Siti Pandanwangi
Universitas YPIB Majalengka

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Tingkat Pengetahuan dan Persepsi Swamedikasi Obat Analgetik pada Siswa di SMAN 3 Cirebon Febia Nurrahma Berlian; Ahmad Azrul Zuniarto; Siti Pandanwangi; Encis Rubihatlan; Ajni Minhatul Maula; Azriel Farhan Alfawwaz; Akil Salafi; Deby Sri Virgianti
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v12i1.216

Abstract

ABSTRAKSwamedikasi adalah pemilihan dan penggunaan obat oleh individu atau anggota keluarga tanpa instruktur okter, untuk mengobati kondisi yang dikenali ataupun didiagnosis sendiri. Analgetic atau yang sering disebut dengan obat penghalang rasa nyeri tanpa menghilangkan kesadaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa tentang swamedikasi obat analgetik di SMAN 3 Cirebon, untuk mengetahui persepsi siswa tentang swamedikasi obat analgetik di SMAN 3 Cirebon, untuk mengetahui tingkat tingkat pengetahuan dan persepsi siswa terhadap swamedikasi obat analgetik berdasarkan karakteristik siswa, dan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan persepsi siswa terhadap swamedikasi obat analgetik berdasarkan indikator soal yang dinilai. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desaain deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan e-quisioner (google form) yang diberikan kepada 82 respponden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik analisa data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian tingkat pengetahuan dan persepsi siswa tentang swamedikasi obat analgetik di SMAN 3 Cirebon diketahui tingkat pengetahuan memperoleh nilai  rata-rata 78,96% termasuk kedalam kategori baik. Dan persepsi siswa memperoleh nilai rata-rata 83,63% termasuk kedalam kategori sangat baik. Berdasarkan karakteristik responden yang mempunyai pengetahuan baik dan persepsi dangat baik paling banyak terdapat pada usia 16 tahun, jenis kelamin perempuan, pekerjaan orangtua sebagai karyawan swasta, nyeri yang di derita responden 1 bulan terkahir yaitu nyeri badan/otot, Riwayat penggunaan obat yaitu parasetamol dan tempat mendapatkan obat yaitu Apotek. Tingkat pengetahuan siswa tentang swamedikasi obat analgetik berdasarkan indicator soal yang dinilai dengan benar yaitu : 78,66% pada indikator tingkat keamanan dan ketepatan penggunaan obat, 74,39% pada indikator dosis obat, 93,9% pada indikator kegunaan obat obat, 64,63% pada indikator cara penggunaan obat 74,39% pada inidkator efek samping obat, 89,02% pada inidkator cara penyimpanan, 97,56% pada indicator waktu kadaluwarsa obat, dan 64,63% pada inidkator pemusnahan obat.Kata kunci: Swamedikasi, Analgetik, Tingkat Pengetahuan, Persepsi
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI GRANUL SERBUK LIMBAH IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DENGAN BAHAN TAMBAHAN KULIT BIJI PADI (Oryza Sativa L.) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas fluorescens Dwi Meiria A; Ris Ayu Nuari; Ahmad Azrul Zuniarto; Siti Pandanwangi; Tita Haerunnisa
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 2 (2023): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senyawa antibakteri digunakan untuk menghambat pertumbuhan danreproduksi bakteri, terutama bakteri yang bersifat merugikan. Pseudomonas fluorescens merupakan salah satu mikroorganisme antagonis untuk pengendalian hayati dan penginduksi ketahanan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sediaan granul limbah Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) dengan bahan tambahan kulit biji padi (Oryza sativa L.) sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas fluorescens serta untuk mengetahui pada konsentrasi berapa yang paling efektif. Metode penelitian ini adalah metode experimen dengan metode cetak lubang. Variabel bebasnya adalah granul pakan dari serbuk limbah ikan tongkol (Euthynnus affinis) pada konsentrasi 35% dan bahan pengikat pati kulit padi sebanyak 0,4 Kg dengan konsentrasi pengenceran 1%, 2%, dan 4%. Uji Antibakteri dilakukan secara aseptis menggunakan metode difusi sumuran dengan media agar NA. Dari hasil data uji normalitas adanya data yang tidak berdistribusi normal sehingga pengujian dilanjutkan dengan uji non- parametrik Kruskal Wallis. Dihasilkan nilai Asmyp. Sig 0,001 < 0,05 yang dapat diartikan H0 ditolak H1 diterima, yang artinya granul serbuk limbah ikan tongkol (Euthynnus affinis) dengan bahan tambahan kulit biji padi (Oryza sativa L.) mempunyai aktivitas antibakteri Pseudomonas fluorescens. Hasil uji Mann Whitney pada konsentrasi 2% menunjukan hasil nilai signifikasi 0,076 > 0,050 dapat disimpulkan bahwa konsentrasi yang paling efektif yaitu konsentrasi 2% karena tidak ada perbedaan yang signifikan dengan kontrol positif. 
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP GAMBARAN FRAGILITAS ERITROSIT PADA MENCIT (Mus musculus) YANG DIPAPARI TUAK Siti Pandanwangi; Dwi Meiria Andriswana; Miah Androeni; Neysa Zahra N
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 8 No 1 (2024): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/qfxqqc24

Abstract

Tuak adalah hasil sadapan yang diambil dari mayang enau atau aren (Arenga pinnata) sejenis minuman yang merupakan hasil dari fermentasi dari bahan minuman atau buah yang mengandung gula. Tuak menyebabkan kerusakan pada eritrosit. Vitamin E adalah antioksidan yang dapat melindungi membran sel dari radikal bebas. Fragilitas eritrosit adalah kemampuan membran eritrosit untuk melawan tekanan osmosis di sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran fragilitas eritrosit pada mencit (Mus musculus) yang dipapari tuak dan vitamin E serta untuk mengetahui perbedaan fragilitas eritrosit pada setiap kelompok perlakuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental.Penelitian ini menggunakan 27 ekor mencit jantan yang dibagi menjadi 3 kelompok dan diberi perlakuan berbeda selama 15 hari. Kelompok pertama adalah kontrol positif yang diberi vitamin E 0,25mg/20gBB secara oral. Kelompok kedua diberi vitamin E 0,25mg/20gBB dan tuak 0,5ml/hari/ekor secara oral. Kelompok ketiga sebagai kontrol negatif diberi tuak 0,5ml/ekor/hari secara oral. Pada penelitian ini menggunakan uji parametrik. Pemberian vitamin E pada mencit yang dipapari tuak dapat melindungi eritrosit dari kerusakan akibat radikal bebas yang dihasilkan oleh alkohol dalam minuman tuak. 
FILTRAT EKSTRAK KULIT MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L) SEBAGAI BIOLARVASIDA NYAMUK AEDES AEGYPTI Nina Pratiwi Nina; Siti Pandanwangi; Yulia
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 2 (2026): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/3yht8655

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui vektor nyamuk dari spesies Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Upaya pencegahan dan pengendalian DBD melibatkan penggunaan insektisida nabati seperti senyawa alami flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang terkandung dalam kulit mentimun telah terbukti efektif sebagai larvasida terhadap nyamuk Aedes aegypti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Filtrat Ekstrak Kulit Mentimun (Cucumis sativus L) sebagai biolarvasida nyamuk Aedes aegypti. Metode penelitian yang digunakan adalah true experiment, Populasi larva Aedes aegypti sebanyak 675 ekor. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, 10%, 20%, 40%, 60%, 80%, 100%, kontrol positif (abate), kontrol negatif (aquadest) dan kontrol normal (air penetasan telur nyamuk). Pengamatan dilakukan dalam waktu 1 jam, 2 jam, 3 jam, dan 24 jam setelah perlakuan dengan replikasi sebanyak tiga kali. . Hasil penelitian ini menunjukan pada perlakuan hasil Filtrat Ekstrak Kulit Mentimun jumlah persentase mortalitas berturut-turut sebesar 15% untuk konsentrasi 10%, 36% untuk konsentrasi 20%, 64% untuk konsentrasi 40%, 76% untuk konsentrasi 60%, 87% untuk konsentrasi 80%, 93% untuk konsentrasi 100%, untuk control negative dan control normal tidak ada kematian larva untuk control positif 100%. Hasil Analisis Probit didapatkan nilai LC50 berada pada konsentrasi 27,91% dan hasil uji ANOVA diperoleh nilai sig 0,000 < a 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa hasil penyaringan air ekstrak kulit mentimun memiliki efektivitas terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN MINUM TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SALAGEDANG Yudha Fahmi; Ahmad Azrul Zuniarto; Siti Pandanwangi; Almanda Amelia Utami
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 2 (2026): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/571p6h36

Abstract

Anemia pada ibu hamil disebabkan karena meningkatnya volume plasma dalam darah dan defisiensi zat besi. Pada ibu hamil konsumsi zat besi digunakan sebagai salah satu upaya penanggulangan kekurangan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan minum tablet tambah darah pada ibu hamil di Puskesmas Salagedang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 ibu hamil. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Uji Univariat dan Uji Bivariat. hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil berada pada kategori baik sebesar 70%, kategori cukup 23%, dan kategori kurang 6%. Tingkat kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah berada pada kategori kepatuhan tinggi sebesar 76%, kepatuhan sedang 20%, dan kepatuhan rendah 3%. Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil, dengan nilai p = 0,001 (p ≤ 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil di Puskesmas Salagedang tahun 2024.
PENGARUH KOPI ROBUSTA DAN ARABIKA TERHADAP KENAIKAN TEKANAN DARAH Dhea Novakinanda Regar; Nadira Alvi Syahrina; Fitri Nurul Ramadhani; Ahmad Azrul Zuniarto; Aman Budi Santoso; Siti Pandanwangi; Dede Willy
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 2 (2026): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/7q5www60

Abstract

Kopi merupakan minuman yang banyak dikonsumsi dan mengandung kafein, yang dapat memengaruhi tekanan darah. Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf simpatik, meningkatkan denyut jantung, dan menyebabkan vasokonstriksi sehingga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara. Jenis kopi yang umum dikonsumsi adalah robusta dan arabika, yang memiliki kadar kafein berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kopi robusta dan arabika terhadap kenaikan tekanan darah, serta melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh konsumsiopi Robusta dan Arabika berdasarkan jenis kopi dan dosis yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu dengan teknik purposive sampling, partisipan berjumlah 24 orang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. Masing-masing mengonsumsi kopi robusta atau arabika dengan dosis 10 gram dan 15 gram per 200 mL air. Setiap partisipan menjalani proses pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan 30 menit setelah konsumsi kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara keseluruhan memberikan pengaruh signifikan terhadap kenaikan tekanan darah (p < 0,05). Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan antara jenis kopi robusta dan arabika (p > 0,05). Sebaliknya, perbedaan dosis memberikan pengaruh yang signifikan, di mana konsumsi 15 gram menghasilkan peningkatan tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan 10 gram (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa dosis kopi lebih memengaruhi tekanan darah dibandingkan jenis kopi. Oleh karena itu, pengaturan dosis konsumsi kopi perlu diperhatikan, terutama bagi individu dengan sensitivitas terhadap kafein.