Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peran Dosen Dalam Mengembangkan Karakter Mandiri pada Mahasiswa Dada Suhaida; Idham Azwar
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v5i1.866

Abstract

Penelitian ini untuk memfokuskan pada Peran Dosen dalam Mengembangkan Karakter Mandiri pada Mahasiswa. Masalah umum penelitian tentang “Peran Dosen Prodi PPKn dalam Mengembangkan Karakter Mandiri pada Mahasiswa”. Masalah Khusus yakni; 1) Bagaimana dosen menyadari tugasnya dan meningkatkan kemampuannya dalam mengembangkan karakter mandiri pada mahasiswa, 2) bagaimana peran dosen dalam memberikan kontribusi untuk mengembangkan karakter mandiri mahasiswa. Subyek penelitian 2 orang dosen Prodi PPKn dan 5 orang mahasiswa PPKn. Tujuan dalam penelitian ini; 1) Mengetahui dosen menyadari tugasnya dan meningkatkan kemampuannya dalam mengembangkan karakter. Metodologi penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik dan alat pengumpul data yakni; observasi dengan alat pedoman observasi, wawancara dengan daftar pertanyaan, studi dokumentasi dengan foto dan kartu hasil studi. Teknik analisa data reduksi data, display/penyajian data, dan verifikasi data. Secara umum hasil penelitian mengungkapkan bahwa dosen sudah seoptimal mungkin dalam berupaya mengembangkan karakter mandiri. Secara khusus hasil penelitian menginformasikan bahwa, dosen sudah menyadari tugas dan meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan karakter mandiri mahasiswa, dan peran dosen dalam memberikan kontribusi untuk mengembangkan karakter mandiri mahasiswa cukup besar.
PERAN REMAJA MASJID DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER RELIGIUS DESA KUALA MANDOR B KABUPATEN KUBURAYA Erna Octavia; Muhammad Anwar Rube'i; Idham Azwar; Siti Sehroh Humayroh
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i2.4071

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran remaja masjid dalam mengembangkana karakter religius di Desa Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya, metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dan bentuk deskriptif. Subjek pneleitian ini adalah ketua remaja masjid, anggota remaja masjid, takmir masjid dan masyarakat desa kuala mandor B. Alat pengumpulan data menggunakan panduan observasi, panduan wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunaakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian mrnunjukan bahwa remaja masjid dalam mengembangkan karakter religius pada masyarakat melalui program kegiatan remaja masjid. Adapun kegiatan yang telah dilakukan oleh remaja masjid dalam mengembangkan karakter religius yaitu kegiatan sholawat setiapa malam selasa, merayakan hari besar islam seperti pawai obr, hari santri, membaca burdah, santunan anak yatim, khotmil Qur’an, buka bersama di bulan ramadhan, membersihkan masjid, mengadakan perlombaan imtihan bersama anak TPA. Peran remaja masjid sebagai motivator dan fasilitator bagi masyarakat dan pemuda. faktor pendukung adalah semangat remaja masjid, dan dukungan dari masayarakat dan keluarga, mendapatkan bantuan dana. Faktor penghambat adalah kekurangan dana baik dari bantuan dari masyarakat, rasa peduli beberapa masyarakat, kelalaian dari beberapa anggota remaja masjid.
PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM DALAM MELAKSANAKAN FUNGSI SOSIALISASI POLITIK UNTUK PEMILIH PEMULA DI KOTA PONTIANAK Muhammad Anwar Rube'i; Idham Azwar; Syarif Firmansyah
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.4856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Komisi Pemilihan Umum dalam melaksanakan fungsi sosialisasi politik untuk pemilih pemula di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk studi deskriptif. alat pengumpul datanya adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. teknik dalam menganalisis data dalam penelitian ini dengan cara reduksi data, display/penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. dalam menjamin keabsahan data peneliti melakukan cross check melalui informasi data wawancara pada subjek penelitian dan dokumentasi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Komisi Pemilihan Umum dalam melaksanakan fungsi sosialisasi politik bagi pemilih pemula adalah sebagai lembaga penyelenggara pemilu dan salah satu agen sosialisasi politik dengan memberikan pendidikan politik bagi pemilih, memaksimalkan proses sosialisasi, melakukan survey atau jejak pendapat, dan  meningkatkan kinerja pemilu. Faktor-Faktor yang mempengaruhi KPU dalam melaksanakan sosialisasi politik adalah mekanisme sosialisasi politik, Pola sosialisasi politik, faktor sosial ekonomi dan sistem politik.
Harmonization of Indonesia-Malaysia border communities based on socio-culture Azwar, Idham; Novianty, Fety; Yuliananingsih, Yulianingsih
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v21i1.68478

Abstract

Harmonizing the border society between Indonesia and Malaysia based on their socio-cultural similarities presented an exciting exploration into the social and cultural dynamics that formed the relationship between these neighboring countries. This study explored the complex interactions of traditions, faiths, and practices that fostered cross-border unity and cooperation and highlighted the socio-cultural foundations that bind these communities together. The research was conducted in the border area between Indonesia and Malaysia, especially at Aruk Village, Sajingan Besar District, Sambas Regency. The method used in this research is phenomenology with the qualitative approach. The research findings indicated that the community at Aruk Village collectively managed the forests and natural resources. There were several cultural similarities among the Dayak Ethnic, Bidayu Sub-ethnic, and Melayu Ethnic who stayed in the Aruk Village area. This research highlighted local ideologies' role in strengthening social togetherness. Local wisdom, a binding force, was found to contribute significantly to the prosperity of the society, instilling a sense of optimism about the future of these communities. The harmonization of the border society between Indonesia and Malaysia showed the cognation of those residing in Aruk Village, Indonesia, with those residing in Serawak, Malaysia.
STRATEGI PENANAMAN KARAKTER KEBANGSAAN SISWA MELALUI EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 PONTIANAK Rizal, Rizal; Azwar, Idham; Nurhadianto, Nurhadianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Edisi Juni 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i1.5902

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui bagaimana strategi penanaman karakter kebangsaan siswa melalui ekstrakurikuler pramuka di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Pontianak. Penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan bentuk deskriptif. Subyek penelitian waka kesiswaan, pembina, penegak dan anggota pramuka. Pengumpulan data dengan alat seperti panduan observasi, panduan wawancara dan studi dokumentasi. Analisa data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian program ekstrakurikuler pramuka dalam menanamkan karakter kebangsaan siswa yaitu program latihan rutin hari minggu, perkemahan lomba tingkat regu, penerimaan tamu penggalang, penejelajahan regu dan kegiatan luar pangkalan. Pelaksanaan ekstrakurkuler pramuka yaitu pelaksanaan latihan rutin hari minggu, perkemahan lomba tingkat regu, penerimaan tamu penggalang, penjelajahan regu dan kegiatan luar pangkalan. Kendala pelaksanaan ekstrakurikuler pramuka yaitu materi kurang bervariasi, tidak ada sosialisasi dari sekolah, orang tua tidak mengizinkan mengikuti ekstrakurikuler pramuka, orang tua takut anaknya kecapekan mengikuti kegiatan pramuka sehingga tidak fokus terhadap belajarnya dan media sosial. Upaya mengatasi kendala pelaksanaan ekstrakurikuler pramuka yaitu pemberian materi bervariasi dan sosialisasi kepada orang tua tentang ekstrakurikuler pramuka.
IMPLEMENTASI SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA UNTUK PENGUATAN TOLERANSI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 SIDING KABUPATEN BENGKAYANG Azwar, Idham; Yuliananingsih; Sumarni
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7634

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Untuk Penguatan Toleransi Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Siding Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan bentuk deskriptif. Terdapat pula subjek penelitian diantaranya Kepala sekolah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, guru agama dan siswa kelas VII SMP di Negeri 2 Siding Kabupaten Bengkayang. Alat penggumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan panduan observasi, panduan wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini juga menggunakan teknik analisis data berupa teknik reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian Program Penguatan Toleransi Siswa Melalui Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, dapat dilihat dari siswa yang melakukan doa sebelum dan sesudah pembelajaran dan perayaan hari besar keagamaan. Perencanaan penguatan nilai toleransi pada siswa yaitu menaati peraturan sekolah, saling membantu, dan menghindari perundungan. Dampak implementasi sila ketuhanan yang maha esa untuk penguatan toleransi siswa yaitu saling menghargai dan menghormati, karakter disiplin.
IMPLEMENTASI SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA UNTUK PENGUATAN TOLERANSI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 SIDING KABUPATEN BENGKAYANG Azwar, Idham; Yuliananingsih; Sumarni
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7634

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Untuk Penguatan Toleransi Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Siding Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan bentuk deskriptif. Terdapat pula subjek penelitian diantaranya Kepala sekolah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, guru agama dan siswa kelas VII SMP di Negeri 2 Siding Kabupaten Bengkayang. Alat penggumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan panduan observasi, panduan wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini juga menggunakan teknik analisis data berupa teknik reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian Program Penguatan Toleransi Siswa Melalui Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, dapat dilihat dari siswa yang melakukan doa sebelum dan sesudah pembelajaran dan perayaan hari besar keagamaan. Perencanaan penguatan nilai toleransi pada siswa yaitu menaati peraturan sekolah, saling membantu, dan menghindari perundungan. Dampak implementasi sila ketuhanan yang maha esa untuk penguatan toleransi siswa yaitu saling menghargai dan menghormati, karakter disiplin.
Citizenship Project Model To Develop Pancasila Student Profile In Civic Education Azwar, Idham; Sulha; Risa Haridza
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Edisi Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i1.9078

Abstract

This study aims to outline the civic project model as a means to foster the Pancasila learner profile within Civic Education. Utilizing a qualitative approach, the research employs a literature review method, drawing from various sources such as books, journal articles, scientific magazines, news media, research reports, and curriculum documents. The research process involves several steps: preparing tools and materials, creating a working bibliography, organizing the research timeline, reviewing literature and taking notes, and finally, synthesizing and analyzing the findings.  The findings indicate that the civic project model is well-suited for cultivating the Pancasila learner profile in Civic Education. By implementing this model, students can effectively develop traits aligned with the Pancasila learner profile, including faith and piety, strong moral character, appreciation for global diversity, self-reliance, a spirit of cooperation, critical thinking, and creativity. 
PENGUATAN PENDIDIKAN POLITIK: PILKADA 2024 YANG BERKUALITAS DAN BERMAKNA Suhaida, Dada; Azwar, Idham; Nurhadianto, Nurhadianto; Moad, Moad; Roma, Kholifuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i1.4742

Abstract

ABSTRACTKubu Raya is a regency located on the outskirts of Pontianak City, West Kalimantan. geographically, the people of Kubu Raya Regency have diverse cultures, customs, tribes and religions. With this diversity, challenges and obstacles may arise in the simultaneous regional elections because of a lack of understanding of the regional election process and different choices of candidates, causing conflict between communities in 2024. In addition, social media and technology can accelerate the spread of intolerant and hateful news for specific individuals or groups. Community Service aims to provide socialization to students as new voters are believed to be the spearheads of the success of the simultaneous regional elections. It used several methods, including interactive discussion activities with participants and displaying photos of the regional election candidates at the Governor and the district head level in 2024. It concluded that participants did not know the candidate pairs' names in the regional elections' photos at the gubernatorial and district levels. After socialization, the participants obtained information and knowledge about the names of the candidate pairs, their rights and responsibilities as citizens in the regional election process and the participants as new voters committing to participate in the regional elections. They declared they would not abstain from voting.Keywords: Strengthening Political Education, New Voters, Quality and MeaningfulABSTRAKKabupaten Kubu Raya adalah kota yang secara geografis sebagai kabupaten yang berada dipinggiran Kota Pontianak Kalimantan Barat. Sehingga secara geografis masyarakat Kabupaten Kubu Raya memiliki keberagaman budaya, adat, suku serta agama. Dengan keberagaman tersebut memungkinkan saja muncul tantangan dan kendala ke depan pada Pilkada serentak 2024, berupa ketidakpahaman terhadap pendidikan politik dan perbedaan pilihan paslon dapar menimbulkan konflik antar masyaraka, selain itu media sosial dan teknologi juga dapat mempercepat tersebasrnya berita yang bersifat intoleran yang menyebarkan berita kebencian terhadap individu maupun kelompok tertentu. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat yakni pemilih pemula sebagai pelajar yang diyakini sebagai ujuk tombak kesuksesan pelaksanaan Pilkada serentak 2024. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan beberapa metode, di antaranya kegiatan diskusi interaktif dengan membuka ruang tanya jawab dengan peserta, menampilkan foto maupun gambar paslon pilkada tingkat Gubernur maupun tingkat kepala daerah kabupaten. Kegiatan pengabdian menghasilkan simpulan yakni, bahwa peserta pengabdian tidak mengenal nama paslon foto maupun gambar pilkada baik itu tingkat gubernur dan tingkat kabupaten, setelah dilakukannya sosialiasi peserta memperoleh informasi dan pengetahuan tentang nama paslon, hak dan tanggung jawab sebagai warga negara dalam proses pilkada, dan peserta sebagai pemilih pemula berkomitmen untuk memberikan hal pilih suaranya di pilkada 2024 dan menyatakan diri tidak golput.Kata Kunci: Pendidikan Politik; Bermakna dan Berkualitas;  Pemilih Pemula