Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KERAGAAN MUTU BIJI KAKAO KERING DAN PRODUK SETENGAH JADI COKELAT PADA BERBAGAI TINGKATAN FERMENTASI Dian Adi A. Elisabeth; Ludivica Endang Setijorini
Jurnal Matematika Sains dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2009)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.84 KB) | DOI: 10.33830/jmst.v10i1.570.2009

Abstract

Basic of cocoa bean preparation process is fermentation. Fermentation is done especially to improve and build specific chocolate flavour of cocoa bean and its products, i. e. cocoa liquor, butter, and powder; and also to decrease the disliked flavors, like bitter and acid. Research of cocoa bean fermentation was hold on in Subak Abian Pucaksari, Tabanan. This research involved 20 cooperative farmers with 0,5 hectare farm area per each farmer. The treatment used was time of cocoa bean fermentation, i.e. without fermentation, not fully fermentation (4 days), and fully fermentation (5 days). Variables observed were dried cocoa beans physic and chemical quality, and also cocoa products chemical and organoleptic quality. Organoleptic test done to cocoa liquor and powder was descriptive and ranking test used 15 semi-trained panelists. The result showed that the fermentation process had significant influence to dried cocoa beans chemical quality and its products. Fermentation had no significant influence to dried cocoa beans physic quality. For organoleptic quality attributes, all panelists gave the highest rank for cocoa liquor and powder prepared from fully fermented cocoa bean.
PROFIL DAN KARAKTERISTIK PENYULUH PERTANIAN LULUSAN UNIVERSITAS TERBUKA Diarsi Eka Yani; Nurul Huda; Ludivica E. Setijorini; Idha Farida
Sosiohumaniora Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i1.11454

Abstract

Universitas Terbuka (UT) sebagai perguruan tinggi (PT) negeri di Indonesia yang menerapkan sistem belajar Terbuka dan Jarak Jauh, dengan karakteristik mahasiswa yang berbeda dengan PT konvesional. Belajar di UT tidak dibatasi oleh umur, pekerjaan ataupun tempat tinggalnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji profil dan karakteristik individu penyuluh lulusan pendidikan jarak jauh. Profil penyuluh ditinjau dari segi asal UPBJJ-UT, bidang minat, status pekerjaan, dan tahun lulus. Sedangkan karakteristik individu dilihat dari umur, pengalaman kerja, jenis kelamin, dan motivasi belajar. Sampel penelitian ini adalah penyuluh alumni UT yang berjumlah 206 lulusan, berasal dari wilayah Bengkulu, Bogor, Jakarta, Jambi, Pontianak, Samarinda, dan Serang. Semua wilayah tersebut dipilih dengan pertimbangan merupakan daerah dengan jumlah lulusan yang cukup banyak. Untuk memperkaya hasil penelitian, dilakukan wawancara mendalam (Indepth Interview) terhadap beberapa informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bidang minat yang terbanyak diambil penyuluh lulusan UT adalah pertanian, dan kebanyakan dari mereka adalah penyuluh lulusan UT antara tahun 2006 hingga 2014, sebagian besar (61,2%) tergolong usia lanjut yaitu berumur sekitar 48 sampai dengan 60 tahun, mempunyai pengalaman kerja yang cukup lama yaitu antara 15 – 38 tahun (60,2%), pekerjaan sebagai penyuluh masih didominasi oleh laki-laki (73,3%), serta mempunyai motivasi belajar yang tinggi (97,2%). 
AKUMULASI TIMBAL (PB) DAN STRUKTUR STOMATA DAUN PURING (CODIAEUM VARIEGATUM) Susi Sulistiana; Ludivica Endang Setijorini
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman mempunyai kemampuan efektif untuk mengatasi atau mengeliminir pencemaran udara yang terjadi di kota, salah satunya adalah tanaman puring. Stomata adalah bagian tumbuhan sebagai salah satu jalur yang digunakan tumbuhan untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Fungsi utama stomata adalah sebagai tempat pertukaran gas, seperti CO2 yang diperlukan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis. Namun, stomata juga bertindak sebagai salah satu jalur masuknya polutan terutama polutan yang berasal dari udara. Penelitian oleh Sulistiana dan Setijorini (2014), menemukan bahwa dari 18 sampel tanaman puring diperoleh 13 kultivar memiliki morfologi tipe dan bentuk daun yang berbeda, dengan kandungan serapan timbal yang berbeda-beda pula. Penelitian selanjutnya dilakukan pengamatan anatomi daun terutama struktur stomata daun tanaman puring. Tujuan penelitian adalah  untuk menjelaskan struktur stomata daun tanaman puring, membandingkan struktur stomata  antar kultivar puring, dan membuktikan adanya hubungan antara akumulasi timbal (Pb) dengan struktur stomata daun beberapa kultivar puring. Bahan penelitian adalah daun segar dari 13 kultivar tanaman puring yang ditanam di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Kademangan, Tangerang Selatan. Pengamatan struktur stomata daun dilakukan dengan cara pembuatan preparat paradermal. Parameter yang diamati dalam penelitian meliputi jumlah stomata, jumlah sel epidermis, panjang stomata, lebar stomata, indeks stomata, dan kerapatan stomata. Hasil yang diperoleh menunjukkan korelasi positif antara kadar Pb dengan struktur stomata daun kultivar puring dengan paramater yang diamati terutama pada jumlah, lebar, dan indeks stomata, serta kerapatannya. Kata-kata Kunci: kultivar puring, timbal (Pb), daun, stomata  AbstractPlants have the ability effectively to address or eliminate air pollution that occurred in the city, one of them is a croton plant. Stomata are part of the plant as one of the lines used herbs to interact with their environment. The main function of stomata is as a place of exchange of gases, such as CO2 which is required by plants in photosynthesis. However, stomata also acts as a one-lane entry of pollutants, especially pollutants from the air. Research by Sulistiana and Setijorini (2014), found that of 18 samples croton plant gained 13 cultivars have morphological types and forms of different leaves, with a content of absorption of lead are different too. Subsequent research conducted anatomical observations of leaves, especially the structure of the stomata of leaves of croton plant. The purpose of research is to explain the structure of the stomata of leaves of croton plant, comparing the structure of stomata between cultivars croton, and prove a link between the accumulation of lead (Pb) with the structure of the stomata of leaves of some cultivars croton. The research material is fresh leaves of 13 cultivars croton plant grown in Housing Batan Indah, District Kademangan, South Tangerang. Observation of the structure of the stomata of the leaves is done by making preparations paradermal. The parameters were observed in the study include the number of stomata, the number of cells of the epidermis, the length of the stomata, the width of stomata, the index stomata, and the density of stomata. The results showed a positive correlation between Pb with the structure of the stomata of the leaves of cultivars croton with parameters were observed mainly on the number, width, and the index of stomata, and density. Keywords: cultivar croton, lead (Pb), leaves, stomata
AKUMULASI TIMBAL (Pb) DAN STRUKTUR STOMATA DAUN PURING (Codiaeum variegatum Lam. Blume) Susi Sulistiana; Ludivica Endang Setijorini
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.1.2.9-22

Abstract

Tanaman mempunyai kemampuan untuk mengatasi atau mengeliminir pencemaran udara yang terjadi di kota, salah satunya adalah tanaman puring. Stomata adalah salah satu organ tumbuhan yang digunakan untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Fungsi utama stomata adalah sebagai tempat pertukaran gas, seperti CO2 yang diperlukan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis. Namun, stomata juga bertindak sebagai salah satu jalur masuknya polutan khususnya polutan yang berasal dari udara. Untuk mempertegas pengaruh akumulasi timbal terhadap daun tanaman puring  secara morfologi yang telah dilakukan oleh Sulistiana dan Setijorini  tahun 2014, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan melakukan pengamatan anatomi daun terutama struktur  stomata daun tanaman puring. Penelitian bertujuan membandingkan struktur stomata  antar kultivar puring dan membuktikan adanya hubungan antara akumulasi timbal (Pb) dengan struktur stomata daun dari beberapa kultivar puring. Bahan penelitian yang digunakan adalah daun segar dari 13 kultivar tanaman puring yang ditanam di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Kademangan, Tangerang Selatan. Pengamatan struktur stomata daun dilakukan dengan cara pembuatan preparat paradermal Parameter yang diamati dalam penelitian meliputi jumlah stomata, jumlah sel epidermis, panjang stomata, lebar stomata, indeks stomata, dan kerapatan stomata. Hasil yang diperoleh adanya korelasi positif antara kadar Pb dan struktur stomata daun kultivar puring melalui parameter-paramater yang diamati terutama jumlah stomata, lebar stomata, indeks stomata, dan kerapatan stomata. 
EVALUASI PENYELENGGARAAN PRAKTIKUM MANDIRI PROGRAM STUDI AGRIBISNIS UNIVERSITAS TERBUKA Adhi Susilo; Nurul Huda; Anak Agung Sastrawan Putra; Ludivica Endang Setijorini
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 16 No. 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.766 KB)

Abstract

Agriculture Extension and Communication undergraduate study program (S1 Agribusiness) at Universitas Terbuka (UT) has been opened since 2004.Starting from the registration period of 2012.2, Agribusiness Study Program has been issuing practicum guide as a guidance for students to do their practicum indepedently. This study aims to get students' perceptions of self-practicum management regarding the implementation of independent practicum guidance and analyzet he constraints that exist in the field experienced by the students. The survey is conducted on students who took practicum during the registration periods of 2013.1 to 2014.2. A survey is conducted by questionnaires. The questionnaire asks three aspects of practicum implementation which are practicum guidance aspect, material aspect and of practical support services aspect. Students' perceptions regarding practical implementation are positive, although there are tendencies of having difficulties in understanding the practical guidelines. They feel the guideline is not systematic and lack of details.. The language used in the guideline regarded by most non-extension students as difficult to understand. Students expect the practical guide to be more detailed and clear. They said that it would be easier if at any part of the report is written in great detail of what should they fill, there should be an explanation of how the repot will be rated. Although in general students have positive perceptions, there were some students who had dificulties in accessing practical guidance, obtaining materials and tools, and having qualified and competent instructor. Another constraint felt by most of the students is the marks sometimes received behind the schedule. Mulai masa registrasi 2012.2 Program Studi Agribisnis Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Terbuka (FMIPA-UT) menerapkan pelaksanaan praktikum mandiri dan memberlakukan Panduan Pelaksanaan PraktikumMandiri yang dirancang sebagai panduan bagi peserta praktikum untuk melaksanakan praktikum secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan datapersepsi mahasiswa terhadap pedoman dan pelaksanaan praktikum mandiri, serta kendala-kendala di lapangan yang dialami oleh mahasiswa.Survei dilakukan terhadap mahasiswa yang mengambil praktikum pada masa registrasi 2013.1 sampai dengan 2014.2 dengan meminta mereka mengisi kuesioner. Kuesioner menanyakan tiga aspek dari pelaksanaan praktikum yaitu aspek pedoman praktikum, aspek materi praktikum dan aspek layanan penunjang praktikum. Persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan praktikum cukup positif, meskipun ada kecenderungan mahasiswa mengalami kesulitan memahami pedoman praktikum. Mereka merasakan panduan praktikum kurang sistematis dan detail. Bahasa yang digunakan dalam panduan oleh sebagian mahasiswa non penyuluh dianggap sulit dipahami. Mahasiswa mengharapkan panduan praktikum dibuat lebih detail dan jelas. Mereka mengatakan akan lebih mudah jika pada setiap bagian laporan dituliskan secara detail hal-hal yang harus mereka masukkan, jika perlu diberikan kisi-kisi penilaian laporan. Meskipun secara umum persepsi mahasiswa terhadap praktikum positif, namun masih ada sebagian mahasiswa yang mengalami kendala dalam hal mengakses panduan praktikum, memperoleh bahan dan alat praktikum serta tidak mudah mendapatkan instruktur yang kompeten. Kendala lain yang dirasakan sebagian besar mahasiswa adalah nilai praktikum yang tidak diterima sesuai jadwal.
UPAYA MENYUKSESKAN GERAKAN MEMASYARAKATKAN MAKAN IKAN (GEMARIKAN) DI TENGAH PANDEMI COVID-19 MELALUI PENYULUHAN PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN SECARA DARING Setijorini, Ludivica Endang; Yuliana, Ernik; Sadjati, Ida Malati; Made Sastrawan Putra, Anak Agung; Winata, Adi
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.5926

Abstract

Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang banyak mengandung protein, salah satu jenis zat makanan esensial yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Walau kandungan proteinnya tinggi, namun masyarakat Indonesia masih sedikit yang gemar makan ikan, sehingga tingkat konsumsi ikan di Indonesia masih rendah. Masyarakat yang tidak terbiasa dengan budaya makan ikan, agak sulit untuk mengonsumsi ikan karena baunya yang amis. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi bau amis ikan, di antaranya dengan mengolahnya menjadi hasil olahan ikan yang digemari masyarakat. Desa Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) adalah desa yang berhubungan langsung dengan lokasi kantor pusat Universitas Terbuka. Sama dengan skala nasional, tingkat konsumsi ikan masyarakat di desa juga ini relatif masih rendah. Untuk menyukseskan gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) di Desa Pondok Cabe Ilir, kegiatan penyuluhan dilakukan di Majelis Taklim Muslimatul Hidayah, salah satu majelis taklim di Desa Pondok Cabe Ilir. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada ibu-ibu anggota mejelis taklim, karena ibu-ibu dianggap memegang peranan penting di keluarga agar para anggota keluarga gemar makan ikan. Setelah penyuluhan, diharapkan ibu-ibu anggota Majelis Taklim Muslimatul Hidayah dapat menularkan sikap dan pengetahuannya kepada warga masyarakat lain. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap. 1) Penyuluhan secara tatap muka tentang penggunaan fasilitas rapat secara daring. 2) Penyuluhan pengetahuan dengan materi kandungan nutrisi ikan dan pentingnya makan ikan (daring). 3) Pelatihan keterampilan pengolahan hasil perikanan tahap 1 (daring dan video). 4) Pelatihan keterampilan pengolahan hasil perikanan tahap 2 (daring dan video). Fish is a food ingredient that contains a lot of protein, one type of essential food substance that is really needed to maintain a healthy body. Even though the protein content is high, there are still few Indonesian people who like to eat fish, so the level of fish consumption in Indonesia is still low. People who are not used to the culture of eating fish find it quite difficult to consume fish because of its fishy smell. Several efforts can be made to overcome the fishy smell of fish, including processing it into processed fish products that are popular with the public. Pondok Cabe Ilir Village, Pamulang District, South Tangerang City (Tangsel) is a village that is directly connected to the location of the Open University head office. Similar to the national scale, the level of fish consumption in rural communities is still relatively low. To make the movement to promote fish eating (Gemarikan) a success in Pondok Cabe Ilir Village, outreach activities were carried out at the Muslimatul Hidayah Taklim Council, one of the taklim assemblies in Pondok Cabe Ilir Village. This activity was carried out using the counseling method for mothers who were members of the taklim assembly, because mothers are considered to play an important role in the family so that family members like to eat fish. After the counseling, it is hoped that the women members of the Muslimatul Hidayah Taklim Council can pass on their attitudes and knowledge to other members of the community. Activities are carried out in four stages. 1) Face-to[1]face counseling regarding the use of online meeting facilities. 2) Knowledge outreach with material on the nutritional content of fish and the importance of eating fish (online). 3) Stage 1 fishery product processing skills training (online and video). 4) Stage 2 fishery product processing skills training (online and video). Key words: Movement to popularize eating fish (Gemarikan), fish processing