebabkan oleh tingginya fluktuasi kadar Human Choronic Gonadothropin (hCG), kebanyakan perempuan yang mengalami gejala mual dan muntah pada usia kehamilan 8-12 minggu dan semakin berkurang secara bertahap hingga akhirnya berhenti pada usia kehamilan 16 minggu kehamilan .Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menilai efektivitas jahe dalam pengobatan mual dan muntah pada kehamilan. Metode yang digunakan adalah Penyuluhan.Yang Mengikuti Penyuluhan adalah mahasiswa profesi, dosen pembimbing dan ibu hamil trimester 1.Waktu Penyuluhan  : Kamis, 21 April 2022Lamanya                  : 13.00-14.00 WIBCara Penyuluhan : Pemaparan Materi Tentang Kehamilan dan mual muntah serta manfaat jahe baru tanya jawab pada ibu hamil. Hasil kegiatan ini terjadi  penurunan secara signifikan pada ibu hamil mual muntah di trimester 1 pada  hari yang ketujuh dari penelitian yang dilakukan. Kesimpulan : Jahe efektif untuk meredakan mual dan muntah ringan hingga sedang pada wanita hamil dengan usia kehamilan kurang dari 16 minggu. Kata kunci: jahe, mual muntah kehamilan ABSTRACT Pregnancy is a continuous process that starts from ovulation, conception, nidation, implantation and development of the embryo in the uterus until term. Every process in pregnancy is a crisis condition that requires psychological and physiological adaptation to the effects of pregnancy hormones and mechanical stress due to the enlargement of the uterus and tissues. Nausea and vomiting is one of the earliest, most common and most stressful symptoms. Nausea and vomiting are common discomforts experienced by 50% of pregnant women. Generally most severe in the first trimester of pregnancy. Nausea and vomiting that occur in pregnancy are caused by changes in the endocrine system that occur during pregnancy, mainly due to high fluctuations in levels of Human Choronic Gonadotropin (hCG), most women who experience symptoms of nausea and vomiting at gestational age 8-12 weeks and gradually decreases until it finally stops at 16 weeks of gestation. Keywords: ginger, nausea and vomiting in pregnancy
The Influence Of “Aku Bangga Aku Tahu” (Abat) Campaign On Adolescent Knowledge And Attitudes About Hiv/Aids Muhammad Hatta; Dainty Maternity; Anissa Ermasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i3.7372

Abstract

Pendahuluan : Dampak perilaku seksual remaja terhadap kesehatan reproduksi adalah tertular PMS (Penyakit Menular Seksual) termasuk HIV/AIDS. Secara global, 40% kasus infeksi HIV/AIDS terjadi pada orang berusia 15-24 tahun. Pada tahun 2014 kasus HIV/AIDS Kota Bandar Lampung mencapai 238 kasus dan pada tahun 2015 meningkat menjadi 371 kasus. Tingginya masalah HIV/AIDS mendorong pemerintah untuk melakukan upaya pengendalian. Salah satunya melalui kampanye HIV/AIDS “Aku Bangga Aku Tahu” (ABAT). Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, persepsi, mengurangi stigma dan meningkatkan perilaku pencegahan HIV/AIDS.Tujuan : Mengetahui Pengaruh Kampanye “Aku Bangga Aku Tahu” terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV & AIDS di SMA Metro Kartikatama Tahun 2018Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental dan pendekatan one group pre-post test design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling, dan responden akan dibagi menjadi empat kelompok yang mendapat intervensi kampanye ABAT dengan media penyampaian informasi yang berbeda yaitu video, story sheets, leaflet dan kelompok terakhir diberikan intervensi dengan ketiga media tersebut (video, lembar cerita). dan leaflet), dimana setiap kelompok terdiri dari 20 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji T dan uji Anova.Hasil : Hasil analisis data menunjukkan bahwa dari hasil semua media (lembar cerita, video dan leaflet) diperoleh p-value = 0,000 < = 0,05 yang artinya ada pengaruh media penyuluhan berupa lembar cerita, video dan leaflet tentang pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS. AIDS di SMA KARTIKATAMA Metro Tahun 2018. Pada variabel pengetahuan, media yang paling berpengaruh adalah video, sedangkan variabel sikap media adalah lembar cerita.Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara media konseling dengan pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDSSaran : Bagi dinas kesehatan terkait untuk lebih meningkatkan monitoring, sosialisasi dan pemberian informasi termasuk penggunaan kampanye ABAT secara berkala baik kepada masyarakat maupun remaja di sekolah tentang cara pencegahan HIV&AIDS Kata kunci: Aku Bangga Aku Tahu, Pengetahuan, Sikap, HIV/AIDS ABSTRACT  Introduction : The impact of adolescent sexual behavior on reproductive health is contracting STDs (Sexually Transmitted Diseases) including HIV/AIDS. Globally, 40% of cases of HIV/AIDS infection occur in people aged 15-24 years. In 2014 Bandar Lampung City HIV/AIDS cases reached 238 cases and in 2015 increased to 371 cases. The high problem of HIV/AIDS encourages the government to carry out control efforts. One of them is through the “Aku Bangga Aku Tahu” (ABAT) HIV/AIDS campaign. Aims to increase knowledge, perception, reduce stigma and improve HIV/AIDS prevention behavior.Purpose : Knowing the effect of the “Aku Bangga Aku Tahu” Campaign on the knowledge and attitudes of teenagers about HIV & AIDS at Kartikatama Metro High School in 2018Methode : The research method used is quantitative with a pre-experimental research design and a one group pre-post test design approach. The sample used in this study is total sampling, and respondents will be divided into four groups who receive ABAT campaign interventions with different information delivery media, namely video, story sheets, leaflets and the last group is given intervention with the three media (video, story sheet). and leaflets), in which each group consisted of 20 respondents. The data analysis used was univariate, bivariate and multivariate analysis using T test and Anova test.Results : The results of data analysis showed that the results of all media (story sheets, videos and leaflets) obtained p-value = 0.000 < = 0.05 which means that there is an influence of counseling media in the form of story sheets, videos and leaflets on the knowledge and attitudes of adolescents about HIV/AIDS. AIDS at SMA KARTIKATAMA Metro in 2018. In the knowledge variable, the most influential media is video, while the media attitude variable is the story sheet.Conclusion : Based on the results of the study, it can be concluded that there is a positive relationship between counseling media and adolescent knowledge and attitudes about HIV/AIDSSuggestion: For the relevant health offices to further improve monitoring, socialization and providing information including the use of regular ABAT campaigns both to the community and youth in schools about how to prevent HIV&AIDS 
PENGABDIAN MASYARAKAT PADA IBU HAMIL UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG BAWAH DENGAN PRENATAL YOGA Dainty Maternity; Anissa Ermasari
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No 2 November 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v4i2.8455

Abstract

Nyeri punggung bawah (low back pain) terjadi akibat adanya perubahan fisik dan hormonal seiring bertambahnya usia kehamilan dimana uterus semakin membesar dan terjadi penurunan elastisitas dan fleksibilitas pada otot punggung yang berakibat terjadinya lordosis. Perubahan ini meningkatkan gaya geser keseluruh sendi punggung bawah dan panggul, meningkatkan resiko LBP dan jatuh selama kehamilan. Salah satu intervensi untuk mengurangi low back pain adalah prenatal yoga, bertujuan untuk membantu ibu hamil memperbaiki postur dan mengurangi nyeri punggung bawah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai prenatal yoga sebagai salah satu intervensi yang dapat diberikan untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada wanita hamil. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 31 Maret 2022 di PMB Rahayu Lampung Selatan. Kelas prenatal yoga ini menggunakan metode demonstrasi dan ceramah Tanya jawab. Hasilnya adalah 90% ibu menyatakan puas dengan mengikuti kelas prenatal yoga dan 80% ibu menyatakan nyeri punggung bawah berkurang. Kesimpulan prenatal yoga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil.
Date Juice Can Increase The Hemoglobin Of Post Partum Mothers Suhartian Damayanti; Anggraini Anggraini; Devi Kurnia Sari; Annisa Ermasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i2.8042

Abstract

Latar Belakang : Anemia merupakan masalah gizi yang mempengaruhi jutaan orang di negara berkembang. Prevalensi anemia diperkirakan 9% di negara maju, sedangkan di negara berkembang prevalensinya 43%. Anak dan wanita usia subur (WUS) merupakan kelompok yang paling berisiko, dengan estimasi prevalensi anemia pada anak balita sebesar 47%, pada ibu hamil sebesar 42%, dan pada ibu tidak hamil usia 15-49 tahun sebesar 30 tahun. %. Jika dilihat penyebab kematian ibu di Provinsi Lampung tahun 2019 disebabkan oleh perdarahan sebanyak 29 kasus (26,3%), hipertensi sebanyak 31 kasus (28,1%), infeksi sebanyak 3 kasus, gangguan sistem peredaran darah sebanyak sebanyak 4 kasus (3,6%), gangguan metabolisme sebanyak 1 kasus (0,9%) dan lainnya sebanyak 42 (38,1%). Kabupaten Lampung Tengah memiliki kasus kematian ibu tertinggi sebanyak 16 kasus, sedangkan terendah di Kabupaten Tulang Bawang Barat sebanyak 2 kasus.Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu nifas di Desa Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian pra-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Populasi ibu nifas di Desa Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah rata-rata 3 bulan terakhir yaitu Januari-April 2022 sebanyak 39 orang, sampel masing-masing kelompok sebanyak 15 responden. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analisis data adalah univariat dan bivariat (uji t-independen). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 06 Juli sampai dengan 31 Juli 2022Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian pra-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Populasi ibu nifas di Desa Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah rata-rata 3 bulan terakhir yaitu Januari-April 2022 sebanyak 39 orang, sampel masing-masing kelompok sebanyak 15 responden. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analisis data adalah univariat dan bivariat (uji t-independen). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 06 Juli sampai dengan 31 Juli 2022Hasil: Peningkatan kadar HB ibu nifas sebelum diberikan sari kurma pada kelompok intervensi dengan rerata 10.247 gr/dl, nilai min 9,5gr/dl dan nilai maksimal 10,8gr/dl, setelah diberikan kurma jus dengan rata-rata 11,153gr/dl, nilai min 10,5gr/dl dan nilai maks 11,6gr/dl. Peningkatan kadar HB ibu nifas pada kelompok kontrol, pada hari ke-1 dengan rerata 10,293gr/dl, nilai min 9,3gr/dl dan nilai maks 10,8gr/dl. Hari ke-14 dengan rerata 10.800gr/dl, nilai min 10,3gr/dl dan nilai maks 11,2gr/dl. Simpulan: Hasil uji statistik diperoleh P-value = 0,000 (<0,05) yang berarti ada efektivitas pemberian jus kurma dengan peningkatan kadar hemoglobin pada ibu nifas di Desa Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2022 .Saran : Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya BPM dan Puskesmas agar secara rutin memberikan penyuluhan kepada ibu nifas tentang pentingnya mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan mengkonsumsi makanan yang kaya gizi dan mengandung vitamin C seperti sari kurma. Kata Kunci : Ekstrak Kurma, Peningkatan Kadar Hemoglobin, Ibu Nifas ABSTRACT Background : Anemia is a nutritional problem that affects millions of people in developing countries. The prevalence of anemia is estimated at 9% in developed countries, while in developing countries the prevalence is 43%. Children and women of childbearing age (WUS) are the group most at risk, with an estimated prevalence of anemia in children under five by 47%, in pregnant women by 42%, and in non-pregnant women aged 15-49 years by 30%. When viewed, the causes of maternal deaths in Lampung Province in 2019 were caused by bleeding as many as 29 cases (26.3%), hypertension as many as 31 cases (28.1%), infection as many as 3 cases, circulatory system disorders as many as 4 cases (3, 6%), metabolic disorders in 1 case (0.9%) and others in 42 (38.1%). Central Lampung district had the highest maternal mortality case of 16 cases, while the lowest was in Tulang Bawang Barat district of 2 casesPurpose : To find out the effectiveness of giving dates juice with an increase in hemoglobin levels in postpartum mothers in Kesumadadi Village, Bekri District, Central Lampung Regency.Research Methods: This type of research is quantitative, pre-experimental research design with a pretest–posttest approach with control group. The population of postpartum mothers was 39 people in Kesumadadi Village, Bekri District, Central Lampung Regency in an average of the last 3 months, namely January-April 2022, a sample of 15 respondents in each group. The sampling technique is purposive sampling. Data analysis was univariate and bivariate (t-independent test). The research was carried out on July 06 to July 31, 2022Results: Increased HB levels of postpartum women before being given date palm juice in the intervention group with a mean of 10,247 gr/dl, a min value of 9.5gr/dl and a max value of 10.8gr/dl, after being given date palm juice with a mean of 11,153gr/dl, a min value of 10. ,5gr/dl and max value 11.6gr/dl. The increase in HB levels of postpartum mothers in the control group, on day 1 with a mean of 10.293gr/dl, a min value of 9.3gr/dl and a max value of 10.8gr/dl. Day 14 with a mean of 10,800gr/dl, a min value of 10.3gr/dl and a max value of 11.2gr/dl. Conclusion: The results of statistical tests obtained a P-value = 0.000 (<0.05) which means that there is an effectiveness of giving date juice with an increase in hemoglobin levels in postpartum mothers in Kesumadadi Village, Bekri District, Central Lampung Regency in 2022.Suggestion: It is expected for health workers, especially BPM and Puskesmas, to regularly provide counseling to postpartum mothers, about the importance of consuming foods containing iron and consuming foods rich in nutrition and containing vitamin C such as date palm juice. Keywords : Dates Extract, Increase in Hemoglobin Levels, Postpartum Mothers
Factors That Influence The Low Interest Of KB Accepters To Use IUD KB Sartiah Sartiah; Rosmiyati Rosmiyati; Vida Wira Utami; Annisa Ermasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.7743

Abstract

Latar Belakang Jumlah penduduk dunia pada Juli 2020 adalah 7.684.292.383 jiwa. Indonesia merupakan negara ke-4 dengan jumlah penduduk terbanyak yaitu mencapai 267.026.366 jiwa (CIA World Factbook, 2020). Berdasarkan hasil survey, terdapat 93 (73%) dengan akseptor kontrasepsi lain yang tidak menggunakan IUD karena menganggap IUD tidak nyaman untuk berhubungan seksual.Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat akseptor KB untuk menggunakan IUD di PMB M. Suratini, A.Md. Kebab pada tahun 2022.Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli 2022 di PMB M. Suratini, A.Md. Keb dengan populasi 149 responden aktif KB selama bulan Januari sampai April 2022. Sampel yang dipilih adalah 92 akseptor KB aktif.Hasil Pendidikan sedang 67 (72,8%) dan pendidikan rendah 25 (27,2%). Tingkat pengetahuan baik 45 (58,9%) tingkat pengetahuan cukup 35 (38,0%) dan tingkat pengetahuan kurang 12 (13,0%), kategori primipara 49 (53,3%) dan multipara kategori 43 (46,7%), peran pendukung tenaga kesehatan 47 (51,1%) dan dukungan tenaga kesehatan tidak mendukung 45 (48,9%), dukungan suami baik 57 (47,6%) dan dukungan suami kategori kurang baik 35 (52,4%), usia ibu 20-35 tahun 53 (57,6%) usia >35 tahun 39 (42,4%), tidak berminat menggunakan alat kontrasepsi IUD sebanyak 56 (60,9%) responden, kategori berminat menggunakan alat kontrasepsi IUD sebanyak 36 (39,1%) responden. p-value 0.040< (0.05) artinya Ha diterima dan H0 diproses artinya ada hubungan pendidikan, p-value 0.017< (0.05) artinya H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada hubungan paritas maternal p-value 0.551> (0.05) artinya H0 diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada hubungan pengetahuan, p-value 0.036< (0.05) artinya H0 ditolak dan dan Ha ditolak yang artinya tidak ada hubungan pengetahuan, p-value 0.036< (0.05) artinya H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan antara peran tenaga kesehatan, p-value 0.035< (0.05) artinya H0 ditolak dan Ha diterima p-value 0.161> (0.05) artinya H0 diterima dan Ha ditolakKesimpulan ada Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Akseptor Kb Untuk Menggunakan KB  IUDSaran diharapkan dapat menjadi pengetahuan atau dapat meningkatkan minat akseptor kontrasepsi dalam pemilihan kontrasepsi, serta meningkatkan pemahaman responden dalam penggunaan IUD dan mengatasi masalah dalam kontrasepsi IUD. Kata Kunci : AKDR, Faktor yang Mempengaruhi, Minat Rendah ABSTRACT Backgraoound The world's population in July 2020 is 7,684,292,383 people. Indonesia is the 4th country with the largest population, reaching 267,026,366 people (CIA World Factbook, 2020). Based on the results of the survey, there were 93 (73%) with other contraceptive acceptors who did not use the IUD because they thought the IUD was uncomfortable for sexual intercourse.Purpose to determine the factors that influence the low interest of family planning acceptors to use the IUD at PMB M. Suratini, A.Md. Keb in 2022.Method This research was a quantitative with a cross sectional design. Sampling used purposive sampling technique. This research was conducted from June to July 2022 at PMB M. Suratini, A.Md. Keb with a population of 149 active contraception respondents during January to April 2022. The selected sample was 92 active family planning acceptors.Result Moderate education 67 (72.8%) and low education 25 (27.2%). Knowledge level of good 45 (58.9%) level of knowledge is sufficient 35 (38.0%) and knowledge level is less 12 (13.0%), primipara category 49 (53.3%) and multipara category 43 (46.7%), the role of supporting health workers 47 (51.1%) and the support of health workers is not supportive 45 (48.9%), good husband support 57 (47.6%) and husband support category is not good 35 (52.4%), maternal age 20-35 years 53 (57.6%) age >35 years 39 (42.4%), not interested in using IUD contraceptives as many as many as 56 (60.9%) respondents, the category interested in using IUD contraceptives as many as 36 (39.1%) respondents. p-value 0.040< (0.05) means Ha accept and H0 is processed which means there is an educational relationship, p-value 0.017< (0. 05) means H0 is rejected and Ha is accepted which means there is a maternal parity relationship p-value 0.551> (0.05) means H0 accept and Ha rejected which means there is no knowledge relationship, p-value 0.036< (0.05) means H0 is rejected and and Ha is rejected which means there is no knowledge relationship, p-value 0.036< (0.05) means that H0 is rejected and Ha is accepted which means there is a relationship between the role of health workers, p-value 0.035< (0.05) means that H0 is rejected and Ha is accepted p-value 0.161> (0.05) means that H0 is accepted and Ha is rejected. Conclusion there are Factors Affecting the Low Interest of Acceptors Kb To Use Kb Iud In PMB M. Suratini A.Md. Keb year 2022.Suggestion This research is expected to become knowledge or can increase the interest of contraceptive acceptors in the choice of contraception, and increase the respondent's understanding in the use of IUDs and override issues in IUD contraception. Keywords A:IUD, Affecting Factors, Low Interest
Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Penurunan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di PMB Usmalanah Bandar Lampung Tahun 2024 Halima Tusakdiyah; Astriana Astriana; Febriyantina Parina; Anissa Ermasari
Jurnal Anestesi Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/anestesi.v2i4.1400

Abstract

Based on data in the United States, Europe and several regions of Africa, back pain affects 30% to 78% of pregnant women.Pre-survey results conducted at PMB UsmalanahdatIn the April 2024 period, the number of TM III pregnant women was 37 people. Of the 10 third trimester pregnant women through interviews, 7 (70%) had back pain and 3 (30%) had no back pain.This type of quantitative research with an experimental design.The population of third trimester pregnant women who complained of back pain at PMB Usmalanah was 34 respondents. The sample size in this study was the entire population. Independent variable: prenatal yoga and dependent variable: back pain. The sampling technique used ispurposive sampling technique.Data were collected using the NRS pain scale observation sheet. Data were analyzed univariately and bivariately, the test used was the dependent T-test.The results of the study showed: the average back pain score before prenatal yoga was 4.76 (in the moderate pain category), the average back pain score after prenatal yoga was 2.55 (in the mild pain category). Based on the results of the Wilcoxon Signed Test calculation, the z value obtained is – 5.143 with a p value of 0.000. The conclusion of this research is that there is an effect of Prenatal Yoga on reducing back pain in TM III pregnant women at PMB Usmalanah Bandar Lampung. Advice for pregnant womenIt is hoped that non-pharmacological therapy will be preferred to reduce back pain. Because not all medicines can be consumed by pregnant women.
Pengaruh Pemberian Kurma Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia di Desa Bumisari Natar Ramadhiena Destia Murtisari; Devi Kurniasari; Anissa Ermasari; Nurul Isnaini
Inovasi Kesehatan Global Vol. 2 No. 1 (2025): Februari : Inovasi Kesehatan Global
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ikg.v2i1.1219

Abstract

Anemia in pregnant women is a health problem that is often faced in Indonesia. Anemia requires special attention because it can have a significant impact on maternal and neonatal health. Based on data for May 2024 at the Bumisari Village posyandu, there were 67 pregnant women and 46.2% of them had anemia. An effort to increase hemoglobin levels in pregnant women with anemia is by giving them dates which contain high levels of iron. The aim of the research is to determine the effect of giving dates to increase hemoglobin levels in pregnant women with anemia in Bumisari Natar Village in 2024. Quantitative research type, pre-experimental research method with a one group pretest-posttest design approach. The population is all 67 pregnant women recorded in May 2024 with a sample of 31 respondents. 7 dates were given per day for 7 consecutive days. Data collection used observation sheets, univariate and bivariate data analysis (t-test). Based on the research results, it is known that the average hemoglobin level of pregnant women with anemia before consuming dates is 9,652 gr/dl, while the average hemoglobin level of pregnant women with anemia after consuming dates is 11,545 gr/dl. There was an effect of giving dates to increase hemoglobin levels in pregnant women with anemia in Bumisari Natar Village in 2024 (p-value 0.001) with a difference in increase in hemoglobin levels of 1,893 gr/dl. Advice for health workers, especially midwives, is to advise pregnant women to consume dates as a companion to Fe tablets because they can increase hemoglobin levels in pregnant women.
Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri & Kecemasan Pada Persalinan Kala I Indah Dyrahani; Anissa Ermasari; Fijri Rachmawati; Ike Ate Yuviska
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.14295

Abstract

ABSTRACT Childbirth is sometimes filled with fear and anxiety about pain during labor. Studies conducted in Jordan reported that 92% of parturition experienced bad experiences with their labor including 66% fear and 78% normal labor pain. High pain and anxiety for pregnant women can have a negative impact on the mother and fetus. In addition, pain and anxiety also lead to obstacles in labor and pregnancy complications. Lavender aromatherapy is a non-pharmacological method that is useful for reducing pain, relaxing the mind, reducing tension and anxiety and giving peace to mothers in labor. This study aims to determine the effect of giving lavender aromatherapy to reducing pain intensity and anxiety in the first stage of labor at PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung. This type of quantitative research uses a pre-experimental design method with a one group pretest-post test research design. The population in this study were all mothers giving birth in the first stage at PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung with an average number of births per month, namely 85 mothers giving birth. The number of samples in this study were 30 respondents, the sampling technique was Accidental Sampling where the sample was found by coincidence according to the criteria determined by the researcher. The research instrument used the Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire and the Likert Anxiety Scale for Childbirth. Conducted in July 2023. Data analysis was univariate and bivariate (Wilcoxon test). The average level of labor pain before being given lavender aromatherapy was 6.33. The average level of labor pain after being given lavender aromatherapy was 4.30. The average level of anxiety before being given lavender aromatherapy was 29.33. The average level of anxiety after being given lavender aromatherapy is 21.63. The results of the Wilcoxon test for labor pain obtained p = 0.000 (p 0.05). And the results of the Wilcoxon test for labor anxiety obtained p = 0.000 (p 0.05).  The conclusion from this study is that there is an effect of giving lavender aromatherapy to reducing the intensity of pain and anxiety in the first stage of labor in the PMB Wirahayu area, S.Tr.Keb Bandar Lampung. This lavender aromatherapy is a good alternative to reduce pain and anxiety in the first stage of labor so that it is hoped that it can be applied to PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung. Keywords: First Stage, Anxiety, Labor Pain, Lavender AromatherapyABSTRAK Persalinan kadang diliputi oleh rasa takut dan cemas terhadap rasa nyeri saat persalinan. Studi yang dilakukan di Yordania melaporkan bahwa 92% partus mengalami pengalaman buruk terhadap persalinannya di antaranya rasa takut 66% dan nyeri persalinan normal 78%. Nyeri dan kecemasan ibu hamil yang tinggi bisa mengakibatkan dampak yang buruk pada ibu dan janinnya. Selain itu nyeri dan kecemasan juga mengakibatkan hambatan pada persalinan dan komplikasi kehamilan. Aromaterapi lavender merupakan salah satu metode non-farmakologi yang bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri, merilekskan pikiran, menurunkan ketegangan dan kecemasan serta memberi ketenangan pada ibu bersalin.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri dan kecemasan pada persalinan kala I di PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode pre-eksperimental design dengan desain penelitian one group pretest-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin kala I di PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung dengan jumlah rata-rata persalinan perbulan yaitu sebanyak 85 ibu bersalin. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden, teknik sampling dengan Accidental Sampling dimana sampel berdasarkan kebetulan ditemui cocok dengan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS) dan Skala Likert Kecemasan Persalinan. Dilakukan pada bulan Juli 2023. Analisis data secara univariat dan bivariat (uji Wilcoxon). Rata-rata tingkat nyeri persalinan sebelum diberi aromaterapi lavender sebesar 6,33. Rata-rata tingkat nyeri persalinan setelah diberi aromaterapi lavender sebesar 4,30. Rata-rata tingkat kecemasan sebelum diberi aromaterapi lavender sebesar 29,33. Rata-rata tingkat kecemasan setelah diberi aromaterapi lavender sebesar 21,63. Hasil uji Wilcoxon nyeri persalinan diperoleh p= 0,000 (p0,05). Dan Hasil uji Wilcoxon kecemasan persalinan diperoleh p= 0,000 (p0,05). Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri dan kecemasan pada persalinan kala I di wilayah PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung. Aromaterapi lavender ini sebagai suatu alternatif yang baik untuk mengurangi nyeri dan kecemasan pada persalinan kala I sehingga diharapkan dapat diterapkan bagi PMB Wirahayu, S.Tr.Keb Bandar Lampung. Kata Kunci: Kala I, Kecemasan, Nyeri Persalinan, Aromaterapi Lavender
Efektivitas Terapi Akupresur Titik Pc 6 Dalam Mengatasi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Wana Kec. Melinting Desy Supiantari; Anissa Ermasari; Fijri Rachmawati; Ike Ate Yuviska
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14421

Abstract

ABSTRACT Emesis gravidarum (morning nausea and vomiting) is a physiological change that occurs due to increased levels of the human chorionic gonadotropin (HCG) hormone produced by the placenta. As a complaint, nausea and vomiting are still considered normal, so disturbances during pregnancy are considered normal, but if this nausea and vomiting is excessive and continues without knowing the time, it can cause fluid disturbances (dehydration). One way to reduce emesis gravidarum is with acupressure therapy, point pc 6 .Based on data from pregnant women who visited from the beginning of January to February 2023 at the wana health center, there were 62 pregnant women on the first visit, and of the 62 k1 pregnant women there were 35 pregnant women who experienced nausea, vomiting or emesis gravidarum. The aim of this study was to find out the average The average level of emesis gravidarum in first trimester pregnant women at the wana health center in 2023 before and after being given PC 6 point acupressure. The method used was quantitative, the research design used the one group pre-test and post-test approach, with a population of 62 pregnant women and a sample of 30 respondents, conducted in July 2023. The sampling technique used purposive sampling, univariate and bivariate data analysis used test Wilcoxon. The results of the research conducted by the author show that there is an effect of applying PC 6 point acupressure on the level of emesis gravidarum in first trimester pregnant women at the sub-district health center. Rolls before being given the intervention and after being given the acupressure intervention at PC 6 point, with a p-value of 0.000 (0.005). The conclusion from the treatment of PC 6 point acupressure therapy on the emission of gravidarum in the 1st trimester of pregnant women at the Wana sub-district health center. Melinting in 2023 that there is an effect on the level of emesis gravidarum in first trimester pregnant women at the sub-district wana health center. Rolling and already effective. The role of health workers should pay more attention to the problem of emesis gravidarum in pregnant women and need training in pc 6 point acupressure techniques so that they are more competent so they can provide complete midwifery care. Keywords: PC 6 Point Acupressure, Emesis Gravidarum, Pregnant Women Trimester I  ABSTRAK Emesis gravidarum (mual muntah di pagi hari) merupakan salah satu perubahan fisiologis yang terjadi karena peningkatan kadar hormon Human chorionic gonandotropin (HCG) yang dihasilkan oleh plasenta. Sebagai keluhan mual muntah ini masih dianggap wajar sehingga gangguan selama kehamilan ini dianggap normal, namun mual muntah ini jika berlebihan dan terus menerus tanpa mengenal waktu maka bisa menimbulkan ganguan cairan (dehidrasi).Salah satu cara untuk mengurangi emesis gravidarum dengan terapi akupresur titik pc 6.Berdasarkan data ibu hamil yang berkunjung diawal bulan januari sampai dengan februari 2023 di puskesmas wana, sebanyak 62 ibu hamil kunjungan pertama, dan dari 62 ibu hamil k1 tersebut ada 35 ibu hamil yang mengalami mual muntah atau emesis gravidarum. Tujuan penelitian ini untuk diketahui rata-rata tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di puskesmas wana tahun 2023 sebelum dan sesudah diberikan akupresur titk PC 6. Metode yang digunankan adalah kuantitatif,desain penelitian menggunakan pendekatan the one group pre-tes dan post-tes,dengan populasi 62 ibu hamil dan sampel 30 responden, dilakukan di bulan juli 2023.Teknik sampling menggunakan purposive sampling,analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bahwa ada pengaruh penerapan akupresur titik PC 6 terhadap tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di puskesmas wana kec. Melinting sebelum diberikan intervensi dan sesudah diberikan intevensi akupresur titik PC 6 yaitu dengan nilai p-value adalah 0.000 (0.005). Kesimpulan dari perlakuan terapi akupresur titik pc 6 terhadap emisis gravidarum ibu hamil trimester 1 di puskesmas wana kec. Melinting tahun 2023 bahwa ada pengaruh terhadap tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di puskesmas wana kec. Melinting dan sudah efektif.Peran petugas kesehatan hendaknya lebih memperhatikan masalah emesis gravidarum pada ibu hamil dan perlu pelatihan teknik akupresur titik pc 6 supaya lebih kompeten agar dapat memberikan asuhan kebidanan yang paripurna. Kata Kunci: Akupresur Titik PC 6, Emesis Gravidarum, Ibu Hamil Trimester
Pengaruh Penyuluhan dengan Media LCD terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri tentang Keputihan di SMAN 1 Bandar Negeri Suoh (BNS) Sri Utami; Ana Mariza; Wayan Aryawati; Anisa Ermasari
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.11855

Abstract

ABSTRACT Leucorrhoea is discharge other than blood from the vaginal canal that is out of the ordinary, whether it smells or not, and is accompanied by itching. Leucorrhoea can be caused by an infection/inflammation. In addition, it can be caused by hormonal problems and lack of awareness and knowledge to maintain good feminine hygiene. Leucorrhoea is a common thing experienced by women, one of which is young women, especially high school students. Quantitative research, quasy experimental research design with a two group pre and posttest approach. The population of this study were all teenagers at SMAN 1 Bandar Negeri Suoh (BNS) as many as 192 people with a sample used as many as 66 respondents divided into 33 intervention groups and 33 control groups using quota sampling. The research was conducted at SMAN 1 Bandar Negeri Suoh (BNS) in June 2023. Data collection by questionnaire. Data analysis was univariate (average) and bivariate (wilcoxon). There is an effect of counseling with LCD media on increasing the knowledge of adolescent girls about vaginal discharge at SMAN 1 Bandar Negeri Suoh (BNS). Showed that the knowledge of adolescents about vaginal discharge before being given to the intervention group was 7.8 and after the intervention was 11.8. While the knowledge of adolescents about vaginal discharge before the control group was 9.12 and knowledge of adolescents about vaginal discharge after the control group was 11.0. There is an effect of counseling with LCD media on increasing the knowledge of adolescent girls about vaginal discharge at SMAN 1 Bandar Negeri Suoh (BNS) (p-value = 0.000). For the school to further improve the counseling about vaginal discharge in collaboration with the local health center to provide information about reproductive health. Keywords: Counseling, Vaginal Discharge, Adolescent Knowledge  ABSTRAK Keputihan adalah keluarnya cairan selain darah dari liang vagina di luar kebiasaan, baik berbau atau tidak, serta disertai gatal. Keputihan dapat disebabkan oleh adanya infeksi/peradangan.Salah satu cara untuk mencegah keputihan adalah meningkatkan pengetahuan melalui  penyuluhan melalui media LCD. Dari 10 remaja tersebut sebanyak 70% diantaranya belum mendapatkan informasi tentang keputihan. Hal ini disebabkan karena belum pernah diadakan penyuluhan terkait keputihan di sekolah. Sebanyak 60% dari 10 siswa tersebut, tidak mengetahui bagaimana cara membasuh setelah BAB dan BAK yang benar (dari depan kebelakang).Tujuan penelitian ini adalah diketahui pengaruh penyuluhan dengan media LCD terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang keputihan di SMAN 1 Bandar Negeri Suoh (BNS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian menggunakan quasy eksperimen dengan pendekatan two group pre and posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja yang berada di SMAN 1 Bandar Negeri Suoh (BNS) sebanyak 192 orang dengan sampel yang digunakan sebanyak 66 responden dibagi menjadi 33 kelompok intervensi dan 33 kelompok kontrol dengan teknik sampling yang digunakan yaitu sampling kuota. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner serta analisis data  yang dilakukan secara univariat (rata-rata) dan bivariat (wilcoxon). Ada pengaruh penyuluhan dengan media LCD terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang keputihan di SMAN 1 Bandar Negeri Suoh. Hasil Penelitian diketahui pengetahuan remaja tentang keputihan sebelum diberikan pada kelompok intervensi adalah 7,8 dan sesudah intervensi adalah 11,8. Sedangkan pengetahuan remaja tentang keputihan sebelum kelompok kontrol adalah 9,12 dan pengetahuan remaja tentang keputihan sesudah kelompok kontrol adalah 11,0. Ada pengaruh penyuluhan dengan media LCD terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang keputihan di SMAN 1 Bandar Negeri Suoh (BNS) (p-value = 0,000). Bagi pihak sekolah agar lebih meningkatkan lagi penyuluhan tentang keputihan dengan bekerjasama dengan pihak puskesmas setempat untuk memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi. Kata Kunci: Penyuluhan, Keputihan, Pengetahuan Remaja