Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Technology dissemination on processing coconut coir waste into aesthetic sound absorbers Ditha Nizaora; Etwin Fibrianie Soeprapto; Puji Astuti Amalia; Rinto Dwi Atmodjo
Community Empowerment Vol 6 No 10 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.27 KB) | DOI: 10.31603/ce.6157

Abstract

This Community Service is aimed at a group of women farmers in Bangun Rejo Village, Tenggarong Seberang District, Kutai Kartanegara Regency. The partners are plantation farmers such as corn, cassava, coconut, banana and rice, some of which are grown seasonally. From the garden, it produces coir waste such as coconut husks. The problem is that the farmers do not have the knowledge and experience in processing the coconut husks waste. This community service is carried out through three stages, namely preliminary design, design development, and final design and prototype. With this community service activity, there will be a transfer of knowledge on coconut coir processing with chopping machine technology so as to produce coco fiber and process it into fiberboard to then produce interior aesthetic element products. The final product is an aesthetic soundproofing absorber. In addition, the team also gave the machine in order to create a diversification of processed coconut husks products so as to create job opportunities and increase the income of the people.
Batik stamp training with pesut fish motif at Pela Tourism Village, Kutai Kartanegara, East Borneo Dita Andansari; Etwin Fibrianie Soeprapto
Community Empowerment Vol 7 No 10 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.8133

Abstract

Batik is one of the handicrafts that contributes to the national GDP. Apart from being a handicraft sub-sector, batik is also included in the fashion sub-sector. Thus, batik is a commodity that needs to be taken into account and developed so that it can continue to contribute to the national GDP. Some tourist areas in Indonesia make batik as a distinctive souvenir with the characteristics of each motif. Pela as one of the tourist villages in East Kalimantan also wants to develop batik which has a distinctive motif. For this purpose, the Pela Village tourism awareness group, funded by the RASI Conservation Foundation, held a training for batik stamped with the pesut fish motif. The training method used is by delivering theory and direct practice of making stamped batik with a pesut motif. The results obtained from the training, the participants were able to make their own porpoise stamped batik with natural coloring.
Implementasi Peran Triple Helix dalam Rangka Pengurangan Limbah Plastik dan Brand Identity UMKM Dusun Putak Etwin Fibrianie Soeprapto; Maulita Maulita; Rinto Dwiatmojo; Arditiya Arditiya
Jurnal ETAM Vol. 3 No. 2 (2023): OCTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v3i2.534

Abstract

Desa Wisata dibentuk untuk memberdayakan masyarakat agar dapat berperan sebagai pelaku langsung dalam upaya meningkatkan kesiapan dan kepedulian dalam menyikapi potensi pariwisata atau lokasi daya tarik wisata. Perlunya sumber daya alam, sumber daya manusia serta peran dari triple helix dalam pengembangan ekonomi daerah khususnya daerah wisata. Desa Loa Duri Ilir Dusun Putak Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur merupakan salah satu dari sekian banyak destinasi wisata, namun dalam pelaksanaannya belum optimal khusunya dalam hal Tourism Destination Branding yakni mengenalkan, mempromosikan, mengelola dan pengembangkan potensi yang ada pada daerah tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diberikan kegiatan pembinaan daerah melalui Pengabdian kepada Masyarakat Skema Desa Binaan (PKM-DB). Adapun kegiatan yang diberikan dalah pelatihan sablon manual pada tote bag sebagai alternative pengurangan sampah plastik demi terciptanya lingkungan berkonsep Sustainable Development Goals (SDGs) dan pelatihan media pemasaran online . Hasil yang diperoleh adalah 100% terjadinya peningkatan kemampuan secara individu peserta dalam membuat desain, melakukan proses sablon manual dari awal hingga akhir.
Pemberdayaan Karang Taruna melalui Pelatihan Kayu Limbah Kemasan menjadi Aksesoris sebagai Penggerak Ekonomi Daerah Darius Shyafary; Anni Fatmawati; Puji Astuti Amalia; Etwin Fibrianie Soeprapto
Jurnal ETAM Vol. 3 No. 2 (2023): OCTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v3i2.535

Abstract

Pemberdayaan masyarakat adalah keadaan yang terjadi atau hal-hal yang dilakukan dilingkungan masyarakat sebagai upaya membangun pembangunan yang bertumpu pada masyarakat itu sendiri. Karang taruna Rekat Sehati merupakan kelompok mayarakat yang berisi pemuda/I di Kelurahan Mugirejo Kotamadya Samarinda yang aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan, dan social. Masalah utama yang terjadi di kelompok Karang Taruna Rekat sehati adalah keterbatasan pengetahuan dan kemampuan dalam pengolahan limbah kayu menjadi produk fungsional yang bernilai ekonomis.Dari kegiatan pelaksanaan diperoleh hasil adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman bagi peserta pelatihan sebanyak 100% dari hasil karya mandiri yang di buat dari awal hingga menjadi produk jadi secara mandiri oleh peserta. Adanya kegiatan pelatihan pengolahan kayu limbah menjadi inovasi kerajinan tangan menjadi sumbangsih dalam transfer ilmu dan strategi ekonomi masyarakat ke depannya.
Enhancing East Kalimantan export goods: Appropriate technology for nipah stick artisans in crafting home decor items Wahyuni Eka Sari; Etwin Fibrianie Soeprapto; Suparno Suparno; Dita Andansari; Karyo Budi Utomo; Fata Nidaul Khasanah
Community Empowerment Vol 8 No 10 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10083

Abstract

Nipah leaves and sticks have been used by craftsmen to make ketupat and brooms. The community service team recognizes the significant potential in utilizing nipah leaves and sticks to create high-value goods, specifically export-quality home decor crafts. Home decor items with a natural concept enjoy popularity in both national and international markets, catering to the needs of hotels, offices, and residences. In this program, a stick shaving machine was introduced to simplify the process of smoothing the sticks. The activity involved the participation of mothers and teenagers of productive age from Mesjid Samarinda Seberang Village. The program resulted in innovative products, including baskets, lamp hangers, and decorative mirrors. Furthermore, the participants displayed great enthusiasm, with a remarkable attendance rate of 90%, and their skills improved by 75%.
Upaya Meningkatkan Produksi Amplang di Kecamatan Sangasanga Sihombing, Ruspita; Fibrianie, Etwin; Lia, Rakhel
Jurnal ETAM Vol. 4 No. 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v4i1.672

Abstract

Makanan ringan bercita rasa gurih sudah menjadi oleh-oleh wajib bagi wisatawan yang datang ke Kalimantan Timur. Permasalahannya beberapa dari pengrajin amplang dalam Proses penggorengan amplang masih menggunakan cara manual. Penggorengan manual ini sering terjadi kegosongan amplang sehingga ada amplang yang harus dibuang karena gosong. Dari situasi tersebut kami mengusulkan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberdayakan masyarakat pengrajin amplang dalam pemahaman dan ketrampilan menggunakan Mesin Pengoreng Amplang. Pelatihan Penggunaan Mesin Pengoreng Amplang bertujuan untuk mengajarkan teknik pengoperasian mesin penggoreng amplang yang benar, dan target khususnya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi amplang. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah dengan mendemonstrasikan penggunaan Mesin penggorengan amplang terkait teknik penggunaan dan perawatan mesin. Pengrajin amplang mempunyai peran dalam penyediaan bahan adonan dan tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian. Hasil yang diharapkan para pengrajin amplang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi mereka, sehingga mampu bersaing dengan produsen amplang lainnya di pasar lokal maupun nasional. Luaran wajib publikasi di jurnal nasional terakreditasi (SINTA), Paten sederhana, Artikel pada media massa cetak, Produk, Vidio pelaksanaan kegiatan dan Peningkatan keberdayaan mitra.
Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam peningkatan Human Capital pada UKM Dusun Putak Soeprapto, Etwin Fibrianie; Maulita, Maulita; Dwiatmojo, Rinto; Arditiya, Arditiya
Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services Vol. 4 No. 2 (2023): Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jscs.v4i2.116

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian dapat dilakukan dengan menggerakkan roda perekonomian melalui ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi yang mencoba mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan menciptakan gagasan baru. Perusahaan/pelaku usaha dituntut untuk selalu mengoptimalkan modal intelektual dalam aktivitas bisnisnya. Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusia di Desa Putak, khususnya UKM TumArt sebagai objek pengabdian. Melalui desain awal, pengembangan desain dan desain akhir serta metode pembuatan prototipe. Proses pelatihan sablon dilakukan pada tas yang juga berfungsi sebagai alternatif permasalahan lingkungan yaitu pengurangan sampah plastik dan melakukan visual branding bagi UKM Seni Putak. Hasil kegiatan ini diperoleh adanya peningkatan kemampuan peserta UKM terkait dengan teknik sablon pada tas kemasan dengan daya serap 100% dari ilmu yang diberikan.
Development of Clutch Design Using Waste Wood bark, Nuts and Coconut Fiber Soeprapto, Etwin Fibrianie; maulita, Maulita; Patayang, Mika
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 9 (2024): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v2i9.241

Abstract

Currently, we often encounter household waste and workshop waste, such as wood shavings, peanut shells and coconut fiber waste. Many studies have raised the topic of composite processing of each of them, but the potential of composite boards from a mixture of the three is not yet known. This study on the processing techniques for the combination of the three materials is needed so that the potential of the material can be explored more. The board was studied for its processing techniques using an experimental approach and qualitative methods. The form of the experiment in the form of physical and mechanical tests was carried out on the composite board, to then conduct further studies on the development of composite board products into women's fashion products in the form of bags through the preliminary design, development and finishing product methods. The results of this study were obtained composite materials of wood powder, peanut shell powder and coconut fiber having a board density of 0.8 gr/cm3 and MOR 2.06 kg/cm2, which means that the density of the particle board has a very low flexural strength and is not suitable for construction boards, but can be used as a material for making women's clutches. With the Preliminary Design, Design Development, and Final Design methods for composite board materials, an elegant clutch design was produced by displaying the distinctiveness of Indonesian culture, Kalimantan motif tumpar embroidery.
PDB Bantuan Alat Dan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Masyarakat Dalam Pengolahan Limbah Kayu Menjadi Produk Homedecor Nizaora, Ditha; Fahmiroah, Feti; Fatmawati, Anni; Shyafary, Darius; Soeprapto, Etwin Fibrianie
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4976

Abstract

Waste is the result of production processes that are no longer needed. Through the 5R's (Reuse, Recycle, Replant, Reduce, Replace) program, waste can be transformed into items that have value. Pine waste, or often called Dutch teak, is wood that has beautiful fiber characteristics and is commonly used to make furniture products. When this wood is processed into furniture, it produces a lot of leftover pieces that are no longer used and are simply thrown away. Based on this problem, Bakungan Kaltim and Samarinda State Polytechnic held a village development activity. The participants are a team of village volunteer firefighters who are members of the village youth group. The implementation of this activity focused on training and assistance in the design of processed wood waste products into home decor products. The method of implementation of the activities is training, assessment and mentoring. The results of the training, in the form of lights, in addition to the provision of tool assistance to the group, also increased youth empowerment as measured through the distribution of questionnaires.
Upaya Menambah Keterampilan bagi Cleaning Service melalui Kegiatan Pelatihan Limbah Serbuk Kayu Soeprapto, Etwin Fibrianie; Andansari, Dita; Hidayanto, Andi Farid
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.1.5166

Abstract

Kebersihan sebuah kampus mencerminkan upaya lembaga pendidikan tinggi tersebut dalam menciptakan suasana kerja dan belajar nyaman dan menyenangkan baik bagi dosen maupun bagi mahasiswa. cleaning service Politeknik Negeri Samarinda (Polnes)dalam kesehariannya tidak bekerja sepanjang waktu, terdapat waktu senggang dikarenakan sistem kerja shift. Kurangnya edukasi dan informasi tentang peluang kegiatan yang dapat dikerjakan dengan mudah dan murah membuat para pekerja hanya bekerja saat jam kerja dan selebihnya duduk produk menunggu waktu selesai bekerja. Hal tersebut menjadi permasalahan bagi cleaning service, sehingga diperlukan suatu kegiatan yang dapat membekali pekerja perempuan tersebut dengan pengetahuan baru agar dapat menciptakan peluang usaha. Di Polnes terdapat prodi yang kesehariannya mengolah produk berbahan kayu jati belanda, sehingga menghasilkan limbah serbuk kayu yang terbuang begitu saja. Limbah serbuk kayu jati belanda ini dapat diolah menjadi produk bernilai jual. Hal tersebut memungkinkan cleaning service menambah penghasilan tanpa harus mengganggu tugas utama mereka bahkan dapat dilakukan sejalan dengan pekerjaan sebagai tenaga cleaning service. Melalui metode SEPV (Sosialisasi- Edukasi-Praktik-Evaluasi) dilakukan pelatihan pengolahan serbuk kayu. Dari pelatihan ini nantinya diharapkan mampu menciptakan tambahan penghasilan diluar tugas pokok. Hasil dari pelatihan ini secara rata-rata terdapat peningkatan kemampuan cleaning service dalam pengolahan serbuk kayu menjadi produk bernilai jual.