Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Socialization of Android-Based Health Service System Application (Good Care) at Clinic of Wijaya Kusuma, Surakarta, Central Java, Indonesia and Becora Primary Health, Dili Province, Timor Leste Oliva Virvizat Prasastin; Frieda Ani Noor; Aris Prastyoningsih; Anggi Putri Aria Gita; Nella Tri Surya; Sufina Pinto; Agustinho Moreira
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i7.10040

Abstract

ABSTRAK Sistem informasi saat ini telah mengalami perkembangan melalui penggunaan media digital, salah satunya dalam bidang pelayanan kesehatan. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merupakan jenis pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sebagai garda terdepan dalam peningkatan status derajat kesehatan. Sistem pelayanan kesehatan yang sudah berjalan pada FKTP terutama pada praktik swasta masih terdapat beberapa kendala selain berkaitan dengan sistem register masih dilakukan secara manual dengan cara mencatatat pada buku pendaftaran sehingga memungkinkan risiko terjadi kesalahan dan proses pencarian data kunjungan memakan waktu yang lama. Tenaga kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mengetahui, menerapkan atau mengaplikasikan serta meningkatkan literasi terkait perkembangan teknologi dalam pengelolaan atau manajemen pelayanan kesehatan. Sehingga dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini harapannya pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan dapat terpenuhi sesuai kebutuhan (customer’s needs). Presentasi, tutorial, diskusi dan evaluasi yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting. Hasil perhitungan rata-rata skor peserta mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi yaitu sebesar 1,6 poin dari 6,8 menjadi 8,4. dan didapatkan nilai kepuasan peserta sangat baik dengan skor rata-rata kebermanfaatan sebesar 4,57. Peningkatan terhadap pemahaman berbanding lurus dengan peningkatan kesadaran dan motivasi dalam memanfaatkan akses layanan kesehatan baik dalam bentuk media, informasi maupun jasa layanan kesehatan di fasilitas layanan kesehatan setelah mendapatkan pemaparan materi melalui presentasi dan Buku SOP Penggunaan Aplikasi Good Care. Kata Kunci: Good Care, Aplikasi, Digitalisasi, Layanan Kesehatan  ABSTRACT The current information system has developed through the use of digital media, one of which is health services. Primary Health Care is a type of health service that provides health services to the community as the front guard in improving health status. The health service system that has been running at primary healthcare, especially in private practice, still has several obstacles other than those related to the register system which is still done manually by recording it in the registration book so that there is a risk of errors occurring and the process of searching for visit data takes a long time. Health workers at primary healt care know, apply or implementation and improve literacy related to technological developments in the management of health services. So that with this community service activity it is hoped that health services in health service facilities can be fulfilled as needed (customer's needs) ). Presentations, tutorials, discussions and evaluations. The results of the average participant score increased after being given education, namely by 1.6 points from 6.8 to 8.4. and obtained a very good participant satisfaction score with an average usefulness score of 4.57. The increase in understanding is directly proportional to the increase in awareness and motivation in utilizing access to health services in the form of media, information and health service services at health service facilities after receiving material exposure through presentations and the Guide Book for Using of Good Care Application. Keywords: Good Care, Applications, Digitalization, Health Services
Identifikasi Risiko Manajemen di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soeratno Gemolong Sragen Pujilestari, Agustina; Joko Kismanto; Nella Tri Surya; Intan Nurcahyaningsih; Afrilia Kusumaning Tyas
Journal of Health Education and Literacy Vol 6 No 1 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v6i1.2891

Abstract

Abstrak Kesiapan rumah sakit dalam menyongsong akreditasi harus didukung oleh penerapan manajemen risiko yang merupakan salah bentuk upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan di rumah sakit. Melalui penerapan manajamen risiko, rumah sakit diharapkan mampu mengidentifikasi hal yang dapat menjadi hambatan dalam meraih capaian indikator mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko manajemen di Rumah Sakit Umum Daerah dr.Soeratno Gemolong Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Metode pengumpulan data akan dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Ditemukan adanya risiko manajemen terkait risiko keuangan, risiko kepatuhan, risiko operasional, risiko reputasi dan risiko legal, serta tidak ditemukannya risiko manajemen terkait risiko kebijakan dan risiko fraud. Komitmen dari seluruh jajaran rumah sakit sangat diperlukan untuk menyukseskan strategi pengendalian risiko manajemen yang sudah dibuat oleh Rumah Sakit Umum Daerah dr.Soeratno Gemolong. Abstract Hospital readiness in welcoming accreditation must be supported by the implementation of risk management which is a form of continuous quality improvement efforts in hospitals. Through the implementation of risk management, hospitals are expected to be able to identify things that can become obstacles in achieving quality indicator results. This study aims to identify management risks at dr.Soeratno Gemolong Regional General Hospital, Sragen. This research is a qualitative research with a case study design. The informant selection technique used in this study was purposive sampling. Methods of data collection will be carried out by interview, observation and documentation. Management risk was found related to financial risk, compliance risk, operational risk, reputation risk and legal risk, and no management risk related to policy risk and fraud risk was found. Commitment from all levels of the hospital is needed for the success of the management risk control strategy that has been developed by the dr.Soeratno Gemolong Regional General Hospital.
Analisis Implementasi Sistem Rujukan Online BPJS Kesehatan Pada Puskesmas Nusukan Surakarta Nurul, Sri Nurul Kuraini; Anggi Napida Anggraini; Nella Tri Surya
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): Jul-Agu
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v1i3.110

Abstract

Pasien di Puskesmas Nusukan Surakarta sering mengeluhkan proses pembuatan surat rujukan yang begitu lama, terkadang pasien rujukan harus menunggu beberapa jam karena sering terjadi gangguan jaringan internet saat proses penginputan surat rujukan. Hal ini dapat mempegaruhi mutu pelayanan di Puskesmas Nusukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi sistem rujukan online BPJS Kesehatan pada Puskesmas Nusukan Surakarta. Penelitian ini merupaka penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 3 orang yang terdiri dari Kepala Puskesmas Nusukan, Dokter Fungsional, dan Petugas Pelayanan Rujukan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan pelayanan sistem rujukan online pada pasien BPJS Kesehatan di Puskesmas Nusukan telah dilakukan dengan cukup baik. Namun masih ditemukan kendala seperti pemadaman listrik dan gangguan wi-fi sering terjadi, yang secara langsung memengaruhi proses pelayanan. Selain itu, ditemukan juga masalah pada kemampuan implementor, seperti penempatan petugas yang tidak sesuai dengan latar belakang keahlian mereka, yang menyulitkan analisis terhadap surat keterangan rujukan manual dari dokter kepada petugas rujukan.
Pengaruh Pengetahuan Pasien BPJS Kesehatan Dengan Optimalisasi Pemanfaatan Penggunaan Aplikasi Mobile JKN Di RSU Kabupaten Sragen Sri Nurul Kuraini; Anggi Napida Anggraini; Nella Tri Surya
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): Jul-Agu
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i4.480

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan, termasuk melalui aplikasi Mobile JKN, menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun, pemanfaatannya masih belum optimal di berbagai wilayah, termasuk di RSU Kabupaten Sragen. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya tingkat pengetahuan pasien BPJS terhadap fungsi dan manfaat aplikasi Mobile JKN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan pasien BPJS Kesehatan terhadap optimalisasi pemanfaatan penggunaan aplikasi Mobile JKN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional study dan melibatkan 85 responden yang merupakan pasien rawat jalan pengguna Mobile JKN. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71,8% responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik, dan 62,4% responden menunjukkan penggunaan aplikasi yang juga tergolong kurang optimal. Namun, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan aplikasi Mobile JKN dengan nilai p-value sebesar 0,026 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pengetahuan seseorang, maka semakin besar kemungkinan penggunaan aplikasi secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada pasien mengenai manfaat serta cara penggunaan aplikasi Mobile JKN untuk mendukung efisiensi pelayanan kesehatan.
ANALYSIS OF HEALTH WORKERS' PERFORMANCE THROUGH THE DEVELOPMENT OF HUMAN RESOURCES IN PUBLIC HEALTH SERVICE IN INDONESIA AND TIMOR LESTE Anggi Putri Aria Gita; Oliva Virvizat Prasastin; Nella Tri Surya; Frieda Ani Noor; Sufina Pinto; Agnes Prawistya Sari
The Indonesian Journal of Public Health Vol. 20 No. 2 (2025): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC HEALTH
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijph.v20i2.2025.263-274

Abstract

Introduction: To achieve an ideal and satisfactory level of health for the community, it is very important to provide high-quality services provided by health professionals. Therefore, health workers are expected to show high performance. Based on the 2023 Indonesian Health Profile, 11.5% of community health centers have a shortage of health workers, namely doctors. Timor Leste does not yet have higher education in nursing, so the number of nurses needed is still insufficient. Aims: to analyze the influence of health worker performance on human resource development in the Indonesian and Timor Leste Public Health Services. Methods: A study was conducted involving 43 health professionals. The tool used was a survey conducted through Google Forms. This study used chi-square to investigate the correlation between the two variables and logistic regression to identify the parameters most strongly associated with the performance of health workers. Result: The research findings show that in bivariate analysis, training and work motivation have an impact on the performance of health workers. However, in multivariate analysis, training emerged as the most significant component, with a p-value of 0.021, an odds ratio of 7.173, and a 95% confidence interval of 1.338-8.458. Conclusion: The performance of health workers is largely influenced by their level of training. Health workers with superior training showed 7,173 times more effective performance compared to health workers with poor training. Carrying out regular and continuous training, tailored to the health needs of workers, so that they can master their field of work.