Nurhikmah Nurhikmah
Fakultas Psikologi Universitas Bosowa

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Deskripsi Hardiness pada Perawat Perempuan di Kota Makassar Zahra Aulia Narisha Ramadani; Nurhikmah Nurhikmah; Rahmat S. Bintang
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/q47qnz42

Abstract

Hardiness merupakan karakteristik kepribadian yang membantu individu bertahan dalam situasi penuh tekanan melalui tiga dimensi utama: komitmen, kontrol, dan tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat Hardiness pada perawat perempuan di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 390 perawat perempuan dari berbagai rumah sakit di Kota Makassar. Instrumen yang digunakan adalah Dispositional Resilience Scale (DRS-15) yang dikembangkan oleh Kobasa (1979) dan Maddi (2002). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat berada pada kategori sedang (77,7%), diikuti oleh kategori tinggi (13,6%) dan rendah (8,7%). Analisis berdasarkan karakteristik demografis menunjukkan bahwa perawat dengan usia lebih matang dan masa kerja lebih lama cenderung memiliki tingkat Hardiness lebih tinggi. Selain itu, perawat yang bekerja di ruang rawat inap dan ICU menunjukkan Hardiness lebih baik dibandingkan perawat di unit lain. Temuan ini menunjukkan bahwa Hardiness berperan sebagai faktor protektif penting dalam menghadapi tekanan kerja, meskipun sebagian besar perawat masih berada pada kategori sedang sehingga memerlukan penguatan dukungan psikologis dan organisasi.
Gambaran Work Engagement Pada Karyawan Perusahaan X Di Kota Makassar Maria Eibel Frankelistya; Nurhikmah Nurhikmah; Andi Muhammad Aditya S
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/8wqhdf38

Abstract

Work Engagement adalah suatu kondisi psikologis yang positif yang ditandai oleh keterlibatan dan partisipasi aktif individu dalam pekerjaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran work engagement pada karyawan perusahaan X di Kota Makassar. Responden dalam penelitian ini berjumlah 422 responden yang bertatus karyawan di perusahaan X yang berdomisili di Kota Makassar menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah skala siap sebar dari Utrecht Work Engagement Scale-17 (UWES-17) (Schaufeli dan Bakker, 2010) yang telah dikembangkan ulang oleh (Munir, 2023) dengan 32 item yang mencangkup 3 aspek dari work engagement (daya juang, dedikasi, dan penghayatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki work engagement dengan kategori rendah sebanyak 213 responden dengan presentase 50,5%, kategori rendah berjumlah 135 responden dengan presentase 32%, kategori tinggi sebanyak 8 responden dengan presentase 1,9%, dan pada kategori sangat tinggi sebanyak 66 responden dengan presentase 15,6%.  
Fenomena Quiet Quitting: Mengungkap Pengaruh Job Satisfaction Pada Pegawai Negeri Sipil Di Kota Makassar Kadek Marchellyn Wiarma; Syahrul Alim; Nurhikmah Nurhikmah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/c28bq941

Abstract

Fenomena quiet quitting menggambarkan kondisi pegawai yang bekerja hanya sesuai dengan deskripsi formal tanpa keterlibatan lebih lanjut, sehingga dapat menurunkan kinerja organisasi. Salah satu faktor yang memengaruhi quiet quitting adalah kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap quiet quitting pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei terhadap 408 PNS aktif berusia 18–60 tahun. Instrumen penelitian meliputi job satisfaction survey (Spector, 1985) dan quiet quitting scale (Galanis, 2023) yang mencakup aspek pelepasan diri, kurangnya inisiatif, dan motivasi rendah. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan kepuasan kerja terhadap quiet quitting (p < 0,05) dengan koefisien regresi -0,323. Kepuasan kerja menjelaskan 40,7% variasi quiet quitting. Penelitian menyimpulkan bahwa semakin tinggi kepuasan kerja, semakin rendah kecenderungan quiet quitting pada PNS di Makassar.   
Gambaran Kepercayaan Diri Mahasiswi Pengguna Makeup di Kota Makassar Septiani Watrimni; Sulasmi Sudirman; Nurhikmah Nurhikmah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/48vtm348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kepercayaan Diri Mahasiswi Pengguna Makeup di Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi di Kota Makassar yang menggunakan makeup dengan jumlah sampel 390 mahasiswa menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket dengan alat ukur yang digunakan untuk mengukur variabel Kepercayaan Diri dalam penelitian ini menggunakan skala oleh Tristiana, Ervina, & Handayani (2024) berdasarkan teori dari Lauster (1978) terdiri dari 24 aitem. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pengguna makeup dengan usia kategori paling tinggi yaitu dengan usia 21-23 tahun atau 4.6%.  
Gambaran Stres Kerja pada Guru Sekolah Dasar di Tana Toraja Indah Sarassang; Minarni Minarni; Nurhikmah Nurhikmah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/774rz641

Abstract

Pendidikan adalah salah satu aspek penting dalam pembangunan suatu negara. Pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Guru merupakan salah satu elemen kunci dalam proses Pendidikan. Berdasarkan Undang-Undang No. 14 Tahun 2005, guru didefinisikan sebagai pendidik profesional yang memiliki tugas utama untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik dalam jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, serta pendidikan menengah dalam jalur pendidikan formal. Guru sekolah dasar memiliki peran sentral dalam proses pendidikan, karena mereka bertanggung jawab dalam membimbing serta mengembangkan potensi siswa secara optimal. Pada tahap ini, anak-anak memiliki karakteristik khas, seperti kegemaran bermain, aktif bergerak, bekerja dalam kelompok, serta belajar melalui pengalaman langsung. Banyaknya peristiwa yang terjadi pada guru di sekolah dasar dapat menyebabkan guru mengalami stres kerja. Penelitian ini berfokus pada stress kerja yang dialami oleh guru SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran stres kerja pada guru SD di Kecamatan Sangalla’ Selatan, Kabupaten Tana Toraja. Variabel pada penelitian ialah stress kerja. Responden pada penelitian ini ialah Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Sangalla Selatan, Tana Toraja yang sudah bekerja minimal selama 1 tahun sebanyak 80 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala Robbins & Judge (2016). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan teknik analisis deskriptif sebagai teknik dalam menganalisis data. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan gambaran stress kerja pada guru SD di Kecamatan Sangalla Selatan Kabupaten Toraja berada pada kategori tinggi yakni sebanyak 36%.