Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Impact Of Non-Performing Loans, Credit Interest Rates And Total Public Savings On Commercial Bank Loan Distribution Kartini, Kartini; Pratiwi, Sulistya Rini; Irna, Rizky Agusriyanti; Rahmawati, Meylin; Nainggolan, Yohanna Thresia
JURNAL ILMU MANAJEMEN Vol. 22 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jim.v22i2.84118

Abstract

This study aims to analyse the effect of non-performing loans (NPLs), lending rates, and public savings on lending by commercial banks in North Kalimantan Province. The method used is a quantitative approach with secondary data from Bank Indonesia (BI) and the Financial Services Authority (OJK) in the form of monthly data for the period 2017–2022. The analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of Stata software. The results of the study indicate that NPLs do not have a significant effect on credit disbursement, either for working capital loans or investment loans. Credit interest rates do not affect working capital loans, but have a significant effect on investment loans. Meanwhile, public savings have a significant effect on credit disbursement for both types of loans. Simultaneously, all three variables have a significant impact on credit disbursement. These findings indicate that public savings are the primary factor in increasing credit disbursement, while NPLs are not the main obstacle. Additionally, interest rates have a greater impact on investment loans compared to working capital loans. These results can serve as a reference for banks in formulating credit disbursement strategies and for regulators in developing more effective banking policies.
Green Marketing Strategies for Circular Economy Products: The Moderating Effect of Perceived Greenwashing among Consumers Meylin Rahmawati; Sulistya Rini Pratiwi; Rizky Agusriyanti Irna; Kartini Kartini; Yohana Thresia Nainggolan; Djuanda Hatta
Fundamental and Applied Management Journal Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/famj.v3i2.247

Abstract

This study investigates the effects of green marketing strategies namely green brand positioning (GBP), brand storytelling (BST), and consumer environmental knowledge (CEK) on purchase intention (PI) toward circular economy products, with perceived greenwashing (PGW) as a moderating variable. A quantitative survey was conducted with 138 respondents in Tarakan City, North Kalimantan, Indonesia, selected through purposive sampling. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), including assessment of both measurement and structural models. The measurement model demonstrates satisfactory reliability and validity (CR > 0.70; AVE > 0.50; adequate discriminant validity). Structural results show that brand storytelling has the strongest positive effect on purchase intention (β = 0.387; p < 0.001), followed by green brand positioning (β = 0.298; p < 0.001) and consumer environmental knowledge (β = 0.231; p < 0.01). Perceived greenwashing negatively moderates the relationship between brand storytelling and purchase intention (β = –0.184; p < 0.05), indicating that skepticism toward environmental claims weakens the persuasive impact of brand narratives. The model explains 71.3% of the variance in purchase intention (R² = 0.713). These findings suggest that consumers are willing to support circular products when sustainability claims are perceived as credible.
From Linear to Circular: Empirical Evidence of Circular Economy Adoption and Willingness to Pay in an Indonesian Coastal City Meylin Rahmawati; Sulistya Rini Pratiwi; Anindya Arman Putri; Rizky Agusriyanti Irna; Kartini Kartini
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62794/je3s.v7i1.28

Abstract

This study aims to: (1) estimate WTP and aggregate waste fee revenue potential; (2) evaluate community preferences for six CE strategies and their fiscal feasibility; (3) identify determinants of WTP using binary logistic regression; and (4) formulate an evidence-based policy portfolio to close the financing gap in Tarakan City's waste management system. Using CVM and binary logistic regression on 350 households (2024): (1) mean WTP of IDR 174,500/household/year yields IDR 3.93 billion/year aggregate (95% CI: IDR 3.60–4.26 billion) or 71% cost recovery; (2) CE strategy BCR hierarchy: reduce (∞) > reuse/recovery/sorting (1.46) > recycle (0.73) > repair (0.29); (3) Income (OR=2.14; p<0.05) and Education (OR=1.87; p<0.05) are the only significant WTP determinants — confirming the value-action gap and falsifying the information deficit model; (4) a three-level policy portfolio achieves near-full fiscal self-sufficiency (≈99.8% cost recovery) through progressive tariffs and recycling monetization.
PENINGKATAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN UMKM PADA KOPI DILOBBY MENGGUNAKAN APLIKASI RANDU-AKUNTANSI UMKM Rizki Dwi Wulandari; Yohanna Thresia Nainggolan; Revalina Cantika Ayu Permatasari; Fitria Heriyanti; Muhammad Ariandy Fahreza; Sulistya Rini Pratiwi; Kartini
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.17189

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting terhadap perekonomian Indonesia. Namun masih banyak diantaranya yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan yang sistematis dan sesuai standar. Mitra sasaran dalam Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini, yakni UMKM Kopi Dilobby yang berlokasi di Tarakan, Kalimantan Utara, dengan permasalahan yang dihadapi berupa pencatatan keuangan yang tidak sistematis, rendahnya pemahaman pengelola terhadap pentingnya laporan keuangan, serta kesulitan dalam pembagian keuntungan kepada pemilik modal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, dan pelatihan penggunaan aplikasi RANDU-Akuntansi UMKM Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan RANDU-Akuntansi UMKM membantu pengelola memahami pentingnya pencatatan keuangan, menghasilkan laporan keuangan sederhana, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan usaha. Penerapan aplikasi ini juga memperkuat hubungan antara pengelola dan pemilik modal, sejalan dengan prinsip teori agensi dalam akuntansi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa teknologi pencatatan keuangan sederhana dapat menjadi solusi efektif dalam peningkatan tata kelola UMKM secara berkelanjutan. Hasil pengabdian ini penting untuk mendorong literasi keuangan dan profesionalisme pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan ekonomi digital. Kata Kunci: Laporan Keuangan, Literasi Akuntansi, RANDU UMKM, , Teori Agensi, UMKM
Pengembangan Media Pembelajaran DOMCERMA (Ludo Sistem Pencernaan Manusia) di Kelas V-A SDN 015 Tarakan Weli Susanti; Kartini; Donna Rhamdan
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/fc498c60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran DOMCERMA (Ludo Sistem Pencernaan Manusia) di Kelas V-A SDN 015 Tarakan. Berdasarkan observasi awal, ditemukan masalah pada kegiatan pembelajaran yaitu siswa cendrung pasif dan siswa terlihat jenuh saat belajar. Hal ini disebabkan kurang adanya media yang menarik digunakan guru pada saat proses pembelajaran berlangsung. Oleh arena itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran DOMCERMA yang dikembangkan memiliki kelayakan berdasarkan validasi dari ali media dan materi. hasil validasi yang diperoleh dari ahli media persentase sebesar 83% dan ahi materi memperoleh persentase sebesar 83%. selain itu terdapat hasil dari angket respon guru dan siswa, dimana media pembelajaran DOMCERMA dinyatakan sangat menarik digunakan dalam proses pembelajaran dengan persentase yang diperoleh pada angket respon guru uji coba terbatas dan uji coba lapangan  84% dan 80%, sedangkan angekt responsable siswa pada uji coba terbatas memperoleh sebesar 91% dan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 93% dimana dikategorikan sangat menarik.  
Deskripsi Pemahaman Mahasiswa Terhadap  Metode Penyelidikan Ilmiah Dahliya; Degi Alrinda Agustina; Kartini
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/qbpgr404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains mahasiswa PGSD pada mata kuliah pilihan IPA dengan menggunakan indikator yang dikembangkan oleh Gormally, meliputi kemampuan mengidentifikasi argumen ilmiah, mengevaluasi validitas sumber, mengevaluasi penggunaan dan penyalahgunaan informasi ilmiah. Penelitian ini menggunakan penelitian campuran(mixed method) dengan desain explanatory sequential design. Subjek penelitian terdiri atas enam mahasiswa yang dikategorikan ke dalam tiga kelompok kemampuan, yaitu tinggi (MT 1 dan MT 2), sedang (MS 1 dan MS 2), dan rendah (MR 1 dan MR 2). Data kuantitatif diperoleh melalui tes literasi sains dan data kualitatif diperoleh dengan wawancara mendalam, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menemukan kecenderungan kemampuan masing-masing kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa kategori tinggi konsisten menunjukkan keterampilan literasi sains yang baik, berpikir berbasis bukti, serta mampu menghubungkan data dengan teori ilmiah. Mahasiswa kategori sedang memiliki pemahaman dasar yang cukup, tetapi masih belum konsisten dalam menerapkan prinsip ilmiah secara menyeluruh. Sementara itu, mahasiswa kategori rendah cenderung menerima informasi tanpa melakukan verifikasi, kurang memahami prinsip ilmiah, dan memiliki keterbatasan dalam keterampilan kuantitatif. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan literasi sains mahasiswa masih beragam dan dipengaruhi oleh tingkat konsistensi mereka dalam menerapkan prinsip ilmiah.