Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN UKM KERIPIK BUAH UNTUK PERLUASAN KE PASAR EKSPOR Santi Widyaningrum; Catharina Aprilia Hellyani; Liem Gai Sin; Rino Tam Cahyadi
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi berbagai sektor kehidupan termasuk bidang bisnis dan ekonomi. Kondisi ini juga dialami oleh UKM CV Putri Alin Jaya sebagai produsen keripik buah di kota Batu, Malang. UKM ini sudah berdiri sejak tahun 2007 dengan menyerap tenaga kerja sampai 25 orang yang dijangkau dari tetangga sekitar rumahnya. Perubahan yang terjadi pada lingkungan pasar selama kondisi Pandemi Covid-19 telah membuat pasar lesu dan terjadi penurunan pada penjualan sehingga berdampak pada pengurangan jumlah produksi untuk meminimalisir kerugian. Berlatar belakang dari permasalahan ini, kami melakukan pendampingan dengan tujuan memberikan pengetahuan tentang standar, prosedur ekspor dan pasar ekspor produk makanan agar usaha ini dapat bertahan bahkan berkembang memasuki pasar Internasional melalui perluasan ke pasar ekspor. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian diawali dengan focus group discussion (FGD) dengan Ibu Yayuk Murniwati pemilik UKM CV Putri Alin Jaya melalui meeting Zoom dikarenakan masih diberlakukannya pembatasan social masa pandemic Covid-19. Dalam FGD tersebut disampaikan penjelasan tentang tujuan pengabdian dan sekilas teknis prosedur Export serta penggalian data dan informasi mengenai kegiatan bisnis keripik buah khas Batu tersebut. Dari hasil FGD dirumuskan buku saku Export yang berisikan penjelasan tahapan ekspor mulai dari persiapan sebelum ekspor, prosedur ekspor serta strategi pemasaran ekspor produk makanan.
PENGARUH BRAND IMAGE, KUALITAS PRODUK, DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION PADA KONSUMEN INDONESIA Putu Silvia Marcelina; Yosephine Jessica Teyseran; Catharina Aprilia Hellyani
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 2 (2023): JULI : JURNAL ILMU MANAJEMEN, EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v3i2.1805

Abstract

Fashion adalah sesuatu yang dipakai di tubuh untuk berbagai tujuan, seperti sebagai penutup tubuh, aksesoris, dan identitas pemakainya. Sebuah survei yang dilakukan pada Juni 2020 tentang presentase barang yang paling banyak dibeli orang Indonesia menunjukkan bahwa 70% masyarakat Indonesia lebih banyak membeli produk fashion daripada produk-produk yang lainnya. Konsumen mempertimbangkan banyak hal saat memilih produk fashion, baik secara offline maupun e-commerce, termasuk kualitas dan harga. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari dampak dari ketiga variable bebas yang diteliti terhap keputusan pembelian pelaggan untuk barang fashion pada konsumen di Indonesia. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menyelidiki faktor apa saja yang dapat mengubah keputusan konsumen dalam membeli suatu produk, seperti citra merek, kualitas dan harga. Untuk penellitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yaitu mengumpulkan informasi dari berbagai penelitian sebelumnya dengan topik yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 faktor yang dapat mengubah keputusan konsumen dalam membeli suatu produk yaitu: citra merek, harga dan kualitas. Penelitian ini diharapakan agar bisa sebagai tambahan pertimbangan bagi pelaku usaha di dunia fashion dalam menyusun strategi brand, produk dan harga.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Work Engagement Pada Organisasi Perusahaan Andhika Banu Bismoko; James Christian Suwandi; Catharina Aprilia Hellyani
MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/muqaddimah.v1i3.374

Abstract

The current organization can not be separated from the role of members and leaders. In the running of an organization the role of the leader becomes the main factor needed in making the vision and mission of the organization, the organization's goals, and also regulates and directs its members to be able to work in accordance with the direction of the leader. However, nowadays leadership does not always go smoothly. There are several obstacles faced by a leader, especially after the Covid-19 pandemic era ended. The existence of these events makes the employees or members in the organization become unstructured. Therefore, transformational leadership is needed in organizations, especially those within the company so that the organization continues to run. The role of this transformational leadership can also increase the motivation and desire of members to keep working hard and develop more work engagement. This research was carried out using a literature study research methodology using 5 journals as data references and theory books. From the results of the analysis of the author's reference journals, it was found that the transformational leadership style applied by every organization in the company can affect employee performance or work engagement. Based on the literature study conducted, it can be interpreted that transformational leadership has a good influence on employee performance. Transformational leadership also provides space for employees to be able to create ideas that are creative, innovative, and more loyal to the company.
Digital Storytelling sebagai Pra-Pengalaman: Bagaimana Narasi Digital Membentuk Niat Kunjungan dalam Pariwisata Heritage Catharina Aprilia Hellyani; Mar'atul Fahimah; Agni Malagina
MARGIN ECO Vol. 10 No. 1 (2026): Margin Eco: Jurnal Ekonomi dan Perkembangan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas KH A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/margineco.v10i1.7001

Abstract

Tourism marketing has increasingly shifted from attribute-based perspectives toward experience- and meaning-oriented approaches, particularly in heritage tourism. However, limited empirical attention has been given to how tourism experiences are pre-constructed through digital narratives at the pre-visit stage. This study examines how digital storytelling operates as a pre-experience mechanism shaping visit intention in heritage tourism, by integrating perspectives of tourism experience, motivation, destination knowledge, and attitude toward destination. Adopting an interpretive qualitative approach, the study was conducted in Lasem, a community-based heritage city in Rembang Regency, Central Java, Indonesia. Data were collected through group deep interviews involving five informants comprising heritage practitioners and community actors in Lasem, and were analyzed using thematic analysis. The findings reveal that visit intention is shaped by the alignment between digital narratives and lived heritage experiences, which subsequently influences tourists' attitudes and intentions to visit or recommend the destination. Theoretically, this study extends understanding of tourism experience construction at the pre-visit stage. Practically, the findings offer strategic implications for destination managers to develop authentic digital storytelling that aligns with actual on-site experiences in community-based heritage destinations.
Platformized Cultural Marketing in Art, Heritage, and Creative Industries: A Systematic Literature Review of Social Media Research Catharina Aprilia Hellyani; Nanang Suryadi; Raditha Dwi Vata Hapsari
MARGIN ECO Vol. 10 No. 1 (2026): Margin Eco: Jurnal Ekonomi dan Perkembangan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas KH A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/margineco.v10i1.7126

Abstract

Social media has rapidly transformed marketing practices in the arts, heritage, and creative industries. It has shifted from a secondary promotional channel into a strategic infrastructure that shapes branding, audience engagement, visibility, and value creation in platform-mediated environments. However, existing research remains fragmented across cultural sectors, digital platforms, and disciplinary traditions. This study systematically reviews contemporary research on social media and cultural marketing using the PRISMA framework. Data were collected from the Scopus database through a structured Boolean search. From 291 initial records, 94 English-language journal articles published between 2020 and 2026 were selected for final analysis after applying eligibility criteria related to publication year, language, document type, source type, publication stage, subject area, and thematic relevance. The thematic synthesis identifies four main findings. First, social media has reconfigured cultural branding from one-way promotion into platform-adaptive communication based on visual identity, storytelling, and strategic visibility. Second, audience engagement is increasingly understood as a multidimensional process involving participation, co-creation, emotional connection, and relational value. Third, platformization reshapes discoverability and legitimacy through algorithmic visibility, platform metrics, and content-format conventions. Fourth, emerging technologies, including artificial intelligence, analytics, immersive media, and virtual influencers, expand innovation opportunities while raising ethical and managerial concerns related to authenticity, transparency, and institutional capability. This review contributes to cultural marketing and creative economy research by conceptualizing social media as a platformized environment where branding, engagement, visibility, and technological readiness interact to shape cultural value creation. It also identifies gaps in longitudinal, comparative, cross-cultural, and mixed-method studies.
Daya Tarik Platform Third-Party: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Robux Pada Generasi Z Di Indonesia Ezra Forester Standly; Erica Adriana; Uki Yonda Asepta; Catharina Aprilia Hellyani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan konsumen, promosi, dan keamanan transaksi terhadap keputusan pembelian Robux melalui platform third-party (non-resmi) pada pemain Roblox Generasi Z di Indonesia. Fenomena pembelian Robux melalui platform non-resmi menunjukkan adanya perilaku konsumen digital yang cenderung pragmatis, di mana konsumen tetap bersedia melakukan transaksi meskipun terdapat risiko yang relatif tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada 132 responden yang memenuhi kriteria purposive sampling, yaitu pengguna Roblox berusia 17–30 tahun yang pernah melakukan pembelian Robux melalui platform third-party. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kepercayaan konsumen, promosi, dan keamanan transaksi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Robux. Secara parsial, promosi dan keamanan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kepercayaan konsumen tidak berpengaruh signifikan. Variabel keamanan transaksi ditemukan sebagai faktor paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian, diikuti oleh promosi. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,925 menunjukkan bahwa 92,5% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian pada platform third-party lebih dipengaruhi oleh pertimbangan keamanan dan manfaat ekonomis dibandingkan kepercayaan institusional. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami perilaku konsumen digital pada konteks grey market dan transaksi digital berisiko tinggi.
Pengaruh Metaverse Marketing terhadap Consumer Perception dengan Roblox Experience sebagai Variabel Mediasi pada Pengguna Roblox Indonesia yang Terpapar Kampanye Adidas Muhammad Elfan Hernantyo; Catharina Aprilia Hellyani; Santi Widyaningrum; Sahala Manalu; Teofilus Karnalim
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2026): Juli : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan (JIMEK)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v6i2.12010

Abstract

Digital transformation encourages global brands to adopt marketing strategies within virtual environments to engage young consumers. This study analyzes the impact of metaverse marketing on consumer perception, with Roblox experience as a mediating variable among Roblox platform users in Indonesia exposed to the Adidas campaign. The research is backgrounded by the growth of the creative fashion sector and the shift toward immersive brand experiences. The methodology employs a quantitative approach utilizing Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Primary data were gathered via online questionnaires from 103 Roblox users in Indonesia selected through purposive sampling. All constructs were evaluated using reflective indicators on a Likert scale and analyzed with SmartPLS software. The structural model assessment reveals that metaverse marketing does not exert a significant direct effect on consumer perception. Conversely, metaverse marketing demonstrates a strong positive and significant impact on Roblox experience, which subsequently enhances consumer perception. Furthermore, indirect effect testing confirms that Roblox experience fully mediates the relationship. In conclusion, virtual marketing stimuli cannot automatically generate positive evaluations; campaigns must be converted into interactive experiences to optimally construct consumer perception.
Social Media Marketing Intensity terhadap Intention to Use Aplikasi Surplus Indonesia melalui Brand Awareness Raditya Maharani Kharen; Catharina Aprilia Hellyani; I Gusti Ngurah Agung Arya Bhakta Narayana; Sahala Manalu; Santi Widyaningrum
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.18418

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang food waste terbesar di dunia. Di Kota Malang, sampah organik mendominasi komposisi sampah harian dengan persentase mencapai 61%. Kondisi ini menunjukkan tingginya potensi limbah pangan yang dihasilkan oleh masyarakat sehingga diperlukan upaya pengelolaan berbasis preventif dari sumbernya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing Intensity (SMMI) terhadap Intention to Use aplikasi Surplus Indonesia di Malang Raya dengan Brand Awareness sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori melalui survei terhadap 181 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini mengacu pada kerangka Stimulus-Organism-Response (S-O-R), di mana SMMI berperan sebagai stimulus eksternal yang diukur melalui informativeness, interactivity, electronic word of mouth, dan trendiness. Hasil uji menunjukkan bahwa seluruh indikator valid dan reliabel dengan loading factor > 0,70 dan AVE > 0,50. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran digital pada aplikasi berbasis keberlanjutan serta memperkaya literatur perilaku konsumen digital di negara berkembang.
Pengaruh Sistem Absensi Berbasis Aplikasi Talenta terhadap Disiplin Kerja Karyawan pada Perusahaan Perbankan Giovanny Zefanya Cahyono; Catharina Aprilia Hellyani; Peter Remy Yosy Pasla; Felik Sad Windu Wisnu Broto
Aktiva : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/aktiva.v5i1.3652

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh implementasi aplikasi Talenta sebagai sistem absensi digital berbasis aplikasi terhadap disiplin kerja karyawan di sektor perbankan, khususnya pada industri perbankan Indonesia. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kausal atau penelitian eksplanatif. Kriteria sampel dalam penelitian ini merupakan karyawan pada general perbankan yang bertugas di cabang Surabaya, Jakarta, dan Denpasar sebanyak 288 responden. Proses pengumpulan data meliputi kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Talenta secara signifikan meningkatkan kedisiplinan kerja, terutama dalam ketepatan kehadiran dan kepatuhan terhadap jam kerja. Penelitian ini memperkuat teori manajemen sumber daya manusia digital dengan menunjukkan bagaimana teknologi absensi mobile dapat memperbaiki pengawasan dan transparansi kehadiran. Implikasi manajerialnya adalah pentingnya integrasi fitur teknologi seperti GPS tracking dan real-time monitoring untuk meningkatkan efisiensi operasional serta produktivitas kerja. Penelitian ini menjadi referensi strategis bagi organisasi perbankan dalam mengadopsi sistem absensi modern yang mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia di Malaysia melalui Pelatihan Berbasis Praktik Pembuatan Konten Wisata di Media Sosial Catharina Aprilia Hellyani; Mar'atul Fahimah; I Gusti Ngurah Agung Arya Bhakta Narayana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4195

Abstract

Pembuatan konten digital telah muncul sebagai kompetensi penting dalam pemasaran pariwisata kontemporer, terutama di platform seperti Instagram dan TikTok. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pekerja migran perempuan Indonesia di Kuala Lumpur dengan memberikan pelatihan dalam pembuatan materi pariwisata digital untuk media sosial. Kegiatan ini dilaksanakan bersama 22 pekerja migran Indonesia perempuan yang tergabung dalam Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 di bawah naungan Cabang Istimewa Muslimat NU Malaysia. Kurikulum menggunakan metodologi interaktif dan praktis, meliputi perencanaan kalender konten dan simulasi unggahan media sosial nyata. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta tentang media sosial sebagai instrumen pemasaran. Beberapa peserta berhasil menghasilkan kalender konten dan rencana unggahan konten dengan caption yang sudah dilengkapi Hook, CTA dan hashtag / tagar untuk konten Instagram. Kampanye ini menunjukkan bahwa, dengan strategi yang tepat, pekerja migran dapat didorong untuk menggunakan media sosial tidak hanya untuk hiburan tetapi juga sebagai saluran untuk mengakses peluang ekonomi dengan memasarkan layanan pariwisata dan bisnis lokal.