FITRIANI SARI HANDAYANI RAZAK, FITRIANI SARI HANDAYANI
Universitas Sulawesi Barat

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KUASA WACANA KEBUDAYAAN BUGIS MAKASSAR DALAM PILKADA DI KABUPATEN PINRANG (STUDI KASUS: IMPLEMENTASI NILAI-NILAI SIPAKATAU, SIKAINGE’ DAN SIPAKALEBBI DALAM MEMOBILISASI MASSA PADA PILKADA PINRANG TAHUN 2013) RAZAK, FITRIANI SARI HANDAYANI
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Politik Profetik
Publisher : Department of Political Science, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.764 KB) | DOI: 10.24252/profetik.v3i1a2

Abstract

This article outlines the existence of cultural values in shaping behavior of political elites in seizing power or in election campaign process in Pinrang in 2013. In one hand, some people romantically treat culture as heritage for the sake of today and future society to realize and for functioning as a guide in establishing an ideal pattern of community life. On the other hand, there are some deviating practices, which have never been revisited.
The Existence of Single Candidates in the 2024 Regional Elections in Maros Regency Nasiruddin, Nurfadilah; Nuraliah, Dewi; Fitriani Sari Handayani Razak; Dwi Rianisa Mausili
Journal of Social and Policy Issues Volume 5, No 3 (2025) July - September
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v5i3.440

Abstract

The purpose of this study is to analyze the existence of a Single Candidate in the 2024 Regional Head Election in Maros Regency. This study uses a qualitative method with a deductive approach. The research technique is the observation method, namely conducting reflexivity and triangulation and conducting interviews with several agencies such as the Election Supervisory Agency, academics, youth leaders, community organizations and the general public. As well as other sources, namely documents from existing regulations, internet documents and trusted journals. The research was conducted in August - October 2024. The results of the study show that the regional elections will be followed by a Single candidate who is the incumbent, namely the Regent candidate. Initially paired with his partner in the previous period, but because he did not meet the requirements (TMS), there must be a process of replacing the partner in the registration stage. The existence of a Single candidate in the regional elections is also influenced by several things, namely, first, the strength of the Maros Regent candidate who is the incumbent and has social capital and symbolic capital and the strength of support from political parties which is fully held by the Single candidate pair, namely Chaidir Syam-Muetazim. So the pair must advance in the regional head elections against an empty box.
MODEL PENDIDIKAN POLITIK BAGI PEMILIH PEMULA DI MAN 1 POLMAN (MENYIAPKAN PEMILIH PEMULA AKTIF PADA PEMILU 2024) Razak, Fitriani Sari Handayani; Nasiruddin, Nurfadilah; Husniah, Husniah; Pahruddin, Pahruddin; Salam, Andi Muhammad Ikbal; Nuraliah, Dewi; Aminuddin, Ahmad; Rahmawati, Rezki; Usri, Usri
MALAQBIQ Vol. 3 No. 2 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Politik kepada Pemilih Pemula berguna untuk memberikan informasi, nilai, pemahaman dan pengetahuan tentang Pendidikan politik pemilih pemula dalam menggunakan hak suaranya dalam pemilihan umum khususnya pada tahun 2024 mendatang. Pemilih pemula sebagai target untuk dipengaruhi karena dianggap belum memiliki pengalaman voting pada pemilu sebelumnya, jadi masih berada pada sikap dan pilhan politik yang belum jelas. Pemilih pemula yang baru mamasuki usia hak pilih juga belum memiliki jangkauan politik yang luas untuk menentukan kemana mereka harus memilih. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung (tatap muka) pada hari Jum’at tanggal 24 November 2023 di MAN 1 Polewali Mandar, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu: 1) Materi tentang Deskripsi Pendidikan Politik Pemilih Pemula; 2) Materi tentang Perilaku Pemilih Pemula Menjelang Pemilu 2024; 3) Materi tentang Peran Perguruan Tinggi terhadap Pendidikan Politik Pemilih Pemula; 4) Materi tentang Peran Media terhadap Pendidikan Politik Pemilih Pemula. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang deskripsi Pendidikan politik pemilih pemula, Perilaku Pemilih Pemula. Hasil dari pengabdian masayarakat ini bahwa siswa sebagai pemilih pemula menjadi memahami, dan mengerti, akan aktif berpartisipasi serta tidak apatis terhadap kegiatan pemilihan umum yang akan datang.
Pemberdayaan Generasi Muda dalam Pemanfaatan Teknologi untuk Pembangunan Desa Karama di Kabupaten Polewali Mandar Nasiruddin, Nurfadilah; Sultan, Muhammad; Razak, Fitriani Sari Handayani; Muhammad, Muhammad; Mappatunru, Andi; Ridwan, Ridwan; Amiruddin, Ahmad
RUANG KOMUNITAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Ruang Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Ilmu Politik bekerjasama Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rkjpm.v3i2.61281

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan pemuda Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, dengan mengusung tema “Peran Pemuda dan Digitalisasi.” Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan kapasitas pemuda dalam menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di era digitalisasi 5.0. Pemuda sebagai generasi penerus bangsa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator dan agen perubahan dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan budaya. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap, yaitu ceramah, sharing session, dan tanya jawab interaktif untuk menggali permasalahan serta solusi yang relevan bagi pemuda Desa Karama. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan motivasi pemuda untuk berperan aktif dalam pengembangan potensi daerah melalui pemanfaatan teknologi digital secara kreatif dan produktif. Dengan demikian, kegiatan ini mendorong terbentuknya generasi muda yang adaptif, berdaya saing, dan siap menghadapi transformasi digital global.