Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN ARTIKEL ILMIAH Eti Ramaniyar; Al Ashadi Alimin; Hariyadi Hariyadi
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v8i1.1132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan bahasa Indonesia dalam penulisan Artikel Ilmiah pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Angkatan 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi dokumenter. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan kesalahan ejaan berupa penulisan kata, pemakaian huruf, tanda baca, dan unsur serapan. Pada sistematika penulisannya banyak ditemukan kesalahan dalam menulis bagian pembuka yaitu judul artikel ditulis terlalu singkat dan kurang informatif, bagian pendahuluan yaitu latar belakang artikel tidak sesuai dengan permasalahan, bagian akhir yaitu simpulan tidak memuat jawaban atas pertanyaan penelitian, serta bagian daftar pustaka yaitu daftar referensi tidak sesuai dan daftar rujukan tidak berurutan sesuai abjad.Kata Kunci : kesalahan ejaan, sistematik penulisan, artikel ilmiah
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS ARTIKEL ILMIAH Hariyadi Hariyadi; A A Alimin; Eti Ramaniyar
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v8i2.1525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran brainstorming terhadap keterampilan menulis artikel ilmiah pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran. Data dianalisis menggunakan rumus rata-rata dan uji T untuk melihat seberapa besar pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukan rata-rata keterampilan mahasiswa menulis artikel ilmiah sebelum diterapkan metode brainstorming yaitu sebesar 70,77 dengan kategori Baik. Hasil rata-rata keterampilan menulis artikel ilmiah sesudah diterapkan metode brainstorming yaitu sebesar 78,83 dengan kategori Baik. Adapun diketahui nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji independent sample t test dapat disimpulkan bahwa Ho ditolah dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan (nyata) antara keterampilan menulis artikel ilmiah mahasiswa sebelum dan sesudah diterapkan Metode pembelajaran brainstorming
Penulisan Buku Teks Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP PGRI Pontianak Hariyadi Hariyadi; Eti Ramaniyar
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v10i2.2229

Abstract

Tujuan penelitian ini pertama untuk mengetahui kesesuaian materi buku teks bahasa Indonesia mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia berdasarkan aspek kelayakan isi, dan kedua untuk mengetahui kesesuaian materi buku teks bahasa Indonesia mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia berdasarkan aspek kelayakan Bahasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbentuk deskriptif. Hasil penelitian ini adalah kesesuaian materi buku teks bahasa Indonesia mahasiswa berdasarkan aspek kelayakan isi sudah layak. Materi yang disajikan dalam buku tersebut cukup singkat, padat, dan jelas untuk diketahui secara garis besar. kesesuaian materi buku teks bahasa Indonesia mahasiswa berdasarkan aspek kelayakan bahasa sudah layak. Bahasa yang digunakan sudah sesuai dengan tingkat perkembangan intelektual sosial emosional siswa SMA. Pesan yang ada dalam materi juga mudah dipahami, dalam bacaan yang ada di buku tersebut sebagian besar menggunakan kalimat efektif dan komunikatif sehingga mempermudah membaca pesan yang ada. Namun untuk indikator kesesuaian dengan kaidah bahasa masih ditemukan kata yang kurang tepat.  
PELATIHAN MEMAHAMI WACANA DALAM UJIAN NASIONAL PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Rini Agustina; Muhammad Lahir; Eti Ramaniyar
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v2i1.816

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pelatihan memahami wacana dalam ujian nasional padapelajaran Bahasa Indonesia. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas 3 MAS Sirajul Ulum Pontianak sebanyak 20 siswa. Pelaksanaan pengabdian di dalam Musala MAS Sirajul Ulum. Metode pengabdian yang digunakan adalah demonstrasi. Kegiatan pengabdian mulai dari tahap persiapan yakni observasi dan sosialisai, sedangkan untuk pelaksanaan mulai dari penyajian materi, praktik, refleksi, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian adalah: (1) Pelaksanaan kegiatan pengabdian terselenggara dengan baik dan lancar sertapara siswa memiliki antusias yang luar biasa sepanjang kegiatan berlangsung; (2) Siswa aktif dalam bertanya maupun memberikan jawaban yang diajukan; dan (3) Siswa mengetahui trik ataupun strategi dalam memahami wacana soal Bahasa Indonesia sehingga dapat diimplementasikan pada saat ujian nasional nanti berlangsung.Kata Kunci: pelatihan, memahami, wacana.
PENDAMPINGAN MENULIS CERITA RAKYAT UNTUK MENINGKATKAN APRESIASI SASTRA DI SMP NEGERI 18 SUNGAI RAYA Lizawati Lizawati; Elva Sulastriana; Eti Ramaniyar
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v4i1.1651

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian adalah memberikan pelatihan menulis cerita rakyat untuk meningkatkan apresiasi sastra di SMP N 18 Sungai Raya. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas VIII SMP N 18 Sungai Raya berjumlah 24 siswa. Pelaksanaan pengabdian di dalam kelas VIII SMP N 18 Sungai Raya.. Metode pengabdian yang digunakan adalah ceramah, diskusi, Tanya jawab, pendampingan dan penugasan. Kegiatan pengabdian mulai dari tahap persiapan yakni observasi dan sosialisai, sedangkan untuk pelaksanaan mulai dari penyajian materi, praktik, refleksi, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian adalah: (1) Pelaksanaan kegiatan pengabdian terselenggara dengan baik dan lancar sepanjang kegiatan berlangsung; (2) pelaksanaan pengabdian telah berhasil dilaksanakan, keberhasilan pelaksanaan pengabdian ditunjukkan dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan menulis cerita rakyat; dan (3) Siswa dapat menulis cerita rakyat dan mengambil pesan yang tersirat maupun tersurat 
Pendekatan Kedwibahasaan dalam Pengajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas Rendah Eti Ramaniyar; A A Alimin
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): VOLUME 5 NUMBER 2 SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v5i2.1927

Abstract

The purpose of this study is to describe the application bilingual approach in teaching Indonesian subjects to lower elementary school  of SDN 15 Sempalai Tebas. This research is focus on field research using sociolinguistic studies. The object of this research is teachers and low-grade elementary school students. The data collection techniques used in this study were direct observation techniques, free listening and in-depth interviews. Tools used in data collection are: a. observation guide and field notes, b. Audio visual recording equipment, and c. Interview guide. The data were analyzed by using interactive analysis of the Milles and Huberman model. The results showed that the bilingual approach was used by the teacher in the learning process. The teacher applies a bilingual approach in the learning process by using the Malay Language with Sambas dialect Dialect, alternately with Indonesian Language. In teaching and learning activities when the teacher explains the subject matter to students, Indonesian language uses in speech of simple vocabulary, while the Malay Language with Sambas Dialect is used in the complex vocabulary in the learning process at the classroom.
Maksim Ketidaksantunan Berbahasa Mahasiswa dalam Diskusi Kelas IKIP PGRI Pontianak Wiendi Wiranty; Eti Ramaniyar; Fitri Wulansari
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): VOLUME 5 NUMBER 1 MARCH 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v5i1.1521

Abstract

Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk “Mendeskripsikan maksim ketidaksantunan berbahasa mahasiswa dalam diskusi kelas IKIP PGRI Pontianak”. Penelitian ini masuk ke dalam jenis penelitian kualitatif yang menggunakan kajian sosiopragmatik.  Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian  adalah teknik observasi dan simak bebas libat cakap. Alat pengumpul data yang digunakan adalah peneliti sendiri sebagai instrument utama yang di bantu alat-alat berupa alat rekam dan catatan lapangan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan ketekunan atau keajegan pengamatan, trianggulasi sumber dan teori. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif Miles dan Hiberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 maksim ketidaksantunan yang dituturkan oleh mahasiswa selama proses diskusi berlangsung, yaitu maksim ketidaksantunan yang berbentuk kearifan, maksim ketidaksantunan yang berbentuk  kerendahan hati, dan maksim ketidaksantunan yang berbentuk pujian. Maksim ketidaksantunan yang berbentuk kedermawanan, maksim ketidaksantunan yang berbentuk kesepakatan, dan maksim ketidaksantunan yang berbentuk simpati belum ditemukan berdasarkan data yang peneliti miliki.
ETNOLINGUISTIK PENAMAAN PERALATAN RUMAH TANGGA TRADISIONAL PADA BAHASA DAYAK BELANGIN KALIMANTAN BARAT Eti Ramaniyar
Jurnal Metamorfosa Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.996 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan mendeskripsikan penamaan peralatan rumah tangga tradisional pada Bahasa Dayak Belangin menggunakan kajian etnolinguistik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian berupa peralatan rumah tangga tradisional pada Bahasa Dayak Belangin dengan data dan sumber data berupa tuturan yang mengandung makna peralatan rumah tangga. Pengumpulan data menggunakan metode simak atau penyimakan, yaitu teknik simak bebas libat cakap. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan penamaan peralatan rumah tangga tradisional pada Bahasa Dayak Belangin banyak jenisnya, yaitu peralatan rumah tangga tradisional yang terbuat dari anyaman, dari kayu, besi, tembaga, batu, benang, tanah liat, bambu dan tempurung kelapa. Abstract This research discusses the naming of traditional household appliances in Dayak Belangin Language using ethnolinguistic studies. This research is a qualitative descriptive study. The object of the research is traditional household appliances in the Dayak Belangin Language with data and data sources in the form of utterances containing the meaning of household appliances. Data collection uses the listening or listening method, which is a skillful listening technique. The data analysis technique used in this study is an interactive model data analysis technique. The results showed that the names of traditional household appliances in Dayak Belangin Language were of many types, namely traditional household appliances made of woven, wood, iron, stone, copper, yarn knitting, clay, bamboo. Keywords: Ethnolinguistics, Traditional Household Appliances, Dayak Belangin Language
MAKSIM KESANTUNAN BERBAHASA MAHASISWA DALAM DISKUSI KELAS Eti Ramaniyar; Fitri Wulansari; Wiendi Wiranty
Jurnal Metamorfosa Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.249 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan maksim kesantunan berbahasa mahasiswa dalam diskusi kelas menggunakan kajian sosiopragmatik. Jenis penelitian kualitatif dengan objek penelitian mahasiswa IKIP PGRI Pontianak. Data dan sumber data berupa tuturan mahasiswa prodi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia saat proses diskusi kelas. Pengumpulan data menggunakan teknik simak libat cakap. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan pada saat mahasiswa berdiskusi di kelas penggunaan bahasa yang dituturkan oleh mahasiswa tersebut penuh dengan unsur kesantunan. Unsur kesantunan tersebut berupa maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian/ penghargaan, maksim kerendahan hati, maksim persetujuan/ penerimaan dan maksim kesimpatian. Abstract This study aims to describe the maxims of student politeness in class discussions using sociopragmatic studies. This type of qualitative research is the object of research by IKIP PGRI Pontianak students. Data and data sources are in the form of speech from Indonesian Education and Language Study Program students during the class discussion process. Data collection uses skillful listening techniques. Data analysis techniques use interactive model data analysis techniques. The results of this study indicate that when students discuss in class the use of language spoken by students is full of elements of politeness. Elements of politeness in the form of wisdom maxims, maxims of generosity, maxims of praise/ appreciation, maxim of humility, maximal approval / acceptance and maxim of conclusions. Keywords: Maxim Politeness, Class Discussion, Sociopragmatic
PELESTARIAN BAHASA MELAYU PONTIANAK MELALUI TINDAK TUTUR EKSPRESIF PADA YOUTUBE PENGABDI GIBAH Eti Ramaniyar; Wiendy Wiranty
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Number 1 July 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v5i1.2898

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ekspresif dalam bahasa Melayu Pontianak. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian berupa masyarakat tutur bahasa Melayu Pontianak pada video youtube Pengabdi Gibah  dengan data dan sumber data berupa tindak tutur ekspresif dalam bahasa Melayu Pontianak pada video youtube Pengabdi Gibah. Pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat empat tindak tutur ekspresif yang ditemukan berupa tindak tutur ekspresif permintaan maaf, keluhan, berterima kasih dan marah. Tindak tutur ini terdapat dalam tuturan video pengabdi gibah edisi Maret 2021.