Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sosialisasi Panduan Diet Casein Free, Gluten Free, Sugar Free (CFGFSF) Pada Ibu dengan Anak Autism Spectrume Disorder (ASD) di Klinik Terapi Desa Tawang Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Neny Triana; Arsita Swadina; Atik Dwi Djayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Complementery and Alternative Medicine (CAM) Biological terapi, salah satunya dengan menjalankan diet bebas gluten/casein (CFGF/Casein free Glutein Free), Gula (SF/Sugar Free). Pelaksanaan Diet CFGFSF akan memperbaiki perkembangan komunikasi, Interaksi sosial, Sensori, Fisik dan Perilaku pada anak Autism Spectrume Disorder (ASD). Keberhasilan pelaksanan diet CFGFSF dengan langkah sosialisasi panduan diet dan aplikasi dari diet tersebut. Sosialisasi merupakan proses belajar seseorang sebagai anggota masyarakat untuk mengenal dan menghayati Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat yaitu memberikan sosialisasi panduan diet CFGFSF dan mengaplikasikan panduan diet tersebut. Metode pelaksanaan sosialisasi kepada ibu yang mempunyai anak dengan anak Autis Spectrum Disorder (ASD) dengan memberikan sosialisasi melalui Health Education (HE) dan tanya jawab. Waktu pelaksanaan 12 Juni 2024 dan 15 Juni 2024 di Klinik Terapi Desa Tawanag Pare Kabupaten Kediri. Peserta sosialisasi 16 ibu yang mempunyai anak dengan ASD. Hasil setelah sosialiasasi panduan diet CFGFSF, ibu paham (100%) tentang diet CFGFSF dan akan mempraktikkan diet tersebut dengan sungguh-sungguh pada menu makan sehari-harinya. Sosialisasi panduan diet CFGFSF dari petugas kesehatan sangat diperlukan di dalam pemenuhan nutrisi pada ASD untuk perbaikan perkembangan komunikasi, Interaksi sosial, Sensori, Fisik dan Perilaku. Perbaika perkembangan pada anak dengan ASD sangat diperlukan kesadaran ibu untuk masa depan generasi muda yang tangguh
Pengenalan & Edukasi Tentang Peningkatan Kemampuan Keluarga Dalam Perawatan Pasien Krisis Hipertensi Di Rumah Melalui Pendekatan “Family Support Education” Di UPTD Puskesmas Gurah Kabupaten Kediri Vela Purnamasari; Wahyu Tanoto; Neny Triana; Nove Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2090

Abstract

Krisis hipertensi merupakan akibat dari hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik, ditandai dengan tekanan darah yang sangat tinggi sehingga diperlukan pertolongan awal serta perawatan untuk mengontrol tekanan darah dengan cara penatalaksanaan farmakologis maupun non farmakologis. Penatalaksanaan non farmakologis dengan cara modifikasi gaya hidup dengan selalu menerapkan pola hidup sehat. Penerapan pola hidup yang sehat pada pasien krisis hipertensi sangat dipengarungi oleh support yang diberikan oleh keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengenalan dan edukasi pada keluarga tentang pentingnya family support education sebagai upaya meningkat kemampuan keluarga dalam perawatan pasien krisis hipertensi dirumah melalui pengenalan dan edukasi. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan dengan melibatkan 25 keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat krisis hipertensi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dalam 2 sesi yakni : pengenalan dan edukasi tentang family support education dan sesi diskusi dan Tanya jawab hasil dari kuesioner yang telah di isi oleh responden. Hasil kegiatan pengabdian adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan keluarga dalam memahami tentang perawatan pasien krisis hipertensi di rumah dengan pendekatan family support education yakni dari sebagian (50%) dalam kategori kurang (sebelum kegiatan) meningkat menjadi hampir seluruhnya (80%) dalam kategori baik. Edukasi dan pengenalan dapat meningkatkan pemahaman keluarga tentang modifikasi gaya hidup dan tata cara perawatan anggota keluarga dengan krisis hipertensi dirumah. Metode pengenalan dan edukasi dapat dijadikan sebagai salah satu media penyampaian informasi dalam peningkatan kemampuan keluarga dalam perawatan pasien krisis hipertensi dirumah