Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Bundling Price dan Event Pemasaran Terhadap Minat Konsumen Pada Life Pilates Sutami Kota Bandung Alifia Oktaviani; Ridho Riadi Akbar; Siti Sarah
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Bundling Price dan Event Pemasaran terhadap Minat Konsumen pada Life Pilates Sutami Kota Bandung. Persaingan yang semakin ketat dalam industri kebugaran menuntut perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang mampu menarik perhatian dan meningkatkan minat konsumen. Bundling price memberikan nilai tambah melalui penawaran paket layanan dengan harga yang lebih ekonomis, sedangkan event pemasaran menjadi media komunikasi yang mampu menciptakan pengalaman langsung bagi konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian adalah konsumen Life Pilates Sutami Kota Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bundling Price dan Event Pemasaran memperoleh penilaian dalam kategori sangat baik. Secara parsial, Bundling Price berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Konsumen dengan koefisien regresi sebesar 0,523, sedangkan Event Pemasaran berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,449. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Konsumen dengan nilai Fhitung sebesar 89,696 lebih besar daripada Ftabel sebesar 3,09 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,649 menunjukkan bahwa Bundling Price dan Event Pemasaran mampu menjelaskan 64,9% variasi Minat Konsumen, sedangkan sisanya sebesar 35,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi perusahaan dalam mengembangkan strategi harga dan promosi yang lebih efektif untuk meningkatkan minat konsumen.
Pengaruh Work from Home dan Motivasi Kerja terhadap Disiplin Kerja di DP3AKB Jawa Barat Tri Widya Ningsih Purbakawasa; Ridlwan Muttaqin; Siti Sarah
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2431

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Work from Home (WFH) dan motivasi kerja terhadap disiplin kerja pegawai Aparatur Sipil Negara di DP3AKB Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 38 pegawai ASN yang pernah melaksanakan WFH, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WFH dan motivasi kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan, dengan motivasi kerja sebagai faktor yang lebih dominan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan WFH yang terstruktur, didukung pengawasan dan fasilitas yang memadai, serta motivasi kerja yang kuat dapat meningkatkan disiplin kerja pegawai pada organisasi sektor publik.
Pengaruh Iklim Organisasi dan Disiplin Kerja terhadap Komitmen Kerja Karyawan di Badan Pendapatan Kabupaten Bandung Norman Burhanuddin; Ridlwan Muttaqin; Siti Sarah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12423

Abstract

Studi ini urgensinya ialah guna mengkaji korelasi antara iklim organisasi dan disiplin kerja terhadap komitmen pegawai di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif. Dari 187 pegawai yang mengisi survei, sebanyak 66 orang dipilih secara acak menggunakan teknik *proportional stratified sampling*. Data dianalisis memanfaatkan pendekatan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Pengumpulan data dilaksanakan dengan survei berskala Likert. Temuan studi memperlihatkan iklim organisasi pengaruhnya positif serta signifikan secara statistik terhadap komitmen pegawai (F = 31,544; p = 0,001). Analisis statistik juga mengungkapkan disiplin kerja meningkatkan komitmen pegawai (F = 0,532; t = 5,001; p = 0,001). Kombinasi antara disiplin kerja dan iklim organisasi memberi dampak positif signifikan terhadap komitmen kerja. Secara keseluruhan, kedua variabel ini menjelaskan separuh dari variasi komitmen pegawai (R² = 0,510). Temuan ini mengindikasikan dua faktor paling signifikan dalam meningkatkan komitmen pegawai di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung adalah peningkatan standar tempat kerja dan penerapan peraturan yang lebih tegas. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penciptaan lingkungan organisasi yang kondusif dan penerapan disiplin kerja yang konsisten menjadi aspek penting dalam meningkatkan komitmen pegawai. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendorong pegawai untuk bekerja secara lebih bertanggung jawab, menjaga kepatuhan terhadap aturan, serta mendukung tercapainya tujuan organisasi secara efektif. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi instansi dalam merumuskan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan kerja dan penguatan budaya disiplin sehingga komitmen pegawai dapat dipertahankan maupun ditingkatkan secara berkelanjutan.
Pengaruh Peningkatan Kinerja Karyawan Operasional Terhadap Benefit Yang Di Terima, Jobdesk Yang Sesuai, Dan Lingkungan Kerja (Studi Kasus Pada Perusahaan PT Glafidsya Rma Group) Alya Nurhafidza; Siti Sarah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh benefit yang diterima, kesesuaian jobdesk, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan operasional pada PT Glafidsya RMA Group. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif melalui penyebaran kuesioner sebagai instrumen penelitian. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari hasil pengisian kuesioner oleh responden. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan operasional PT Glafidsya RMA Group, dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benefit yang diterima, kesesuaian jobdesk, dan lingkungan kerja secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan operasional pada PT Glafidsya RMA Group. Hasil uji simultan menunjukkan nilai Fhitung sebesar 1129,595 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sedangkan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,974, yang berarti bahwa 97,4% variasi kinerja karyawan operasional dapat dijelaskan oleh variabel benefit yang diterima, kesesuaian jobdesk, dan lingkungan kerja, sedangkan 2,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, peningkatan benefit yang diterima, kesesuaian jobdesk, dan lingkungan kerja yang baik akan meningkatkan kinerja karyawan operasional pada PT Glafidsya RMA Group.
Pengaruh Brand Image, Harga, Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Eyemazing Eyeshadow Palette Hanasui Pada Marketplace Shopee Erna Marselina; Arie Hendra Saputro; Siti Sarah; Ezra Karamang
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13069

Abstract

Persaingan di sektor kosmetik yang semakin intensif mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif guna meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image (X1), Harga (X2), dan Promosi (X3) terhadap Keputusan Pembelian (Y) produk Eyemazing Eyeshadow Palette Hanasui pada marketplace Shopee di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden yang memenuhi kriteria penelitian dan pernah melakukan pembelian produk Eyemazing Eyeshadow Palette Hanasui melalui marketplace Shopee. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Image (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Harga (X2) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y), sedangkan Promosi (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Secara simultan, Brand Image (X1), Harga (X2), dan Promosi (X3) berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y), dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 79,5%, sedangkan sebesar 20,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian konsumen lebih dipengaruhi oleh citra merek dan kesesuaian harga dibandingkan aktivitas promosi. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam menentukan strategi pemasaran yang lebih tepat untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen.