Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Kehidupan Keluarga Pasangan Suami - Istri yang Hasil Ngitung Weton Tidak Cocok Desi Susanti; Emizal Amri
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 5 No 2 (2023): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2023)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v5i2.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kehidupan keluarga pasangan suami-istri yang hasil ngitung wetonnya tidak cocok. Ngitung weton masih lazim dilaksanakan oleh orang Jawa di Jorong Pujorahayu Nagari Kotobaru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat sebelum pelaksanaan perkawinan. Kasus yang diangkat dalam penelitian ini adalah calon pasangan suami istri yang hasil ngitung wetonnya tidak cocok, tetapi keduanya tetap melangsungkan pernikahan. Dilihat dari segi pendekatannya, penelitian ini termasuk kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian berjumlah 20 orang. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Temuan penelitian dianalisis dengan teori fenomenologi Alfred Schutz. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: kehidupan lima keluarga yang hasil ngitung weton tidak cocok, berbanding terbalik dengan hasil ramalan weton sebelum pernikahan. Kelima keluarga memiliki hasil ramalan yang buruk, akan tetapi mereka memiliki cara pandang yang berbeda sehingga berusaha untuk menjadikan kehidupan keluarganya tidak seperti yang diramalkan. Pemahaman mengenai apa yang akan terjadi dalam kehidupan kelima keluarga informan menurut ramalan weton menjadi motivasi mereka untuk berusaha menciptakan kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah (terhindar dari keburukan yang terungkap dalam ramalan weton mereka).
Upaya Pelestarian Tradisi Pidato Pasambahan di Kota Jambi Balkis Oktaviani Putri; Emizal Amri; Lia Amelia
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 6 No 1 (2024): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (June 2024)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v6i1.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kegiatan pelestarian tradisi pasambahan oleh organisasi Perkumpulan Keluarga Besar Manggopoh atau yang disingkat menjadi PKBM yang berada di Kota Jambi. Tradisi pidato pasambahan merupakan salah satu tradisi lisan asal Minangkabau yang terkenal dengan kiasan-kiasannya yang indah dengan makna tersirat di dalamnya. Tradisi ini tidak hanya dapat dijumpai di daerah asal saja tetapi di daerah rantau yaitu di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe etnografi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipan, wawancara, dan studi dokumen. Jumlah informan adalah 9 orang. Permasalahan penelitian ini dianalisis menggunakan teori struktural fungsional yang dikemukakan oleh Talcott Parsons dengan skema AGIL. Temuan penelitian ini yaitu dalam mencapai tujuan melestarikan kebudayaan PKBM telah melakukan upaya pelestarian tradisi pidato pasambahan secara bersama dengan cara mengupayakan guru pidato pasambahan, mengupayakan anggota belajar pidato pasambahan, melaksanakan proses pembelajaran secara rutin, serta melakukan praktek tradisi pidato pasambahan pada upacara-upacara adat di lingkungan PKBM.
Strengthening Digital Learning: Training on Making Digital-Based Evaluation Instruments for MGMP Sociology Teachers in Tanah Datar: Penguatan Digital Learning: Pelatihan Pembuatan Instrumen Evaluasi Berbasis Digital Bagi Guru MGMP Sosiologi se-Kabupaten Tanah Datar Fernandes, Reno; Ananda, Azwar; Amri, Emizal; Wita, Gusmira; Ferdyan, Rhavy
CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Vol. 4 No. 1 (2024): Consen: Indonesian Journal of Community Services and Engagement
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/consen.v4i1.1079

Abstract

Pembelajaran secara daring maupun blended learning selama ini menuntut guru Sosiologi di Kabupaten Tanah Datar mempersiapkan seluruh proses pembelajaran dalam bentuk digital yang mudah dan praktis. Proses tersebut termasuk salah satunya adalah proses evaluasi pembelajaran. Masih banyak alat evaluasi yang digunakan oleh guru belum dikembangkan kearah pembelajaran digital yang membuat sistem penilaian yang dilakukan oleh guru lebih praktis dan mudah. Solusi yang ditawarkan adalah dengan program peningkatan kompetensi guru dalam merancang instrumen evaluasi berbasis digital sehingga menumbuhkan minat siswa dalam proses pembelajaran dalam mengerjakan tahapan evaluasi dan membantu tugas guru dalam melakukan penilaian yang bermuara pada penguatan digital learning. Salah satu bentuk evaluasi pembelajaran berbasis digital yang dibutuhkan adalah instrumen evaluasi berbasis online (pemanfaatan website) dan berbasis penggunaan aplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam bentuk seminar dan workshop. Selama program pengabdian masyarakat ini guru difasilitasi dan dilatih untuk merancang sistem penilaian berbasis digital. Luaran yang diharapkan guru mampu menghasilkan sistem penilaian berbasis digital terutama alat evaluasi dalam satu Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran Sosiologi. Target luaran yang akan dicapai dari pengabdian masyarakat ini adalah satu buah artikel ilmiah yang dipublikasi pada jurnal Nasional terakreditasi SINTA, publikasi kegitan pada media massa online dan cetak, produk insturumen evaluasi pembelajaran, video kegiatan, dan dan hak kekayaan intelektual.
Makna Simbol Upacara Kematian: Suntiang Bungo Sanggua dan Saluak Anggraini, Tuti; Fitriani, Erda; Amri, Emizal
SOCIUS Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v7i1.179

Abstract

Artikel ini membahas tentang makna simbol pada upacara kematian masyarakat Nagari Salayo Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Masyarakat Minangkabau yang beragama Islam melaksanakan prosesi upacara secara Islam seperti memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkan, akan tetapi di dalam pelaksanaan prosesi upacara kematian yang dilaksanakan masyarakat suatu nagari memiliki keunikan tertentu seperti halnya masyarakat Nagari Salayo. Pada saat mayat berada di dalam rumah dipakaikan suntiang bungo sanggua untuk mayat perempuan atau saluak untuk mayat laki-laki di bagian kepala. Simbol yang ada dalam upacara kematian dianalisa dengan teori interpretivisme simbolik oleh Clifford Geertz. Hasil penelitian ini mengungkapkan makna simbol yang ada dalam upacara kematian adalah penghormatan bagi orang yang meninggal, sebagai tanda orang beradat, hubungan kekeluargaan yang erat, dan solidaritas sosial.
Kondisi Sosial Ekonomi Pekerja Kebun Pasca Alih Kepemilikan Lahan Perkebunan Sawit di Nagari Giri Maju Kabupaten Pasaman Barat Anugrah, Gestara Dwi Yulanda; Amri, Emizal
Jurnal Perspektif Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i1.883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak alih kepemilikan lahan terhadap taraf kondisi sosial ekonomi petani yang menjadi pekerja kebun setelah menjual lahan perkebunan sawitnya kepada pihak luar. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena kontribusi perkebunan sawit memengaruhi kondisi sosial ekonomi suatu masyarakat dan berdampak terhadap kesejahteraan serta kualitas hidup suatu masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah teori aksi oleh Talcott Parson. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 25 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria pekerja kebun, masyarakat lokal, pengurus Koperasi Perkebunan Sawit (KPS), dan pegawai Nagari Giri Maju. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif dari Miles dan Huberman melalui empat tahap analisis yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua dampak dari alih kepemilikan lahan pasca peremajaan sawit yang pertama adalah kondisi sosial mengalami pergeseran status sosial di dalam masyarakat pada posisi lebih rendah, yang kedua adalah kondisi ekonomi menurun karena rendahnya pendapatan yang diperoleh ketika sudah menjadi pekerja kebun sehingga memengaruhi aspek ekonomi lainnya seperti pendidikan anak, kesehatan keluarga, dan aspek kesejahteraan lainnya ikut menurun.
Batalam Ampek: Simbol Hubungan Induak Bako dan Anak Pisang dalam Upacara Perkawinan Restu Amelia; Emizal Amri
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 7 No 1 (2025): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (June 2025)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v7i1.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna batalam ampek dalam perkawinan di Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar. Batalam ampek merupakan baki atau nampan yang berisi empat macam makanan yaitu siwajik, siputiah, sikuniang, dan pinyaram. Makanan ini dibawa oleh induak bako (saudara perempuan ayah) ke rumah anak pisang (anak-anak dari saudara laki-laki) pada waktu upacara perkawinan. Prosesi arak-arakan anak pisang dari rumah bako ke tempat pesta perkawinan, serta makanan khas yang dibawa oleh bako, menarik untuk dikaji secara mendalam. Setelah anak-arakan dan menikmati hidangan di rumah mempelai, rombongan induak bako melaksanakan jamba (memotong isi talam ampek) sebelum meninggalkan rumah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif tipe studi kasus. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling dengan jumlah 15 informan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi langsung, wawancara mendalam dan studi dokumen. Teknik analisis data mengacu pada teknik analisis yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tradisi batalam ampek dimaknai sebagai wujud kepedulian induak bako terhadap anak pisang, serta sebagai wadah untuk tetap menjaga silaturahmi antara induak bako dengan anak pisang, ayah dengan saudara perempuannya, maupun dengan masyarakat sekitar yang ikut prosesi batalam ampek.
Strategi Sekolah dalam Mempertahankan Harmonisasi Sosial Ade Rizka Tanjung; Emizal Amri; Lia Amelia
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 6 No 2 (2024): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2024)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v6i2.176

Abstract

Indonesia salah satu negara yang majemuk terdiri dari berbagai ras, etnik, dan agama. Keberagaman yang ada pada masyarakat Indonesia dapat memicu terjadi konflik. SMA Sultan Iskandar Muda salah satu sekolah yang mempunyai siswa dari latar belakang yang beragam dari etnik, agama, bahkan status sosial ekonomi.Namun keberagaman maupun perbedaan yang ada tidak pernah memicu terjadi konflik antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan strategi yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam mempertahankan terjalin harmonisasi sosial antar siswa di SMA Sultan Iskandar Muda. Penelitian dianalisis dengan memanfaatkan teori struktural fungsionalisme dari Talcott Parson dengan skema AGIL. Penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Pemilihan informan dalam penelitian memakai teknik purposive sampling, dalam penelitian ini informan berjumlah 23 orang yang diantaranya, Kepala Keguruan, Kepala Sekolah, Guru, serta siswa SMA Sultan Iskandar Muda. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara secara mendalam, dan studi dokumen. Analisis data penelitian terdiri dari beberapa langkah yaitu pengumpulan data, reduksi, penyajian data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat beberapa strategi yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam mempertahankan harmonisasi sosial antar siswa seperti menerapkan doa lintas agama, kelas religiusitas, pengintegrasian pendidikan multikultural dalam mata pelajaran yang relevan.