Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

GAMBARAN KECERDASAN EMOSI MAHASISWA ASRAMA YANG BERMAIN GAME ONLINE Saragih, Lowi Br; Ernawati, Renatha; Deliviana, Evi
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v1i1.45

Abstract

Penelitian deskriptif kuantitatif ini dilakukan di asrama pada salah satu kampus swasta Jakarta Timur dengan subyek 54 mahasiswa asrama yang bermain game online (mobile legends). Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran tentang tingkat kecerdasan emosi mahasiswa asrama yang bermain Mobile Legends. Kecerdasan emosi menjadi faktor penting dalam mengatasi tantangan emosi yang terlihat ketika seseorang berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Adapun data diperoleh melalui instrumen kecerdasan emosi yang disusun peneliti berdasarkan teori Goleman yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan SPPS versi 26 dan diperoleh hasil bahwa terdapat 8 mahasiswa (15%) yang termasuk pada kategori kecerdasan emosi tinggi, sedangkan 39 mahasiswa (72%) termasuk pada kategori kecerdasan emosi sedang, dan 7 mahasiswa (13%) termasuk ke dalam kategori kecerdasan emosi yang rendah. Berdasarkan indikator jenis kelamin, terdapat 14 mahasiswa laki-laki (25,9%) sulit dalam mengontrol emosi dan cenderung mudah marah dan emosi ketika gagal dalam bermain game online termasuk kategori kecerdasan emosi rendah, sedangkan 36 mahasiswa laki-laki dan perempuan (66,7%) yang menunjukkan bahwa mereka mampu mengenali dan mengatur emosi dengan cukup baik dalam berbagai situasi termasuk pada kategori sedang, dan 4 mahasiswa perempuan (4%) dapat mengekspresikan emosi yang jelas dan tidak didominasi oleh perasaan-perasaan negatif termasuk kategori kecerdasan emosi tinggi.
Hubungan Bullying Verbal Dengan Kepercayaan Diri Siswa Yang Menjadi Korban Di SMA N 42 Jakarta Kelen, Alvicky Martinus Ligi; Ernawati, Renatha; Wigunawati, Eustalia
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan diri adalah kemampuan dan keyakinan yang ada di dalam hati sesorang. Bullying verbal adalah suatu tindakan atau perilaku yang sering terjadi di lingkungan kehidupan sehari-hari karena perilaku bullying verbal ini merupakan suatu perilaku yang bisa dibilang perilaku yang biasa-biasa saja tetapi disisi lain dapat membuat seseorang merasa minder dengan dirinya sendiri dan tidak percaya dengan dirinya sendiri. Ketika korban bully mendapat support sosial tinggi dari lingkungan sekitarnya, mereka langsung menerima bantuan dari orang lain dalam bentuk kasih sayang, kepercayaan, kepedulian, rasa syukur, dan nilai-nilai positif. Sedangkan jika, korban bullying yang mendapat dukungan sosial rendah di lingkungan sosial akan merasa kesepian, takut mendapatkan perilaku bullying lagi, kecewa dan diabaikan oleh orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan bullying verbal dan tingkat kepercayaan diri siswa yang menjadi korban SMAN 42 Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional Kuantitatif. Berdasarkan hasil perhitungan uji statistik data yang diperoleh, data bullying verbal dengan kepercayaan diri siswa dinyatakan tidak berdistribusi secara normal karena berdasarkan uji normalitas diketahui bahwa nilai P-value of Shapiro-Wilk pada variabel bullying verbal < 0,001, sedangkan nilai P-value of Shapiro-Wilk pada variabel kepercayaan diri 0,49. Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa data pada variabel bullying verbal < 0,001 maka dikatakan tidak terdistribusi normal. Dan dilakukan uji korelasi non parametrik karena salah satu data tidak normal. Nilai P-value Sperman’s rho 0,37 ( P < 0,05 ) dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 maka dapat dikatakan bahwa variabel bullying verbal tidak berkorelasi dan tidak signifikan sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Dapat dijelaskan bahwa semakin tinggi kepercayaan diri siswa maka bullying verbal semakin rendah dan sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri siswa maka semakin tinggi bullying verbal.
STUDI DESKRIPTIF PENYESUAIAN DIRI SISWA SMP NEGERI 29 KOTA BEKASI TERHADAP PEMBELAJARAN TATAP MUKA PASCA PANDEMI Handoko, Althea Devara; Wigunawati, Eustalia; Ernawati, Renatha
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri siswa terhadap pembelajaran tatap muka pasca pandemi. Subyek pada penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 29 Kota Bekasi dengan total responden 630, kelas 8 sebanyak 314 responden dan kelas 9 sebanyak 316 responden diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode studi deskriptif yang mendeskripsikan penyesuaian diri siswa terhadap pembelajaran tatap muka pasca pandemi. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan model pendekatan skala likert dan menggunakan Google Form untuk penyebaran skala penyesuaian diri siswa terhadap KBM tatap muka setelah pandemi. Hasil analisis penelitian berdasarkan total keseluruhan responden terdapat siswa yang memiliki penyesuaian diri yang rendah sebesar 26,53% .Pada analisis berdasarkan kelas, kelas 8 terdapat 21,57% siswa yang memiliki penysuaian diri yang rendah dan kelas 9 terdapat 34,78% siswa yang memiliki penyesuaian diri yang rendah. Pada analisis berdasarkan jenis kelamin mendapatkan hasil bahwa siswa laki-laki terdapat 22,58% dengan kategori penyesuaian diri yang rendah dan siswa perempuan terdapat 28,95% dengan kategori penyesuaian diri yang rendah.
Correlation between creativity and career choice for senior and vocational high school students in the new normal era Ernawati, Renatha; Deliviana, Evi; Wigunawati, Eustalia
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2022): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/179800

Abstract

The Demographic Institute of the University of Indonesia conducted a survey in 2015 and noted the difference between education and employment was 53.33%, the difference between occupational qualifications and educational background was 60.52%. Another fact in the study, 63% of Indonesians work not in accordance with their field of science. This study aims to determine the relationship between creativity and students' career choices. Quantitative research method with final correlation design. The object is high school and vocational high school and the subject is 453 students in Jakarta, Depok, Tangerang, and consists of 278 girls and 175 boys. Data collection techniques using instruments. Data analysis using JASP statistical method version 0.16. The results showed that the career choice variables were mostly in the medium category, namely women (60, 80%) and men (57, 71%). Likewise for the creativity variable, mostly in the medium category, namely women (56, 11%) and men (51, 42%). The results also showed that career choice and creativity were highly correlated (p<0.001). It is also known that the Creativity variable can explain the variation in the Career Choice variable by 11.56%. Vice versa, the Career Choice variable can explain variations in Creativity. Based on this value, it can also be explained that the Creativity variable contributes 11.56% to the Career Choice variable.
Hubungan antara Pilihan Karier dengan Kinerja Guru di Sekolah Daerah Bekasi Paramudea, Shakira Aulia; Ernawati, Renatha; Wigunawati, Eustalia
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji hubungan antara pilihan karier dengan kinerja guru di sekolah di wilayah Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah 100 guru yang berasal dari SD Marsudirini Bekasi, SD Pamardi Yuwana Bhakti, dan SMP Pamardi Yuwana Bhakti. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert 4 poin untuk mengukur variabel Pilihan Karier dan Kinerja Guru, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan secara deskriptif, gambaran pilihan karier dan kinerja guru di sekolah daerah Bekasi mayoritas berada pada kategori sedang serta terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pilihan karier dengan kinerja guru (r = 0,386; p = 0,000). Hubungan ini menunjukkan bahwa peningkatan pilihan karier akan diikuti oleh peningkatan kinerja guru. Variabel pilihan karier memberikan kontribusi sebesar 14,9% terhadap kinerja guru. Kesesuaian dan kematangan guru dalam memilih profesi memiliki peran yang signifikan dalam mendorong kinerja profesional mereka.