Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ezra Science Bulletin

PERWUJUDAN KOMPOSISI MUSIK YANG TERINSPIRASI DARI PROSESI ADAT PERNIKAHAN DI KENEGERIAN KOPAH, KUANTAN SINGINGI, RIAU Apandi, Jefri; Haris, Asep Saepul
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.249

Abstract

Kebudayaan merupakan kumpulan ide dan sistem gagasan yang abstrak, mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat, serta berbagai kebiasaan manusia sebagai makhluk sosial. Kabupaten Kuantan Singingi, sebagai daerah Melayu Daratan, memiliki beragam tradisi budaya, termasuk prosesi adat pernikahan Mantarayam dan Pacu Jalur. Prosesi Mantarayam, yang khusus dilaksanakan dalam upacara adat pernikahan, berbeda dari Pacu Jalur yang merupakan hiburan rakyat. Di Kenegerian Kopah, prosesi pernikahan terdiri dari berbagai tahapan seperti maikek tando, ampokat, akad nikah, mandoa, maantarayam, dan mambori golar, melibatkan tokoh adat serta unsur musikal khas seperti kesenian Rarak Oguang Duo, Kayat, dan Randai Kuantan. Penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai budaya dalam prosesi pernikahan yang diolah menjadi komposisi musik baru berjudul Mantarayam. Karya ini menggunakan pendekatan re-interpretasi, memadukan fenomena adat ke dalam bentuk komposisi musik Nusantara, yang bertujuan memperkaya khazanah musik tradisional dengan interpretasi baru dari budaya lokal.
PANTUN BADONDONG: ESTETIKA UNSUR MUSIKAL TRADISI LISAN MASYARAKAT LIMA KOTO KAMPAR Mahendra, Restu; Haris, Asep Saepul
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.516

Abstract

Pantun Badondong merupakan salah satu tradisi lisan yang hidup dan berkembang di wilayah adat Lima Koto, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kesenian ini disajikan dalam bentuk pantun yang dilagukan secara berbalas dengan pola musikal tertentu, sehingga menghadirkan nilai estetika yang khas dan merefleksikan identitas budaya masyarakat pendukungnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika dalam unsur musikal Pantun Badondong yang meliputi melodi, ritme, tempo, dinamika, serta hubungan antara teks pantun dan musikalitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi dan estetika, melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika musikal Pantun Badondong terletak pada kesederhanaan struktur melodi yang repetitif, fleksibilitas ritme yang mengikuti alur pantun, serta ekspresi vokal yang sarat makna simbolik dan emosional. Unsur musikal tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi nilai-nilai adat, etika sosial, dan kebersamaan dalam masyarakat Lima Koto.