Dessy Anggraini
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : ICONS

PERAN INVESTASI BAGI HASIL DALAM EKONOMI MIKRO ISLAM Suci Wulandari; Dessy Anggraini; Rahmah Indira Azzara; Anisa Desriani Husma; M Rafly Saputra
ICONS: Islamic Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2025): ICONS : Islam Economics Journal
Publisher : Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha SAifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/icons.v2i1.2963

Abstract

Keadilan dan kemaslahatan merupakan dasar dan tujuan menjalin kerja sama dalam kegiatan perekonomian tidak terjadi suatu kesenjangan, seperti halnya tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan. Oleh karena itu, berkenaan dengan kerja sama dalam kegiatan perekonomian, sistem ekonomi Islam tidak seperti sistem ekonomi konvensional. Hal ini terlihat pada salah satu bentuk kerja sama pemberian modal usaha, dimana sistem ekonomi konvensional menggunakan sistem bunga untuk mendapatkan keuntungan dalam kerja sama tersebut, berbeda dengan sistem ekonomi Islam yang menggunakan sistem bagi hasil untuk mendapatkan keuntungan, sehingga keuntungan yang di dapat merupakan keuntungan bersama dan dibagi sesuai dengan kesepakatan bersama. Adapun model atau macam-macam investsi bagi hasil dalam ekonomi mikro Islam sangat banyak. Namun secara umum prinsip bagi hasil dalam perbankan syari'ah dapat dilakukan dalam empat akad utama yakni al-musya rakah, al-mudla rabah, al-muza ra‘ah, dan al-musa qah. Sungguhpun demikian prinsip yang paling banyak dipakai adalah al-musya rakah dan al-mudla rabah. Tujuan penulisan artikel ini salah satunya adalah untuk dapat mengetahui akan Sistem Operasional Syariah (Bagi Hasil/ Profit Sharing). Sistem bagi hasil yang diterapkan di dalam perbankan syari'ah terbagi kepada dua sistem, yaitu; pertama Profit Sharing yaitu sistem bagi hasil yang didasarkan pada hasil bersih dari pendapatan yang diterima atas kerjasama usaha, setelah dilakukan pengurangan-pengurangan atas beban biaya selama proses usaha tersebut. Kedua, Revenue Sharing adalah sistem bagi hasil yang didasarkan kepada total seluruh pendapatan yang diterima sebelum dikurangi dengan biaya-biaya yang telah dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research).
STRATEGI PEMASARAN KREATIF UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM DI KOTA JAMBI Salsabilla Anugrah Pangesti; Dessy Anggraini; Karina
ICONS: Islamic Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2025): ICONS : Islam Economics Journal
Publisher : Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha SAifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/icons.v2i1.2964

Abstract

Pemasaran kreatif menjadi faktor krusial dalam upaya meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Jambi. Di era digital ini, UMKM perlu beradaptasi dengan berbagai strategi pemasaran yang memanfaatkan teknologi dan kreativitas untuk menarik perhatian konsumen. Penelitian ini menganalisis penerapan strategi pemasaran kreatif, seperti penggunaan media sosial, pemasaran konten, kolaborasi, dan personalisasi layanan, sebagai upaya meningkatkan daya saing UMKM. Melalui pendekatan ini, UMKM diharapkan mampu memperluas pangsa pasar, memperkuat loyalitas pelanggan, dan meningkatkan penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran kreatif tidak hanya meningkatkan visibilitas UMKM, tetapi juga membangun citra merek yang lebih kuat di pasar lokal maupun nasional. Dengan demikian, pemasaran kreatif dapat menjadi solusi efektif bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
PERAN BIAYA PRODUKSI DALAM PENENTUAN HARGA Safinatun Najah; Dessy Anggraini; Aulia Fitriani; Madinah
ICONS: Islamic Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2025): ICONS : Islam Economics Journal
Publisher : Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha SAifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/icons.v2i1.2965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha mikro dan perusahaan dalam menentukan biaya produk sehingga memudahkan mereka untuk menentukan harga jual produknya. Di dalam Biaya produksi sangat memerlukan ketelitian yang tinggi. Permasalahan yang sering dihadapi dalam mengorganisir usaha adalah perhitungan biaya produk, biasanya diperhitungkan secara sederhana berdasarkan harga beli bahan baku, sedangkan biaya tenaga kerja langsung, dan biaya produksi tidak langsung tidak diperhitungkan. Persaingan yang ketat dapat mendorong satu perusahaan dengan perusahaan yang lain untuk menciptakan produk serupa. Oleh karena itu diperlukan informasi biaya produksi yang akurat dan efisien dalam mengambil keputusan untuk menentukan harga jual. Harga jual yang ditetapkan tidak boleh terlalu tinggi atau rendah, sehingga harga jual yang dihasilkan mampu bersaing dengan perusahaan sejenis dan memberikan keuntungan sesuai dengan apa yang diharapkan dari produk yang dipasarkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan, yaitu pendekatan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mengkaji dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan harga pokok produksi sesuai dengan teori biaya konsep akuntansi yang menimbulkan perbedaan yaitu perhitungan biaya produksi dan praktek perusahaan. Biaya Overhead Pabrik harus dirinci agar biaya satuan lebih akurat pada saat pembukuan dan perhitungan biaya-biaya yang timbul dari kegiatan produksi perusahaan. Jadi biaya produksi mempengaruhi harga jual.
MASA DEPAN EKONOMI MIKRO ISLAM DALAM ARUS TREND EKONOMI PADA ERA GLOBALISASI Warda Kamila; Dessy Anggraini; Nurul Fitriani; Indra Cahyano
ICONS: Islamic Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2025): ICONS : Islam Economics Journal
Publisher : Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha SAifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/icons.v2i1.2966

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis masa depan ekonomi mikro Islam dalam konteks tren ekonomi global, dengan mengidentifikasi tantangan dan peluang yang ada. Ekonomi mikro Islam, yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah, menawarkan model ekonomi alternatif yang menitikberatkan pada keadilan, praktik etis, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), dengan mengumpulkan dan menganalisis data sekunder dari literatur akademik, jurnal, buku, dan sumber online. Melalui eksplorasi dampak globalisasi, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana ekonomi mikro Islam dapat beradaptasi dan berkembang di tengah kemajuan teknologi, liberalisasi pasar, dan transformasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi mikro Islam memiliki potensi besar untuk berkembang dalam ekonomi global, asalkan inovasi diterapkan dan mendapat dukungan memadai dari pembuat kebijakan serta lembaga keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Adopsi teknologi, dukungan pemerintah, dan inisiatif pendidikan diidentifikasi sebagai kunci penting agar ekonomi mikro Islam tetap kompetitif dan relevan. Meskipun terdapat tantangan dari globalisasi, penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip ekonomi mikro Islam dapat menawarkan solusi berkelanjutan yang selaras dengan tren ekonomi kontemporer, sehingga menciptakan sistem ekonomi yang lebih inklusif dan adil dalam dunia yang semakin global
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMILIH PRODUK RAMAH LINGKUNGAN Arif Permana; Dessy Anggraini; Widya; Hikmah Metha Nabila
ICONS: Islamic Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2025): ICONS : Islam Economics Journal
Publisher : Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha SAifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/icons.v2i1.2967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam memilih produk ramah lingkungan, dengan fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian. Kesadaran lingkungan yang meningkat telah mendorong preferensi konsumen terhadap opsi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengeksplorasi determinan utama, termasuk pengetahuan lingkungan, norma sosial, kepercayaan terhadap merek, dan ketersediaan produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei yang dibagikan kepada 500 konsumen di wilayah perkotaan. Data dianalisis menggunakan regresi untuk mengidentifikasi prediktor signifikan dalam pemilihan produk ramah lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa konsumen dengan pengetahuan lingkungan yang lebih tinggi dan kepercayaan merek yang kuat cenderung membeli produk berkelanjutan. Pengaruh sosial juga berperan penting, di mana dukungan dari teman dan komunitas meningkatkan kemungkinan perilaku pembelian yang peduli lingkungan. Namun, harga yang tinggi dan ketersediaan yang terbatas tetap menjadi hambatan bagi banyak konsumen. Studi ini menyarankan agar perusahaan yang ingin mempromosikan produk ramah lingkungan sebaiknya fokus pada edukasi konsumen, strategi penetapan harga, dan transparansi klaim lingkungan. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi merek yang ingin mendorong kebiasaan konsumen yang berkelanjutan sambil memenuhi permintaan pasar akan produk yang lebih ramah lingkungan
EKSISTENSI PRINSIP EKONOMI MIKRO ISLAM TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHA MIKRO DIERA DIGITALISASI Nur Sella Indriani; Dessy Anggraini; Srikandi; Elini
ICONS: Islamic Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2025): ICONS : Islam Economics Journal
Publisher : Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha SAifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/icons.v2i1.2968

Abstract

Artikel ini mengkaji peran penting prinsip-prinsip ekonomi mikro Islam dalam mendukung keberlanjutan usaha mikro di era digitalisasi. Prinsip-prinsip seperti keadilan, transparansi, tanggung jawab sosial, dan pengelolaan sumber daya yang efisien menjadi fondasi utama dalam membangun usaha yang beretika dan berkelanjutan. Di era digital, usaha mikro memiliki akses yang lebih mudah ke teknologi dan pasar global, yang membuka peluang besar untuk meningkatkan skala usaha dan memperluas jangkauan pelanggan. Namun, digitalisasi juga membawa tantangan baru, seperti persaingan yang lebih ketat, perubahan cepat dalam preferensi konsumen, dan kebutuhan akan adaptasi teknologi yang tinggi. Dalam konteks ini, penerapan prinsip ekonomi mikro Islam membantu usaha mikro mempertahankan integritas dan orientasi jangka panjang yang tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga pada kesejahteraan sosial dan lingkungan. Dengan menggabungkan nilai-nilai Islam dan inovasi digital, usaha mikro dapat meningkatkan daya saing mereka sambil tetap mempertahankan keberlanjutan dalam jangka panjang. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip ekonomi mikro Islam mampu memberikan dasar yang kuat untuk keberlanjutan usaha mikro di tengah perubahan yang dibawa oleh era digital.
ANALISIS DAMPAK TERJADINYA PASAR OLIGOPOLI BAGI PERSAINGAN USAHA MAUPUN KONSUMEN DI INDONESIA Mutia Farizi; Dessy Anggraini; Rina Ledya Wati; Siti Hariyani
ICONS: Islamic Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2025): ICONS : Islam Economics Journal
Publisher : Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha SAifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/icons.v2i1.2969

Abstract

Analisis dampak terjadinya pasar oligopoli di Indonesia menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap persaingan usaha dan kesejahteraan konsumen. Pasar oligopoli, yang ditandai oleh sedikitnya jumlah perusahaan besar dengan kendali pasar yang dominan, menciptakan hambatan masuk bagi perusahaan baru, yang menyebabkan persaingan terbatas. Hal ini sering kali berujung pada stabilitas harga yang tinggi karena perusahaan cenderung menghindari perang harga dan fokus pada strategi non harga seperti peningkatan kualitas yang bagus terhadap produk yang dijual, layanan, dan inovasi produk. Keinginan produsen untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya menyebabkan potensi terjadinya pasar oligopoli sangatlah besar dikarenakan kurangnya persaingan terhadap pasarr tersebut. Secara kasat mata, keberadaan pasar ini memang tidak dapat dilihat oleh konsumen. Hal ini disebabkan masih terdapatnya beberapa produsen yang masih beroperasi . Namun kondisi ini dapat dirasakan oleh masyarakat bilamana masyarakat dapat jeli melihat bahwa harga suatu barang bukan lagi terpengaruh oleh tinggi rendahnya permintaan, kualitas maupun kuantitas barang yang beredar. Yang berarti bahwa harga bukan lagi ditentukan oleh pasar, melainkan telah ditentukan oleh produsen sendiri melalui serangkaian upaya, baik berupa penurunan harga barang akibat produsen lain juga melakukan hal yang sama, kesepakatan membatasi jumlah produksi, sampai dengan adanya kartel. Hal inilah yang menimbulkan potensi persaingan usaha sangatlah besar, yang pada akhirnya konsumenlah yang akan dirugikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan (Library Research) adalah pendekatan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mengkaji, dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian. Metode ini bertujuan untuk memahami teori yang ada, menemukan konsep atau pemikiran sebelumnya, dan memperoleh dasar ilmiah yang kuat sebagai landasan teori dalam penelitian. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pasar persaingan oligopoli memiliki keberadaan pasar di Indonesia yang memiliki dampak yang signifikan terhadap konsumen. Dominasi pasar oleh beberapa perusahaan besar menciptakan hambatan masuk bagi pesaing baru, yang mengurangi tingkat persaingan dan memberi kekuasaan lebih pada produsen utama untuk mengendalikan harga.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA JAMBI Defani Sintia Nada; Dessy Anggraini; Shelvi Sagita Devi; Aditya Febrian; Khafidz Ahsani
ICONS: Islamic Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2025): ICONS : Islam Economics Journal
Publisher : Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha SAifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/icons.v2i1.2970

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyusun strategi yang operasional dan tepat untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Jambi. Profil UMKM juga perlu dikenali dan dianalisis. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari survei lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber publikasi. Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan deskriptif. Berkaitan dengan berbagai masalah yang dihadapi oleh UMKM, ada beberapa strategi untuk mengatasinya. Pengembangan UMKM tidak hanya oleh UMKM saja, tetapi juga harus didukung semua stakeholder. Dukungan diharapkan datang dari asosiasi bisnis, perguruan tinggi, dan instansi terkait di kabupaten/kota di Jambi. Kebijakan pemerintah juga diperlukan untuk mendorong pengembangan UMKM. Pengembangan UMKM di Jambi merupakan percepatan transformasi UMKM dari fase formasi menuju fase stabilisasi
PERMINTAAN DAN PENAWARAN DALAM EKONOMI MIKRO Jannatin Aliyah; Dessy Anggraini; Moza Aulia; Muhammad Ferdi Saputra
ICONS: Islamic Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2025): ICONS : Islam Economics Journal
Publisher : Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha SAifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/icons.v2i1.2971

Abstract

Terdapat hukum permintaan dan penawaran dalam ekonomi mikro seperti subjek yang melakukan permintaan adalah konsumen, sedangkan yang melakukan penawaran adalah produsen. Jika permintaan barang atau jasa turun maka harga akan cenderung turun juga. Sebaliknya jika permintaan barang atau jasa naik maka harga akan cenderung naik pula. Pernyataan tersebut merupakan bunyi dari hukum permintaan dalam posisi tetap (Ceteris Paribus). Penawaran barang atau jasa akan meningkat jika harga suatu barang itu naik, sebaiknya juga harga turun maka penawaran barang atau jasa akan menurun. Oleh karena itu langkah bijak sebaiknya kita melakukan permintaan dan penawaran disesuaikan dengan kebutuhan dan pendapatan agar permintaan untuk barang yang lebih penting dapat terpenuhi dengan baik dan harga penawaran atau jasa juga dapat menyesuaikan pendapat konsumen, Karena produsen itu kadang gencar dalam mempromosikan produk yang mana agar bisa menjual produknya serta mendapatkan keuntungan, pembeli juga akan terpengaruh oleh iklan dan secara masif membeli sehingga mendorong produsen menaikkan harga.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAYA SAING UMKM DI ERA DIGITAL Ummi Ni'Maturrohmah; Dessy Anggraini; M. Dany Prasetya; Putri Rahmaini
ICONS: Islamic Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2025): ICONS : Islam Economics Journal
Publisher : Fakultas EKonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha SAifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/icons.v2i1.2972

Abstract

Di era digital saat ini, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dihadapkan pada tuntutan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Namun, pemanfaatan ekonomi digital oleh UMKM masih tergolong rendah. Rendahnya pemanfaatan ini disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing UMKM di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, di mana sampel yang diambil meliputi e-book dan beberapa literatur lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode sampling dari sumber-sumber literatur tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing UMKM di era digital, serta menawarkan pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan yang dihadapi oleh UMKM dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing