Nursia Nursia
Department Of Biology Education, Faculty Of Teacher Training And Education, Universitas Borneo Tarakan, Tarakan, North Kalimantan, Indonesia

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH KEAMANAN, KEPERCAYAAN DAN KEMUDAHAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI APLIKASI SHOPEE (STUDI KASUS MASYARAKAT KOTA TARAKAN) Ferawati Usman; Nursia Nursia; Suryaningsih Suryaningsih
Cross-border Vol. 6 No. 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electronic commerce or e-commerce is now a business platform that has very good opportunities to do business for business people in the online trading industry. Indonesia is the country with the highest e-commerce adoption rate in 2019. As many as 90 percent of users aged 19-45 years apply e-commerce as a medium for online transactions, both purchasing products and services (Husain, 2020) . Shopee is a marketplace that has just emerged compared to several other marketplaces that were released earlier such as Tokopedia, which has existed since 2009. Now, Shopee is one of the marketplaces that has successfully penetrated into the most popular marketplace category in Indonesia (Databoks, 2020). This study describes the influence of security, trust, convenience on purchasing decisions in the shopee application for the people of Tarakan city. The population of this study was those who had used the shopee application in shopping with the age category of 17 years, men and women with a sample of 200. Data analysis used multiple linear regression and hypothesis testing. The results of the study show that trust, convenience, and security have a positive and significant effect on purchasing decisions. This shows the perception that consumer trust has an influence on purchasing decisions. Shopee builds consumer trust through improving the quality of services with the latest attractive features such as free shipping which promises consumers to make purchase transactions and provides guarantees of security ranging from safe transactions to convenience in interacting with sellers in the Shopee application.
ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN NELAYAN: (STUDI KASUS: NELAYAN JARING INSANG DI KELURAHAN PANTAI AMAL KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA) Rizky Agusriyanti; Charitin Devi; Ferrica Christinawati Putri; Kartini Kartini; Meylin Rahmawati; Nursia Nursia; Sulistya Rini Pratiwi; Yohanna Thresia Nainggolan
Ekonomi dan Bisnis: Berkala Publikasi Gagasan Konseptual, Hasil Penelitian, Kajian, dan Terapan Teori Vol. 27 No. 1 (2023): Ekonomi dan Bisnis: Berkala Publikasi Gagasan Konseptual, Hasil Penelitian, Ka
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/jeb.v27i1.5546

Abstract

This research was carried out in the coastal area in the Amal Beach Village. The purpose of this research is to find out some of the determinations that influence the income of gill net fishermen in Pantai Amal Village. The approach used in this study is a quantitative descriptive approach with modeling using multiple linear regression. Determination of the sample in this study using purposive sampling. The results showed that there was a simultaneous effect on the variables of working capital, length of time at sea and experience on the income of gill net fishermen in Pantai Amal Village. While the variables of working capital, labor, length of time at sea and experience have a simultaneous effect on the income of gill net fishermen in Pantai Amal Village.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PELAKU UMKM DI KELURAHAN PANTAI AMAL KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN Ferawati Usman; Suryaningsih; Nursia; Nurul Hidayat; Ahmatang; Aan Digta Malik
paguntaka Vol 1 No 1 (2022): November 2022
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61457/jumpa.v1i1.5

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah yang biasa disebut UMKM merupakan pelaku bisnis yang menyentuh kepentingan masyarakat. Di Indonesia, Usaha UMKM saat ini dianggap sebagai cara yang efektif dalam pengentasan kemiskinan. UMKM dapat menciptakan peluang kerja yang cukup besar bagi tenaga kerja dalam negeri, sehingga sangat membantu upaya dalam mengurangi pengangguran. Salah satu daerah yang memiliki UMKM yang potensial adalah Kota Tarakan yang merupakan kota pulau yang terletak di pulau Kalimantan bagian utara. Pemberdayaan UMKM secara umum diarahkan untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan, memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat berpendapatan rendah, menciptakan kesempatan kerja guna mengurangi tingkat pengangguran. Meskipun pertumbuhan UMKM di Kota Tarakan memiliki perkembangan dari tahun ke tahun, akan tetapi masih menyisakan banyak permasalahan, permasalahan tersebut diantaranya adalah: rendahnya kualitas SDM, kurangnya inovasi, belum memiliki badan hukum, akses permodalan rendah dan minimnya pendampingan dilapangan. Seperti UMKM yang ada di Kelurahan Pantai Amal. Selama ini masyarakat di kelurahan pantai amal secara umum hanya membuka usaha warung makan saja dengan menu utama adalah kerang, padahal masyarakat disana bisa melakukan inovasi dengan memanfaatkan limbah kerang menjadi cenderamata atau oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung kesana. Maka dari itu masyarakat disana diberikan pelatihan wirausaha bagi pelaku UMKM dan kelompok ibu-ibu PKK di Kelurahan Pantai Amal yakni proses pembuatan produk kerajinan tangan yang berasal dari limbah kerang khususnya kerang simping, kerang macan dan juga kerang kijing. Pemanfaatan Cangkang Kerang dapat dijadikan bahan utama pembuatan kerajinan seperti hiasan lampion, hiasan cermin, tempat tissue, vas bunga, pigura, gantungan kunci dan lain sebagainya. Serta memberikan pengetahuan bagi pelaku UMKM dalam memasarkan produk yang dihasilkan dengan memanfaatkan media sosial.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PELAKU UMKM DI KELURAHAN PANTAI AMAL KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN Ferawati Usman; Suryaningsih; Nursia; Nurul Hidayat; Ahmatang; Aan Digita Malik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka Vol. 1 No. 1 (2022): November 2022
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61457/jumpa.v1i1.5

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah yang biasa disebut UMKM merupakan pelaku bisnis yang menyentuh kepentingan masyarakat. Di Indonesia, Usaha UMKM saat ini dianggap sebagai cara yang efektif dalam pengentasan kemiskinan. UMKM dapat menciptakan peluang kerja yang cukup besar bagi tenaga kerja dalam negeri, sehingga sangat membantu upaya dalam mengurangi pengangguran. Salah satu daerah yang memiliki UMKM yang potensial adalah Kota Tarakan yang merupakan kota pulau yang terletak di pulau Kalimantan bagian utara. Pemberdayaan UMKM secara umum diarahkan untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan, memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat berpendapatan rendah, menciptakan kesempatan kerja guna mengurangi tingkat pengangguran. Meskipun pertumbuhan UMKM di Kota Tarakan memiliki perkembangan dari tahun ke tahun, akan tetapi masih menyisakan banyak permasalahan, permasalahan tersebut diantaranya adalah: rendahnya kualitas SDM, kurangnya inovasi, belum memiliki badan hukum, akses permodalan rendah dan minimnya pendampingan dilapangan. Seperti UMKM yang ada di Kelurahan Pantai Amal. Selama ini masyarakat di kelurahan pantai amal secara umum hanya membuka usaha warung makan saja dengan menu utama adalah kerang, padahal masyarakat disana bisa melakukan inovasi dengan memanfaatkan limbah kerang menjadi cenderamata atau oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung kesana. Maka dari itu masyarakat disana diberikan pelatihan wirausaha bagi pelaku UMKM dan kelompok ibu-ibu PKK di Kelurahan Pantai Amal yakni proses pembuatan produk kerajinan tangan yang berasal dari limbah kerang khususnya kerang simping, kerang macan dan juga kerang kijing. Pemanfaatan Cangkang Kerang dapat dijadikan bahan utama pembuatan kerajinan seperti hiasan lampion, hiasan cermin, tempat tissue, vas bunga, pigura, gantungan kunci dan lain sebagainya. Serta memberikan pengetahuan bagi pelaku UMKM dalam memasarkan produk yang dihasilkan dengan memanfaatkan media sosial.
PENINGKATAN KUALITAS PENCATATAN KEUANGAN BAGI UMKM RUMAH KADO FATMA Suryaningsih; Ferawati Usman; Nursia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka Vol. 1 No. 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Jumpa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61457/jumpa.v1i2.8

Abstract

Usaha Mikro kecil dan menengah merupakan salah satu usaha yang mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian suatau negara. Hal ini dikarenakan Usaha kecil Mikro dan Menengah mampu menjadi stabilitator dan dinamisator bagi negara, terutama negara berkembang seperti Indonesia. Di Indonesia, Usaha UMKM saat ini dianggap sebagai cara yang efektif dalam pengentasan kemiskinan. UMKM dapat menciptakan peluang kerja yang cukup besar bagi tenaga kerja dalam negeri, sehingga sangat membantu upaya dalam mengurangi pengangguran. Salah satu daerah yang memiliki UMKM yang potensial adalah Kota Tarakan yang merupakan kota pulau yang terletak di pulau Kalimantan bagian utara. Meskipun pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Kota Tarakan ternyata dibarengi dengan beragamnya permasalahan diantaranya belum optimalnya pengelolaan keuangan sehingga berdampak pada sulitnya mencapai profit/laba yang optimal. Pengelolaan keuangan menjadi suatu masalah penting dalam sebuah UMKM karena pemilik UMKM sering mengabaikan pentingnya pencatatan laporan keuangan. Sehingga, pengelolaan keuangan penting untuk diterapkan pada UMKM. Pengelolaan keuangan yang baik secara transparan dan akurat tentunya akan memberikan dampak positif terhadap bisnis UMKM itu sendiri. Dampak positif ini lah yang menjadi faktor dan kunci kesuksesan UMKM untuk dapat terus bersaing dengan UMKM sejenis. Dengan UMKM memperdalam pengetahuan akan pengelolaan kualitas pencatatan maupun pengetahuan keuangan maka pengelolaan dan akuntabilitas dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
Pemberdayaan UMKM Berbasis Digital melalui Penguatan Strategi Pemasaran, Literasi Keuangan, dan Ketahanan Ekonomi Lokal Erick Karunia; Muh.Irfandy Azis; Mohamad Nur Utomo; Shalahuddin Shalahuddin; Deni Marsha; Aswan Aswan; Olivia Pamilangan Andilolo; Nursia Nursia; Suryaningsih Suryaningsih; Adhy Satya Pratama
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i1.6044

Abstract

This community service program aims to empower Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Tarakan City, North Kalimantan, by enhancing their capacity in digital marketing strategies, financial literacy, and strengthening local economic resilience. The program was implemented using a participatory and practical approach through a series of activities including needs assessment, integrated training, workshops, and direct mentoring for MSMEs actors. The results indicate a significant improvement in participants' skills, particularly in utilizing social media and marketplaces for product promotion, maintaining basic financial records using digital applications, and conducting structured financial planning for their businesses. Furthermore, this initiative successfully fostered a shift in mindset—from traditional business management toward more strategic and data-driven decision-making. The success of this program demonstrates that well-targeted educational interventions can enhance the competitiveness of UMKM, especially in the face of digital transformation and economic uncertainty. However, sustainable impact requires ongoing assistance and multi-stakeholder collaboration. This program is expected to serve as a replicable model for similar initiatives in other regions.
Pendampingan Pengembangan Model Bisnis Mahasiswa Dengan Business Model Canvas (BMC) Erick Karunia; Nursia Nursia; Roni Padliansyah; Suryaningsih Suryaningsih; Deni Marsha; Nurul Hidayat; Nizhammuddin A.B; Syahran Syahran; Ahmad juliana; Sudarto Sudarto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 3 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i3.8834

Abstract

This Community Service Program was carried out to enhance students’ abilities in designing and developing business models using the Business Model Canvas (BMC). The program was implemented through several stages, including the introduction of entrepreneurial concepts, training on the preparation of business models, intensive mentoring sessions, and final presentations of the developed business plans. The participants consisted of students who have an interest in entrepreneurship and were in the early stages of formulating their business ideas. Throughout the mentoring process, students were guided to identify customer segments, formulate value propositions, determine marketing channels and customer relationship strategies, and structure cost components and revenue streams. The results of the program indicate an improvement in students’ understanding and skills in applying the BMC framework in a comprehensive and practical manner. Students were able to organize their business ideas more systematically and became more prepared to proceed to market validation and initial implementation. This program contributes to strengthening the entrepreneurial mindset in higher education and supports the role of universities as facilitators in developing student-led business initiatives.
Menuju Sekolah Tanpa Bullying: Program Edukasi dan Pencegahan Bullying pada Siswa Sekolah Dasar Nursia Nursia; Erick Karunia; Muh.Irfandy Azis; Roni Padliansyah; Rahmi Nur Islami; Deni Marsha; Aswan Aswan; Nurjannatul Hasanah; Widyastuti Cahyaningrum; Indah Sari; Muhammad Syahril
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 3 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i3.8849

Abstract

This Community Service (PKM) activity aimed to create a bullying-free school environment at SDN Utama 2 Tarakan by enhancing students' knowledge and awareness. The program, executed in November 2025, employed an participatory-educational approach that included needs analysis, preparation of interactive materials (visuals and videos), execution of socialization, and roleplay simulations designed to foster empathy and courage among students. The results indicate that the interactive and relevant educational program successfully led to a significant increase in understanding of bullying categories and consequences among elementary school students, along with success in cultivating their commitment to becoming active upstanders. Furthermore, dedicated mentoring effectively strengthened the teachers' role in early detection. Overall, the program successfully instilled anti-bullying values, and it is recommended that the school internalize these materials periodically and establish an anti-bullying task force to ensure the sustained positive impact within the school environment.
Corporate Profitability as a Driver of Sustainability: Insights from Emerging Market Mohamad Nur Utomo; Nursia Nursia; Kaujan Kaujan; Ferica Christinawati Putri; Nunung Nurhasanah
International Journal of Business, Management and Economics Vol. 7 No. 3 (2026): International Journal of Business, Management and Economics
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses (TRI-JIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/ijbme.v7i3.3513

Abstract

This study analyses the relationship between corporate financial characteristics, geopolitical risk, organizational complexity, and corporate sustainability. Specifically, this study examines the effect of leverage and sales growth on profitability, the effect of profitability on sustainability, the moderating role of geopolitical risk, and the mediating role of organizational complexity. The study uses a quantitative approach with secondary data and is analysed using partial least squares-based structural equation modelling (PLS-SEM). Model evaluation is conducted through goodness-of-fit testing, collinearity, and structural path significance. The results show that leverage has a positive and significant effect on profitability, while sales growth has no significant effect. Profitability has a positive effect on sustainability, but this effect weakens significantly in conditions of high geopolitical risk. Organizational complexity has a positive effect on sustainability, but does not mediate the relationship between profitability and sustainability because profitability does not have a positive effect on organizational complexity. These findings confirm that the relationship between financial performance and sustainability is contextual and influenced by external factors. This study contributes by integrating geopolitical risk and organizational complexity in explaining the dynamics of the relationship between financial performance and corporate sustainability.
Mapping the Intersection of Financial Technology and Sustainability: A Bibliometric Analysis Using R Programming Language Rafiqoh; Muh. Irfandy Azis; Erick Karunia; Ang Hong Loong; Nursia
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 6 (2025): JIMKES Edisi November 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i6.3645

Abstract

Financial technology has transformed the global financial landscape, while sustainability has become a critical priority for addressing environmental and economic challenges. This study aims to examine the research landscape at the intersection of financial technology and sustainability through bibliometric analysis. Using the R programming language and data from the Scopus database spanning 2017 to 2025, the analysis maps publication trends, influential contributors, and collaboration patterns. Key findings reveal dominant themes such as green finance, digital banking, climate change, and environmental policy, reflecting a convergence of economic and environmental priorities. Leading journals include Resources Policy and Sustainability (Switzerland), with significant contributions from scholars. Strong international collaborations, particularly involving China, India, and Brazil, highlight regional efforts in sustainable financial innovation. The study concludes that financial technology plays a vital role in advancing sustainable finance and financial inclusion, though gaps in global representation and methodological diversity persist. Future research should focus on integrating artificial intelligence, blockchain, and broader regional perspectives, particularly from underrepresented areas like Africa, to enhance sustainable financial systems.