Rendahnya kemampuan pemanfaatan teknologi informasi (TI) pada pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berdampak pada lambatnya proses input data, pelaporan kejadian bencana, dan koordinasi antarunit kerja yang saat ini dituntut berbasis sistem digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital pegawai BPBD melalui sosialisasi konsep dasar dan pendampingan teknis pemanfaatan perangkat lunak perkantoran, penyimpanan data berbasis awan (cloud), serta aplikasi pelaporan kebencanaan digital. Kegiatan melibatkan 32 pegawai BPBD dari unsur teknis dan administrasi, dilaksanakan melalui empat tahapan: sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan intensif (mentoring), dan evaluasi. Tingkat keberhasilan diukur menggunakan instrumen pretest-posttest yang dianalisis dengan Normalized Gain (N-Gain), dilengkapi kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pemahaman peserta dari rata-rata 54,2 (pretest) menjadi 82,6 (posttest), dengan nilai N-Gain sebesar 0,62 yang tergolong kategori sedang-tinggi. Selain itu, 87,5% peserta menyatakan mampu mengoperasikan aplikasi pelaporan digital secara mandiri pascakegiatan, meningkat dari 34,4% sebelum kegiatan. Kegiatan ini terbukti berkontribusi pada penguatan kapasitas digital aparatur BPBD dalam mendukung percepatan dan akurasi data kebencanaan.