Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

INTEGRATION OF RELIGIOUS MODERATION IN TAFSIR LEARNING AND STRENGTHENING MODERATE ATTITUDES OF STUDENTS IN THE QUR’ANIC STUDIES AND TAFSIR PROGRAM IN BENGKULU Yunita, Nurma; Saputra, Hasep; Putra, Alven
MUSHAF: Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan Vol 6, No 1 (2025): Contemporary Issues in Qur'anic Interpretation: Bridging Tradition and Modernity
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/mushaf.v6i1.12493

Abstract

This study examines how moderate hermeneutics is integrated and enacted within Qur’anic exegesis (tafsir) courses and how these pedagogical choices relate to students’ dispositions toward religious moderation in an Indonesian Islamic higher-education setting. Using a qualitative descriptive design, we analyzed course documents (11 syllabi/RPS), conducted classroom observations (n=12 sessions), and interviewed lecturers (n=6) and students (n=24) purposively sampled across cohorts. Data were thematically coded with analyst triangulation and member checking. Three integration pathways were identified: (1) canon selection privileging Indonesian and maqāṣid-oriented tafsir (e.g., al-Misbah, al-Azhar), (2) dialogic routines that normalize interpretive plurality and disagreement, and (3) assessment shifts from recall to reflective and context-applied tasks. Students reported increased comfort with difference and heightened sensitivity to justice- and mercy-oriented Qur’anic values; however, attitudinal change varied with prior schooling and organizational affiliations. The study contributes an actionable model linking hermeneutical stance to pedagogical routines and affective outcomes in interpretive education. Findings suggest that explicitly framing wasat}iyyah within textual analysis, coupled with dialogic pedagogy, is associated with stronger moderation dispositions, underscoring the need for systematic outcome measures and longitudinal follow-up.
Tinjauan Terhadap Surat Al-Maidah ayat 67 dan Surat An-Nahl ayat 125 tentang Metode Pendidikan Dalam Al-Qur'an fitri, mega; junaidi, Riskan; Saputra, Hasep; Rahman, Abdul
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 2 No. 3 (2024): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v2i3.315

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dinamika dan metode pendidikan daa alquran dan sunnah, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pendidikan dalam quran bila di tinjau dalam surah al-maidah 67 dan an-nahl 125, sumber primer dan sumber sekunder, Sumber data primer dalam penelitian ini menggunakan buku tafisr serta pendidikan dan data sekunder yang di gunakan jurnal dan buku buku yang relavan, hasil penelitian ini menunjukan Surat Al-Maidah ayat 67 dan Surat An-Nahl ayat 125 menunjukkan bahwa Al-Qur'an dan Sunnah memberikan pedoman yang jelas mengenai metode pendidikan dalam Islam. Metode pendidikan yang dianjurkan mencakup penggunaan pendekatan yang bijaksana (hikmah), nasihat yang baik (mauizhah al-hasanah), dan dialog (diskusi serta pertanyaan) yang relevan dengan situasi dan kondisi. Pendekatan ini mencerminkan fleksibilitas dan adaptabilitas dalam proses pembelajaran, memastikan pesan agama disampaikan dengan efektif dan diterima oleh umat. Selain itu, metode-metode ini juga menekankan pembentukan karakter dan moral yang baik, menjadikannya integral dalam pengajaran dan pembelajaran Islam yang efektif..