Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Edmodo sebagai Sarana Pembelajaran Daring bagi Guru di SMP N 1 Kefamenanu Arvianto, Faizal; Lein, Adeline Lelo; Nahak, Kristofel Bere
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.891 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i1.13803

Abstract

Artikel ini berisi tentang laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa pelatihan penggunaan aplikasi edmodo sebagai sarana pembelajaran daring bagi tenaga pendidik di SMP N 1 Kefamenanu. Umumnya guru di SMP N 1 sudah memahami bahwa pembelajaran daring dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa sarana/media aplikasi. Namun sayangnya dikarenakan keterbatasan informasi dan fasilitas teknologi hanya terdapat 1 orang guru atau sekitar 5% guru yang mengetahui tentang aplikasi Edmodo dari 20 orang guru yang ditugaskan sebagai peserta atau subjek dampingan. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada bulan Mei 2021 dengan metode operasional berbentuk pelatihan singkat. Secara teknis, seluruh tahapan dalam kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dengan adanya kegiatan pelatihan ini, 20 guru yang menjadi peserta kegiatan telah mampu mengaplikasikan aplikasi edmodo sebagai alternatif sarana dalam pembelajran daring khususnya pada saat pandemi seperti sekarang ini. Berdasarkan hasil pengisian kuisioner pascakegiatan, respon dari subjek dampingan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi subjek dampingan. Tenaga pendidik di lingkungan SMP N 1 Kefamenanu yang menjadi subjek dampingan kini mengerti dan memahami bagaimana mengaplikasikan aplikasi edmodo dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan pelatihan ini, tim juga berencana menyelenggarakan kegiatan serupa kepada guru-guru lain yang ada di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.
Pemertahanan Bahasa Tetun pada Komunitas Pengungsi Eks Timor Timur di Desa Oebelo Kabupaten Kupang Abdul Rahim Arman Putera Dapubeang; Kristofel Bere Nahak
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara masyarakat eks Timor Timur di desa Oebelo dalam mempertahankan bahasa Tetun. Hal tersebut tidak terlepas dari pilihan masyarakat eks Timor Timur yang memilih menetap di Indonesia khususnya Kabupaten Kupang pascareferendum. sasalah satu wilayah yang banyak ditinggali oleh masyarakat eks Timor Timur adalah desa Oebelo. Desa Oebelo merupakan desa dengan penutur multilingual, namun bahasa utamanya adalah bahasa Dawan. Hal ini menjadikan masyarakat eks Timor Timur yang tadinya adalah penutur mayoritas bahasa Tetun di wilayahnya kini berubah menjadi penutur minoritas. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada pemertahanan bahasa Tetun karena akses penggunaan yang semakin terbatas. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran yang memadukan penelitian kuantitatif dan kualitiatif. Penelitian kuantitatif digunakan untuk mengetahui intensitas penggunaan Bahasa Tetun di kalangan masyarakakt eks Timor Timur, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk mengetahui lebih detail tentang cara masyarakat eks Timor Timur dalam mempertahankan penggunaan Bahasa Tetun dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa ada empat cara/upaya masyarakat eks pengungsi Timtim dalam mempertahankan bahasa Tetun, 1) sistem domisili berdasarkan daerah asal, 2) pemerolehan bahasa melalui keluarga dan masyarakat, 3) eksistensi adat istiadat khususya tuturan ritual, dan 4) mendengarkan lagu berbahasa Tetun.
THE MARINE ECOLEXICON OF THE NORTHERN COAST OF OESOKO VILLAGE Nahak, Kristofel Bere; Mahinet, Jefrianus; Sari, Nila Puspita; Dapubeang, Abdul Rahim Arman Putera
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the marine eco-lexicon of the Dawan community in Oesoko Village, Timor Tengah Utara Regency, and analyze its meanings based on Haugen’s three-dimensional ecolinguistic approach: ideological, sociological, and biological. A qualitative descriptive method was employed, with data collected through participatory observation, in-depth interviews, documentation, and audio recording. The results show that the Oesoko community possesses a wide range of lexicons representing maritime activities such as fishing, salt processing, and net mending. These lexicons reflect ecological knowledge, cultural values, and the community’s social structure. The ideological dimension reveals the belief systems embedded in maritime practices; the sociological dimension highlights collective work and intergenerational knowledge transmission; and the biological dimension emphasizes the traditional yet intensive use of natural resources. Thus, the eco-lexicon not only functions as a communication tool but also as a reflection of local cultural and ecological identity that must be preserved.