Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Membentuk Karakter Islami Siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Sengkang Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo Jumari Jumari; Amirah Mawardi; Ratna wulandari
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 3 No. 4 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v3i4.4265

Abstract

This study aims to describe the role of Guidance and Counseling (GC) teachers in shaping students’ Islamic character at Madrasah Aliyah Muhammadiyah Sengkang, Tempe District, Wajo Regency. The study employed a descriptive qualitative approach using observation, in-depth interviews, and documentation techniques. Research subjects included GC teachers, homeroom teachers, the principal, and students. The total student population was 129, with observational findings indicating that 24 students still demonstrated low Islamic character, reflected in weak responsibility, social awareness, and behavioral discipline. The results show that GC teachers play strategic roles as counselors, motivators, facilitators, role models, and evaluators through individual counseling services, personal–social guidance, and religious habituation programs such as dhuha prayer, short sermons, and Qur’anic recitation. Individual counseling services produced observable behavioral improvements, including increased worship discipline, honesty, responsibility, and social care. The findings confirm that Islamic character development is most effective through integrated counseling services, role modeling, habituation practices, and teacher collaboration. This study strengthens the position of school counseling services as a key instrument in Islamic character formation within madrasah education.
Peran Ketahanan Psikologis Orang Tua Pedagang Street Food terhadap Semangat Belajar Anak Maulitul Khaera; Ratna Wulandari; Rukiana Novianti Putri
Educational Journal Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ec4zcp53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran ketahanan psikologis orang tua pedagang street food terhadap semangat belajar anak di Yala, Thailand. Ketahanan psikologis menjadi faktor penting dalam menghadapi tekanan ekonomi dan sosial, terutama pada keluarga dengan tingkat pendapatan rendah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap satu keluarga pedagang makanan jalanan yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak berusia 13 tahun. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, kondensasi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan psikologis orang tua tercermin melalui sikap optimisme, keyakinan spiritual, kemampuan regulasi emosi, dan dukungan sosial. Meskipun menghadapi keterbatasan ekonomi dan kelelahan fisik, orang tua tetap berusaha memberikan contoh positif serta dukungan emosional bagi anak. Hal ini berdampak pada meningkatnya motivasi belajar anak, yang terlihat dari kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan cita-cita untuk berprestasi. Dengan demikian, ketahanan psikologis orang tua tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme bertahan hidup, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam menumbuhkan semangat belajar dan karakter tangguh pada anak di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.
Enhancing Self-Confidence Through Individual Counseling Among Student Victims of Psychological Violence A. Nurul Azisa; Siti Haeria Anwar; Ratna Wulandari
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 28, No 2 (2025): Indonesian Journal of Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijes.v28i2.85319

Abstract

Self-confidence is an essential aspect that enables individuals to deal with various life situations and serves as an important foundation for personal development. However, students’ self-confidence can be negatively affected by experiences of violence, particularly psychological or mental violence, occurring in their surrounding environment. Violence may take different forms, including verbal and non-verbal actions, which can significantly influence students’ emotional well-being and self-perception. Therefore, this study aims to implement individual counseling as an effort to enhance the self-confidence of students at SMAN 6 Bone who are victims of psychological violence