Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Madaniya

Penguatan Tata Kelola Keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kampoeng Rajoet Bandung Eristy Minda Utami; Devy Mawarnie Puspitasari; Farida Nursjanti; Lia Amaliawiati; Reva Yuliani
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.399

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan kinerja pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami penurunan yang berdampak pada pemutusan hubungan kerja dan risiko kredit macet. Kondisi ini terjadi akibat ketidakcakapan pelaku UMKM pada penguasaan teknologi serta pencatatan dan pelaporan keuangan. Penelitian menemukan bahwa mayoritas pelaku UMKM tidak memiliki keterampilan yang memadai dalam pengelolaan keuangan serta rendahnya pemahaman akan pentingnya pencatatan dan pembukuan bagi keberlangsungan usaha. Sedangkan penyusunan dan analisis pengelolaan keuangan mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi pencapaian keberhasilan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan tata kelola keuangan yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM Kampoeng Radjoet, Binong Jati Kota Bandung yang bertindak sebagai mitra. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam upaya pengumpulan data dan informasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM Kampoeng Radjoet, Binong Jati Kota Bandung terhadap pengelolaan keuangan serta merekomendasikan indikator yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM agar mempertahankan kelangsungan bisnisnya sehingga dapat berperan serta dalam mengatasi masalah pengangguran yang terjadi akibat Pandemi Covid-19.
Pemberdayaan Pemulung Pancoran Barat melalui Pelatihan Aneka Kreasi Daur Ulang Devy Mawarnie Puspitasari; Matsani Matsani
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.462

Abstract

Peningkatan pemulung terlihat di beberapa kawasan perkotaan, termasuk kawasan Pancoran Barat Jakarta Selatan. Pola hidup mereka biasanya kumuh dan tinggal di daerah berisiko tinggi. Hal ini disebabkan rendahnya tingkat pendidikan dan kualifikasi yang tidak memadai. Selain itu, sebagian besar rumah mereka tidak dapat dihuni karena minimnya pendapatan. Dilihat dari fenomena di atas, diperlukan adanya pembinaan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka, khususnya dalam memanfaatkan barang bekas yang dikumpulkan untuk kembali produktif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Program Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan memberdayakan pemulung Pancoran Barat melalui pelatihan kreasi daur ulang di RT. 008/003 Jakarta Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Kegiatan ini terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap persiapan. Tahap kedua adalah demonstrasi mengolah sampah anorganik menjadi berbagai kreasi daur ulang. Tahap ketiga adalah pelatihan tentang pemasaran produk dan akuntansi keuangan dengan cara yang sederhana. Tahap keempat adalah evaluasi keberhasilan program. Hasil yang diperoleh melalui simulasi dan penyuluhan adalah ibu-ibu pemulung lebih kreatif dalam menggunakan kesempatannya untuk mengembangkan keterampilan dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Peningkatan Literasi Keuangan Bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kelurahan Srengseng Meruya Selatan Devy Mawarnie Puspitasari; Andriansyah Bachtillah
Madaniya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.738

Abstract

Musibah pandemi di awal tahun 2020 semakin menurunkan daya beli masyarkat. Kondisi ini semakin mempersulit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk dapat bertahan dalam situasi sulit ini. Setelah pandemi berlalu, UMKM ingin segera bangkit dan dapat kembali menjalankan usahanya kembali. Namun, keinginan ini terganjal oleh banyak kendala, diantaranya ketersediaan modal yang merupakan faktor kunci untuk menjalankan kembali usahanya. Kendala ini tidak terkecuali dihadapi oleh UMKM dan calon pengusaha UMKM di kawasan Srengseng Meruya Selatan. UMKM di Srengseng Meruya Selatan memiliki beberapa permasalahan, di antaranya tidak memiliki pengetahuan dan wawasan mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR), literasi mengembangkan usahanya, dan tidak mempunyai keberanian untuk mengambil KUR karena tidak memiliki aset (jaminan). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan peningkatan literasi keuangan mengenai KUR Mikro dan KUR Kecil, persyaratan dan ketentuan KUR, alur pengajuan KUR, dan keunggulan dari produk KUR guna mendukung usahanya. Metode yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu tahap pertama persiapan. Pelaksanaan tahap kedua adalah pemberian edukasi kepada UMKM. Langkah ketiga yaitu melakukan evaluasi kegiatan. Berdasarkan penyebaran kuesioner diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan wawasan masyarakat UMKM Srengseng setelah mendapatkan penyuluhan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat UMKM dapat meningkatkan kapasitas usahanya, meningkatkan ekonomi keluarga dan sekitar juga turut menyerap tenaga kerja.