Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Unveiling Resilience in Mathematics Education: Exploring the Impact of Age and Gender in Sanggar Bimbingan Rawang, Selangor, Malaysia Nusaibah, Klarisa Afif; Ekayanti, Arta; Jumadi, Jumadi; Murniati, Murniati
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 9 No 1 (2024): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v9i1.21586

Abstract

This research focuses on analyzing the impact of gender and age on students’ mathematical resilience. The purpose of this study is to contribute to readers’ understanding of the variability of mathematical resilience among Sanggar Bimbingan Rawang students by considering gender and age roles. Specifically, this study aims to: (1) determine the effect of gender on mathematical resilience, (2) determine the effect of age on mathematical resilience, and (3) determine the effect of the interaction between gender and age on students’ mathematical resilience. This research uses a quantitative approach, conducted on 26 samples from Sanggar Bimbingan Rawang, Selangor, Malaysia. Data collection was performed using questionnaires. The analysis technique involved a prerequisite test, including a normality test and a homogeneity test, followed by a hypothesis test using two-way variance analysis with unequal cells. Based on the data analysis results, it was found that: (1) the significance value indicates no gender influence on mathematical resilience, (2) the significance value of the age variable shows no effect of age on mathematical resilience, and (3) the significance value of the combined gender and age variables shows no interaction between gender and age on students’ mathematical resilience. In conclusion, the findings suggest that neither gender nor age, nor their interaction, have a significant impact on the mathematical resilience of students at Sanggar Bimbingan Rawang. This indicates that other factors may play a more crucial role in influencing mathematical resilience among these students.
p-Pompeiu-Hausdorff Metric on Space of Subsets Induced by Partial Metric Ekayanti, Arta; Marjono; Muslikh, Mohamad; Fitri, Sa’adatul
Indonesian Journal of Mathematics and Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Mathematics and Applications (IJMA)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijma.2025.003.02.2

Abstract

In this paper, we give some properties of the p-Pompeiu-Hausdorff metric on the space of subsets induced by a partial metric. These results provide a generalization of Barich’s (2011) results in the setting of partial metric. The properties provided in this study complement those presented by Aydi et al (2012).
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TFORMZONE PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Latifah; Ekayanti, Arta; Wahyudi
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 10 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v10i1.12486

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan prosedur pengembangan dan kelayakan media pembelajaran TformZone pada materi transformasi geometri untuk meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Prosedur pengembangan terdiri dari lima tahapan: (1) analysis, meliputi analisis kebutuhan, karakteristik siswa, dan materi; (2) design, meliputi penyusunan kerangka, penentuan sistematika, dan instrumen penilaian media; (3) development, meliputi tahap pembuatan media pembelajaran; (4) implementation, meliputi uji coba pada 20 siswa kelas IX dan satu guru matematika; (5) evaluation, meliputi uji kevalidan, uji kepraktisan, dan uji keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran TformZone valid dengan skor ahli materi 91% dan ahli media 86%. Kepraktisan media berdasarkan respons siswa mencapai 87,125% (sangat praktis) dan guru 77,5% (praktis). Keefektifan media berdasarkan skala Guttman menghasilkan koefisien reprodusibilitas 0,92 dan skalabilitas 0,6465 yang menunjukkan kategori efektif. Dengan demikian, media pembelajaran TformZone memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi transformasi geometri.
Implementation of Deep Learning in Mathematics Education at MTs:: An Impact Analysis on Student Engagement and Conceptual Understanding Nurhidayah, Dwi Avita; Sutrisno, Sutrisno; Ekayanti, Arta
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 13 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v13i2.12489

Abstract

Many students struggle to grasp mathematical concepts due to conventional, rote-based learning approaches. Furthermore, teachers are often limited in integrating modern learning technologies such as deep learning due to a lack of knowledge and infrastructure. This Community Service activity emerged in response to these challenges, encouraging the transformation of mathematics education through a technology-based deep learning approach. This research aims to introduce and implement deep learning in mathematics instruction at MTs (Islamic junior high school), focusing on increasing in-depth understanding, student engagement, and teacher readiness to use innovative learning approaches. This research used a qualitative approach with a community service approach. Data collection techniques included participant observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation of activities. Data were analyzed thematically to identify patterns and meanings from participants' experiences during the program. The results showed a significant increase in student engagement and confidence in solving mathematics problems. Teachers said the deep learning approach helped them design meaningful and engaging lessons. Students became more active in discussions, more easily grasped abstract concepts, and demonstrated higher learning motivation. Furthermore, several teachers have begun integrating project-based learning and reflection into their mathematics classrooms. These findings demonstrate that deep learning is not just a trend, but a relevant and practical approach to improving the quality of mathematics learning in MTs (Islamic junior high school). The results of this research will form the basis for developing deep learning-based learning modules that can be used across schools.
Diagnosis Kesalahan Mahasiswa dalam Proses Pembuktian Berdasarkan Newmann Error Analysis Ekayanti, Arta
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v6i1.433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal geometri euclide khususnya pada kasus pembuktian. Analisis yang digunakan berdasarkan pada Newmann Error Analysis yang meliputi reading error, comprehension error, transformation error, process skill error dan encoding error. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang sedang menempuh mata kuliah geometri euclide pada semester ganjil tahun akademik 2016/2017. Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode dokumentasi, tes dan wawancara. Analisis dilakukan dengan menganalisis hasil tes kemudian wawancara dengan beberapa mahasiswa dengan tipe kesalahan yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa kesalahan mahasiswa terletak pada kesalahan teori/konsep dasar serta ketidaklengkapan justifikasi pada setiap langkah yang digunakan dalam pembuktian.
Pengaruh Model Pembelajaran Giving Question Getting Answer dan Think Pair Share terhadap Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Kelas VII Octaviyunas, Asurya; Ekayanti, Arta
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2019): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v8i2.567

Abstract

Penelitian ini didasari atas permasalahan pentingnya kemampuan penalaran matematis dan pencapaiannya yang masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh model pembelajaran Giving Question Getting Answer dan Think Pair Share terhadap kemampuan penalaran matematika siswa, dan efektifitasnya dalam meningkatkan kemampuan tersebut. Populasi Penelitian eksperimen semu ini mencakup seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Balong. Kelas VIIA diberi pembelajaran dengan model TPS sedangkan kelas VIIB dengan model GQGA. Instrumen pengumpulan data berbentuk tes, meliputi soal pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran GQGA berpengaruh terhadap kemampuan penalaran siswa kelas VIIB dengan peningkatan yang terjadi dari nilai pretest ke posttest. Begitu juga dengan model pembelajaran TPS berpengaruh terhadap kemampuan penalaran matematika siswa kelas VIIA dengan peningkatan nilai pretest ke posttest. Model pembelajaran GQGA tidak lebih efektif daripada model pembelajaran TPS dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa.
Pola Pembinaan Olimpiade Sains Nasional Matematika SMP di Kabupaten Ponorogo Suhendar, Uki; Ekayanti, Arta; Merona, Senja P
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2020): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i2.602

Abstract

Masih banyak guru yang kebingungan menentukan pola pembinaan yang harusnya mereka lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika SMP di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Pola pembinaan OSN Matematika SMP di Kabupaten Ponorogo dilakukan dalam tiga pola pembinaan, yakni otoriter, permisif, dan demokratis. Pada pola otoriter, terlihat dari kebijakan sekolah dalam menyusun program pembinaan, proses seleksi, hingga reward yang diberikan ketika lolos seleksi OSN tingkat Kabupaten. Pola permisif terlihat dari kegiatan pembinaan yang memberikan kesempatan bagi siswa secara terbuka untuk menambah kemampuan di luar pembinaan di sekolah. Terakhir adalah pola demokratis, yang terlihat saat sebagian besar proses pembinaan diawali pemberian materi, lalu siswa diberi kesempatan menyelesaikan soal latihan. Selanjutnya dilakukan pembahasan soal yang telah dikerjakan siswa. There are still many teachers who are confused about determining the pattern of coaching they should do. This research aims to determine the pattern of fostering the National Mathematical Science Olympiad (OSN) Junior High School in the Ponorogo Regency. This is qualitative descriptive research. The sample selection is done by purposive sampling. The instrument used was an interview sheet. Data analysis was performed descriptively qualitatively. The pattern of fostering the OSN Mathematics Junior High School in the Ponorogo Regency is carried out in three coaching patterns, namely authoritarian, permissive, and democratic. In the authoritarian pattern, it can be seen from the school's policy in developing a coaching program, the selection process, to the rewards given when passing OSN selection at the district level. Permissive patterns can be seen from coaching activities that openly provide opportunities for students to add skills beyond coaching at school. The last is a democratic pattern, which is very visible when most of the coaching process begins with the provision of material, then students are allowed to complete practice questions. Then a discussion on the questions the students have done is only done.
Student Strategy Profile in Solving Word Problems Based on Polya’s Novitasari, Riska Wahyu; Santi, Erika Eka; Ekayanti, Arta; Nasution, Ikhwan Fauzi
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 4 (2023): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i4.1187

Abstract

Siswa cenderung mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita. Keberagaman minat belajar siswa terhadap matematika berdampak pada semangat siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil strategi siswa dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan prosedur Polya ditinjau dari minat belajar. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Empat siswa kelas C Sanggar Bimbingan Kepong Malaysia sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan mengungkapkan bahwa pada tahap memahami masalah, subjek dengan minat belajar tinggi cenderung bertanya kepada peneliti untuk memastikan pemahamannya sudah benar, sedangkan subjek dengan minat belajar rendah membaca soal berulang-ulang. Pada saat menyusun rencana, subjek dengan minat belajar tinggi menulis rencana penyelesaian tahap demi tahap, sedangkan subjek dengan minat belajar rendah, berdiskusi untuk menemukan rencana penyelesaian. Tahap melaksanakan rencana, subjek dengan minat belajar tinggi menghitung menggunakan kelipatan, sedangkan subjek dengan minat belajar rendah menghitung dengan bantuan jari. Tahap peninjauan kembali, subjek dengan minat belajar tinggi menghitung kembali setiap hasil yang diperoleh, dan tahap ini cenderung tidak dilakukan oleh subjek dengan minat belajar rendah. Solving word problems is more complex than solving questions in numerical form. This research aims to describe students' profiles in solving word problems involving whole number operations, analyzed through the lens of Polya's procedural framework. A qualitative descriptive method was employed, selecting four students from Class C at Sanggar Bimbingan Kepong, Malaysia, as subjects. Two of these students exhibited high interest in learning, while the other two showed low interest. Data collection instruments included tests and interviews. Analysis was conducted descriptively, adhering to Polya's procedure. The findings indicate that students with a high interest in learning could systematically and coherently address understanding the problem, devising a resolution plan, executing the plan, and reviewing their results. In contrast, students with low interest displayed varying levels of performance. Subject A managed to progress through to the review stage, developing a coherent plan, arriving at the correct answer, and reviewing their results. Conversely, Subject N only reached the problem-understanding stage.
English Math For Young Learners Based on Nature (EMYLBON) sebagai Upaya Penguatan Kompetensi Guru Ekayanti, Arta; Maghfiroh, Ana; Yulia Wulansari, Betty
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 08 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This program aims to provide support for strengthening teacher competence in mathematics, English, and nature-based learning. This activity was packaged in workshops and training programs. The results of this activity indicated a positive effect on the competence of the participants. This program can elevate the participants' understanding. There was a significant increase in understanding scores, on average, from 68.75 to 88.08. In other words, there was an increase of 28.12%, of course this was quite a large value. In addition, the responses of the participants were also quite good. 74.17 agreed and 25.83 stated strongly agree on the aspects asked. This indicated that the participants gain benefits from this program
PENGEMBANGAN ENGLISH MATH FOR YOUNG LEARNER BASED ON NATURE (EMYLBON) SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Wulansari, Betty Yulia; Maghfiroh, Ana; ekayanti, arta
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 7 No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v7i2.6299

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan lembaga pendidikan yang membutuhkan banyak inovasi pembelajaran. Inovasi pembelajaran ini bertujuan untuk membentuk suasana belajar yang menyenangkan sesuai dengan karakter belajar anak. Pembelajaran yang dilaksanakan digunakan untuk mengembangkan enam aspek kemampuan anak meliputi kognitif, bahasa, nilai agama dan moral, fisik motorik, sosial emosional, dan seni. Salah satu pembelajaran yang sering menjenukan anak adalah baca tulis hitung atau dikenal dengan calistung. Proses pembelajaran konvensional tradisional sering digunakan pendidik tanpa melihat karakter belajar anak melalui kegiatan bermain. Sehingga muncul kalimat di PAUD tidak boleh diberikan calistung. Padahal yang tidak boleh bukan calistungnya melainkan bagaimana metode pembelajaranya seharusnya melalui bermain. Dari permasalahan ini maka kemudian peneliti mengembangkan English Math For Young Learner Based On Natute (EMYLBON). EMYLBON adalah materi pengenalan kosakata Bahasa Inggris dalam pembelajaran matematika untuk pendidikan anak usia dini menggunakan bahan berbasis alam. Pengembagan EMYLBON ini diharapkan dapat memberikan inovasi pembelajaran anak usia dini dalam meningkatkan kemampuan kognitif meliputi hafalan kosakata, angka, dan kepedulian terhadap alam dalam bentuk kegiatan yang menyenangkan. Luaran penelitian ini adalah Buku ISBN: EMYLBON, artikel jurnal nasional Silogisme Sinta 3. TKT yang diusulkan dalam penleitian ini masuk dalam TKT 4 yaitu validasi komponen dan elemen Riset