Shidqi Hamdi Pratama Putera
Universitas Negeri Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aktivitas sedenter dan kaitannya dengan prestasi belajar: Studi cross-sectional pada mahasiswa olahraga Anindya Maratus Sholikhah; Shidqi Hamdi Pratama Putera; Agus Hariyanto; Heri Wahyudi; Ahmad Nashruddin
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v5i1.352

Abstract

Studi menyebutkan bahwa bahwa prestasi akademik selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi berkaitan dengan keberhasilan seseorang di masa depan. Namun, banyak faktor yang mempengaruhi prestasi, salah satunya yaitu gaya hidup yang berhubungan dengan kesehatan, termasuk aktivitas sedenter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara aktivitas sedenter dengan prestasi akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel merupakan mahasiswa S1 jurusan olahraga yang berjumlah 377 responden. Aktivitas sedenter diukur menggunakan Sedentary Behavior Questionnaire. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor sosio-demografis dan aktivitas sedenter dengan prestasi akademik pada mahasiswa. Terdapat hubungan yang signifikan antara gender, tahun di universitas, tempat tinggal, durasi tidur, aktivitas screen-time dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Namun, aktivitas fisik diketahui tidak berkaitan dengan prestasi akademik mahasiswa.
Evaluasi Program Pembinaan Latihan Pencak Silat di UKM PSHT UNESA M. Farid Putra; Heri Wahyudi; Shidqi Hamdi Pratama Putera; Muhammad Dzul Fikri
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i1.1012

Abstract

Sports development programs in higher education institutions have distinct characteristics compared to professional clubs or training centers, thus requiring systematic and contextual program evaluation. The Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Student Activity Unit at Universitas Negeri Surabaya plays a strategic role in developing students’ achievements in pencak silat. However, the effectiveness of the implemented training program needs to be examined empirically to ensure program quality and sustainability. This study aimed to evaluate the pencak silat training development program of the PSHT Student Activity Unit at Universitas Negeri Surabaya using the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product). A descriptive evaluative approach was employed. Data were collected through questionnaires administered to 30 athletes, one coach, and one student organization leader as key informants, and were complemented by interviews. Quantitative descriptive analysis was applied to questionnaire data and reinforced by qualitative analysis of interview results. The findings indicate that, overall, the PSHT training development program at Universitas Negeri Surabaya was categorized as very good. The context and process components achieved very good ratings, reflecting clear program objectives and effective training implementation. Meanwhile, the input and product components were rated as good, indicating that resources and performance outcomes supported the program, although further optimization is required. These findings confirm the effectiveness of the CIPP model as an evaluation tool for sports development programs in higher education settings.
PEMBERDAYAAN GURU PEREMPUAN DALAM MENSOSIALISASIKAN PENTINGNYA MENJAGA KEBUGARAN JASMANI PADA SEKOLAH Shidqi Hamdi Pratama Putera; Oce Wiriawan; Del Asri; Yuri Lolita; Ilo Raditio Wiriawan; Ido Gavrila Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6737

Abstract

Rendahnya tingkat kebugaran jasmani pelajar Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang mendesak dan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan sekolah, khususnya guru. Guru perempuan mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran strategis sebagai pendidik sekaligus role model dalam mempromosikan gaya hidup sehat dan aktif di kalangan siswa. Namun, masih banyak guru perempuan yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mensosialisasikan dan mengimplementasikan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru perempuan SMA di Kabupaten Sidoarjo melalui pelatihan terstruktur tentang kebugaran jasmani dan administrasi TKPN. Program menggunakan pendekatan participatory action research dengan desain one-group pre-test post-test yang melibatkan 30 guru perempuan dari SMA Negeri di Kabupaten Sidoarjo. Intervensi terdiri dari tiga tahap: (1) edukasi tentang konsep kebugaran jasmani dan TKPN; (2) simulasi dan praktik terbimbing administrasi tes lari bolak-balik 20 meter; dan (3) praktik lapangan supervisi dengan siswa sesungguhnya. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan guru tentang kebugaran jasmani (dari rata-rata skor 52,3 menjadi 85,7; p<0,001) dan keterampilan administrasi TKPN (dari 40% menjadi 90% kemahiran pada penilaian praktik). Lebih lanjut, 93% guru melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mempromosikan kebugaran jasmani, dan seluruh sekolah yang terwakili berkomitmen untuk mengintegrasikan penilaian kebugaran rutin ke dalam program semester. Pembahasan menyoroti keunggulan spesifik gender dari pemberdayaan guru perempuan, efek pengganda dari pelatihan guru sebagai duta kebugaran, dan pentingnya promosi aktivitas fisik berbasis sekolah. Artikel ini juga menyajikan refleksi penulis sebagai dosen ilmu keolahragaan dalam merancang program peningkatan kapasitas yang responsif gender dan berkelanjutan bagi pendidik.
PROGRAM PELATIHAN SISWI DALAM MENJAGA KESEHATAN DAN KEBUGARAN JASMANI SAAT DI SEKOLAH Shidqi Hamdi Pratama Putera; Oce Wiriawan; Del Asri; Sapto Wibowo; Ilo Raditio Wiriawan; Ido Gavrila Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6738

Abstract

Penurunan aktivitas fisik di kalangan remaja putri di Indonesia telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mengkhawatirkan. Rendahnya tingkat kebugaran jasmani tidak hanya memengaruhi status kesehatan saat ini, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit tidak menular di masa dewasa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan tingkat kebugaran jasmani siswi SMA melalui program pelatihan terstruktur yang mengintegrasikan edukasi, pendampingan, dan penerapan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Kegiatan dilaksanakan di SMAN 1 Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, dengan melibatkan 50 siswi berusia 14-17 tahun. Metode terdiri dari tiga tahap: (1) edukasi tentang konsep dan manfaat kebugaran jasmani; (2) pendampingan praktik teknik latihan yang benar; dan (3) penilaian kebugaran jasmani menggunakan tes lari bolak-balik 20 meter TKPN. Hasil menunjukkan bahwa 62% peserta berada dalam kategori kebugaran jasmani rendah, 30% cukup, dan hanya 8% baik. Temuan ini mengindikasikan perlunya program aktivitas fisik berkelanjutan dan terstruktur di sekolah. Pembahasan menyoroti penyebab multifaktorial rendahnya kebugaran, termasuk gaya hidup sedentari, tingginya screen time dan terbatasnya akses fasilitas olahraga, serta mengusulkan strategi berbasis sekolah untuk peningkatan berkelanjutan. Artikel ini juga menyajikan refleksi akademik penulis sebagai dosen ilmu keolahragaan dalam merancang intervensi kebugaran yang kontekstual, menarik, dan terintegrasi di sekolah bagi remaja putri.