Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Pemasangan Groundstrap Terhadap Emisi Gas Buang, Daya dan Torsi pada Sepeda Motor New Vixion Tahun 2013 Varis Dwi Isnanto; Martias; M Nasir; Muslim
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i2.76

Abstract

Proses pembakaran yang tidak sempurna berdampak pada performa mesin yang menurun, dan akan berpengaruh terhadap emisi gas buang, daya dan torsi kendaraan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemasangan Groundstarp terhadap emisi gas buang, daya dan torsi pada objek penelitian. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen. Objek penelitian adalah sepeda motor New Vixion 2013. Instrumen penelitian adalah Dynamometer dan Gas Analyzer. Penggunaan Groundstrap berbahan kawat perak dapat menurunkan kadar HC emisi gas buang kendaraan pada putaran mesin idle sebesar 10, 09%. Selanjutnya dapat meningkatkan daya pada sepeda motor sebesar 1.75% dan torsi pada sepeda motor sebesar 2.21%. Hasil penelitian yang diperoleh adalah penggunaan Groundstrap mampu mengurangi emisi gas buang serta meningkatkan daya dan torsi pada kendaraan. The incomplete combustion process has an impact on decreasing engine performance, and will affect exhaust emissions, power and vehicle torque. The purpose of this study was to analyze the Groundstarp installation of exhaust emissions, power and torque on the research object. The research was conducted by experimental method. The research object was the 2013 New Vixion motorcycle. The research instruments were a Dynamometer and a Gas Analyzer. The use of Groundstrap made from silver wire can reduce the HC levels of vehicle exhaust emissions at engine idle speed by 10.09%. Furthermore, it can increase the power of the motorcycle by 1.75% and the torque on the motorcycle by 2.21%. The research results obtained are the use of Groundstrap can reduce exhaust emissions and increase the power and torque of the vehicle.
Hubungan Konsep Diri Dengan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Dasar Pengetahuan Otomotif Pada Siswa Kelas X SMKN 1 Sumatera Barat Desra Andra Japutra; Hasan Maksum; M Nasir; Nuzul Hidayat
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana hubungan antara hasil belajar siswa di kelas X SMK Negeri 1 Sumatera Barat dalam mata pelajaran dasar otomotif dengan konsep diri mereka. Penelitian ini menggunakan analisis korelasional antara hasil belajar siswa (Y) dan konsep diri (X). Populasi penelitian terdiri dari 103 siswa kelas X SMK Negeri 1 Sumatera Barat yang mengambil jurusan otomotif. Data dikumpulkan melalui survei dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara konsep diri dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar otomotif di kelas X SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Hubungan ini memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,05 berdasarkan analisis data penelitian, dan tingkat hubungan antara konsep diri dan hasil belajar adalah sekitar 46%.  This study aims to understand the extent of the relationship between students' learning outcomes in the 10th grade at SMK Negeri 1 West Sumatra in the basic automotive subject and their self-concept. This research employs correlational analysis between students' learning outcomes (Y) and self-concept (X). The research population comprises 103 students in the 10th grade at SMK Negeri 1 West Sumatra majoring in automotive. Data were collected through surveys and documentation. The conclusion of this research is that there is a positive and significant relationship between self-concept and students' learning outcomes in the basic automotive subject in the 10th grade at SMK Negeri 1 West Sumatra. This relationship has a significance level of 0.05 based on the research data analysis, and the degree of the relationship between self-concept and learning outcomes is approximately 46%.
Pengaruh Oil cooler 5 Baris Terhadap Suhu Oli Mesin dan Konsumsi Bahan Bakar pada Sepeda Motor 4 Langkah Cut Indah Meutiarani; Hasan Maksum; M Nasir; Andrizal
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.102

Abstract

Sistem pendingin pada kendaraan berfungsi untuk melindungi mesin kendaraan dengan cara menyerap panas yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar dalam silinder, jika panas dari pembakaran dibiarkan, maka dapat menimbulkan panas yang berlebihan (overheating). Sepeda motor 4 langkah memiliki oil cooler  dengan tipe standar bawaan pabrik yakni oil cooler  3 baris. Performa dari oil cooler  tersebut cukup baik dalam menjaga temperatur oli mesin tetap optimal. Akan tetapi, ketika berada dijalanan ramai,kemacetan dan berhenti saat lampu merah oil cooler  3 baris tidaklah cukup dikarenakan kurangnya suplai udara yang mengakibatkan suhu mesin meningkat, maka penyelesaiannya mencoba mengganti oil cooler  3 baris dengan oil cooler  5 baris dengan tujuan bisa menurunkan suhu mesin dari sebelumnya. Untuk melihat hasil dari proses tersebut, pengujian dilakukan dengan menggunakan 2 tipe oil cooler  yaitu oil cooler  3 baris dan oil cooler  5 baris dengan waktu pengujian 60 detik serta variasi putaran mesih sebesar 2000 RPM,5000 RPM, dan 8000 RPM. Setelah dilakukan perhitungan dari data yang diperoleh dapat disimpulkan pada oil cooler  5 baris terjadi penurunan suhu oli mesin sebesar 8 %, 4%, dan 13%  dan kenaikan konsumsi bahan bakar sebesar 40 %, 16%, dan 6% dari oil cooler  3 baris. The vehicle's cooling system protects the engine by absorbing the heat generated by the combustion of fuel in the cylinder; if this heat is not removed, it can lead to excessive heat (overheating). The 4-stroke motorcycle is equipped with a 3-line oil cooler as the factory default oil cooler. The oil cooler is quite effective at maintaining the ideal engine oil temperature. Due to a lack of air supply, a 3-row oil cooler is insufficient on busy roads, in traffic jams, and when stopped at red lights, resulting in an increase in engine temperature. Therefore, the solution is to attempt to replace the 3-row oil cooler with a 5-row oil cooler, with the goal of reducing engine temperature from before. Two varieties of oil coolers, namely 3-row oil coolers and 5-row oil coolers, were tested with a test time of 60 seconds and variations in mesih rotation of 2000 RPM, 5000 RPM, and 8000 RPM to determine the results of the process. After calculating the obtained data, it is possible to conclude that the 5-line oil cooler reduced engine oil temperature by 8%, 4%, and 13%, while increasing gasoline consumption by 40%, 16%, and 6% compared to the 3-line oil cooler.
Perbandingan Hasil Belajar Tamatan SMA dan SMK, Studi Kasus pada Mahasiswa Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang Fajar Hanifudin Afifi; Hendra Dani Saputra; M Nasir; Dwi Sudarno Putra
MSI Transaction on Education Vol 4 No 1 (2023): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v4i1.104

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kondisi perbedaan hasil belajar mahasiswa tamatan SMA dengan SMK mata kuliah Dasar - Dasar Otomotif (DDO) di Departemen Teknik Otomotif Universitas Negeri Padang (DTO - UNP). Penelitian deskriptif komparatif dengan metode penelitian ex post facto dilakukan untuk meneliti dua variabel X yaitu mahasiswa yang berasal dari SMA dan SMK serta variabel Y adalah hasil belajar. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa DTO-UNP tahun masuk 2021. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji Validitas, dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini membuktikan adanya perbedaan signifikan pada hasil belajar mahasiswa tamatan SMA dan SMK. Disimpulkan bahwa, untuk matakuliah DDO, hasil belajar pada mahasiswa tamatan SMK yang lebih unggul dari mahasiswa asal SMA