Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji pengaruh citra merek, kesadaran merek dan social media marketing terhadapminat beli di kota Bandung. Tehnik sample yang digunakan pada penelitian ini adalah nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah populasi sample yang digunakan adalah 100 responden dengan menyebarkan angket (Kuisioner). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan metode analisis yang digunakandi dalam penelitian ini adalah asumsi klasik,uji regresi linear berganda, uji koefisiensi dan korelasi, dan pengujian hipotesis uji t dan uji F .Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakuakan, maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut; pengujian hipotesis uji t, Nilai t hitung citra merek adalah sebesar 2.671 lebih besar dari nilai t tabel 1,984 dan nilai Sig. 0,000 lebih kecil dari probabilitas 0,05, maka dapat disimpulkan secara parsial Citra Merek berpengaruh terhadap minat beli, , Nilai t hitung Kesadaran merek adalah sebesar -1,624 angka tersebut lebih kecil dari nilai t tabel 1,984 dan nilai Sig. 0,108 lebih besar dari probabilitas 0,05, maka dapat disimpulkan secara parsial Kesadaran Merek tidak berpengaruh terhadap Minat Beli, Nilai t hitung Social Media Marketing adalah sebesar 3,625 lebih besar dari nilai t tabel 1,984 dan nilai Sig. 0,000 lebih kecil dari probabilitas 0,05, maka dapat disimpulkan secara parsial Social Media Marketing berpengaruh terhadap Minat beli, Nilai t hitung Social Media Marketing adalah sebesar 3,625 lebih besar dari nilai t tabel 1,984 dan nilai Sig. 0,000 lebih kecil dari probabilitas 0,05, maka dapat disimpulkan secara parsial Social Media Marketing berpengaruh terhadap Minat Beli, Pengujian hipotesis uji f menunjukan nilai nilai F hitung sebesar 75.617. Karena nilai Fhitung 75.617 > F tabel 3,090, maka Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Citra Merek, Kesadaran Merek dan Social Media Marketing secara bersama-sama berpengaruh terhadap Minat Beli produk sepatu Patrobas di kota Bandung