Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Media Alat Peraga “Perahu Rakit” dan Laboratorium Maya pada Materi Hukum Archimedes Fatimatuz Zahro; Tri Suci Ambarwati; Jijah Septianingrum; Hasan Subekti; Muhamad Arif Mahdiannur
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v9i2.13359

Abstract

The learning Media used today is sophisticated because it utilizes information technology. However, simple teaching aids still remain relevant in science learning. The purpose of this study is to determine the validity of the props that have been made, namely props "boat raft" in the application of Archimedes law. Testing the validity of the props also made use of virtual laboratory simulation "Archimedes law" on the site of Virtual Lab, home of learning. The research method used in this study is design-research by utilizing small-scale Class Trials. Data processing in determining validity using Aiken's coefficient V. The validity of props according to two science teachers is more effective in virtual laboratory simulation of "Archimedes law". Interest and motivation of students while learning the majority respond interesting and easy in the use of raft boat props. The students ' responses to the media props test the effectiveness of the raft boat props in terms of design aspects, aspects of quality and aspects of effectiveness. The results obtained indicate that the virtual laboratory simulation “Archimedes law” has the potential to increase motivation and interest in learning in students.
Ekorestorasi Perairan menggunakan Tanaman Selada air (Nasturtium officinale) untuk mengendalikan Polusi berbasis Rhizofiltration Technology Fatimatuz Zahro; Laily Rosdiana; Fikky Dian Roqobih
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v7i3.229-238

Abstract

ABSTRAKIndeks kualitas air di dunia telah mengalami penurunan.. Sumber air yang terkontaminasi harus dikelola untuk mencegah banyaknya kerusakan di bumi. Salah satu tujuan global dalam SDGs (Sustainable Development Goals) adalah air bersih dan sanitasi (Clean water and sanitation). Nasturtium officinale atau yang juga dikenal dengan nama selada air adalah salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk bioremidiasi, khususnya dalam membersihkan air yang terkontaminasi oleh logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan temuan terdahulu tentang efektivitas tanaman selada air, kelebihan dan kekurangan tanaman selada air dan mekanisme selada air dalam bekerja secara optimal. Jenis penelitian ini dengan menggunakan metode systematic review human . Literatur dipilih berdasarkan tiga kriteria: relevan dengan konteks, jurnal dalam 5 tahun terakhir, dan dapat diakses oleh umum. Setelah proses seleksi, 4 artikel dipilih untuk direview. Dalam artikel-artikel ini, selada air terbukti krusial dalam memproses air terdegradasi lewat Rhizofiltration. Kinerjanya dalam mengakumulasi logam berat sangat potensial untuk meningkatkan ekorestorasi perairan.Kata kunci: Selada Air, Rhizofiltration technology, Ekorestorasi Perairan ABSTRACTThe water quality index in the world has decreased. Contaminated water sources must be managed to prevent much damage to the earth. One of the global goals in the SDGs (Sustainable Development Goals) is clean water and sanitation. Nasturtium officinale or also known as watercress is one of the plants that can be used for bioremidiation, especially in cleaning water contaminated by heavy metals. This study aims to explain previous findings about the effectiveness of watercress plants, advantages and disadvantages of watercress plants and the mechanism of watercress in working optimally. This type of research uses the method of systematic human review. Literature is selected based on three criteria: context-relevant, journals within the last 5 years, and publicly accessible. After the selection process, 4 articles were selected for review. In these articles, watercress proved crucial in processing degraded water through rhizofiltration. Its performance in accumulating heavy metals has the potential to improve aquatic ecorestoration.Keywords: Nasturtium officanale, Rhizofiltration technology, Aquatic Ecorestoration
Peran Hukum Dalam Kasus Suap Menyuap Yang Terjadi Di Keolahragaan Indonesia Fatimatuz Zahro; Berliana Ananta Putri; Mirza Nabila Putri
Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): April : Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/amandemen.v1i2.155

Abstract

The practice of bribery and manipulation in the sports environment has become a serious problem that shakes the principles of integrity and fairness in the competitive arena. Starting from match-fixing scandals to acts of corruption in decision-making, this phenomenon not only disrupts match results, but also undermines public confidence in fairness in sport. It is important to recognize that sport is not just about physical competition on the field, but also about moral and ethical principles that must be upheld. Law has a crucial role in establishing the framework that regulates behavior in and around sport. Cases of bribery and manipulation in the field of sports have become a disturbing problem over the last few decades. These corrupt practices threaten the integrity of sports competitions and undermine the fundamental values ​​upheld in society. In bribery cases, there are usually 3 elements, namely the bribe giver, the bribe recipient and the bribe item. Those who give bribes are those who give money, items of high value or in any form whose value can be calculated to someone with the aim of making the person given the item of value want to do or not do something in accordance with what the bribe giver wants. A bribe recipient is a person who receives something of value from the bribe giver to do or not do something. A bribe is something given by the bribe giver to the bribe recipient.
Pelatihan Batik Ecoprint Sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Wirausaha Kreatif Pada Siswa Luar Biasa Fatimatuz Zahro; Sekar Putri Mahardika; Dhea Sari Nurjanah; Ainus Salsabila; Sevina Rizky Octavia; Hikmah Cahya Utami; Anisa Kartika Wicaksiwi; Wilda Mardhatillah; Zulfani Nurdiana Agustin
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i1.1033

Abstract

Era disrupsi membawa perkembangan yang cukup pesat dalam seluruh bidang. Pergerakan manusia dalam berfikir dan bergerak turut mengalami perubahan dan berdampak pada ketersediaan lapangan pekerjaan sumber daya manusia. Tidak meratanya akses kerja dan adanya formalitas pekerjaan antara penyandang disabilitas dengan masyarakat normal menjadi penghambat bagi penyandang disabilitas dalam mendapatkan kesempatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dalam menumbuhkan jiwa wirausaha secara kreatif dan mandiri kepada para siswa SLBN Gedangan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Kegiatan dilakukan melalui bebrapa tahap dan diikuti oleh para siswa SLBN Gedangan dengan antusias dan motivasi yang baik. Pelatihan batik ecoprint dapat melatih kreativitas peserta didik dan menumbuhkan  sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Ecoprint Batik Training As An Effort To Realize The Generation Of Creative Entrepreneurs In Extraordinary Students The era of disruption brought quite rapid development in all fields. The movement of manusai in thinking and moving has also changed and has an impact on the availability of human resource jobs. Unequal access to work and the formality of work between persons with disabilities and normal society are obstacles for persons with disabilities to get opportunities. The purpose of this study is to determine the potential in cultivating an entrepreneurial spirit creatively and independently to the students of SLBN Gedangan. This research method uses a qualitative type of research. The activity was carried out through several stages and was attended by the students of SLBN Gedangan with enthusiasm and good motivation. Ecoprint batik training can train the creativity of students and grow in accordance with their competencies
Pelatihan Pembelajaran Interaktif Berbasis Video (H5P) untuk Penguatan Pelajar Pancasila SMP An-Najiyah An Nuril Maulida Fauziah; Tutut Nurita; Muhammad Arif Mahdiannur; Dyah Astriani; Mochammad Zumar Firdaus Ermawan; Fatimatuz Zahro
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.1961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan guru SMP An-Najiyah dalam menggunakan teknologi video H5P untuk mendukung pembelajaran interaktif, khususnya dalam memperkuat profil pelajar Pancasila. Mitra dalam penelitian ini adalah guru SMP An-Najiyah dengan jumlah partisipan sekitar 20 orang. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan pendampingan, serta evaluasi pasca pelatihan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru terkait pemanfaatan teknologi H5P, dengan mayoritas peserta (90%) merasa materi sangat relevan dengan kebutuhan mereka. Berdasarkan hasil tersebut, kami merekomendasikan peningkatan frekuensi dan sumber daya pelatihan serupa untuk memperluas manfaatnya kepada lebih banyak guru, serta integrasi teknologi pembelajaran ini dalam kurikulum sekolah secara reguler untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Video-Based Interactive Learning Training (H5P) for Strengthening Pancasila Students of An-Najiyah Junior High School This study aimed to enhance the skills of teachers at SMP An-Najiyah in utilizing H5P video technology to support interactive learning, specifically to strengthen the Pancasila student profile. The partners in this research were teachers from SMP An-Najiyah with approximately 20 participants involved. The method used was Participatory Rural Appraisal (PRA), which included stages of preparation, training implementation and mentoring, and post-training evaluation. The results indicated a significant improvement in the teachers' understanding and skills regarding the use of H5P technology, with the majority of participants (90%) feeling that the material was highly relevant to their needs. Based on these findings, we recommend increasing the frequency and resources of similar training sessions to extend their benefits to more teachers, and integrating this learning technology into the school curriculum regularly to enhance educational quality.
Optimalisasi Kurikulum Merdeka melalui Pelatihan Guru untuk Mengimplementasikan Teknologi AI dalam Pengembangan Media Pembelajaran An Nuril Maulida Fauziah; Wahono Widodo; Siti Nurul Hidayati; Ernita Vika Aulia; Dyah Permata Sari; Fatimatuz Zahro
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam Kurikulum Merdeka melalui pelatihan yang terfokus. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini melibatkan 26 guru IPA dari Pasuruan, Indonesia, dalam workshop berstruktur berbasis AI menggunakan PowerPoint sebagai alat pembelajaran. Fase pelatihan meliputi persiapan, pelatihan langsung dengan kegiatan praktis, dan evaluasi pasca-pelatihan untuk memastikan transfer dan penerapan keterampilan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan, dengan skor pengetahuan fitur AI meningkat dari 46,8% menjadi 61,5% untuk fungsi utama dan dari 59,6% menjadi 73,1% untuk transisi animasi. Umpan balik menyoroti perlunya penambahan durasi pelatihan dan sesi tatap muka yang berkelanjutan untuk mengoptimalkan pemahaman. Studi ini merekomendasikan pelatihan berkala yang berkelanjutan, terutama dengan memasukkan sesi praktis dan dukungan mentor, guna memperkuat kompetensi AI dan menjembatani kesenjangan akses teknologi di wilayah pendidikan pedesaan. Optimizing the Independent Curriculum through Teacher Training Assistance to Implement AI Technology in the Development of Learning Media This study aims to enhance teacher competence in integrating Artificial Intelligence (AI) technology into the Independent Curriculum through focused training. Utilizing a Participatory Action Research (PAR) approach, the program engaged 26 science teachers from Pasuruan, Indonesia, in a structured AI-based workshop using PowerPoint as a teaching tool. The training phases included preparation, direct training with hands-on activities, and post-training evaluation to ensure skill transfer and application. The results of the program showed significant improvements, with knowledge scores on AI features rising from 46.8% to 61.5% for core functions and from 59.6% to 73.1% for animation transitions. Feedback highlighted the need for extended training duration and ongoing face-to-face sessions to optimize understanding. This study recommends sustained, periodic training, especially incorporating practical and mentor-supported sessions, to strengthen AI competencies and bridge technology access gaps in rural educational settings
ANALISIS KEBUTUHAN PESERTA DIDIK TERHADAP PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS EKOKIMIA PADA MATERI EKOSISTEM DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN Fatimatuz Zahro; Ana Zuyyina Ulfah; An Nuril Maulida Fauziah; Siti Nurul Hidayati; Sudarmin
PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/pensa.v14i2.79011

Abstract

Pembelajaran IPA saat ini cenderung berfokus pada teori dan hafalan konsep, sehingga peserta didik kesulitan memahami materi lingkungan yang kompleks serta menghubungkannya dengan fenomena nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan peserta didik terhadap pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis ekokimia pada materi ekosistem dan pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan melibatkan sampel 60 peserta didik SMP yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert 5 tingkat dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta perangkat lunak KH Coder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator analisis kebutuhan berada pada kategori sangat tinggi (81%–100%). Analisis KH Coder memperkuat temuan tersebut melalui kemunculan klaster konsep utama, yaitu “media–digital–interaktif–teknologi” dan “lingkungan–ekosistem–pencemaran–literasi”. Klaster tersebut menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan media digital interaktif berupa simulasi dan video untuk memvisualisasikan fenomena lingkungan yang abstrak menjadi lebih konkret. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis ekokimia sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman konsep, keterlibatan belajar, dan literasi lingkungan peserta didik.
VALIDITAS APLIKASI SINECO BERBASIS SDGs SEBAGAI MEDIA DIGITAL INOVATIF YANG BERPOTENSI MENDUKUNG PENINGKATAN LITERASI LINGKUNGAN Ana Zuyyina Ulfah; Fatimatuz Zahro; Sudarmin
PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/pensa.v14i2.79215

Abstract

Rendahnya literasi lingkungan peserta didik serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran digital yang kontekstual menjadi salah satu kendala dalam pembelajaran materi gas pencemar dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas aplikasi Science for Ecological Consciousness (SINECO) berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai media pembelajaran digital untuk meningkatkan literasi lingkungan peserta didik pada materi gas pencemar karbon dioksida (CO₂) dan metana (CH₄). Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi sampai tahap development. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi pendidikan menggunakan instrumen angket yang mencakup aspek kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, kegrafikan, dan teknis media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SINECO memperoleh rata-rata persentase validitas sebesar 95,13% dengan kategori sangat valid. Persentase validitas pada aspek kelayakan isi sebesar 95,00%, kebahasaan 92,50%, penyajian 96,25%, kegrafikan 94,38%, dan teknis media 97,50%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi SINECO layak digunakan sebagai media pembelajaran digital berbasis SDGs untuk mendukung peningkatan literasi lingkungan peserta didik. Integrasi teknologi digital, konsep kimia lingkungan, dan nilai-nilai keberlanjutan dalam aplikasi SINECO berpotensi menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna.
ANALISIS PERSPEKTIF GURU IPA TERHADAP PELUANG DAN TANTANGAN PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN IPA SMP Fatimatuz Zahro; Binar Kurnia Prahani; An Nuril Maulida Fauziah; Elok Sudibyo
PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/pensa.v14i2.79259

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam bidang pendidikan memberikan peluang baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk pembelajaran IPA. Namun, implementasi AI masih menghadapi tantangan terkait kesiapan kompetensi guru, fasilitas teknologi, serta kemampuan mengintegrasikan AI secara tepat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif guru IPA terhadap peluang dan tantangan penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 20 guru IPA sebagai subjek penelitian yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Responden merupakan guru IPA jenjang pendidikan menengah dengan pengalaman mengajar 5–25 tahun dan memiliki pengalaman awal dalam penggunaan teknologi digital maupun aplikasi berbasis AI. Data penelitian diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan bantuan software Atlas.ti versi 9 untuk proses coding dan pemetaan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPA telah memahami AI sebagai teknologi pendukung pembelajaran yang membantu penyusunan materi, pengembangan perangkat pembelajaran, pembuatan evaluasi, dan penyajian konsep IPA secara lebih menarik. Peluang penerapan AI ditemukan dalam peningkatan efisiensi kerja guru, kreativitas pembelajaran, serta pengembangan pengalaman belajar yang adaptif. Namun, penerapan AI masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan literasi AI guru, kesulitan penyusunan prompt, keterbatasan fasilitas teknologi, validasi informasi AI, serta risiko ketergantungan peserta didik. Penelitian ini berimplikasi bahwa penguatan kompetensi digital dan pedagogis guru melalui pelatihan AI diperlukan agar integrasi AI dalam pembelajaran IPA dapat dilakukan secara kritis, efektif, etis, dan bertanggung jawab.
REKONSTRUKSI PENGETAHUAN EKOLOGIS TRADISI KEBOAN ALIYAN SEBAGAI KONTEKS ETNO-SSI DALAM PEMBELAJARAN IPA Ana Zuyyina Ulfah; Fatimatuz Zahro; Beni Setiawan; Sudarmin
PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/pensa.v14i2.79311

Abstract

Pemanfaatan budaya lokal dalam pembelajaran IPA berpotensi meningkatkan kebermaknaan belajar melalui pengaitan konsep sains dengan konteks kehidupan masyarakat. Namun, kajian yang mengintegrasikan pengetahuan ekologis lokal dengan pendekatan Ethno-Socioscientific Issues (Ethno-SSI) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi pengetahuan ekologis yang terkandung dalam Tradisi Keboan Aliyan dan mentransformasikannya menjadi konteks Ethno-SSI dalam pembelajaran IPA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi yang dilaksanakan di Desa Aliyan, Kabupaten Banyuwangi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Keboan Aliyan mengandung pengetahuan ekologis masyarakat Osing yang mencakup pemahaman tentang musim dan iklim, kesuburan tanah, pengelolaan lahan pertanian, keanekaragaman hayati, serta hubungan manusia dengan lingkungan. Pengetahuan tersebut dapat direkonstruksi menjadi konsep-konsep IPA yang relevan, seperti ekosistem, interaksi makhluk hidup dan lingkungan, cuaca dan iklim, serta kesuburan tanah. Selain itu, ditemukan keterkaitan dengan berbagai isu sosiosaintifik, antara lain perubahan iklim, penggunaan pupuk kimia, alih fungsi lahan, dan ketahanan pangan. Hasil penelitian menghasilkan rekonstruksi pengetahuan ekologis Tradisi Keboan Aliyan yang terintegrasi dengan konsep IPA dan isu sosiosaintifik sehingga berpotensi menjadi konteks Ethno-SSI dalam pembelajaran IPA.