Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Awal Pasir Besi Sungai Brantas Ah. Sulhan Fauzi; Yasinta Sindy Pramesti
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 1 (2018): Volume 1 Tahun 2018
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan magnetit Fe3O4 merupakan salah satu bahan yang mampu menyerap gelombang mikro. Hal utama yang menyebabkab parrtikel nano Fe3O4 dapat menyerap gelombang mikro adalah ukuran partikel dan daya kemagnetannya. Ukuran partikel bisa diamati dengan uji XRD (X-Rays Diffraction) dan SEM (Scanning Electron Microscope). Fe3O4 umumnya dibuat dari bahan baku kimia komersial serbuk murni Fe dengan harga yang mahal. Akhir-akhir ini upaya pembuatan bahan magnetit dengan bahan baku dan metode yang murah sudah banyak dilakukan, yaitu dengan metode ekstraksi pasir besi dengan magnet dan kopresipitasi pasir besi. Sungai Brantas merupakan salah sungai terbesar di pulau Jawa yang sudah pasti memiliki pasir besi dengan jumlah yang melimpah. Sampai saat ini pasir besi dari sungai Brantas banyak digunakan hanya sebagai bahan bangunan saja. Penelitian ini merupakan awal dari identifikasi kandungan material-material dalam pasir besi sungai Brantas, sehingga bisa digunakan sebagai dasar penggunaannya lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan pasir besi yang diambil dari sungai Brantas kemudian diekstraksi menggunakan magnet permanen menghasilkan 8 % partikel magnetit (Fe3O4), selebihnya adalah partikel Calcium Aluminum Silicate (Al2CaO8Si2). Kata kunci: brantas, pasir besi, magnetit, gelombang mikro
The Potential of Brantas River Iron Sand as a Source of Silica and Calsite Materials Ah Sulhan Fauzi; Yasinta Sindy Pramesti
Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : LP2M - Institut Teknologi Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.1 KB)

Abstract

Brantas River is the second longest river in Java after Bengawan Solo, flowing from Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Jombang and Mojokerto. In Mojokerto Regency, the river become two branches, the Mas River (towards Surabaya) and the Porong River (towards Porong, Sidoarjo Regency). Brantas has a watershed area (DAS) covering an area of 11,800 km2 or ¼ from the area of East Java Province. The length of the main river 320 km flows around a still active volcano, Mount Kelud. The extent of the Brantas watershed certainly has the abundant potential of iron sand. But the use of Brantas river sand is still limited as a building materials. Even though there are so many ingredients of iron sand such as silica and calsite that can be used for the benefit of others. This research aims to find or identify the content of oxide elements found in iron sand from the Brantas river. The samples of iron sand extracted using permanent magnets were then identified through XRD and SEM tests. XRD results show the content of Calcium Aluminum Silicate (Al2CaO8Si2), magnetite (Fe3O4), Magnesium Vanadium Oxide (Mg0,966 (V1,64Mg0,36) Mg0,105O4) and Sodium Zinc Iron Phosphorus Oxide (Na (Zn0,8Fe0,2) PO4).
Peningkatan Kualitas Publikasi Ilmiah Melalui Workshop Series Literasi Ilmiah Pada Universitas Nusantara PGRI Kediri Sucipto Sucipto; Marista Dwi Rahmayantis; Yasinta Sindy Pramesti; Sutrisno Sahari; Jatmiko Jatmiko; Risky Aswi Ramadhani; Bagus Amirul Mukmin; Diah Ayu Septi Fauji
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v2i2.99

Abstract

Penelitian dan publikasi ilmiah sangat erat kaitannya. Hasil penelitian sebagian besar perlu untuk dilakukan publikasi secara ilmiah dan terbuka. Hasil penelitian belum bermakna apabila belum terpublikasi dengan baik pada media publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah merupakan suatu tantangan bagi setiap perguruan tinggi. Pada beberapa kasus pada perguruan tinggi publikasi menjadi kewajiban mulai dari mahasiswa strata satu. Universitas Nusantara PGRI Kediri merupakan perguruan tinggi yang mengedapankan Literasi Ilmiah dengan dibentuknya Layanan UPT Perpustakaan, Publikasi, dan Inovasi. Langkah untuk menigkatkan kualitas ilmiah dibuatlah Workshop Series Literasi Ilmiah yang menyasar pada pengelola jurnal, dosen, dan mahasiswa. Hasil yang didapatkan yaitu terciptanya suasana akademi berbasis ilmiah dengan adanya peningkatan jumlah jurnal ilmiah yang terakreditasi, peningkatan publikasi melalui prosiding, jurnal, buku dan kekayaan intelektual.
The Potential of Brantas River Iron Sand as A Source of Silica and Calsite Materials Ah. Sulhan Fauzi; Yasinta Sindy Pramesti
Jurnal Teknik Mesin Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Vol.8 No.2 October 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) - ITP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jtm.2018.v8.i2.61-66

Abstract

Brantas River is the second longest river in Java after Bengawan Solo, flowing from Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Jombang and Mojokerto. In Mojokerto Regency, the river become two branches, the Mas River (towards Surabaya) and the Porong River (towards Porong, Sidoarjo Regency). Brantas has a watershed area (DAS) covering an area of 11,800 km2 or ¼ from the area of East Java Province. The length of the main river 320 km flows around a still active volcano, Mount Kelud. The extent of the Brantas watershed certainly has the abundant potential of iron sand. But the use of Brantas river sand is still limited as a building materials. Even though there are so many ingredients of iron sand such as silica and calsite that can be used for the benefit of others. This research aims to find or identify the content of oxide elements found in iron sand from the Brantas river. The samples of iron sand extracted using permanent magnets were then identified through XRD and SEM tests. XRD results show the content of Calcium Aluminum Silicate (Al2CaO8Si2), magnetite (Fe3O4), Magnesium Vanadium Oxide (Mg0,966 (V1,64Mg0,36) Mg0,105O4) and Sodium Zinc Iron Phosphorus Oxide (Na (Zn0,8Fe0,2) PO4).
Processing of Corn Cobs Waste into Briquettes Using Cob Press Machine Capacity 40 kg / hour Yasinta Sindy Pramesti; Bambang kristanto; Heru Pratama
Procedia of Engineering and Life Science Vol 1 No 1 (2021): Proceedings of the 1st Seminar Nasional Sains 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.575 KB) | DOI: 10.21070/pels.v1i1.852

Abstract

Along with economic growth and population growth, it will continue to increase, it will lead to an increase in energy consumption in all sectors of life. Indonesia is known as an agricultural country, where most of its territory is in the form of wide and fertile agricultural lands with the majority of the population as farmers. One of the wastes generated from the agricultural sector is corn cobs. The large amount of corn cobs waste produced by farmers in the Ngunut District of Tulungagung Regency is a loss if it is not converted to something more efficient and useful. This study aims to design a tool that can convert corn cobs waste into briquettes. Based on the results of research that has been done, the corncob charcoal press machine that is made has a capacity of 40 kg / hour. This machine has a bore diameter of 35 mm and a bore depth of 17 mm. The resulting roll rotation speed reaches 4.15 rpm.
Analisa Heat Transfer Pada Electric Furnace 3 Fasa Pramesti, Yasinta Sindy; Akbar, Ali
Jurnal Mesin Nusantara Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v3i2.15574

Abstract

Furnace adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk pemanasan. Penggunaan furnace diantaranya adalah annealing, normalizing, tempering, galvanizing. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perpindahan panas (heat transfer) pada electric furnace yang telah dibangun. Analisa yang dibahas meliputi kecepatan pencapaian panas, laju perpindahan panas, dan daya listrik. Electric furnace ini menggunakan 3 fasa. Lapisan dinding furnace yang digunakan meliputi semen tahan api, bata tahan api, dan glasswoll. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa selang waktu electric furnace untuk mencapai suhu 1.000°C diperlukan waktu 3.060 detik atau 51 menit. Laju perpindahan panas yang dihasilkan yaitu 19,46 Watt dan daya listrik yang digunakan sebesar 14.202,82 Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju perpindahan panas cukup besar sehingga waktu untuk mencapai suhu maksimal relative singkat. Namun hal ini berbanding terbalik dengan konsumsi daya listrik yang digunakan. Daya listrik yang digunakan besar karena menggunakan rangkaian 3 fasa.
Rancang Bangun Pengaduk Type Helical Ribbon Pada Mesin Pengolah Kompos Berkapasitas 5 Kg/Menit Haryanto, Rehan Alwi; Pramesti, Yasinta Sindy; Setyowidodo, Irwan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v8i1.4930

Abstract

Mesin pengolah kompos dirancang untuk memudahkan para petani dalam memanfaatkan limbah yang ada disekitar seperti kotoran kambing, sekam padi dan limbah sayuran menjadi pupuk untuk tanaman agar tidak terbuang sia sia. Mesin ini beroperasi dengan cara mengaduk atau mencampur bahan cacahan agar dapat tercampur secara merata. Pada perancangan ini difokuskan pada pengaduk atau hook mixer. Berdasarkan hasil dari perancangan mesin pengaduk type helical ribbon berkapasitas 25 kilogram/jam mendapatkan hasil rancangan mesin berdimensi 550mm x 300mm x 400mm dengan menggunakan plat besi ukuran 1,6mm dan spesifikasi hook mixer panjang poros 750mm dengan diameter 25,4mm dan ketebalan hook mixer 3mm dan Panjang 600mm dengan lebar 70mm dengan menggunakan material plat besi strip. Pada pengujiannya terdapat pengadukan yang maksimal mampu mengaduk kompos dengan kapasitas 5kg/menit.
Rancang Bangun Pemindah Daya Mesin Pengolah Pupuk Kompos Kapasitas 5 Kg/Jam Apririo, Krisna Firmanda; Pramesti, Yasinta Sindy; Setyowidodo, Irwan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v8i1.4931

Abstract

Proses menambah unsur hara ke dalam tanah disebut pemupukan yang dapat meningkatkan kesuburan tanah. Pupuk kompos yang diproses melalui tahapan pecacahan dan pengadukan, salah satu pupuk organik yang sangat baik untuk meningkatkan produksi pertanian baik secara kuantitas maupun kualitas, mengurangi pencemaran lingkungan, dan secara keseluruhan meningkatkan kualitas lahan. Pupuk kompos diolah melalui tahapan pecacahan dan pengadukan. Dari masalah yang ditemukan, penulis menemukan ide untuk merancang dan membuat mesin yang akan mengurangi pengolahan pupuk kompos secara manual dan membantu mengolah pupuk secara cepat. Metode yang digunakan dalam perancangan meliputi observasi, studi literatur, perumusan masalah, perhitungan pemindah daya, validasi alat. Hasil dari penelitian didapatkan putaran motor bensin 2300 rpm, dan daya 4,10135 kW. Gaya yang terjadi pada mesin diperoleh 166,9 N, kemudian torsi 20,03 N/m, daya yang dibutuhkan mesin adalah 4.821,8 kW, kecepatan keliling v-belt 4,21 rpm, pulley yang digerakan 42,3 rpm
Analisa Daya Motor Penggerak Conveyor Untuk Pencetak Kerupuk Sermier Pakerti, Amrih Bagas; Akbar, Ali; Pramesti, Yasinta Sindy
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 2 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v8i2.4968

Abstract

Singkong atau yang disebut dengan ubi kayu digunakan sebagai pengganti makanan pokok nasi dan jagung dapat juga digunakan sebagai bahan baku industri makanan. Motor listrik pada bidang industri maupun UMKM memegang peranan penting serta paling banyak digunakan.Hal ini dikarenakan motor listrik merupakan salah satu system peralatan yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik Pada penelitian ini, dilakukan analisis terhadap daya motor penggerak yang digunakan untuk pencetakan adonan krupuk sermier maupun sebagai conveyor. Motor listrik satu fase dengan daya 0,5 HP digunakan dalam perancangan mesin pencetak kerupuk sermier .untuk mereduksi putaran motor listrik digunakan speed reducer.dengan perhitungan daya sebagai berikut, Jika diketahui ketebalan roller adalah 2,2 mm dari bahan stainless, pada kaapsitas motor mesin pencetak samier memerlukan minimal daya 208 watt,perolehan data tersebut diperoleh dari menghitung massa dan diameter, kebutuhan daya tersebut menggunakan motor listrik berkapasitas 0,5 hp, efisiensi daya pada mesin pencetak samier adalah 56,22%.
Desain Konveyor dan Roller untuk Pencetak Kerupuk Samier UMKM di Bangkok Kediri Wahyudi, Alfin Sulistyo; Akbar, Ali; Pramesti, Yasinta Sindy
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 2 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v8i2.4969

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan berbagai segala aspek, salah satu kaya akan keanekaragaman ini adalah mendesain, merancang dan membuat mesin skala industri rumah. Metode perancangan ini diantaranya adalah observasi, studi literatur, desain alat dan perhitungan alat. Hasil dari perancangan diantaranya makanan. Salah satu contoh dari kayanya keanekaragaman makanan yaitu singkong. Sudah banyak tempat yang memproduksi sebuah kerupuk singkong, tetapi dalam pembuatannya masih menggunakan cara manual, untuk itu diperlukan sebuah mesin pembuatan kerupuk agar hasil lebih maksimal. Tujuan dari penelitian diameter roller sebesar Ø76 yang ditambah tebal plat pencetak setebal 2 mm dengan panjang roller 500 mm serta panjang poros dari roller pencetak yaitu 700 mm. Sedangkan untuk konveyor yaitu frame konveyor dengan panjang 1500 mm tinggi frame konveyor 120 mm dan lebar dari conveyor 580 mm sedangkan untuk panjang belt 1300 mm. Dimensi mesin ini yaitu panjang 1600 mm, lebar 700 mm dan tinggi 1000 mm.