Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Manfaat Kolostrium dengan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia ≥ 6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman: Correlation of Mother’s Knowledge About Colostrrum Benefits with the Successfulness of Exclusive Breastfeeding on Baby ≥ 6 Month Old in Pekauman Health Care Center’s Work Area Sari, Anita; Anisa, Fadhiyah Noor; Friscila, Ika; Hestiyana, Nita
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.8959

Abstract

Pengetahuan yang tidak tepat mengenai manfaat memberikan ASI secara eksklusif termasuk manfaat kolostrum pada awal pemberian ASI Eksklusif dapat menimbulkan kurangnya ketertarikan dan motivasi ibu untuk memberikan ASI Eksklusif pada bayinya. Persentase pemberian ASI Eksklusif terendah tahun 2021 di Kota Banjarmasin terdata di Puskesmas Pekauman sebesar 4,79%.Menganalisis hubungan pengetahuan ibu tentang manfaat kolostrum dengan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia ≥ 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pekauman. Penelitian kuantitatif dengan rancangan survei analitik dan pendekatan cross sectional ini dilakukan pada 30 ibu menyusui yang mempunyai bayi usia ≥ 6 bulan di Puskesmas Pekauman dengan teknik purposive sampling dan dianalisa dengan uji korelasi Kolmogorov Smirnov karena tidak memenuhi syarat uji chi square. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang dengan jumlah 12 orang (40%), dan tidak memberikan ASI Eksklusif dengan jumlah 17 dari 30 orang (56,7%). Analisa uji hipotesis secara bivariate menunjukkan nilai p = 0,017. Ada hubungan pengetahuan ibu tentang manfaat kolostrum dengan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia ≥ 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pekauman.
Korelasi Jenis Persalinan dengan Ikterus Neonatorum di RSUd dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin: Correlation of Type of Labor with Neonatorum Jaundice at dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Diyanti, Diyanti; Hestiyana, Nita; Handayani, Lisda; Haryanto, Ika Avriliana
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.9009

Abstract

Angka kematian bayi di indonesia cukup tinggi yaitu sebanyak 6.700 bayi meninggal dalam minggu pertama kehidupan. Salah satu penyebabnya karena ikterus, ikterus terjadi pada 3% (3,6 juta) dari 120 juta bayi baru lahir. Faktor tersering terjadinya ikterus adalah BBLR dan prematuritas. Faktor selanjutnya jenis persalinan pada bayi baru lahir. Pada jenis persalinan tindakan seperti sectio caeserea, vakum ekstraksi dan forcep ektraksi mengalami Ikterus sebesar 68,4% dan pervaginam sebesar 46,3%. Menganalisa hubungan antara jenis persalinan dengan Ikterus Neonatorum di RSUD Dr. H. Moch Ansari saleh Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Data diambil adalah data sekunder dari rekam medik dengan populasi 320 bayi menggunakan teknik total sampling serta dianalisis dengan uji Chi-square. Pada ibu yang melahirkan dengan persalinan tindakan mengalami ikterus neonatorum sebanyak 143 bayi (44,7%) sedangkan pada ibu yang melahirkan dengan persalinan pervaginam mengalami ikterus neonatorum sebanyak 102 bayi (31,8%). Berdasarkan analisa uji hipotesis secara bivariat menunjukkan nilai p = 0,000 yang berarti ada hubungan jenis persalinan dengan kejadian ikterus neonatorum. Ada hubungan jenis persalinan dengan ikterus neonatorum di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin.
Optimalisasi Peran Kader Dan Keluarga Menggunakan Digitalisai Program Kelas Keluarga Dalam Mendukung Penurunan Stunting Zulliati, Zulliati; Hestiyana, Nita; Cipta, Subhan Panji; MS, Nur Cahya; Pahlevi, Gilang; EP, Safina Restu; Hafizah, Kintan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3669

Abstract

Stunting merupakan permasalahan nasional yang perlu diperhatikan bersama baik lintas sektor, pemerintahan setempat petugas kesehatan maupun bagian pengembangan pendidikan kesehatan. Kabupaten Banjar yang menjadi lokus penurunan stunting salah satunya adalah Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk, wilayah ini menjadi penyumbang terbesar untuk kasus stunting walaupun sudah mengalami penurunan yang signifikan dari tahun 2021 dan 2022 namun masih sangat jauh dari target nasional. Program Kelas Keluarga merupakan salah satu upaya yang dicanangkan untuk meningkatkan peran kader dan keluarga dalam mengatasi stunting. Pelaksanaan program kelas keluarga bertujuan untuk memingkatkan peran kader dan keluarga dalam pelibatan secara langsung menggunakan metode asuhan dan pendampingan pada ibu dan anak yang dimulai dari masa remaja hingga lansia. Kader bersama dengan perangkat desa akan menjadi informan utama sekaligus edukator secara langsung kepada keluarga. Pelatihan dalam kegiatan ini melibatkan kader dan perangkat desa, untuk meningkatkan keterampilan dalam mendeteksi penyulit pada kehamilan ibu dan mendeteksi penyimpangan pada tumbuh kembang anak. Peningkatan pengetahuan kader dan keluarga diperlukan sebuah digitalisasi yang dapat diakses oleh kader dan keluarga dalam bentuk WEB terstruktur yaitu https://prokel.id/.