Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Penggunaan Website sebagai Strategi Online Fundraising di Yayasan Al-Qomariyah Kota Bandung Dianto, Nurul Izza Sayyidina Aufa; Irfan, Maulana; Gutama, Arie Surya
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.51702

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan strategi online fundraising oleh Yayasan Al-Qomariyah, Kota Bandung, dengan fokus pada pemanfaatan website company profile. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aspek-aspek yang memengaruhi kesuksesan penggalangan dana online, seperti aksesibilitas, akuntabilitas, edukasi, interaksi, dan pemberdayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Al-Qomariyah telah memanfaatkan kombinasi pendekatan yang inklusif melalui online fundraising untuk mencapai keberlanjutan dalam dukungan finansial dan direct funding pada proyek spesifik. Website Al-Qomariyah telah mengakomodasi pengalaman berdonasi yang baik, tetapi interaksi lebih fokus dilakukan melalui media sosial. Transparansi penggunaan dana tidak disajikan secara eksplisit melalui website unuk menjaga privasi donatur. Interaksi dalam website masih belum optimal, sehingga media sosial dimanfaatkan untuk meningkatkan interaksi tersebut dan menjadi wadah utama dalam mendorong partisipasi dan donasi. Penelitian ini merekomendasikan Yayasan Al-Qomariyah untuk melakukan integrasi yang lebih baik antara website dengan platform penggalangan dana online lainnya, meningkatkan interaksi di website, serta memperbanyak konten edukatif untuk mendorong partisipasi aktif dalam peningkatan online fundraising mereka. 
Analisis Potensi Desa Wisata dalam Upaya Peningkatan Kapasitas Masyarakat di Desa Bangunkarya Kabupaten Pangandaran Alifa, Nazmi Nur; Humaedi, Sahadi; Gutama, Arie Surya
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.38562

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi desa wisata di Desa Bangunkarya dalam upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Desa Bangunkarya adalah salah satu desa di Kecamatan Langkaplancar yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Desa wisata adalah komunitas pedesaan yang menawarkan pengalaman wisata dengan fokus pada budaya, tradisi, alam, dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Potensi desa wisata tidak dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan tanpa didukung sumber daya manusia yang berkualitas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengambil bahan bacaan sebagai informasi dari berbagai sumber tulisan ilmiah seperti jurnal dan buku tentang potensi desa wisata, peningkatan kapasitas, dan pengembangan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Bangunkarya memiliki potensi wisata yang beragam dan unik. Desa ini memiliki daya tarik wisata alam seperti Bukit Durian dan Sungai Batu Kelir, serta aktivitas wisata yang menarik misalnya “Kikiciprikan” dan eksplorasi Goa Langkob. Desa Bangunkarya juga memiliki produk UMKM dari pertanian, perkebunan, dan peternakan yang berpotensi mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Sumber daya manusia yang berkualitas dinilai penting untuk memastikan pengembangan desa wisata yang berkelanjutan sehingga diperlukan upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Penerapan strategi peningkatan kapasitas yang tepat dapat menjadikan Desa Bangunkarya sebagai destinasi wisata unggulan yang menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan.Kata kunci: Desa Bangunkarya, Desa Wisata, Peningkatan KapasitasAbstract This study aims to describe the potential of tourism villages in Bangunkarya Village in an effort to increase community capacity. Bangunkarya Village is one of the villages in Langkaplancar District that has the potential to be developed as a tourist village. A tourist village is a rural community that offers a tourist experience with a focus on the culture, traditions, nature, and daily life of the local people. The potential of tourism villages cannot develop optimally and sustainably without the support of quality human resources. The research method used is a literature study by taking reading materials as information from various scientific writing sources such as journals and books about the potential of tourism villages, capacity building, and community development. The results showed that Bangunkarya Village has diverse and unique tourism potential. This village has natural attractions such as Durian Hill and Batu Kelir River, as well as interesting tourist activities such as "Kikiciprikan" and exploration of Langkob Cave. Bangunkarya Village also has MSME products from agriculture, plantations, and animal husbandry that have the potential to support sustainable tourism development. Quality human resources are considered important to ensure the sustainable development of tourism villages, so efforts to increase community capacity are needed. The implementation of the right capacity building strategy can make Bangunkarya Village a leading tourist destination that offers a unique experience for tourists.Keywords: Desa Bangunkarya, Tourism Village, Capacity Building 
Tahap Pra Pengorganisasian Komunitas Lokal dalam Mitigasi Bencana di Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran Ramadhan, Gumilang; Gutama, Arie Surya; Fedryansyah, Muhammad
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.39847

Abstract

Desa Karangjaladri merupakan wilayah yang sering terdampak oleh bencana menyebabkan diperlukannya upaya mitigasi guna mengurangi mengurangi jumlah korban, dan besarnya kerugian akibat bencana yang ditimbulkan. Upaya yang dapat dilakukan adalah pembentukan organisasi lokal berbasis mitigasi. Sebelum dibentuknya organisasi lokal, masyarakat dapat melakukan tahap pra pengorganisasian dalam teori Community Organizing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas yang dapat dilakukan masyarakat lokal pada tahap pra pengorganisasian dan juga pentingnya tahapan pra pengorganisasian dalam konteks mitigasi sebelum dilakukan tahapan selanjutnya dari manajemen bencana. Penelitian  ini menggunakan Studi Literatur dengan melakukan pengkajian berbagai literatur relevan, termasuk buku, jurnal ilmiah, berita dan data dari penelitian terdahulu yang telah dipublikasikan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa masyarakat Desa Karangjaladri harus dapat terlebih dahulu mengklarifikasi dan menjelaskan kondisi umum awal masyarakat mengenai berbagai dimensi baik kondisi sosial, politik, budaya, sejarah, ekonomi, geografi, demografi, infrastruktur, pola aktivitas masyarakat dan aktivitas pemimpin lokal. Tulisan ini memberikan saran masyarakat bersama para pemimpin lokal harus memanfaatkan berbagai aktivitas keseharian masyarakat untuk melakukan tahap pra-pengorganisasian sebagai upaya dan modal dasar untuk mempersiapkan  pembentukan organisasi lokal yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mitigasi bencana. Selain itu masyarakat yang mampu menjelaskan dan mengklarifikasi kondisi awal kehidupan mereka akan memiliki dasar kuat dan keinginan besar untuk berpartsipasi secara aktif melakukan perubahan ke arah lebih baik
Penguatan Kapasitas bagi UMKM di Rukun Warga 07, Kelurahan Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung Pratama, Yudhistira Anugerah; Gutama, Arie Surya; Fedryansyah, Muhammad
Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 2 (2023): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial (Pusdiklatbangprof Kesos), Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i2.3242

Abstract

Penguatan kapasitas merupakan rangkaian kegiatan bagi kelompok dengan pendampingan rutin, agarkelompok tersebut dapat berkembang menjadi kelembagaan yang aktif, partisifatif, serta berfungsi sesuai dengan peranannya di masyarakat. Penguatan kapasitas yang dikaji dalam artikel ini adalah penguatan kapasitas UMKM di Rukun Warga 07, Kelurahan Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menganalisis penguatan kapasitas UMKM di RW 07 yang terdiri dari empat dimensi, yakni peran pemimpin lokal, pengembangan komunitas lokal, komunikasi vertikal dan horizontal, serta dukungan pihak luar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan dimensi penguatan kapasitas UMKM di RW 07 sudah terimplementasi dengan baik, namun belum mencapai hasil maksimal. Tidak maksimalnya proses penguatan kapasitas tersebut terlihat dari belum adanya proses pengembangan komunitaslokal di RW 07. Hal tersebut berimplikasi terhadap terhambatnya pencapaian tujuan dari penguatan kapasitas UMKM di RW 07. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberikan saran bagi penguatan kapasitas UMKM diRW 07, diantaranya pemimpin lokal di RW 07 perlu menjaga dan meningkatkan perannya, komunitas lokal perlu dikembangkan, komunikasi vertikal dan horizontal perlu dijaga dan ditingkatkan, serta dukungan pihak luar perlu dimanfaatkan seoptimal mungkin. Selain itu, peneliti juga memberikan saran berupa pemberian pelatihan bagi UMKM di RW 07 agar proses penguatan kapasitas dapat dilaksanakan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Assessing the Leverage of Islamist Groups and Opposition Parties Alliance in Indonesia’s Regional Electoral Contest Herdiansah, Ari Ganjar; Gutama, Arie Surya; Sumadinata, Widya Setiabudi
Jurnal Politik Vol. 8, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article tempts to verify the intricate dynamics of political alliances between Islamist groups and opposition parties in Indonesian elections, focusing on the 2018 West Java gubernatorial contest. The study employs exit poll data, investigating the relationship between religiosity, politico-religious narratives, and voting behaviour. While the mobilising power of Islamist groups appeals to political parties, creating a temporary alliance, these do not guarantee electoral triumph even in a conservative region. The politico-religious propaganda, in principle, consolidates Islamist-inclined voters. Despite high levels of religiosity among voters, the alliance's strategies fail to convey this religious mobilisation into broad electoral success. This underscores that the efficacy of such campaigns is contextually dependent and shaped by local socio-political conditions. However, the alliances offer potential political leverage, suggesting an enduring interplay between Islamist groups and political parties in the Indonesian electoral landscape. This exploration contributes to understanding the complexities of Islamist mobilisation within multi-level electoral contests.