Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Ketahanan Nasional Di Era Globalisasi : Sebuah Perspektif Strategis Reza Noprial Lubis
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 1 (2025): Vol IX. Edisi I Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v9i1.320

Abstract

This article examines the strategic role of Islamic Religious Education (PAI) in strengthening Indonesia's national resilience amidst the complex challenges of globalization. Globalization brings widespread impacts, such as cultural value degradation, identity crises, and the potential for social disintegration. PAI holds an important position as a bastion of spiritual and moral values that shape the character of students to be faithful, tolerant, patriotic, and resilient in facing change. This research uses a descriptive qualitative approach based on literature study. The study results show that PAI not only functions as religious education but also as a strategic instrument in national character building, strengthening integrity, and internalizing national values. In facing structural, cultural, and human resource challenges, curriculum revitalization, integration of Islamic values into all disciplines, and optimization of educational technology utilization are necessary. The contribution of PAI is also evident in the formation of militant, spiritual, and nationalist character, as well as in maintaining an adaptive education system based on Islamic values. Thus, PAI plays a vital role in building the foundation of a resilient, inclusive, and competitive society in the global era.
Implementation of the ‘Merdeka Belajar–Kampus Merdeka’ Policy at Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Akmalia, Rizki; Siahaan, Amiruddin; Lubis, Reza Noprial
Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jsmp.v9i2.14459

Abstract

This research seeks to find out how the implementation of independent learning on an independent campus is implemented by Syaif Hidayatullah State Islamic University Jakarta. This research uses descriptive qualitative methods with the data collection techniques used are observation, interviews and documentation, with primary data sources coming from the Vice Chancellor for Academic Affairs, Chairperson of Quality Assurance Agency, Deputy Dean for Academic Affairs Faculty of Sharia and Law and Deputy Dean for Academic Affairs Faculty of Science and Technology. Data analysis uses a flow of activities, namely reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The study found that ‘Merdeka Belajar–Kampus Merdeka’ implementation at UIN Jakarta faces challenges in curriculum alignment and partner engagement, but also presents opportunities for enhanced student autonomy. In addition, this research can provide added value to partner institutions, especially Universitas Islam Negeri in Indonesia, by providing in-depth analyses of the best way to combine national policies with local and religious needs at Universitas Islam Negeri.
Ethical Review and Scientific Originality in the Use of Artificial Intelligence from the Perspective of Islamic Cultural History Teachers Lubis, Reza Noprial; Saputra, Anri; Safran, Safran; Siregar, Pamonoran
Jurnal Pendidikan Islam Vol 15 No 2 (2025): November
Publisher : Research Departement of Darullughah Wadda'wah International Islamic University Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/jpi.v15i2.3091

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has penetrated the world of education, including madrasahs; however, its use is often not accompanied by ethical awareness and scholarly originality. This study aims to analyze the ethical dimension and originality of thought in the use of AI by madrasah students, based on the perspective of Islamic Cultural History teachers at MTs Al-Ittihadiyah Medan. Using a qualitative approach with in-depth interview techniques, classroom observation, and document study, the research found that AI is used by students to complete assignments instantly, without critical thinking or spiritual reflection. This action weakens the values of academic honesty, learning responsibility, and reduces the meaning of Islamic education as a process of internalizing values. In addition, the absence of regulations and process-based assessment instruments makes it difficult for teachers to control and evaluate the authenticity of student assignments. This study contributes to the development of an Islamic digital ethics framework and emphasizes the importance of repositioning AI as an educational aid, not a substitute for the learning process. Madrasahs need to redesign policies, curriculum, and evaluation methods to maintain scholarly integrity and cultivate ethical thinking in the technological era.
Peran Guru Dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini di TK Al-Madinah Lubis, Reza Noprial
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : STAI UISU Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran guru dalam mengembangkan kemampuan sosial anak usia dini di TK Al-Madinah. Metode penelitian yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi kelas, wawancara dengan guru,dan analisis dokumen sebagai sarana pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat signifikan dalam membentuk kemampuan sosial anak, dan strategi pembelajaran yang fokus pada interaksi sosial, kerja sama,dan pengembangan ketrampilan komunikasi. Meskipun demikian,ditemukan beberapa tantangan, seperti kebutuhan untuk peningkatan sumber daya dan pelatihan guru dalam mendukung pengembangan kemampuan sosial anak. Temuan ini memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan memberi dasar untuk pengembangan strategi pendidikan yang lebih efektif dalam merespon kebutuhan kemampuan sosial anak usia dini.
Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Metode Diskusi Pada Siswa Kelas X TKJ 3 SMK Negeri 1 Siantar Lubis, Reza Noprial
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : STAI UISU Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang: (1) hasil belajar Pendidikan Agama Islam sebelum diterapkan metode diskusi pada siswa kelas X TKJ 3 SMK Negeri 1 Siantar; (2) hasil belajar Pendidikan Agama Islam setelah diterapkan metode diskusi pada siswa kelas X TKJ 3 SMK Negeri 1. Penelitin ini menggunakan metode penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), yang melewati empat tahapan, yakni (1) Perencanaan; (2) Pelaksanaan; (3) Observasi/ Evaluasi; dan (4) Refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penerapan metode diskusi dalam pembelajaran PAI dilakukan dengan mengedepankan materi dan pembentukan kelompok untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan saat melakukan diskusi kelas; (2) Kemajuan prestasi belajar pada pembelajaran PAI melalui metode diskusi terlihat dari nilai siswa pada setiap siklus. Pada tahap siklus I, tingkat pencapaian ketuntasan belajar hanya tercapai oleh 5 siswa atau 18,5%. Pada siklus II, angka tersebut meningkat menjadi 26 siswa atau 96,2%. Ini menunjukkan bahwa metode diskusi yang diterapkan berhasil meningkatkan prestasi belajar siswa.
Analisis Prinsip, Tantangan, dan Implikasi Pengembangan Kurikulum PAI untuk Pendidikan Lubis, Reza Noprial
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : STAI UISU Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan aspek penting dalam membentuk karakter dan moral siswa di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar yang mendasari pengembangan kurikulum PAI serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang meliputi analisis literatur terkait kurikulum, pendidikan, dan praktik PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip relevansi, integrasi, keterhubungan, dan keberlanjutan merupakan fondasi yang penting dalam merancang kurikulum yang efektif. Selain itu, tantangan seperti resistensi pendidik, kurangnya sumber daya, dan perubahan sosial budaya juga teridentifikasi sebagai hambatan dalam pengembangan kurikulum. Rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas kurikulum PAI mencakup pelatihan bagi pendidik, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, serta evaluasi berkala terhadap kurikulum. Dengan memahami prinsip-prinsip dan tantangan ini, diharapkan pengembangan kurikulum PAI dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia, sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam konteks global yang terus berkembang.