Gapoktan merupakan wujud dari pendidikan non formal yang ada di masyarakat yang berupa penyuluhan bidang pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program Gapoktan sebagai sarana pendidikan non formal dalam mewujudkan kesejateraan masyarakat petani. Teknik analisis menggunakan deskriptif persentase dengan teknik sampling menggunakan Proporsional Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan penyuluhan sudah cukup baik dengan persentase tingkat persiapan 75%, persentase pelaksanaan 66%, dan persentase evaluasi dan pelaporan 70%. Untuk variabel implementasi program Gapoktan indikator kejelasan dan keefektifan program 100% terlaksana dengan baik. Sementara untuk indikator hak dan kewajiban anggota, 60,96% telah mengetahui susunan pengurus, 73,58% anggota menghadiri pertemuan rutin bulanan, dan sebanyak 56,45% mengetahui peraturan internal gapoktan. Sementara variabel kesejahteraan masyarakat petani masuk dalam kriteria cukup.