Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Personal Branding dan Kualitas Informasi terhadap Keputusan Pembelian Produk Digital (Studi pada Akun Instagram @afrizallkuy) Afrizal Achmad; Siti Sarah
eCo-Buss Vol. 8 No. 3 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i3.3679

Abstract

Pertumbuhan ekonomi digital telah menciptakan peluang besar bagi Creator Economy, namun fenomena kesenjangan antara interaksi dan konversi penjualan (engagement-conversion gap) masih menjadi tantangan utama, khususnya pada penjualan produk digital kebugaran di akun Instagram @afrizallkuy. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Personal Branding serta Kualitas Informasi dalam menentukan Keputusan Pembelian produk digital. Pendekatan yang diaplikasikan bersifat kuantitatif melalui metode deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian terdiri dari 105 responden dengan penentuan sampel via teknik Purposive Sampling, serta pengolahan data memakai regresi linear berganda lewat perangkat SPSS. Temuan riset mengonfirmasi secara parsial bahwa Personal Branding dan Kualitas Informasi berdampak positif sekaligus signifikan bagi Keputusan Pembelian. Apabila diuji simultan, kedua faktor ini menyumbangkan pengaruh dominan mencapai 63,8% lewat perolehan F hitung 89,898. Kesimpulannya, integrasi antara kredibilitas figur kreator sebagai ahli dan penyajian informasi produk yang lengkap pada landing page merupakan faktor kunci dalam memitigasi risiko persepsi konsumen dan mendorong terjadinya transaksi pada produk intangible. Temuan ini memberikan penegasan bahwa penguatan otoritas figur serta transparansi data produk menjadi instrumen vital dalam membangun kepercayaan di pasar digital. Oleh karena itu, optimalisasi strategi komunikasi pemasaran yang edukatif sangat diperlukan guna meminimalisir keraguan calon pembeli dalam mengonsumsi produk non-fisik.
Pengaruh Brand Awareness dan Kepercayaan Konsumen terhadap Minat Beli pada Platform Lynk.id Nhenna Riyani; Siti Sarah
eCo-Buss Vol. 8 No. 3 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i3.3680

Abstract

Eskalasi persaingan pada sektor industri kreatif digital menuntut penyedia Platform untuk memahami perilaku strategis penggunanya. Studi ini dilakukan guna menganalisis signifikansi rekognisi merek (Brand Awareness) serta ekspektasi keandalan atau biasa disebut Kepercayaan Konsumen (Consumer Trust) dalam menstimulasi intensi transaksional pada layanan Lynk.id. Melalui paradigma kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, penelitian ini melibatkan 97 partisipan yang dijaring menggunakan metode Teknik Sampling Bertujuan (Purposive Sampling). Analisis inferensial dioperasikan melalui model regresi linear berganda untuk membedah pola pengaruh antarvariabel. Temuan empiris mengonfirmasi bahwa secara simultan maupun parsial, kedua faktor tersebut berkontribusi nyata terhadap kecenderungan pembelian. Secara spesifik, kepercayaan konsumen muncul sebagai determinan paling krusial dengan besaran pengaruh mencapai 79,5%, melampaui dampak dari sekadar pengenalan merek. Hal ini menunjukkan bahwa bagi konsumen produk digital, aspek keamanan dan kredibilitas Platform menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan untuk bertransaksi. Implikasi dari riset ini menyarankan pengelola Lynk.id untuk memperkuat sistem perlindungan konsumen dan transparansi fitur guna menjaga loyalitas serta menarik minat pengguna baru secara berkelanjutan. 
Pengaruh Brand Ambassador, Harga, dan Kemasan terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Esqa Beauty pada Generasi Z di Kota Bandung Wantina Novia Rahmawati; Ida Farida Oesman; Siti Sarah; Wildan Guretno Prasetiyo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8527

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana brand ambassadors, harga, dan kemasan ESQA Beauty memengaruhi keputusan pembelian perusahaan kosmetik tersebut kepada generasi milenial dan Gen Z di Bandung. Merek-merek di sektor kosmetik bersaing ketat untuk mendapatkan perhatian pelanggan karena pesatnya perkembangan industri ini, sehingga bisnis di bidang ini perlu meningkatkan strategi pemasaran mereka. Banyak elemen pemasaran, seperti tokoh terkenal yang menjadi brand ambassadors, bagaimana Generasi Z memandang biaya produk, dan desain kemasan yang menarik secara visual, memiliki dampak pada demografi konsumen yang melek media sosial ini. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikasi, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. 275 Generasi Z di Bandung yang merupakan pembeli produk ESQA Beauty saat ini atau sebelumnya disurvei melalui kuesioner. Pengambilan purposive sampling dengan kriteria yang telah ditentukan digunakan sebagai pendekatan sampel sesuai dengan tujuan penelitian. Untuk mengetahui bagaimana setiap variabel independen memengaruhi variabel dependen, data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Penelitian ini menemukan bahwa penetapan harga, kemasan, dan brand ambassadors semuanya berperan dalam keputusan pembelian akhir konsumen. Telah terbukti pula bahwa ketiga elemen ini, jika dipertimbangkan bersama, secara signifikan memengaruhi pengambilan keputusan konsumen. Keputusan pembelian pelanggan produk ESQA Beauty terutama dipengaruhi oleh harga, diikuti oleh brand ambassador, dan kemudian oleh kemasan.
Pengaruh Harga dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Jasa Ekspedisi Sicepat Ekspress Di Cimahi Utama Rifa Laila Fadhilah; Ida Farida Oesman; Wildan Guretno Prasetiyo; Siti Sarah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8890

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kepuasan klien jasa ekspedisi dengan harga dan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepuasan klien jasa ekspedisi dengan harga dan kualitas layanan. Responden dalam penelitian ini adalah individu yang telah menggunakan  jasa ekspedisi siCepat Ekspress. Dengan ukuran sampel 400 responden, strategi pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Harga, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan diukur oleh responden menggunakan skala Likert lima tingkat, yang dirancang khusus untuk penelitian ini. Perangkat lunak statistik digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh menggunakan teknik regresi linier berganda. Semua asumsi klasik, serta validitas dan reliabilitas, telah diverifikasi sebelum pengujian hipotesis. Penelitian ini menentukan bahwa variabel harga secara signifikan dan positif memengaruhi kepuasan pelanggan pada tingkat signifikansi 0,000 dan nilai koefisien regresi 0,400. Dengan koefisien regresi 0,858 dan tingkat signifikansi 0,000, variabel kualitas layanan tidak hanya secara positif dan signifikan memengaruhi kepuasan pelanggan, tetapi juga merupakan variabel terpenting dalam memprediksi kepuasan pelanggan secara keseluruhan. Kedua variabel independen tersebut memiliki dampak substansial terhadap kepuasan pelanggan, seperti yang ditunjukkan oleh nilai F sebesar 449,409 dan tingkat signifikansi 0,000. Selain itu, menurut koefisien determinasi, harga dan kualitas layanan menyumbang 69,4% dari varians kepuasan pelanggan, sedangkan faktor lain menyumbang 30,6% sisanya. Berdasarkan hasil ini, penyedia jasa ekspedisi, untuk menarik dan mempertahankan pelanggan di tengah persaingan industri yang ketat, harus berupaya memberikan harga yang wajar dan secara konsisten meningkatkan kualitas layanan mereka.
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA: STUDI LITERATUR Rizal Abdul Mutaqin; Bunga Farhana; Muhamad Fardhan; Siti Sarah
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja organisasi. Dalam konteks ini, keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) dan kepuasan kerja merupakan faktor penting yang diduga memengaruhi semangat kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan kepuasan kerja terhadap semangat kerja melalui pendekatan studi literatur terhadap penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah yang relevan melalui basis data seperti Google Scholar, Portal Garuda, dan SINTA, yang kemudian diseleksi berdasarkan kesesuaian variabel dan tahun publikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian mengindikasikan work-life balance berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan. Namun demikian, beberapa studi menunjukkan bahwa work-life balance tidak selalu berpengaruh secara langsung terhadap semangat kerja, melainkan melalui peran mediasi kepuasan kerja. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja merupakan variabel kunci yang menjembatani hubungan antara work-life balance dan semangat kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya serta memberikan implikasi praktis bagi organisasi dalam upaya meningkatkan semangat kerja karyawan.
Pengaruh Kualitas Produk, Harga Dan Ulasan Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Sprei Lady Rose Prime Di Shopee Elvia Luthfiah Nurohmah; Siti Sarah; Ridlwan Muttaqin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9764

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan membedah pengaruh tiga faktor utama—ulasan konsumen, harga, dan kualitas produk—terhadap keputusan pembelian merek Sprei Lady Rose Prime di ekosistem Shopee. Guna mencapai tujuan tersebut, kuesioner disebarkan kepada 100 responden yang dipilih secara sengaja (purposive sampling) berdasarkan rekam jejak pembelian mereka. Pengujian hipotesis dilakukan melalui analisis regresi linier berganda dibantu perangkat lunak IBM SPSS Statistics 30. Hasilnya meyakinkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, kualitas, harga, dan ulasan berdampak signifikan terhadap keputusan konsumen. Secara kolektif, variabel-variabel ini memberikan 63,1% variasi pada keputusan pembelian, dengan sisa pengaruh (36,9%) berasal dari variabel luar. Output penelitian ini menyuguhkan rekomendasi praktis bagi penjual dalam menyusun strategi harga, perbaikan kualitas, dan manajemen reputasi digital demi mendongkrak penjualan. Selain menjadi acuan praktis bagi pelaku usaha, kajian ini juga memperkaya literatur mengenai perilaku konsumen di era e-commerce. Bagi peneliti berikutnya, disarankan untuk memperluas cakupan variabel atau meneliti platform digital lain guna mendapatkan perspektif industri yang lebih komprehensif.  
Peran Perceived Value Memediasi Pengaruh Harga Dan Diskon Di E-Commerce Shopee Nonny Sukmawati; Siti Sarah; Palupi Permata Rahmi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11509

Abstract

Evolusi pesat pada sektor belanja daring menciptakan iklim persaingan yang kian kompetitif antarplatform e-commerce, terutama bagi Shopee yang secara konsisten melakukan penyesuaian biaya layanan dan menghadirkan promosi interaktif guna mempertahankan pangsa pasarnya. Studi ini diarahkan untuk mengkaji bagaimana pengaruh persepsi harga dan diskon memengaruhi keputusan pembelian dengan menempatkan perceived value yang menjembatani hubungan tersebut pada pengguna e-commerce Shopee di Kota Bandung. Melalui prosedur path analysis, temuan pada Model I menunjukkan bahwa Persepsi Harga (β = 0,344) dan Diskon (β = 0,447) secara signifikan mendorong peningkatan Perceived value, dengan kontribusi varians sebesar 40,5%. Selanjutnya, analisis pada Model II mengungkapkan bahwa Persepsi Harga (β = 0,201), Diskon (β = 0,263), dan Perceived value (β = 0,444) memberikan pengaruh positif signifikan terhadap Keputusan Pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Model ini memiliki nilai koefisien determinasi sebesar 54,9%. Selanjutnya, hasil validasi menggunakan uji Sobel menegaskan bahwa perceived value secara teoretis berperan krusial sebagai variabel mediasi dalam menghubungkan strategi penetapan harga serta promosi dengan intensi pembelian konsumen. Secara manajerial, temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi promosi di Shopee tidak hanya bertumpu pada besaran diskon, melainkan juga pada kemampuan platform dalam mengomunikasikan nilai manfaat yang dirasakan konsumen selama proses transaksi berlangsung.
Pengaruh Content Marketing dan Brand Awareness terhadap Minat Beli pada Produk Glad 2 Glow Nurlaeli Azizah; Siti Sarah; Ridho Riadi Akbar
Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Bisnis, Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jbme.v7i2.3534

Abstract

Glad 2 Glow has entered the attention space of Indonesian skincare consumers through short video content, accessible pricing, and a light brand personality that is familiar to young social media users. This study examines how content marketing and brand awareness are associated with consumers' purchase interest in Glad 2 Glow products. A quantitative survey was conducted with 96 respondents who had encountered Glad 2 Glow content on social media. The data were assessed using item validity, reliability, descriptive statistics, classical assumption checks, multiple linear regression, and hypothesis testing. The findings show that content marketing encourages purchase interest by clarifying product benefits, reducing uncertainty, and helping consumers compare skincare alternatives before buying. Brand awareness also strengthens purchase interest because a recognizable name, visual identity, and repeated exposure make the brand easier to recall in a crowded skincare category. Simultaneously, both variables account for 39.6% of the variation in purchase interest. The study indicates that Glad 2 Glow needs to balance viral content with credible product education, consistent visual identity, and communication that converts audience attention into purchase consideration
Pengaruh Budaya Organisasi Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Dengan Motivasi Sebagai Variabel Mediasi Pada PT XYZ Mutia Nurul Badriah; Siti Sarah
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v6i2.2430

Abstract

With the intrinsic encouragement of PT XYZ employees as mediators, this study aims to explore the relationship between organizational norms and work productivity. The methodology used is quantitative and combines descriptive and verification approaches. The descriptive approach involves the description of the condition of the study variables, while the verification approach uses path analysis To test the relationship between factors, this study uses a full sampling approach. Saturated, 85 employees became the study population. According to research findings, organizational culture, work motivation, and productivity are all beneficial. There is no substantial direct correlation between organizational culture and work productivity levels, but there is a positive and significant relationship between work motivation and organizational culture. Increased productivity is best achieved by increasing employee enthusiasm, which in turn is driven by a positive company culture, as research shows that employee motivation can moderate the influence of company culture on productivity.