Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Lentera Perawat

Hubungan Pendidikan, Pekerjaan, dan Kepemilikan Jaminan Kesehatan Dengan Pelaksanaan Continuity of Care di Bidan Praktik Mandiri Sendy Asri Ramadani; Dewi Ciselia; Wahyu Ernawati; Siti Aisyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.272

Abstract

Kesehatan reproduksi dan maternal merupakan aspek penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Praktik mandiri bidan sebagai penyedia layanan kesehatan di tingkat komunitas memainkan peran kunci dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Salah satu aspek krusial dalam pelayanan kesehatan reproduksi adalah penerapan Continuity of Care (COC), yang mencakup upaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan terkoordinasi kepada perempuan sepanjang siklus kehidupan reproduksi mereka. Metode penelitianini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 38 responden dan menggunakan total sampling jadi semua populasi dijadikan sampel 38 responden. Hasil penelitian univariat pada pelaksanaan continuity of care diketahui responden yang melaksanakan continuity of care sesuai standar berjumlah 29 responden (76,3%), dan yang tidak melaksanakan continuity of care tidak sesuai standar berjumlah 9 responden (23,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pendidikan (p-value = 0.041 dan OR 6.933), pekerjaan (p-value = 0.001 dan OR 0.009), kepemilikan jaminan kesehatan (p-value = 0.003 dan OR 13.417) dengan pelaksanaan continuity of care. Kesimpulan hasil uji tersebut ada hubungan antara pendidikan,pekerjaan dan kepemilikan jaminan kesehatan dengan pelaksanaan continuity of care. Peneliti menyarankan pentingnya meningkatkan pelayanan pada praktik mandiri bidan seperti membuat grup whatsapp bagi ibu hamil, bersalin, nifas dan kb untuk mempermudah pelayanan dan pemantauan.
Effectiveness of Acupressure Therapy at Points SP6 AND LI4 Against Dysmenorrhea in Adolescent Girls in College : A Pre-experimental Study Soleha, Marchatus; Zelharsandy, Vika Tri; Sepiwiryanti, Wika; Ciselia, Dewi
Lentera Perawat Vol. 6 No. 2 (2025): April - June
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i2.457

Abstract

Many teenagers experience pain during menstruation. The selection of traditional methods such as acupressure is able to reduce dysmenorrhea pain that is carried out at several acupuncture points. To overcome the problem of dysmenorrhea pain, acupressure massage therapy is carried out at SP6 and LI 4 points, which at this point can stimulate the production of endorphin hormones. Related to the production of prostaglandins in the luteal phase, acupressure is expected to be able to improve blood circulation, so that prostaglandins flow in the blood circulation and do not accumulate in the uterus and can finally reduce pain during menstruation. The purpose of this study is to find out the difference in dysmenorrhea pain before and after acupressure massage therapy at SP6 and LI 4 points. This study uses a quasi-experimental design with a one-group pretest – posttest design. The sample of this study is adolescent girls at STIKES Abdurahman Palembang as many as 20 respondents using purposive sampling The average reduction in pretest dysmenorrhea pain in the intervention group was 6.65. The mean value of the reduction in dysmenorrhea pain in the posttest of the intervention group decreased to 2.70. The results of the analysis is <0.05 (0.001), the results were significant, this proves that there is an effectiveness of acupresure at SP6 and LI 4 points against dysmenorrhea in adolescent girls.