Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pelatihan Sertifikasi Internasional Microsoft Office Specialist (MOS) Spesialisasi Office Word 2013 di SMK Puragabaya Bandung Adhita Arif Setyawan; Ardi Taryanto; Johni Pasaribu; Roni Surahman; Jeri Sukmawijaya; Falaah Abdussalaam
PADMA Vol 3 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v3i1.1019

Abstract

Perkembangan teknologi IT yang pesat dapat membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaan manusia di segala bidang. Sebagai contoh, dalam bidang pendidikan terdapat pengelolaan administrasi siswa yang perlu dikelola dengan tepat. Pengelolaan administrasi yang baik berdampak pada peningkatan kinerja dari sebuah instansi. Microsoft Word merupakan bagian dari Microsoft Office yang sering digunakan untuk menangani administrasi perkantoran. Pemanfaatan fitur yang maksimal dapat membantu mempermudah dan mempercepat dalam menangani pengelolaan administrasi. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan agar peserta dapat memahami secara komprehensif materi Ms Word yang disampaikan, sehingga dapat diimplementasikan secara aplikatif dalam dunia pendidikan dan memiliki kemampuan professional mengoperasikan Microsoft Word serta mengantarkan peserta mendapatkan Sertifikasi Internasional Microsoft Office Specialist Word. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pengajaran di laboratorium komputer, tutorial (pendampingan) dengan menggunakan modul Microsoft Word 2013, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan dilakukan di Laboratorium SMK Puragabaya Bandung. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan diperoleh hasil bahwa dari 18 orang peserta yang didaftarkan untuk mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi internasional, hanya 16 orang peserta yang mengikuti pelatihan. Dari 16 peserta yang dapat mengikuti ujian sertifikasi internasional hanya sebanyak 11 peserta. Peserta yang dinyatakan lulus ujian sertifikasi sebanyak 69% sehingga memperoleh sertifikat MOS.
AKSES INFORMASI KESEHATAN GIGI DI KLINIK GIGI WILAYAH BANDUNG RAYA DENGAN BARCODE SCANNER Devy Octaviana; Dewi Sodja Laela; Yonan Heriyanto; Yenni Hendriani Praptiwi; Adhita Arif Setyawan
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung (In Progress)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i2.2166

Abstract

Kemajuan teknologi terutama dalam bidang teknologi informasi (TI), telah secara cepat mengubah berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu kemajuan yang signifikan adalah pemindai barcode, sebuah perangkat yang digunakan untuk membaca data dalam bentuk barcode. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak aplikasi pemindai barcode terhadap aksesibilitas informasi kesehatan gigi. Populasi penelitian terdiri dari pasien yang mengunjungi klinik gigi A, B, dan C, dengan total sekitar 90 orang. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 75 pasien, yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Analisis statistik dilakukan untuk menguji hipotesis mengenai hubungan antara aksesibilitas aplikasi pemindai barcode dan kelengkapan fitur-fiturnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p < 0,05) antara kedua variabel tersebut, karena fitur-fitur dalam aplikasi pemindai barcode memungkinkan penggunaan variasi data dengan menggunakan template yang sudah ada. Selain itu, analisis statistik juga mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan (p < 0,05) antara aksesibilitas aplikasi pemindai barcode dan ketersediaan informasi kesehatan gigi. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa aplikasi tersebut memudahkan akses terhadap informasi yang akurat tentang kesehatan gigi dan mulut, yang memberikan manfaat bagi masyarakat dalam memperoleh informasi secara optimal. Pada akhirnya, integrasi aplikasi pemindai barcode ke dalam klinik gigi meningkatkan pengalaman pasien, meningkatkan efisiensi, dan memfasilitasi pengambilan keputusan yang terinformasi.
AKSES INFORMASI KESEHATAN GIGI DI KLINIK GIGI WILAYAH BANDUNG RAYA DENGAN BARCODE SCANNER Devy Octaviana; Dewi Sodja Laela; Yonan Heriyanto; Yenni Hendriani Praptiwi; Adhita Arif Setyawan
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i2.2166

Abstract

Kemajuan teknologi terutama dalam bidang teknologi informasi (TI), telah secara cepat mengubah berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu kemajuan yang signifikan adalah pemindai barcode, sebuah perangkat yang digunakan untuk membaca data dalam bentuk barcode. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak aplikasi pemindai barcode terhadap aksesibilitas informasi kesehatan gigi. Populasi penelitian terdiri dari pasien yang mengunjungi klinik gigi A, B, dan C, dengan total sekitar 90 orang. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 75 pasien, yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Analisis statistik dilakukan untuk menguji hipotesis mengenai hubungan antara aksesibilitas aplikasi pemindai barcode dan kelengkapan fitur-fiturnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p < 0,05) antara kedua variabel tersebut, karena fitur-fitur dalam aplikasi pemindai barcode memungkinkan penggunaan variasi data dengan menggunakan template yang sudah ada. Selain itu, analisis statistik juga mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan (p < 0,05) antara aksesibilitas aplikasi pemindai barcode dan ketersediaan informasi kesehatan gigi. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa aplikasi tersebut memudahkan akses terhadap informasi yang akurat tentang kesehatan gigi dan mulut, yang memberikan manfaat bagi masyarakat dalam memperoleh informasi secara optimal. Pada akhirnya, integrasi aplikasi pemindai barcode ke dalam klinik gigi meningkatkan pengalaman pasien, meningkatkan efisiensi, dan memfasilitasi pengambilan keputusan yang terinformasi.
PERANCANGAN SISTEM EKSTRAKURIKULER PADA SMP NU AL MA’RUF KUDUS BERBASIS WEB DAN SMS GATEWAY Adhita Arif Setyawan; Devy Octaviana; Yonan Heriyanto
INFOKOM (Informatika & Komputer) Vol 9 No 2 (2021): JURNAL INFOKOM DESEMBER 2021
Publisher : POLITEKNIK PIKSI GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.849 KB) | DOI: 10.56689/infokom.v9i2.627

Abstract

This Web Based Analysis and Design of the Extracurricular System at SMP NU Al Ma'ruf Kudus discusses the data collection system for extracurricular students, extracurricular attendance, extracurricular assessments and extracurricular reports. Where the admin will input student data according to the NIS they have, so that students can register for extracurricular activities and the supervisor coordinator can conduct assessments and produce reports that are received by the principal. This system also provides an SMS Gateway for information via cellular. With this system, the supervisor coordinator can record extracurricular assessments and produce printable extracurricular report output. The final result of the design resulted in an Extracurricular System Application at SMP NU Al Ma'ruf Kudus Web-Based and SMS Gateway.
ANALISIS KUALITAS WEBSITE E-COMMERCE SHOPEE TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA MENGGUNAKAN METODE WEBQUAL 4.0 Adhita Arif Setyawan; Arif Setiawan
INFOKOM (Informatika & Komputer) Vol 11 No 1 (2023): JURNAL INFOKOM JUNI 2023
Publisher : POLITEKNIK PIKSI GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/infokom.v11i1.1051

Abstract

The development of online stores is currently greatly increasing. This can be seen from the increasing number of local and international online store service providers that have sprung up, making competition even more competitive. The development of online stores is supported by developments in information technology and unlimited use of the internet. This has an influence on the behavior of consumers who want fast and accurate information. The quality of a website can be measured through three dimensions of quality, namely the quality of ease of operation for users which includes easy to understand, browse, use, and attractive. Then the quality of the information conveyed includes information that is accurate, reliable, up to date, according to the topic of discussion and details. The last is the quality of interaction which includes providing a sense of security when consumers make transactions, being able to provide convenience in communicating with fellow users, having trust in storing consumer personal information and creating a specific community. Now with so many online sales, many websites compete by providing an attractive appearance on the website, providing accurate service and information so that users don't hesitate in making transactions. Based on the background above, the authors propose a study entitled "Analysis of Shopee.co.id Website Quality on User Satisfaction Using the WebQual 4.0 Method".
Electronic Medical Record Information System to Support Clinical Management of Web-Based Medical Report Resumes Lienda Dwi Putri; Adhita Arif Setyawan; Yuyun Yunengsih
International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS) Vol. 4 No. 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijsecs.v4i3.3106

Abstract

Medical records are important documents that record patient information, including examinations, treatments, actions, and services. Article 46 paragraph (1) of the Medical Practice Law defines medical records as files containing patient identity, examination results, treatments, actions, and other services. Regulation of the Minister of Health No. 21 of 2020 concerning the Integration of Health Information Systems, in the Ministry of Health's Strategic Plan 2020-2024, emphasizes the importance of a fast, accurate, integrated, and electronic-based health information system. This study aims to develop an electronic medical record information system for creating web-based medical resumes, using Visual Studio Code, PHP, MySQL, and Laravel. The development method used is agile. The results of the study show that the application of the agile method in developing web-based medical resumes increases effectiveness and efficiency. The problem identified is manual medical resume writing, which is often illegible, making it less efficient. To overcome this, an electronic medical resume design was developed as part of an electronic medical record system, which allows for faster, timelier, and clearer medical resume creation. This medical resume management system is expected to increase efficiency and readability
Pelatihan dan Penerapan Sistem Informasi Resume Rekam Medis di Klinik Prima Husada Bandung Adhita Arif Setyawan; Muhammad Prakarsa Al Qadr Saleh; Ardi Taryanto; Edi Suharto; Rini Suwartika; Karina Wahyu Noviyanti; Dwi Robiul Rochmawati; Wahyu Trimastuti
PADMA Vol 4 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v4i1.1554

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di era digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di wilayah Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Dalam era digital yang berkembang pesat, UMKM menghadapi tantangan baru dalam mengelola SDM secara efektif dan efisien. Untuk itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pengelolaan SDM, termasuk penggunaan teknologi digital, pemanfaatan alat manajemen SDM, dan strategi pengembangan karyawan. Metode pelatihan meliputi sesi teori, praktik langsung, dan diskusi kasus yang relevan dengan konteks UMKM. Materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar pengelolaan SDM, penerapan teknologi digital dalam manajemen SDM, penggunaan perangkat lunak HRIS (Human Resource Information System), dan strategi pengembangan SDM yang efektif. Evaluasi dilakukan untuk menilai peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah pelatihan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam menggunakan teknologi digital untuk manajemen SDM. Sebagian besar peserta merasa lebih siap untuk mengimplementasikan alat manajemen digital dan strategi pengembangan SDM dalam usaha mereka. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan SDM di UMKM, mendukung pertumbuhan usaha, dan mendorong adaptasi yang lebih baik terhadap tuntutan era digital. Dengan keberhasilan pelatihan ini, diharapkan UMKM di wilayah Maleer dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja dan daya saing mereka, serta menjadi contoh bagi UMKM lainnya dalam penerapan manajemen SDM yang modern dan efektif.
Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga melalui Penerapan Teknologi Rumah Maggot di Kelurahan Maleer Kota Bandung Candra Mecca Sufyana; Sani Fitriyani; Muhammad Prakarsa Al Qadr Saleh; Adhita Arif Setyawan; Syarif Hidayatulloh; Muhammad Rizky Fitrohanapiah; Tantri Dwiyanti
PADMA Vol 5 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i2.2227

Abstract

Kelurahan Maleer Kota Bandung menghadapi masalah sampah rumah tangga, terutama sampah organik yang sebagian besar dibuang ke TPS/TPA tanpa pengolahan, sehingga menimbulkan penumpukan, bau, dan pencemaran. Rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan lahan TPA memperparah kondisi ini. Solusi inovatif yang diterapkan adalah rumah maggot berbasis Black Soldier Fly, yang mampu menguraikan sampah organik sekaligus menghasilkan maggot sebagai pakan ternak. Melalui pengabdian ini, teknologi rumah maggot diperkenalkan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah organik dan memberdayakan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga Kelurahan Maleer tentang pengelolaan sampah organik dari sumbernya, serta membekali keterampilan praktis dalam penerapan teknologi rumah maggot. Program ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke TPS/TPA, membentuk kelompok pengelola sampah berbasis masyarakat, dan mendorong pemanfaatan maggot sebagai pakan ternak maupun produk bernilai ekonomi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui enam tahap, dimulai dengan persiapan dan koordinasi meliputi penandatanganan komitmen, survei lokasi, dan pengumpulan data baseline. Tahap selanjutnya adalah sosialisasi dan edukasi warga mengenai pengelolaan sampah organik dan budidaya maggot BSF, beserta distribusi modul edukasi. Dilanjutkan pembangunan dan penyiapan unit Rumah Maggot beserta alat pendukung, diikuti uji coba koloni. Implementasi operasional dilakukan secara rutin dengan pembagian jadwal piket warga dan pencatatan produksi. Pada tahap pemberdayaan, warga dilatih mengolah maggot kering, kompos, dan strategi pemasaran untuk pemanfaatan sebagai pakan ternak dan urban farming. Tahap akhir mencakup evaluasi capaian, refleksi bersama mitra, serah terima unit Rumah Maggot, serta penyusunan laporan akhir dan publikasi hasil kegiatan. Luaran yang diharapkan meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik menggunakan teknologi rumah maggot, tersedianya unit Rumah Maggot percontohan yang dapat dioperasikan mandiri, serta terbentuknya tim pengelola sampah berbasis masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan produk bernilai tambah berupa maggot segar atau kering sebagai pakan ternak dan kompos untuk pertanian perkotaan, serta modul edukasi, laporan akhir, dan publikasi ilmiah maupun populer sebagai bentuk diseminasi hasil pengabdian. Kegiatan difokuskan pada sosialisasi dan edukasi warga mengenai pengelolaan sampah organik serta budidaya maggot BSF, pelatihan awal, dan pembangunan unit Rumah Maggot percontohan. Warga mulai memilah sampah organik dari rumah tangga, sementara koloni maggot berhasil dibudidayakan sebagai uji coba pengolahan sampah harian. Kegiatan ini menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, pengurangan volume sampah organik yang dibuang ke TPS, serta potensi pemanfaatan maggot dan residu kompos sebagai produk bernilai ekonomi.
Transformasi Layanan Skrining Kesehatan Masyarakat Melalui Implementasi Aplikasi Digital di Kelurahan Maleer Kota Bandung Adhita Arif Setyawan; Muhamad Prakarsa Al Qadr Saleh; Sani Fitriyani; Surya Cahyadi; Falaah Abdussalaam; Dwi Robiul Rochmawati; Abdul Qudus
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.2940

Abstract

Skrining kesehatan masyarakat merupakan upaya promotif dan preventif yang penting untuk mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) sejak dini. Namun, pelaksanaannya di tingkat kelurahan masih menghadapi kendala berupa pencatatan manual, keterbatasan tenaga kader, serta rendahnya literasi masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi kesehatan digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga Kelurahan Maleer, Kota Bandung, dalam memanfaatkan aplikasi digital sebagai sarana skrining kesehatan mandiri serta mendukung efisiensi pencatatan data kesehatan di tingkat komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada 19 April 2026 dan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas kader kesehatan dan warga setempat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action research yang meliputi tahap persiapan, identifikasi masalah mitra, penyusunan materi, edukasi dan pelatihan, praktik pendampingan penggunaan aplikasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test dan kuesioner kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 63,1 (pre-test) menjadi 85,2 (post-test), atau meningkat sebesar 35,0%, dengan seluruh peserta (100%) mengalami kenaikan skor. Hasil kuesioner kepuasan menunjukkan respons positif, dengan lebih dari 84% peserta menyatakan puas hingga sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan, dan 92% peserta menilai kegiatan ini bermanfaat bagi pemahaman kesehatan mereka. Dokumentasi dan testimoni peserta turut memperkuat bukti bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala dengan pendampingan lanjutan, integrasi data dengan sistem informasi puskesmas, dan perluasan sasaran ke kelurahan lain di Kota Bandung.